cover
Contact Name
Rumondang, S.Pi., M.Si
Contact Email
lppmuna123@gmail.com
Phone
+6281262070788
Journal Mail Official
lppmuna123@gmail.com
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan Jln. Ahmad Yani Kisaran – 21224 – Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PIONIR
Published by Universitas Asahan
ISSN : 25493043     EISSN : 26553201     DOI : 10.36294/pionir.v2i4
Jurnal Pionir merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Jurnal Pionir mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan karena jurnal ini bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Ilmu Teknologi dan Informatika dan ilmu-ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
PENGARUH HARGA DAN JENIS PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN CALIFORNIA FRIED CHICKEN (CFC) KISARAN Heri Prasuhanda Manurung
JURNAL PIONIR Vol 5, No 2 (2019): Januari-Juni
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.405 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i2.451

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel Harga, Jenis Produk, terhadap Minat Beli. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, yakni teknik penentuan sampel  dengan pertimbangan karakter dan ciri-ciri yang telah ditentukan terlebih dahulu untuk membatasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 99 orang Konsumen California Fried Chicken (CFC) Kisaran dan kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis data secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif meliputi: uji validitas dan realibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F, serta analisis koefisien determinasi (R2). Analisis kualitatif merupakan interpretasi dari data-data yang diperoleh dalam penelitian serta hasil pengolahan data yang sudah dilaksanakan dengan memberi keterangan dan penjelasan.                Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut :Ŷ   = 0.521 + 0.574 X1 + 0.438 X2 + e  Berdasarkan analisis data statistik, indikator-indikator pada penelitian ini bersifat valid dan variabelnya bersifat reliabel. Pada pengujian asumsi klasik, model regresi bebas multikolonieritas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan berdistribusi normal. Urutansecara individu dari masing-masing variabel yang paling berpengaruh adalah variabel Harga dengan koefisien regresi sebesar 0,574 lalu Jenis Produk dengan koefisien regresi sebesar 0,438, koefisien regresi sebesar 0,521, secara parsial dan simultan seluruh variabel berpengaruh secara signifikan.               Kata kunci : Harga, Jenis Produk dan Minat Beli.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PESERTA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS ) KESEHATAN DIRUMAH SAKIT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 24 TAHUN 2011 TENTANG BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL Rini Liana; Emmi Rahmiwita; Zaid Afif
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.164 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.922

Abstract

Kesehatan adalah faktor utama dalam kehidudpan masyarakat sehingga kebutuhan masyarakat untuk memenuhi keselamatan dan kesehatan diri maka perlunya kepastian kesehatan yang dilindungi oleh pemerintah bentuknya yaitu pelayanan kesehatan, Pelayanan kesehatan kemudian di selenggarakan jaminan sosial bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. Hak-hak pelayanan masyarakat diselenggarakanlah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Penelitian yang dilakukan bertujuan memahami bagaimana pelaksanaan peserta badan penyelenggara jaminan sosial. Dari Penelitian ini ingin menghasilkan  pertama, pelayanan kesehatan di Fasilitas kesehatan dengan baik melalui mitra kerjasama BPJS kesehatan agar sepenuhnya terpenuhi dengan baik walupun masih adanya kekurangan yang harus diperbaiki. Keluhan-keluhan yang masih terjadi seharusnya bahan evaluasi bagi BPJS dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan bagi masyarakat tingkat lanjutan. Kedua, pelayanan kesehatan yang terjadi memiliki faktor-faktor dalam memenuhi hak bagi kesehatan demi melayani peserta BPJS kesehatan baik berupa pendukung maupun penghambat dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan bagi peserta BPJS kesehatan.  Faktor tersebut antara lain : faktor Faskes mitra kerjasama dan sikap serta sifat masyarakat yang kooperatif terhadap program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Kata Kunci: perlindungan hukum, BPJS, kesehatan.
UPAYA HUKUM TERHADAP PRAPERADILAN M. Irfan Islami Rambe
JURNAL PIONIR Vol 2, No 3 (2017): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.547 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v2i3.183

