cover
Contact Name
Eni Defitriani
Contact Email
phi.unbari@gmail.com
Phone
+6285266564333
Journal Mail Official
phi.unbari@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Matematika, Universitas Batanghari Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 25980661     DOI : https://www.doi.org/10.33087/phi
Core Subject : Education,
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika is an open access peer-reviewed journal that aims to share and discuss issues and research results. This journal is published by Mathematics Education Program Study, Batanghari University. This journal publishes scientific articles on research results and reviews covering the fields of mathematics education. This journal is published twice a year, in April and October.
Articles 268 Documents
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS GAMIFIKASI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Biyatmoko, Prabu; Subekti, Fitrianto Eko
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran matematika berbasis gamifikasi di jenjang pendidikan menengah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Latar belakang kajian ini didasarkan pada rendahnya motivasi belajar peserta didik terhadap matematika dan perlunya pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan partisipasi dan hasil belajar. Dengan mengacu pada 12 artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 dan telah memenuhi kriteria inklusi, analisis dilakukan untuk menelaah sejauh mana gamifikasi berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pembelajaran matematika. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa gamifikasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan motivasi, konsentrasi, serta hasil belajar peserta didik, terutama ketika diintegrasikan sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Penelitian yang dianalisis mencakup berbagai jenjang pendidikan menengah tanpa menunjukkan perbedaan signifikan antar jenjang. Meskipun banyak penelitian menunjukkan manfaat gamifikasi, penerapannya dalam pembelajaran matematika belum banyak dilakukan di berbagai situasi dan jenjang pendidikan. Oleh karena itu, studi ini menyarankan perlunya eksplorasi lebih lanjut terhadap penerapan gamifikasi di berbagai konteks untuk memperkuat pemahaman terhadap potensi strategi ini dalam pembelajaran matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERBASIS HOTS PADA MATERI KESEBANGUNAN Jomar, Guido Stefano; Mau, Elfrida Olo; Tnesi, Stiven Aloysius; Dosinaeng, Wilfridus Beda Nuba
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.561

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), khususnya pada materi kesebangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berbasis HOTS serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan dua siswa kelas VII-D SMP Negeri 10 Kupang yang dipilih secara purposive dan diberi kode SB dan SK. Subjek SB memiliki karakter terbuka dan komunikatif dalam menjelaskan proses berpikir, sedangkan SK bersikap hati-hati dan konsisten selama pembelajaran. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua siswa mampu menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan, serta menjawab soal akhir. Namun, SB belum mampu membangun dan menyelesaikan model matematika dengan benar, sedangkan SK telah mencoba membangun model tetapi masih melakukan kesalahan prosedur. Disarankan agar guru membimbing siswa dalam membangun model matematika yang tepat dan memberikan latihan soal kontekstual berbasis HOTS secara bertahap dan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa 
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN DESAIN MEDIA WORDWALL INTERAKTIF UNTUK MATERI KESEBANGUNAN DI SMP KELAS IX Tnesi, Stiven Aloysius; Mau, Elfrida Olo; Jomar, Guido Stefano; Lakapu, Meryani; Jagom, Yohanes Ovaritus
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.541

Abstract

This study aims to analyze the needs and design Wordwall-based interactive learning media on sereviation materials for junior high school students in grade IX. This research is the initial part of development research (R&D) with the IDDIE model which is focused on the Identify and Design stages. The analysis stage was carried out through classroom observation and interviews with teachers, which showed that students had difficulty in understanding the concept of awakening due to its abstract nature and lack of interesting learning media. Based on the results of the analysis, an interactive learning media in the form of a Wordwall quiz was designed with a variety of questions and visuals that suit the characteristics of the students. The design includes mapping basic competencies, material preparation, and visual and interactive media design. The results of the design stage result in an initial prototype of the media that is ready to be validated at the next stage of development. This media is expected to be an innovative solution in supporting contextual and fun mathematics learning
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN GARIS LURUS KELAS VIII Hartanti, Naning; Ilmi, Noraniza Bahratul
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.545

