cover
Contact Name
Eni Defitriani
Contact Email
phi.unbari@gmail.com
Phone
+6285266564333
Journal Mail Official
phi.unbari@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Matematika, Universitas Batanghari Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 25980661     DOI : https://www.doi.org/10.33087/phi
Core Subject : Education,
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika is an open access peer-reviewed journal that aims to share and discuss issues and research results. This journal is published by Mathematics Education Program Study, Batanghari University. This journal publishes scientific articles on research results and reviews covering the fields of mathematics education. This journal is published twice a year, in April and October.
Articles 295 Documents
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK SD NEGERI 097359 PONDOK BARU Shafira, Fauza; Naibaho, Agus Junsion; Efendi, Salim
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa kelas IV SD Negeri 097359 Pondok Baru pada materi penjumlahan dan pengurangan melalui permainan tradisional engklek. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya minat belajar matematika yang disebabkan oleh persepsi negatif terhadap matematika, kurangnya dukungan orang tua, dan media pembelajaran yang kurang menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri atas 15 siswa kelas IV yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan implementasi permainan tradisional engklek dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan. Permainan engklek mengintegrasikan aktivitas fisik dan interaksi kelompok yang menyenangkan selama empat pertemuan, yang membuat siswa lebih antusias, fokus, dan aktif berpartisipasi. Menurut hasil wawancara dan angket menunjukkan bahwa, siswa lebih tertarik dan termotivasi saat belajar matematika dengan media pembelajaran permainan tradisional engklek, sehingga pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan menjadi lebih baik. Kesimpulan penelitian ini adalah permainan tradisional engklek efektif untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas IV, khususnya pada materi penjumlahan dan pengurangan. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah dan guru mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna.
ANALISIS DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV PADA MATERI BANGUN DATAR BERIMPLEMENTASI OBJEK GEOMETRI PADA ALAT MUSIK PERTUNJUKAN KUDA KEPANG DI SD NEGERI 107467 GUNUNG PARA Febriyanti, Shella Dwi; Naibaho, Agus Junsion; Tambunan, Jubelando O
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.570

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kreativitas siswa kelas IV SD Negeri 107467 Gunung Para, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat musik pertunjukan Kuda Kepang sebagai media pembelajaran terhadap peningkatan kreativitas siswa kelas IV SD Negeri 107467 Gunung Para dalam memahami materi bangun datar, yang diukur melalui nilai pretest dan posttest sebelum dan sesudah perlakuan. Sebelum melaksanakan pretest dan posttest, peneliti melakukan uji validitas di sekolah lain yang berbeda dengan sekolah penelitian. Uji validitas ini dilakukan untuk mengetahui soal yang valid yang akan digunakan pada saat penelitian. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Experimental berupa One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 25 siswa kelas IV SD Negeri 107467 Gunung Para. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, dokumentasi dan tes. Data menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 42,08 dan rata-rata posttest sebesar 82,16, yang mengindikasikan adanya peningkatan kreativitas siswa dalam materi bangun datar. Hasil uji normalitas didapatkan bahwa Lhitung pretest sebesar 0,1052 dan Lhitung posttest sebesar 0,1605, sedangkan didapat Ltabel = 0,180. Hal ini menunjukkan bahwa Lhitung < Ltabel, sehingga data berdistribusi normal. Dari perhitungan uji homogenitas diketahui bahwa Fhitung sebesar 1,375091 dan Ftabel sebesar 1,98376, hasil ini menunjukkan bahwa Fhitung < Ftabel, maka data dikatakan homogen. Berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai thitung (28,6793) lebih besar dari ttabel (2,064), sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat musik pertunjukan Kuda Kepang sebagai media pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas IV SD Negeri 107467 Gunung Para pada materi bangun datar.
STUDI LITERATUR: ANALISIS PENGARUH KECEMASAN MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Tangdilintin, Lidia Aprilia; Mulbar, Usman
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.587

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena menuntut siswa untuk mengenali masalah, menganalisis informasi, merancang langkah penyelesaian, dan menerapkan strategi yang tepat untuk menemukan solusi. Namun, hasil studi internasional seperti TIMSS dan PISA menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor internal yang memengaruhi hal tersebut adalah kecemasan matematis (math anxiety), yaitu perasaan takut atau tegang yang muncul saat menghadapi aktivitas matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mensintesis berbagai hasil penelitian terrdahulu mengenai pengaruh kecemasan matematis siswa teradap kemampuan pemecahan masalah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap sumber-sumber ilmiah relevan dalam enam tahun terakhir. Hasil telaah menunjukkan bahwa kecemasan matematis berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah di berbagai jenjang pendidikan. Semakin tinggi tingkat kecemasan siswa maka semakin rendah kemampuan pemecahan masalah siswa. Kecemasan ini mengganggu fungsi kognitif seperti memori kerja yang penting dalam proses berpikir logis. Oleh karena itu, disarankan agar guru menerapkan strategi pembelajaran yang menumbuhkan rasa percaya diri dan suasana belajar yang menyenangkan untuk menekan kecemasan serta meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
PENERAPAN MODEL FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH ALJABAR LINEAR Ahya, Istiqomah Nur; Mariana, Sri; Anas, Marnisyah; Wulandari, Tri Asthi; Putri, Elsa Amelia; Naila, Dhea
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.576

Abstract

Model flipped classroom merupakan pendekatan pembelajaran inovatif yang menempatkan kegiatan belajar awal di luar kelas melalui video pembelajaran, sementara kegiatan di dalam kelas difokuskan pada diskusi dan penerapan konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model flipped classroom terhadap kemandirian belajar dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Aljabar Linear. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Sarolangun sebanyak 60 orang yang dibagi menjadi dua kelas. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemandirian belajar dan hasil belajar mahasiswa setelah diterapkannya model flipped classroom. Dengan demikian, model ini efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika tingkat perguruan tinggi.
PENGARUH PENERAPAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) TERHADAP KEMAMPUAN SPASIAL MATEMATIS SISWA PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI Anasari, Pebi Pitri; Wahyudin, Wahyudin; Santika, Indah Feliya
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.575

Abstract

Kemampuan spasial matematis merupakan salah satu komponen penting dalam memahami konsep geometri, khususnya pada materi transformasi geometri. Namun, hasil belajar siswa di bidang ini masih tergolong rendah karena proses pembelajaran yang belum sepenuhnya memperhatikan perbedaan kemampuan awal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap kemampuan spasial matematis siswa SMP dibandingkan dengan pendekatan Saintifik. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pretest-posttest control group. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan spasial matematis dan dianalisis menggunakan uji independent samples t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest siswa yang belajar dengan pendekatan TaRL lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan pendekatan Saintifik (M = 73,00; SD = 15,916 vs. M = 54,39; SD = 17,838). Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, yang berarti pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan aktual siswa dapat membantu mengoptimalkan proses konstruksi pengetahuan matematis.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI MATEMATIKA SISWA Bukifan, Kristina Yusria; Djong, Kristoforus Djwa; Olla, Rinda
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.589

Abstract

Tujuan peineilitian ini adalah untuk meinilai dampak motivasi beilajar teirhadap keibeirhasilan mateimatika siswa keilas VIII di SMP Neigeiri 6 Kupang Teingah Satu Atap. Peindeikatan yang digunakan adalah kuantitatif, meinggunakan deisain reigreisi linieir dasar dan ukuran sampeil 22 siswa. Data dipeiroleih meinggunakan kueisioneir motivasi beilajar dan nilai teis mateimatika harian, yang keimudian dianalisis meinggunakan uji koreilasi Peiarson dan reigreisi linieir seideirhana dalam SPSS. Hasil peineilitian meinunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara motivasi beilajar dan preistasi mateimatika (r = 0,668; Sig. = 0,001) deingan kontribusi seibeisar 44,6%. Disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa, semakin tinggi pula prestasi matematika yang dicapai.
ANALISIS RENDAHNYA SPATIAL ABILITY SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG Asmad, Nurha Fifah; Mulbar, Usman
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.583

