cover
Contact Name
Pepi Sugianto Umar
Contact Email
pepisugianto@poltekkesgorontalo.ac.id
Phone
+6282394946611
Journal Mail Official
pepisugianto@poltekkesgorontalo.ac.id
Editorial Address
Jalan Taman Pendidikan No. 36 Kel. Moodu Kec. Kota Timur Kota Gorontalo
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS
ISSN : 24078484     EISSN : 25497618     DOI : -
Jurnal Health and Nutritions adalah terbitan berkala yang memuat artikel penelitian ilmiah di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Health and Nutritions diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang gizi, baik yang bergerak di bidang pendidikan gizi maupun yang bergerak di bidang pelayanan gizi di rumah sakit dan puskesmas, serta para praktisi gizi di dinas kesehatan maupun institusi-institusi lain. Jurnal Health and Nutritions diterbitkan 2 kali dalam setahun (bulan Februari dan Agustus) oleh Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Gorontalo. Jurnal ini merupakan jurnal peer-reviewed dan open access journal yang berfokus pada ilmu gizi dan kesehatan.
Articles 188 Documents
TINJAUAN PENGETAHUAN IBU DAN POLA PEMBERIAN ASI DI KELURAHAN KAYUBULAN KECAMATAN LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Sofyawati D. Talibo; Mohamad Iqbal Ahmad
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 3, No 1 (2017): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v3i1.122

Abstract

ABSTRACT The lack of knowledge and skill of breastfeeding lead mothers to become susceptible to the promotion of infant formula that is often stated as a substitute for breast milk. As a result, the number of bottle-feeding, which is potentially harmful to babies, is increasing. This study aims to review the mothers’ knowledge and breastfeeding patterns in the sub-district of Kayubulan, Limboto, Gorontalo regency. The research method is descriptive survey. Population is 32 people. The data were collected by using questionnaires. Results: 29 mothers (90,6%) has comprehensive knowledge and 25% (71,8%) has regular pattern of breastfeeding. Conclusion: most mothers in Kayubulan Village havecomprehensive knowledge and regular pattern of exclusive breastfeeding. Keywords: Knowledge, Pattern, breast Milk ABSTRAK Kurangnya pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang keunggulan ASI dan manfaat ASI menyebabkan mereka mudah terpengaruh oleh promosi susu formula yang sering dinyatakan sebagai pengganti air susu ibu, sehingga dewasa ini semakin banyak ibu menyusui memberikan susu botol yang sebenarnya merugikan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengetahuan ibu dan pola pemberian ASI di kelurahan Kayubulan kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan survei deskriptif. Populasi sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil yang diperoleh peneliti didapatkan pengetahuan ibu tentang ASI termasuk baik dengan jumlah 29 orang (90,6%) dan pola pemberian ASI termasuk baik dengan jumlah 25 orang (78,1%) berdasarkan hasil jawaban kuesioner. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar ibu di Kelurahan Kayubulan memiliki pengetahuan yang baik tentang ASI dan sebagian besar ibu di kelurahan Kayubulan memberikan ASI Eksklusif. Kata Kunci: Pengetahuan, Pola Pemberian, ASI
HUBUNGAN PERILAKU MENGKONSUMSI TABLET Fe DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 KOTA GORONTALO Denny Indra Setiawan
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 2, No 2 (2016): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v2i2.110

Abstract

HUBUNGAN PERILAKU MENGKONSUMSI TABLET Fe DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 KOTA GORONTALO
PERBEDAAN AKTIVITAS FISIK PADA ANAK OBESITAS DAN TIDAK OBESITAS DI SEKOLAH AL-ISLAH KOTA GORONTALO Fitri Yani Arbie; Rahma Labatjo; Novian Swasono Hadi
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 4, No 1 (2018): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v4i1.138