Abstract

Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji pengaruh di antara discovery learning terhadap kemampuan penalaran matematis dan minat belajar siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes dan angket. Tes berupa posttest dengan materi persamaan garis lurus kelas VIII. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII berjumlah 254 siswa. Dari pengambilan sampel tersebut, terdapat dua kelas yang terpilih yaitu kelas VIII C sebagai kelas kontrol dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan tes tertulis sebagai instrumen utama. Sebelum melakukan analisis perbedaan, terlebih dahulu diuji normalitas data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode uji t-test. Hasil menunjukkan bahwa jika nilai p kurang dari 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, sesuai ketentuan uji hipotesis. Sebaliknya, jika nilai p lebih dari 0,05 maka Ha ditolak dan H0 diterima. Dalam temuan penelitian ini, nilai signifikansi (p) sebesar 0,282, yang berarti lebih besar dari 0,05, sehingga Ha ditolak dan H0 diterima. Dengan demikian, siswa kelas VIII dari salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tulungagung memperoleh manfaat dari penerapan model discovery learning dapat menigkatkan kemampuan penalaran matematis dan minat belajar siswa pada materi persamaan garis lurus.
PENGARUH KEMAMPUAN PENALARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Izzati, Nurma; Nurkhamdalah, Nurkhamdalah; Ulum, Subatul
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan penalaran terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian one-shot case study . Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Pangenan Cirebon tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 150 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling . Terpilih kelas IX A sebanyak 30 siswa. Tenkik pengumpulan data menggunakan tes yang terdiri dari tes kemampuan penalaran dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil regresi menunjukkan bahwa koefisien regresi sebesar 1,063. Kemampuan penalaran memberikan pengaruh sebesar 85,9% terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar.
PENGEMBANGAN ELEKTRONIK LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (E-LKPD) BERBASIS QUIZIZZ PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA Abubakar, Nur'ainun Rahmatiya; Machmud, Tedy; Abdullah, Abdul Wahab
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) berbasis Quizizz pada materi barisan dan deret aritmatika untuk kelas X SMK Negeri 1 Bulango Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan: (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Bulango Selatan yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket respon siswa, angket respon guru, dan tes hasil belajar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD memenuhi kriteria validitas dari segi media sebesar 84,72% (valid) dan dari segi materi sebesar 86,36% (valid). Selain itu tingkat kepraktisan oleh angket guru dan siswa sebesar 100% (sangat praktis). Selain itu, berdasarkan hasil angket efektivitas E-LKPD mencapai 83% (sangat efektif) yang berarti E-LKPD yang dikembangkan layak digunakan dan terbukti valid, praktis dan efektif.
PENGGUNAAN MEDIA KUBUS DATA MATEMATIKA TERHADAP RESPONS DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYAJIKAN DATA DALAM BENTUK TABEL Ulfa, Amanda; Untari, Esti; Riana, Riana
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.528

Abstract

Pembelajaran matematika khususnya materi penyajian data seringkali dianggap peserta didik sekolah dasar abstrak dan sulit dipahami karena karakteristik peserta didik berada di tahap operasional konkret, ditambah dengan kurang menariknya media pembelajaran dan metode pembelajaran yang konvensional. Tujuan dari penelitian ini mengetahui penggunaan media kubus data matematika terhadap respons dan peningkatan kemampuan menyajikan data dalam bentuk tabel peserta didik kelas 3B SDN Bunulrejo 2 Kota Malang. Penelitian ini menerapkan konstruktivisme dengan media kubus data melalui tahapan penjelasan tujuan, pembagian kelompok dengan lembar kerja peserta didik, media konkret kubus data untuk memperoleh data sayur, buah, dan hewan, pencatatan hasil, presentasi tabel data, hingga refleksi pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi sistematis, pre-test dan post-test sebagai evalusi hasil belajar, dan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa 85% peserta didik menunjukkan antusiasme tinggi, 85% berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, 80% peserta didik dapat menjelaskan langkah-langkah penyajian data, serta terjadi peningkatan signifikan rata-rata nilai pre-test 57 menjadi rata-rata nilai post-test 86 atau naik 51%. Media kubus data terbukti mentransformasi konsep abstrak menjadi pengalaman nyata, meningkatkan keterampilan proses matematika, kemampuan kerja sama, dan komunikasi matematika peserta didik, sehingga berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran matematika yang bermakna, interaktif, dan mengasyikkan berdasarkan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
ANALISIS PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PLSV BERDASARKAN GENDER Rohmah, Niza Nur; Afifah, Dian Septi Nur
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.535