Abstract

Praperadilan adalah wewenang Pengadilan Negeri untuk memeriksa dan memutus:Sah atau tidaknya suatu penangkapan atau penahanan, Sah atau tidaknya penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan. Yang berhak mengajukan Praperadilan adalah dari pihak Tersangka, yaitu apakah tindakan penahanan terhadap dirinya bertentangan dengan ketentuan Pasal 21 KUHAP, ataukah penahanan yang dikenakan sudah melawati batas waktu yang ditentukan Pasal 24 KUHAP.Putusan pra peradilan tidak dapat dimintakan banding (Pasal 83 ayat (1), kecuali terhadap putusan yang menyatakan tidak sahnya penghentian penyidikan dan penuntutan (Pasal 83 ayat (2) KUHAP). Selanjutnya, terhadap putusan praperadilan tidak dapat dimintakan kasasi. Alasan tidak dibenarkannya putusan praperadilan dibanding atau kasasi, adalah adanya keharusan penyelesaian secara cepat dari perkara-perkara praperadilan, yang jika hal tersebut (upaya hukum) dimungkinkan, maka perkara praperadilan akan berlarut-larut dan tidak akan diselesasikan secara cepat. Dalam praktek, upaya hukum peninjauan kembali terhadap praperadilan pernah dikabulkan, dalam Putusan Mahkamah Agung No. 4/PK/Pid/2000 tanggal 28 November 2001.Kata Kunci : Upaya Hukum, Praperadilan
KONSEP NEGARA HUKUM RULE OF LAW DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA Zaid Afif
JURNAL PIONIR Vol 2, No 5 (2018): Juli-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.159 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v2i5.322

Abstract

Negara hukum (rechtsstaat) diintrodusir melalui RR 1854 dan ternyata dilanjutkan dalam UUD1945 H. tentang kebebasan dan persamaan (vrijheid en gelijkheid) yang semul dalam konsep liberaldemocratischerechtsstaat sifatnya yuridis formal, dalam konsep social rechtsstaat ditafsirkan secara riildalam kehidupan masyarakat (reele maatschappelijke gelijkheid), bahwa tidak terdapat persamaan mutlakdidalam masyarakat antara individu yang satu dengan yang lain.Rule of law merupakan penyelenggaraan negara yang diatur melalui suatu pertauran perundangundanganserta menjunjung tinggi supremasi hukum yang dibangun atas prinsip keadilan.Rule by Law, harus dipertahankan, dan mengambil kelebihan-kelebihan dalam melakukankontrol sosial kepada masyarakat serta memberikan kepastian kepada masyarakat. Dalam hal menutupikekurangan Rule by Law, hendaknya setiap Peraturan Perundangan-undangan diberlakukan terdapat asasasas,nilai-nilai yang ada di masyarakat, sehingga Peraturan Perundangundangan tidak hanya digunakansebagai sebuah alat oleh penguasa, namun juga dapat mewakili keadilan yang ada di dalam masyarakat.Kata Kunci : Konsep Negara, Hukum Rule Of Law, Sistem Ketatanegaraan Indonesia
PERTANGGUNG JAWABAN PERUSAHAAN TRANSPORTASI TERHADAP KERUSAKAN BARANG MILIK PENUMPANG Isma Sari Ritonga; Bahmid 0
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.699 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.913

Abstract

Transportasi diartikan sebagai pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan.  Semakin berkembang sarana transportasi semakin mudah terjalin hubungan antar manusia. Sejak jaman purba perpindahan masyarakat manusia telah terjadi. Mobilitas penduduk ini diikuti juga oleh mobilitas barang yang dibawa oleh mereka. Oleh karena itu sarana transportasi sejak masa lampau telah dibutuhkan oleh manusia, terlebih pada jaman sekarang dimana mobilitas manusia dan barang sangatlah tinggi. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan yang akan diteliti adalah: 1.Bagaimana hak dan kewajiban perusahaan transportasi dan penumpang pada barang bawaan ? 2. Bagaimana Tanggung Jawab hukum atas kecelakaan yang menimbulkan kerugian terhadap Konsumen ?. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis dan spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat penelitian deskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Kewajiban yang utama dari perusahaan adalah mengangkut barang yang diterimanya sampai ditujuan dengan tidak ada kekurangan apapun dan menyerahkannya sesuai dengan surat angkutan yang diisi dan ditandatangani oleh pengirim barang. Sebelum perusahaanan melakukan pengiriman wajib mengadakan pemeriksaan barang-barang apakah barang-barang yang diserahkan kepadanya untuk diangkut telah memenuhi syarat-syarat perusahaanan misalnya dalam pembungkusan. Kata Kunci:     perusahaan transportasi, barang milik penumpang
RESPON PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) BABY CORN Surya Fajri; Al Hafiz Ramadhan
JURNAL PIONIR Vol 6, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.912 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v6i1.1063