Abstract

ABSTRACT Background: Obesity at children may impact health negatively for instance coronary heart disease and hypertension. Number of obesity suffering at children keeps increasing as change of eating pattern and life style. Less physical activity can influence weight. Data of Riskesdas in 2010 shows that prevalence of obesity at babies in Gorontalo Province is 7,8%. Objective: it aims to investigate risk factor of physical activity on obesity at children of TK Al-Islah of Gorontalo City in 2017. Research Methodology: research design applies case control. Research samples are 50 children of pre-school. The research samples are divided into 25 children with normal nutritional status and 25 children with obesity nutritional status. Nutritional status is determined by calculation of z-score of IMT/U. Variable of physical activity is determined based on calculation of questionnaire result that is adapted from Baecke’s research. The research is conducted in TK Al-Islah, Kota Tengah, Gorontalo City. It is conducted from July to August 2017. Research finding: Physical activity at students of TK Al-Ishlah, Gorontalo City, physical activity category is good for 56,0%, less good physical activity is 44,0%. Good physical activity and not obesity is 80,0% while good physical activity and obesity is 32,0%. Less good physical activity and not obesity is 20,0% while less good physical activity and obesity is 68,0%. There is correlation of physical activity with students’ nutritional status (IMT/U) at TK Al-Islah in 2017. Keywords: physical activity, obesity, school-aged children ABSTRAK Latar Belakang: Obesitas pada anak dapat berdampak negative bagi kesehatan. Contohnya penyakit jantung koroner dan hipertensi. Jumlah penderita obesitas pada anak semakin meningkat seiring perubahan pola makan dan gaya hidup. Gaya hidup yang kurang aktivitas fisik dapat mempengaruhi berat badan. Data dari Riskesdas 2010 menyatakan bahwa prevalensi obesitas pada balita di provinsi Gorontalo mencapai 7,8%. Tujuan: Diketahuinya faktor risiko aktivitas fisik terhadap obesitas pada anak di TK Al-Islah Kota Gorontalo tahun 2017. Metodologi Penelitian: Desain penelitian menggunakan case control. Sebanyak 50 anak pra sekolah dijadikan sampel penelitian. Sampel penelitian dibagi menjadi 25 anak dengan status gizi normal dan 25 anak berstatus gizi obesitas. Status gizi ditentukan berdasarkan perhitungan z-score IMT/U. Variabel aktivitas fisik ditentukan berdasarkan perhitungan dari hasil kuesioner yang diadaptasi dari penelitian Baecke. Penelitian bertempat di TK Al Islah Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian dilakukan selama bulan Juli sampai dengan Agustus 2017. Hasil Penelitian: Aktivitas fisik pada siswa TK Al-Islah Kota Gorontalo, kategori aktivitas fisik baik 56,0% kategori aktivitas fisik kurang baik 44,0%. Aktivitas fisik baik dan tidak obesitas 80,0% aktivitas fisik baik dan obesitas 32,0%. Aktivitas fisik kurang baik dan tidak obesitas 20,0% dan aktivitas fisik kurang baik dan obesitas 68,0%. Ada hubungan aktivitas fisik dengan status gizi (IMT/U) siswa di TK Al-Islah tahun 2017. Kata Kunci: aktivitas fisik, obesitas, anak sekolah
POLA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK DI DESA POPODU KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Indra Domili
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 1, No 2 (2015): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v1i2.48

Abstract

Masalah gangguan tumbuh kembang pada bayi dan anak usia di bawah 2 tahun merupakan masalah yang perlu ditanggulangi dengan serius. Usia 6-11 bulan merupakan masa yang sangat penting sekaligus masa kritis dalam proses tumbuh kembang bayi baik fisik maupun kecerdasan, oleh karena itu setiap bayi pada masa ini harus memperoleh asupan gizi sesuai dengan kebutuhannya. Salah satu penyebab terjadinya gangguan tumbuh kembang bayi dan baduta di Indonesia adalah rendahnya mutu Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhan energi dan zat gizi mikro pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pemberian MP-ASI terhadap tumbuh kembang anak di Desa Popodu Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan pola pemberian MP-ASI yang baik sejumlah 5 orang (12,8%) dan kurang sejumlah 34 orang (87,2%), sedangkan tumbuh kembang anak yang normal sejumlah 17 orang (43,6%) dan terganggu sejumlah 22 orang (56,4%). Kesimpulan penelitian bahwa x2 hitung > x2 tabel (7,422 > 3,481), terdapat hubungan pola pemberian MP-ASI terhadap tumbuh kembang anak di Desa Popodu Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango.
HUBUNGAN POLA SARAPAN PAGI DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI SEKELURAHAN LIMBA U2 KOTA SELATAN GORONTALO Salman Lukman
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 1, No 1 (2015): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v1i1.6

Abstract

Tumbuh dan berkembangnya anak usia sekolah secara optimal berhubungan erat dengan pemberian nutrisi. Dalam masa tumbuh dan berkembangnya anak usia sekolah, sering terjadi asupan makanan pada anak tidak dilaksanakan dengan sempurna (Judarwanto, 2013) Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola sarapan pagi dengan status gizi pada anak SD sekelurahan Limba U2 Gorontalo. Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional study yang mana variabel dependen dan variabel independen dikumpulkan secara simultan. Hasil penelitian diperolah bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pola sarapan pagi dengan status gizi pada anak SD) kelas VI sekelurahan Limba U-2 Kota Selatan Gorontalo. Kata kunci : Pola sarapan, status gizi, anak SD
GAMBARAN PENGETAHUAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI DESA TABONGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO M. Anas Anasiru; Nur Ayu Ruhmayanti; Sakila Imale
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 3, No 2 (2017): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v3i2.127

Abstract

ABSTRACT Exclusive breastfeeding is the act of breastfeeding the baby without providing other foods or beverages, including water (except drugs and vitamin or mineral drops: pumping breast milk is also allowed). Exclusive Breast Milk Coverage in Kabupaten Gorontalo is 32%, so it needs attention from the health sector. The purpose of this research is to know the description of mother's knowledge about exclusive breastfeeding in Tabongo Timur village, Tabongo sub-district, Gorontalo regency. The research method is descriptive survey method. The population of 29 people, and the subject of research as many as 26 people. The research variable is independent variable that is mothers’ knowledge about exclusive breastfeeding. The results showed that 7 mothers (26.9%) breastfed exclusively while 19 mothers (73.1%) did not. Conclusions: Most of the mothers in Tabongo Timur village, Tabongo sub-district, Gorontalo district still have less knowledge about exclusive breastfeeding (69.2%) and the benefits (88.5%), have not provided breast milk shortly after delivery (46.2%), and had given breast milk 8-13 times a day (65.4%). Keywords: Knowledge, Exclusive Breast Milk ABSTRAK Menyusui eksklusif adalah tindakan memberi ASI pada bayi tanpa memberikan makanan atau minuman lain, termasuk air putih (kecuali obat-obatan dan vitamin atau mineral tetes : ASI perah juga diperbolehkan). Cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Gorontalo sebesar 32%, sehingga perlu perhatian dari pihak kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yaitu metode survei deskriptif. Populasi sebanyak 29 orang, dan subjek penelitian sebanyak 26 orang. Variabel penelitian menggunakan variabel mandiri yaitu pengetahuan tentang ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 7 orang (26,9%), dan ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak 19 orang (73,1%). Kesimpulan : Sebagian besar ibu-ibu di Desa Tabongo Timur Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, masih memiliki pengetahuan kurang tentang pengertian ASI eksklusif (69,2%), pengetahuan kurang tentang manfaat ASI eksklusif (88,5%), belum memberikan ASI sesaat sejak kelahiran bayi (46,2%), dan telah memberikan ASI 8-13 kali sehari (65,4%). Kata Kunci : Pengetahuan, ASI Eksklusif
MASALAH GIZI DAN PENYAKIT MENULAR PASCA BENCANA Imran Tumenggung
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 3, No 1 (2017): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v3i1.115