Abstract

ABSTRAK Dalam kegiatan belajar, berpikir secara kreatif sangat penting bagi siswa, karena mereka diharapkan dapat memahami, menguasai, dan menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Namun, pada kenyataannya cara berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah masih tergolong rendah, sebab guru belum secara khusus memfokuskan pengembangan kreatifitas dalam pembelajaran yang berorientasi pada pemecahan masalah. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu perbedaan gender. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah PtLSV berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 1 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan kelas VIII C SMP Negeri 2 Gondang. Instrumen penelitian ini berupa tes proses berpikir kreatif dan wawancara. teknik pengumpulan data berupa tes proses berpikir kreatif dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yaitu menggunakan metode triangulasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, proses berpikir kreatif siswa laki-laki dimulai dari mensintesis ide, membangun ide, merencanakan penerapan, dan terakhir menerapkan ide. Proses berpikir kreatif siswa perempuan dimulai dari mensintesis ide. Setelah tahap membangun ide, dalam tahapan ini subjek cenderung kembali memahami soal yang diberikan. Proses selanjutnya yaitu perencanaan penerapan, namun dalam hal ini subjek masih ragu-ragu sehingga sering memahami soal kembali. Tahap terakhir yaitu penerapan ide, subjek mampu memperoleh jawaban yang benar. Dengan adanya penelitian ini guru diharapkan mengetahui proses berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Selain itu, siswa dapat mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah, mengemukakan ide-ide baru serta meningkatkan motivasi dan minat belajar yang lebih tinggi. Kata Kunci : Proses Berpikir Kreatif; Jenis kelamin; Pemecah Masalah
PENGARUH GAYA KOGNITIF TEHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ARITMATIKA SISWA SMP Sogen, Teodora Basi Ina; Luon, Maria Adriani Pulo; Kabu, Desky Ronaldy; Jagom, Yohanes Ovaritus; Nai, Yustinus Didimus
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.563

Abstract

Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui pengaruh gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP, khususnya pada materi aritmatika. Pokok masalah penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal matematika meskipun telah memahami rumus, yang diduga berkaitan dengan perbedaan gaya kognitif individu. Peneliti ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, yaitu memilih 18 siswa kelasVII B di SMP Negeri 4 Taebenu, Kabupaten Kupang sebagai sampel utama. Instrumen yang digunakan adalah angket gaya kognitif dan tes pemecahan masalah matematika. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara gaya kognitif dan kemampuan pemecahan masalah, dengan koefisien korelasi sebesar 0,536 dan nilaisignifikansi 0,022. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif yang lebih mandiri dan analitis cenderung memilih kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mempertimbangkan gaya kognitif siswa dalam merancang pembelajaran matematika yang efektif.
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI MATEMATIKA SISWA Bukifan, Kristina Yusria; Rindu, Oyafianus; Wonga, Anggerini Horlians Ina; Lakapu, Meryani; Jagom, Yohanes Ovaritus; Nai, Yustinus Didimus
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.557

Abstract

Rendahnya kinerja siswa Indonesia dalam matematika pada penilaian internasional, seperti PISA, mengindikasikan adanya masalah dengan strategi pembelajaran yang digunakan di sekolah.   Keberhasilan belajar juga dipengaruhi oleh gaya belajar siswa, yang menunjukkan cara individu memahami dan menyerap informasi.   Kebutuhan mendesak untuk penyelidikan lebih lanjut ditekankan oleh kelangkaan penelitian tentang dampak gaya belajar terhadap prestasi matematika, khususnya pada tingkat sekolah menengah pertama (Siregar & Nababan, 2022).   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik terhadap kemampuan matematika siswa kelas VIII di SMPK Santo Yoseph Naikoten.   Penyelidikan ini menggunakan desain korelasional dan menerapkan metodologi kuantitatif.   Teknik pengambilan sampel total digunakan untuk memilih 13 siswa sebagai sampel.   Data diperoleh dengan memberikan kuesioner mengenai gaya belajar dan mendokumentasikan hasil ujian tengah semester.   Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi Spearman Rank digunakan untuk melakukan analisis data.   Temuan menunjukkan bahwa ketiga pendekatan pembelajaran tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kinerja matematika siswa.   Meskipun gaya kinestetik adalah yang paling umum, semua gaya belajar memiliki dampak yang relatif seimbang.   Penelitian ini telah menghasilkan kesimpulan bahwa strategi pembelajaran yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar masih sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan.