cover
Contact Name
Mirda Swetherly Nurva
Contact Email
stkipahlussunnah@yahoo.com
Phone
+6285363466235
Journal Mail Official
stkipahlussunnah@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro No. 8 Bukittinggi. Sumatera Barat
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL ILMU PENDIDIKAN AHLUSSUNNAH
ISSN : 26155710     EISSN : 26208458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah merupakan jurnal ilmiah di bidang Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Matematika. JIPA di terbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah Bukittinggi. Redaksi memberikan peluang pada praktisi dan siapa saja yang berminat untuk menerbitkan tulisannya di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
MENGUNGKAP KARAKTER KERJASAMA SISWA SEKOLAH DASAR Ratna Sari Dewi; Sukirwan Sukirwan
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 4 No 1 (2021): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a preliminary study, aimed at obtaining factual information on character education in cooperation with elementary school students in SDN 1 Sumurbandung, Lebak Regency. Research methods use quantitative research procedures. The results of the study obtained the practice of 2013 curriculum learning through the Cooperative Learning Model in its implementation is still oriented to the ability of students' knowledge and skills of students, while the ability of attitudes, especially the character of cooperation still requires a process of improvement based on research results where students are still weak in: Helping friends in need help (58.33%), Together in doing work (51.85%). Share task equipment with others (35.19%), Invite others in activities (30.56%), Say thank you (55.56%), Concentrate seriously (74.07%), Give advice in groups (49.07%), Feel happy to be part of a group (56.48%), Carry out activities designed by the leader (49.07%). Following the leader's direction (49.77%), Following the suggestion of improving cooperation (43.52%), Able to invite others to work together (55.56), Able to direct others to work together (57.41%), Overall ability to work with students with average grades the average of 52.91% is in the sufficient category, meaning that students are only sufficient in their ability to work together
KETERAMPILAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) PADA KEGIATAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN OLEH GURU KELAS DI SD 01 TANGAH KAMANG HILIA KECAMATAN KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM Abdul Istiqlal
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 3 No 2 (2020): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mencoba mendeskripsikan tentang penerapan keterampilan penguatan yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran di SD 01 Tangah Kamang Hilia Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah keseluruhan guru yang mengajar di SD 01 Tangah Kamang Hilia kecamatan kamng Magek kabupaten Agam. Sampel penelitian ini sebanyak 26 orang guru. Data penelitian ini dikumpulkan dengan mengunakan daftar pertanyaan (guentionnaire). Hasil penelitian memperlihatkan tingginya skor frekuensi dari aspek perencanaan yaitu 96 dengan persentse 61,54 %. Aspek sering berjum berjumlah 58 dengan rata-rata 9,67 dengan dengan persentase 37,18 %, aspek kadang-kadang berjumlah 2 dengan rata-rata 0,33 dengan persentase 1,28 %, dan aspek tidak pernah berjumlah 0 dengan rata-rata 0 persen dan persentase 0%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagain guru SD 01 Tangah kamang hilia kecamatan Kamang magek kabupataen agam telah menerapkan keterampilan penguatan (reinforcement) dalam pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION (ATI) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Fepryna Yenti
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 3 No 1 (2020): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 2 Payakumbuh dapat dilihat dari proses pembelajaran yang berlangsung, siswa belum sepenuhnya terlibat secara aktif. Untuk itu diperlukan upaya agar dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Salah satunya adalah dengan menerapkan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan populasi dalam penelitan ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh yang terdaftar pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Sampel yang terambil adalah kelas VII5 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa adalah 31 orang dan kelas VII3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa adalah 33 orang. Berdasarkan uji-t diperoleh bahwa pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) lebih baik daripada model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI MIPA SMA N 1 AMPEK ANGKEK Citra Ayu
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 1 No 2 (2018): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar dengan menggunakan metode problem solving. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah randomized posstest only control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Analisis data menggunakan uji t.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XI MIPA yang belajar dengan metode Problem Solving lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional di SMA N 1 Ampek Angkek.