Abstract

ABSTRACT Indonesia has experienced many natural disasters and manmade disasters that have the potential to affect food and nutrition as well as disease transmission. In fact, Indonesian government has built a system to deal with this problem. However, Indonesia has limited resources to deal with this problem due to the economic crisis, government transition, regional autonomy, decentralization, frequency, nature, and intensity of disasters. Nutrition services and the prevention of infectious diseases for refugees due to disasters are an integral part of overall health services. The goals of food and medical aid, including health workers, are to save the lives of those trapped in crises through the provision of adequate food for life and growth of infants and toddlers. An important issue of food and drug aid for the crisis is the timely and sustainable delivery of adequate quality and quantity to disaster victims. Disaster management teams should be strengthened to anticipate the food and nutrition crisis and the risk of disease transmission from disasters. Knowledge of emergency nutrition, potential infectious diseases, methods and techniques for assessment, monitoring, and evaluation, and the role of health professionals should be improved. Keywords: nutritional problems, infectious diseases, disasters ABSTRAK Indonesia banyak mengalami bencana alam dan bencana buatan manusia yang berpotensi mempengaruhi pangan dan gizi serta penularan penyakit. Sebenarnya, pemerintah Indonesia telah membangun sebuah sistem dalam menangani masalah ini. Namun, Indonesia memiliki keterbatasan sumber daya untuk menangani masalah ini akibat krisis ekonomi, transisi pemerintahan, otonomi daerah, desentralisasi, frekuensi, sifat dan intensitas bencana. Pelayanan gizi dan penanggulangan penyakit menular untuk para pengungsi akibat bencana merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Tujuan dari bantuan pangan dan obat-obatan termasuk tenaga kesehatan adalah untuk menyelamatkan nyawa mereka yang terjebak dalam krisis melalui pemberian makanan yang cukup untuk kehidupan dan proses pertumbuhan bagi bayi dan anak-anak balita. Isu penting dari bantuanu pangan dan obat-obatan untuk krisis adalah pengiriman tepat waktu dan berkelanjutan yang memadai dalam kualitas dan kuantitas kepada korban bencana. Tim penanggulangan bencana harus diperkuat untuk mengantisipasi krisis makanan dan gizi serta risiko penularan penyakit akibat bencana. Pengetahuan tentang gizi darurat, penyakit-penyakit potensial menular, metode dan teknik untuk penilaian, monitroting dan evaluasi, dan peran tenaga kesehatan harus ditingkatkan.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN BORAKS PADA BAKSO DI KELURAHAN MOODU KECAMATAN KOTA TIMUR KOTA GORONTALO Nur Intan Lestari; Misnati Misnati
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 4, No 2 (2018): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v4i2.173

Abstract

ABSTRACT Borax have long been misused by several producers to make meatballs, noodles, rice crackers, rice cake, soy sauce and even chicken porridge. Borax function is actually used in the non-food industry as a cleaning agent, wood preservative, solder material, antiseptic and cockroach controller. This study aims to identify the content of borax in meatballs in Moodu Village, Kota Timur District, Gorontalo City. This type of research is descriptive research. the sample in this study is a number of seven (7) sellers of meatball sellers. Meatballs are tested using filter paper and curcumin solution. The results of the study showed that from seven (7) meatballs sampled and analyzed for borax content, all samples were negative or did not contain borax. The conclusion of the study was based on laboratory tests of meatballs taken from seven (7) meatball stalls scattered in Moodu Village, Kota Timur Subdistrict, Gorontalo City. It was known that none of these meatballs contained borax. Keywords: Borax, Meatballs, Curcumin Test ABSTRAK Boraks sejak lama disalahgunakan oleh beberapa produsen untuk pembuatan bakso, mie, kerupuk beras, lontong, kecap bahkan bubur ayam. Fungsi boraks sebenarnya adalah digunakan dalam industri non pangan sebagai bahan pembersih, pengawet kayu, bahan solder, antiseptic dan pengontrol kecoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan boraks pada bakso di Kelurahan Moodu Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. sampel dalam penelitian ini yaitu sejumlah tujuh (7) penjual penjual bakso. Bakso di uji menggunakan kertas saring dan larutan kurkumin. Hasil penelitian bahwa dari tujuh (7) bakso yang dijadikan sampel dan dianalisis kandungan boraksnya, seluruh sampel negatif atau tidak mengandung boraks. Kesimpulan penelitian berdasarkan uji laboratorium dari bakso yang diambil dari tujuh (7) warung bakso yang tersebar di Kelurahan Moodu Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo diketahui bahwa tidak satu pun bakso tersebut mengandung boraks. Kata kunci : Boraks, Bakso, Uji kurkumin
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI DESA BONGOMEME KECAMATAN DUNGALIO KABUPATEN GORONTALO Sofyawati Talibo; Sri Yolanda Tuna
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 2, No 1 (2016): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v2i1.106

Abstract

ABSTRACT Nutritional problems are influenced by many factors that influence each other in a complex manner. At the household level, the state of nutrition is influenced by the ability of households to provide sufficient quantities and types of food and parenting styles that are influenced by educational, behavioral and household health factors. One of the causes of malnutrition in children under five is due to inadequate parenting (Tomayahu 2011 in Soekirman 2000).This study aims to determine the relationship between parenting and nutritional status of children under five in Bongomeme Village, Dungaliyo District, Gorontalo Regency.This study includes the type of analytic research. Populassi as many as 109 people, the sample is 86 people. Free variables are parenting and the dependent variable is the nutritional status of children under five. Data analysis in this study used the "chi square" statistical test.The results of this study found parenting of 44 people (51.16%) and those with good nutritional status amounted to 49 people (56.98%). The results of data analysis are based on the Chi square test of the square of the value of X2 calculated greater than X2 table (4,615> 3,481) then the alternative hypothesis is accepted and the null hypothesis is rejected.The conclusion of the study is that there is a relationship between the habit of parenting and nutritional status of children under five in Bongomeme Village, Dungaliyo District, Gorontalo Regency. ABSTRAK Masalah gizi dipengaruhi oleh banyak factor yang saling mempengaruhi secara kompleks. Ditingkat rumah tangga, keadaan gizi dipengaruhi oleh kemampuan rumah tangga menyediakan pangan dalam jumlah dan jenis cukup serta pola asuh yang dipengaruhi oleh factor pendidikan, perilaku dan keadaan kesehatan rumah tangga. Salah satu penyebab timbulnya kurang gizi pada anak balita adalah akibat pola asuh anak yang kurang memadai (Tomayahu 2011 dalam Soekirman 2000).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan status gizi anak balita di Desa Bongomeme Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo.Penelitian ini termasuk jenis penelitian analitik. Populassi sebanyak 109 orang, yang dijadikan sampel adalah 86 orang. Variable bebas yaitu pola asuh dan variable terikat adalah status gizi anak balita. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistic “chi square”.Hasil penelitian ini didapatkan pola asuh berjumlah 44 orang (51,16%) dan yang berstatus gizi baik berjumlah 49 orang (56,98%). Hasil analisis data berdasarkan uji statistic Chi kuadrat nila X2 hitung lebih besar dari X2 tabel (4,615>3,481) maka hipotesis alternative diterima dan hipotesis nol ditolak.Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan antara kebiasaan pola asuh dengan status gizi anak balita di Desa Bongomeme Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo.
ISU TERKINI DALAM PENDIDIKAN GIZI Sofyawati D. Talibo
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 1, No 2 (2015): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v1i2.13

Abstract

Pendidikan gizi didefinisikan sebagai sebuah kombinasi dari desain strategi pendidikan untuk memudahkan konsumen melakukan pemilihan makanan yang berkaitan dengan gizi dan perilaku kesehatan yang baik. Pendidikan gizi ditujukan melalui perilaku dan keterlibatan aktivitas individu, masyarakat dan kebijakan dalam pendidikan gizi. Kombinasi dari strategi pendidikan menekankan banyak faktor yang mempengaruhi perilaku, pendidikan gizi harus menggunakan beberapa strategi pendidikan dan mempelajari pengalaman-pengaruh perilaku tersebut, faktor pemilihan makanan, dan diet untuk memudahkan perubahan diet. Pendidikan gizi fokus pada peningkatan kesehatan dan memudahkan untuk mendapatkan solusi. Ada banyak cara untuk mengetahui makanan bergizi dan cara memperoleh makanan tersebut. Hanya dengan informasi saja tidak cukup. Akan tetapifaktor biologis, budaya dan faktor emosional dan psikologis membantu orang tentang pemilihan makanan yang baik. Pemilihan makanan adalah implikasi dari pendidikan gizi yang berkaitan dengan faktor makanan, manusia dan lingkungan. Kata Kunci : Pendidikan, Gizi

Page 8 of 19 | Total Record : 188