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya spatial abality siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi bangun ruang. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menghimpun dan menganalisis berbagai artikel terkait spatial abality siswa. Hasil kajian memperlihatkan bahwa spatial abality siswa masih tergolong rendah dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya gaya belajar, tipe kepribadian, serta metode pembelajaran yang digunakan. Siswa dengan gaya belajar visual dan kepribadian introvert cenderung mempunyai spatial bality lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar audiotori, kinestetik, maupun ekstrovert. Rendahnya spatial abality juga dipengaruhi oleh kurangnya penggunaan media visual, pembelajaran yang masih berpusat pada guru, serta penekanan pada hafalan rumus tanpa memahami konsep spasial secara mendalam. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang kontekstual, berbasis visualisasi, serta memanfaatkan teknologi seperti media konkret maupun augmented reality untuk mengoptimalkan spatial abality siswa. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran matematika yang lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan spatial abality siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT Sogen, Teodora Basi Ina; Gawa, Maria Gracia Manoe; Nggonde, Katarina Jelena Vasili
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kategori kesalahan yang dilakukan siswa saat mengerjakan soal aritmetika bilangan bulat dan untuk mengetahui variabel yang berkontribusi terhadap kesalahan-kesalahan tersebut. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif yang diterapkan pada siswa kelas VII SMP NCIPS Kupang selama semester pertama tahun ajaran 2025/2026. Peserta penelitian adalah delapan anak yang dipilih berdasarkan kinerja mereka dalam penilaian diagnostik matematika tentang angka. Data dikumpulkan melalui ujian esai dan wawancara komprehensif, kemudian dianalisis melalui fase reduksi data, presentasi data, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa melakukan tiga kategori kesalahan: kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan komputasi. Kesalahpahaman terjadi ketika siswa gagal memahami prinsip-prinsip yang mengatur tanda positif dan negatif dalam operasi bilangan bulat. Kesalahan prosedural muncul ketika siswa salah menerapkan metode pemecahan masalah, seperti dalam penggunaan garis bilangan dan aturan operasi campuran. Kesalahan perhitungan terjadi karena ketidaktepatan siswa dalam melakukan perhitungan. Alasan utama yang menyebabkan kesalahan meliputi pemahaman yang kurang terhadap ide-ide dasar, kecenderungan untuk menghafal rumus tanpa memahami maknanya, dan pemanfaatan sumber daya nyata yang tidak memadai dalam proses pembelajaran. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar guru lebih menekankan pemahaman konsep dalam pembelajaran bilangan bulat melalui penerapan media visual seperti garis bilangan dan strategi pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, siswa tidak hanya menghafal prosedur, tetapi juga benar-benar memahami konsep dasar operasi bilangan bulat.
MODEL PEMBELAJARAN GURU YANG KURANG VARIATIF DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA Badran, Rezki Farraj; Aisyah, Aisyah
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2026): EDISI APRIL, 2026
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v10i1.659

Abstract

The learning models used by teachers play an important role in building students’ concentration, motivation, and learning engagement. However, various studies over the past ten years indicate that teachers still tend to use monotonous teaching models such as lectures, repetitive exercises, and assignment-based learning without variation. This condition has an impact on the decline of students’ learning concentration, especially in mathematics, which requires strong analytical skills and high levels of focus. This Systematic Literature Review (SLR) aims to map the development of research regarding the relationship between the lack of variation in teachers’ teaching models and students’ learning concentration at the elementary, junior high, and senior high school levels. Using sources from Google Scholar and SINTA (2015–2025), this SLR finds that less varied teaching models contribute to low learning focus, increased boredom, reduced attention to teacher explanations, and weakened understanding of mathematical concepts. On the other hand, the application of cooperative learning models, problem-based learning, technology-based learning models, and interactive learning models has been proven to improve students’ concentration and participation. The results of this study emphasize the importance for teachers to choose learning models that are relevant, adaptive, and varied in order to enhance students’ learning concentration.
PENGEMBANGAN BUKU KONSEP MATEMATIKA POKOK BAHASAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI BANGUN RUANG Putriani, Ayu; Syafitri, Fatrima Santri
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2026): EDISI APRIL, 2026
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v10i1.602

Abstract

This study aims to develop a mathematics concept book based on Problem Based Learning (PBL) on spatial geometry material to improve students' understanding. The method applied is Research and Development (R&D) using the Plomp model through three stages, namely initial investigation, prototype development, and evaluation. The mathematics concept book was then validated by a number of experts, including material, media, and language experts. The validation results showed that the mathematics concept book was included in the very valid category with a material expert score of 86.67%, media 93.33%, and language 90%. Student responses showed a practicality level of 72.72% (practical), while learning outcomes obtained an average of 0.4174 with a t-test value of 8.92 which showed the effectiveness of the mathematics concept book in helping students understand the concept of spatial geometry contextually. Thus, the developed PBL-based mathematics concept book was declared valid, easy to use, and effective as an alternative teaching material in the mathematics learning process.