UPAYA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GEOGRAFI PADA MATERI DINAMIKA LITOSFER DAN PEDOSFER KELAS X2 SMA NEGERI 2 KAPUR IX KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Widya Oktavia
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 2 No 1 (2019): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep geografi siswa pada materi dinamika litosfer dan pedosfer dengan menggunakan metode JIGSAW dikelas X IPS SMA Negeri 2 Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 2 Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota dengan jumlah siswa 26 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan model JIGSAW dapat meningkatkan pemahaman konsep geografi siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 2 Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Peningkatan pemahaman siswa dari rata-rata pemahaman awal sebelum tindakan sebesar 73,35, meningkat sebanyak 4,79%, sehingga rata-ratanya menjadi 77,04 pada siklus I. Dari siklus I ke siklus II rata-rata pemahaman konsep meningkat sebanyak 6,75%, sehingga rata-ratanya menjadi 82,62. Dengan demikian pembelajaran model JIGSAW pada materi dinamika litosfer dan pedosfer dapat diterapkan dikelas X IPS 2 SMA Negeri 2 Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota
PEMBELAJARAN DARING MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SD MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN KARTU KATA Ahadiyatul Kamilah; Ronny Mugara; Siti Ruqoyyah
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 4 No 1 (2021): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning berbantuan kartu kata, persamaan dan perbedaan membaca permulaan menggunakan model Contextual Teaching and Learning berbantuan kartu kata. Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar di kelas rendah. Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya keterampilan siswa dalam membaca permulaan, diantaranya model dan media pembelajaran yang kurang efektif yang digunakan guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder atau studi literatur yang bersifat kepustakaan (library research). Data sekunder atau studi literatur berdasarkan satu skripsi dan empat jurnal yang dianalisis untuk mengetahui konsep, persamaan dan perbedaan. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan: (1) Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 1 sekolah dasar; 2) Terdapat perbedaan dan persamaan membaca permulaan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning yaitu persamaannya setiap penelitian menyimpulkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 1 sekolah dasar. Sedangkan perbedaannya adalah tujuan penelitian, jumlah sampel subjek yang diteliti
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN KETERAMPILAN PROSES DI SDN 111/IX MUHAJIRIN KAB. MUARO JAMBI Subiyanti Subiyanti
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 3 No 2 (2020): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang penerapan proses untuk meningkatkan minat belajar IPA di SDN 111/IX Muhajirin.Penelitian ini menggunakan pendekatan keterampilan proses dengan 2 siklus. Hasil penelitian ini meghasilkan data pada instrumen pemantau tindakan guru dan peserta didik di siklus I melalui pendekatan keterampilan proses sebesar 66,7% dan di siklus II sebesar 90%. Presentase hasil minat belajar peserta didik pada siklus I adalah sebesar 62,5% dan di siklus II sebesar 87,5%. Data tersebut menunjukkan dengan menggunakan Pendekatan Keterampilan Proses bisa meningkatkan minat belajar IPA khususnya di KELAS I SD. Penggunaan pendekatan keterampilan proses pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan minat belajar Peserta Didik KELAS I SD 111/IX Muhajirin.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA LONGSOR PADA REMAJA DI KELURAHAN BUKIK CANGANG KOTA BUKITTINGGI Nisye Frisca Andini; Fitria Carli Wiseza
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 2 No 2 (2019): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan dengan kesiapsiagaan bencana longsor pada remaja di Kelurahan Bukik Cangang Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi, Jenis penelitianini adalah penelitian kuantitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan korelasi product moment.Populasi dalampenelitian ini remaja dengan usia sekolah tingkat SMA sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukan (1) Tingkat pengetahuan remaja terhadap longsor termasuk kategori tinggi. Remaja yang memiliki pengetahuan kategori tinggi sebanyak 21remaja atau 71,8%.Tingkat pengetahuan remaja kategori sedang sebanyak 9remaja atau 28,2%.(2) Tingkat kesiapsiagaan remaja terhadap bencana longsor termasuk dalam kategori siap. remaja yang memiliki kesiapsiagaan kategori siap sebanyak 20 remaja atau 71%. Tingkat kesiapsiagaan kategori sangat siap 7remaja atau 24,6% dan remaja yang memiliki kesiapsiagaan kategori hampir siap sebanyak 3remaja atau 4,4%.(3) Terdapat hubungan positif dan signifikan pengetahuan remaja dengan kesiapsiagaan bencana longsor pada remaja di kelurahan Bukik Cangang dengan hasil korelasi sebesar 0,870 dengan sig. atau p=0,000 (0,000<0.05).
PENGARUH TEKNIK MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 LENGAYANG Dina Fitria Handayani
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 2 No 1 (2019): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis cerpen siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan teknik mind mapping lebih tinggi dari pada keterampilan menulis cerpen siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantatif. Metode penelitian ini adalah quasi exsperimen (eksperimen semu). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Lengayang yang berjumlah 208 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling dan didapatkan kelas IXA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 25 orang dan kelas IXB sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 26 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes unjuk kerja keterampilan menulis cerpen. Penganalisisan dan pembahasan data dilakukan secara deskriptif-analisis sesuai dengan konsep penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk keterampilan menulis cerpen kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol pada α= 0,05 diperoleh thit sebesar 2,32 dan t tabel sebesar 1,68. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa hasil tes keterampilan menulis cerpen siswa yang dibelajarkan dengan teknik mind mapping lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan metode konvensional.
MELALUI KETERAMPILAN MENDONGENG SALAH SATU USAHA GURU MEMBANGUN PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SEKOLAH RENDAH Delfianto Delfianto
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 3 No 2 (2020): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman pendidikan karakter bagi siswa amat penting dilakukan oleh guru pada saat sekarang ini. Kegiatan belajar mengajar di sekolah membutuhkan teknik dan kecakapan bagi guru salah, satunya kemampuan bersastra yakni mendongeng. Melalui kemampuan mendongeng guru dapat menerapkan nilai karakter pada siswanya. Beratnya beban pembelajaran, pencapaian target pembelajaran dengan target belajar tuntas menjadikan kondisi sekolah menjenuhkan bagi siswa. Perubahan kurikulum yang terjadi dari setiap dekade kebijakan, juga berpengaruh pada paradigma guru dalam mengajar. Kecendrungan guru memberikan pemadatan materi terhadap siswa sangat berdampak pada kemajuan siswa. Hail ini dilakakukan kerena tujuan akhir pembelajaran adalah siswaa lulus UAS atau UN dengan sempurna. Melalui berbagai himbauan secara persuasif tidak mendapat tempat lagi di hati siswa. Perubahan kurikulum Tingkat Satuan Penddidikan kepada Kurikulum 2013 memberikan warna baru bagi dunia pendidikan saat ini. Penyesuaian demi penyesuaian dilakukan oleh guru untuk mencapai pembelajaran yang dinamis. Belajar dari perjalan kurikulum yang didasarkan pada kompetensi siswa, belum membuahkan hasil yang diharapkan. Dengan hadirnya kurikulum 2013 berbasis teks yang bertitik tolak pada pembentukan karakter diharapkan dapat mengembangkan potensi dan kompetensi siswa secara maksimal.

Page 7 of 24 | Total Record : 231