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Sijabut Teratai Dusun I Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara dengan tofografi datar berada pada ketinggian ± 12 m diatas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2019. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor untuk faktor pertama dengan 4 level perlakuan, untuk faktor kedua 3 level perlakuan.  Faktor pertama adalah pemberian pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit 4 taraf yaitu : T0 = tanpa pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit (kontrol), T1 = 2,7 kg/plot, T2 = 5,4 kg/plot dan T3 = 8,1 kg/plot.  Faktor kedua adalah pemberian pupuk kalium dengan 3 taraf yaitu K0 = 0 g KCl/plot,  K1 = 34 g KCl/plot dan K2 = 68 g KCl/plot. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit menunjukkan pengaruh sangat berbeda nyata terhadap tinggi tanaman jagung umur 2 minggu setelah tanam, tidak berpengaruh nyata pada umur 4 minggu setelah tanam dan berpengaruh nyata pada umur 6 minggu setelah tanam, berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 2 minggu setelah tanam, dan sangat berpengaruh nyata pada umur 4 dan 6 minggu setelah tanam, sangat berpengaruh nyata terhadap diameter batang umur 2 dan 4 minggu setelah tanam dan berpengaruh nyata pada umur 6 minggu setelah tanam, sangat berpengaruh nyata terhadap berat janten berkelobot per tanaman sampel dan produksi janten berkelobot per plot. Perlakuan pemberian pupuk kalium menunjukkan tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman jagung baby corn umur 2 dan 4 minggu setelah tanam dan berpengaruh nyata pada umur 6 minggu setelah tanam, berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 2, 4 dan 6 minggu setelah tanam, tidak berbeda nyata terhadap diameter batang umur 2 minggu setelah tanam, dan berpengaruh nyata pada umur 4 dan 6 minggu setelah tanam, berpengaruh nyata terhadap berat janten berkelobot per tanaman sampel dan produksi janten berkelobot per plot jagung baby corn. Kata Kunci : Kompos, Tandan Kelapa Sawit, Baby Corn.  ABSTRACT The experiment was conducted in the village of Hamlet I Sijabut Lotus Water District Stone, Asahan District, North Sumatra Province with tofografi flat is at a height of ± 12 m above sea level. Research conducted in Januari through Maret 2019. The study was conducted using a Randomized Block Design (RBD) factorial consisting of two factors for the first factor with 4 levels of treatment, for the second factor 3 level treatment. The first factor is the provision of composting of oil palm empty fruit bunches 4 standard are: T0 = no composting of oil palm empty fruit bunches (control), T1 = 2.7 kg/plot, T2 = 5.4 kg/plot and T3 = 8.1 kg/plot. The second factor is the potassium fertilizer with 3 degree that K0 = 0 g KCl/plot, K1 = 34 g KCl/plot and K2 = 68 g KCl/plot. The results of the study showed that administration compost oil palm empty fruit bunch showed significantly different effects on corn plant height ages 2 weeks after planting, had no significant effect on the age of 4 weeks after planting and significantly at 6 weeks after planting, significantly affect the amount of leaf age 2 weeks after planting, and very influential apparent at the age of 4 and 6 weeks after planting, very significant effect on trunk diameter weeks after planting ages 2 and 4 and significant at 6 weeks after planting, it’s really will be influence to the weight of baby corn that still skinned in every plots. Potassium fertilizer treatment showed significantly different baby corn maize plant height ages 2 and 4 weeks after planting and significantly at 6 weeks after planting, significantly affect the number of leaves 2, 4 and 6 weeks after planting, not significantly different from the age of 2 weeks after planting stem diameter, and significant effect on the age of 4 and 6 weeks after planting, it’s will be influence to the weight of baby corn that still skinned in every plots. Keywords :  Compost, Oil Palm Bunches, Baby Corn.
PERTUMBUHAN IKAN TAWES (Puntius javanicus) DI SUNGAI LINGGAHARA KABUPATEN LABUHANBATU, SUMATERA UTARA Khairani Laila
JURNAL PIONIR Vol 2, No 4 (2018): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.02 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v2i4.197

Abstract

Pertumbuhan ikan tawes dilakukan di Sungai Linggahara. Pada kawasan Sungai Linggahara terdapat kawasan wisata. Kegiatan wisata ini meyebabkan terjadinya kerusakan habitat karena pengelolaan lingkungan atau kawasan wisata tidak berbasis tentang keberadaan spesies. Hal ini berpengaruh terhadap pola pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret  2017 sampai Juli 2017. Pengambilan contoh ikan menggunakan alat tangkap berupa jala berukuran panjang tiga meter, jaring insang dengan tiga mata jaring ( ¾ , 1 ½ dan 2 inchi) berukuran panjang 20 m dan lebar 2 meter. Pengambilan sampel ikan dilakukan padatiga titik sampling yaitu bagian hulu, tengah dan hilir  yang terdiri atas 3 stasiun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan ikan tawes. Hubungan panjang-bobot ikan tawes di Sungai Linggahara pada ikan jantan diperoleh tawesi t hitung > t tabel yang berarti bahwa pola pertumbuhan ikan tawes jantan bersifat allometrik negatif (b≠3) dimana pertambahan panjang lebih besar dibandingkan pertambahan bobot. Pada ikan betina diperoleh hasil t hitung > t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa pola pertumbuhan ikan tawes betina bersifat allometrik negatif (b≠3). Hal tersebut menunjukan bahwa tawesi b lebih kecil dari 3 (b<3) tawes b pada ikan tawes jantan dan betina tawes 2,921 dan 2,973. Ikan lebih cepat memanjang dibandingkan bobotnya. Namun bila dilihat memang ikan tawes termasuk ikan aktif, jadi energi yang dibutuhkan untuk bergerak (berenang) relatif besar yang diduga mengakibatkan terjadi pola pertumbuhan ikan tawes baik jantan maupun betina bersifat allometrik negatif.Kata kunci : Puntius javanicus, Pertumbuhan, Sungai Linggahara
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA suriani suriani
JURNAL PIONIR Vol 5, No 3 (2019): Juli-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.33 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i3.733

Abstract

Berdasarkan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga menyebutkan bahwa lingkup rumah tangga adalah Suami, istri dan anak, orang-orang yang mempunyai hubungan kekeluargaan karena hubungan darah, perkawinan, persusuan, pengasuhan dan perwalian yang menetapkan dalam rumah tangga dan/ atau, orang yang bekerja membantu rumah tangga dan menetap dalam rumah tangga tersebut.Perempuan dalam rumah tangga yang tidak berdaya secara ekonomi cenderung lebih pasrah dengan  keadaannya. Hal ini sering memicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Lebih parah lagi kekerasan ini dilakukan dalam ikatan perkawinan dan perempuan tidak berkeinginan untuk melaporkannya pada pihak yang berwajib. Permasalahan yang lebih kompleks timbul karena kekerasan yang muncul dalam rumah tangga dapat mempengaruhi jiwa anak-anak yang dibesarkan di dalamnya.. Beberapa alasan kekerasan dalam rumah tangga seperti kekerasan terhadap perempuan tidak hanya karena berpengaruh terhadap kesehatan fisik, keselamatan jiwa dan berdampak psikologis yang negatif pada korban tetapi juga karena dilecehannya hak-hak asasinya sebagai manusia. Sementara itu perempuan rentan dengan kekerasan sering kali akibat ketergantungan ekonomi yang mendorong mereka untuk tidak bisa melawan kekerasan itu, karena terus bergantung pada kemampuan suami sebagai pencari nafkah. Kata Kunci: Perlindungan hukum, Perempuan, Korban, Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 9 TAHUN 2018 TENTANG PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK Muhammad Zailani NST; Bahmid Bahmid; Emiel Salim Siregar
JURNAL PIONIR Vol 6, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.94 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v6i1.1053

Abstract

Pajak merupakan kewajiban kepada seseorang atau sebuah badan sesuai pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada pasal 32 ayat 2 yang menjelaskan bahwa pajak atau iuran wajib yang disetujui oleh rakyat bersama dengan pemerintah. Dengan memperhatikan latar belakang diatas, maka penelitian ini perihal lingkungan hidup, dengan rumusan permasalahan sebagai berikut : 1.  Bagaimana sistem penentuan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sesuai Undang-Undang No. 9 Tahun 2018. 2. Bagaimanakah pemberian sanksi bagi Instansi Pengelola PNBP atau Mitra Instansi Pengelola PNBP sesuai Undang-Undang No. 9 Tahun 2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitan secara normatif. Penelitian hukum normatif adalah pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan baku utama, menelaah hal yang bersifat teoritis yang menyangkut asas-asas hukum, konsepsi hukum, pandangan dan doktrin-doktrin hukum, peraturan dan sistem hukum menggunakan data sekunder, diantaranya asas, kaidah, norma dan aturan hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan dan peraturan lainnya, dengan mempelajari buku-buku, peraturan perundang-undangan dan dokumen lain yang berhubungan erat dengan penelitian. Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya, maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut: Penerimaan negara dari PNBP ini terus dilakukan secara optimal dengan efisien dan efektif melalui beberapa sektor diantara pada penerimaan sumber daya alam, minyak dan gas bumu dan non-migas serta penerimaan PNPB lainnya yang bersumber dari PNBP fungsional dan umum pada P/L, pengenaan dan pengelolaan PNBP pada K/L yang didasari pada peraturan pemerintah. Kata Kunci : penerimaan bukan pajak
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, PROMOSI DAN KUALITASPELAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN KERAJINAN SONGKET BATU BARA (Studi Kasus Pada Kelompok Kerajinan Songket Kenanga Indah Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara) Heri Prasuhanda Manurung
JURNAL PIONIR Vol 5, No 3 (2019): Juli-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.489 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i3.719

Abstract

 Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas  produk,  harga,  promosi  dan  kualitas  pelayanan  terhadap  loyalitas  konsumen  kerajinan  Songket  Batu  Bara  (studi  kasus  pada  kelompok  kerajinan  Songket  Kenanga  Indah  Kecamatan  Talawi  Kabupaten  Batu  Bara).                Hasil penelitian analisis regresi linier berganda Y = -3,881 + 0,367 X1 + 0,728 X2-0,107 X3+ 0,268X4 + e. Dari hasil Uji F, diperoleh Fhitung sebesar 21,716 dengan nilai signifikan 0,000. Sedangkan hasil Uji F, diperoleh Fhitung sebesar 28,815 dengan nilai signifikan 0,000. Sedangkan Ftabel sebesar 2,48 dengan α 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Kualitas Produk, Harga, Promosi dan  Kualitas  Pelayanan berpengaruh secara simultan Terhadap Terhadap Loyalitas Konsumen Kerajinan Songket BatuBara (studi kasus pada kelompok Kerajinan Songket Kenanga Indah Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara), karena Fhitung> Ftabel (28,815 >2,48) signifikan penelitian > 0,05 (0.000 > 0,05). Hal ini berarti bahwa hasil penelitian menolak H0 dan menerima Ha. Dari hasil uji t (parsial) kualitas produk, harga, kualitas pelayanan  berpengaruh  terhadap loyalitas  konsumen  kerajinan  songket  batu  bara  (studi  kasus  pada  kelompok  kerajinan  songket  kenanga  indah  keamatan  talawi  kabupaten  batu  bara ), dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan promosi tidak berpengaruh terhadap loyalitas  konsumen  kerajinan  songket.bahwa nilai koefisien determinasi yang disesuaikan (Adjusted R Square) sebesar 0,556 atau sebesar 55,6%. Hal ini menunjukkan bahwa loyalitas konsumen  Berpengaruh Terhadap  Kualitas Produk, Harga, Promosi dan  Kualitas  Pelayanan sebesar 55,6% sisanya sebesar 44,4% dijelaskan  faktor lainnya. Kata Kunci :        kualitas  produk,  harga,  promosi  dan  kualitas  pelayanan  dan  loyalitas  konsumen.

Page 9 of 36 | Total Record : 354