cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,460 Documents
Hubungan Fase Pengobatan dengan Status Gizi Pasien Tuberculosis Paru di Rsud Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango Fadli Syamsuddin; Nurliah Nurliah; Rahmatia Marukai
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44974

Abstract

Fase pengobatan tuberkulosis menimbulkan beberapa efek samping diantaranya mual dan muntah yang dapat mempengaruhi/mengakibatkan terjadinya penurunan nafsu makan. Hal tersebut dapat berdampak pada penurunan berat badan dikaitkan dengan status gizi pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fase pengobatan dengan status gizi pasien tuberculosis paru di RSUD Toto Kabila. Desain penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pasien tuberculosis yang ada di ruangan Poli Klinik Paru RSUD Toto Kabila pada Januari – April 2024 sejumlah 325 orang, teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling sebanyak 39 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square (a= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata fase pengobatan adalah fase pengobatan awal atau intensif (59%), rata-rata status gizi adalah underweight IMT (59%). Hasil uji chi square didapatkan nilai p-value 0.000 (< 0.05), sehingga diartikan terdapat hubungan fase pengobatan dengan status gizi pasien tuberculosis paru di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Kesimpulan: bahwa fase pengobatan awal sangat lebih berpeluang meningkatkan status gizi.
Hubungan Komunikasi Bidan dengan Tingkat Kepuasan Ibu Hamil pada Pelayanan Antenatal Care (Anc) di Klinik Arsy Medica Tahun 2025 Ayu Resky Mustafa; Mutia Nazla Purba
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44975

Abstract

Komunikasi yang efektif antara bidan dan ibu hamil dapat mempengaruhi persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan yang diterima, serta mempengaruhi tingkat kepuasan mereka. Kepuasan ibu hamil terhadap pelayanan ANC sangat penting karena berhubungan dengan tingkat keterlibatan ibu dalam perawatan kehamilan, kepatuhan terhadap anjuran medis, dan kesehatan ibu serta janin. Untuk mengetahui hubungan komunikasi bidan dengan tingkat kepuasan ibu hamil pada pelayanan Antenatal Care (ANC).Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study Besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total samping yaitu 68 ibu hamil berdasarkan data sekunder dari terdata rekam medis uri Arsy Medica Januari sampai Oktober 2024 Kuesioner komunikasi bidan terhadap pelaksanaan ANC yang terdiri dari 10 pertanyaan dengan jawaban setuju dan dengan kriteria 4 ( Selalu), 3 (Sering), 2 (kadang-kadang), 1 (Tidak Pernah), dengan kriteria 1. Kurang (≤ 20) 2. Baik (21-40Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square, jika tidak memenuhi syarat maka akan dilanjutkan dengan uji fisher exact test .Terdapat adanya Hubungan Komunikasi Bidan Dengan Tingkat Kepuasan Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care di Klinik Arsy Medica Tahun 2025dengan hasil uji sttaistik p value = 0,000.Bidan sebaiknya memberikan perhatian lebih terhadap aspek emosional ibu hamil. Sikap empatik, seperti menunjukkan perhatian, menghargai perasaan, serta memberikan dukungan moral, akan memperkuat hubungan antara bidan dan ibu hamil, serta meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diterima
Hubungan Antara Iron Deficiency Anemia dan Tingkat Depresi Pada Remaja Putri Qurani Yuniar Rhamadhany; Linda Amalia; Upik Rahmi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44977

Abstract

Anemia defisiensi besi (IDA) merupakan salah satu masalah gizi yang umum terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak pada gangguan suasana hati, termasuk depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia defisiensi besi dengan tingkat depresi pada remaja putri di SMPN 2 Cimenyan, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 78 responden yang dipilih secara purposive sampling. Status anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin <12 g/dL dan tingkat depresi diukur menggunakan kuesioner PHQ-9. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher's Exact. Hasil menunjukkan bahwa 51,3% responden mengalami anemia dan sebagian besar dari mereka mengalami depresi ringan (52,5%) dan sedang (30%). Tidak ada remaja anemia yang berada dalam kondisi normal. Selain itu, kelompok non-anemia juga menunjukkan adanya depresi, termasuk depresi sangat berat (2,6%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status anemia dan tingkat depresi (p = 0,030). Temuan ini menunjukkan bahwa anemia defisiensi besi dapat berkontribusi terhadap gangguan suasana hati pada remaja putri, sehingga penting dilakukan skrining gizi dan kesehatan mental secara rutin. Kata Kunci: Anemia defisiensi besi, depresi, remaja putri, status gizi, kesehatan mental
Self Hypnosis Prenatal dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil: Literatur Review Rafica; Misrawati Misrawati; Erika Erika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44979

Abstract

Pendahuluan: Self-hypnosis prenatal terbukti sebagai metode efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil, terutama menjelang persalinan. Tujuan: untuk mengetahui self hypnosis prenatal dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil. Metode: Basis data yang digunakan meliputi PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah self hypnosis prenatal dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil. Sebanyak 6 artikel diperoleh dari hasil pencarian literatur. Artikel yang ditemukan disaring menggunakan kerangka PICO dan metode CRAAP. Hasil: Berdasarkan hasil pencarian dan analisis artikel terdahulu, ditemukan enam artikel yang bertujuan self hypnosis prenatal dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil. Intervensi-intervensi ini dapat dikategorikan self hypnosis prenatal baik untuk kesehatan ibu hamil terutama menjelang persalinan. Kesimpulan: Self-hypnosis prenatal efektif meningkatkan kesehatan ibu hamil dengan menurunkan kecemasan, mengurangi ketidaknyamanan fisik, dan menstabilkan kondisi fisiologis melalui sugesti positif dan latihan teratur menjelang persalinan
Gambaran caring behavior Mahasiswa D3 Keperawatan Dan D3 Kebidanan Tingkat II,III Pada Saat Dinas Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024 Mestiana Br. Karo; Yullyani Fransiska Telaumbanua
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44983

Abstract

Caring behavior menunjukan empati terhadap keluarga pasien yang akan membutuhkan pertolongan secara fisik maupun psikologis. carilng belhavilor pada mahasilswa saat dilnas dilrumah sakilt yang melnyelbabkan pelrawat dan peltugas kelselhatan lailn tildak puas dalam pelkelrjaanya dan belrsilkap dilngiln selrta acuh tak acuh pada kelbutuhan pasileln. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran caring behavior mahasiswa D3 keperawatan dan D3 kebidanan tingkat II,III pada saat dinas di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024. Rancangan penelitian ini menaggunakan desain penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Instrument yang digunakan caring behavior mahasiswa. Hasil penelitian di peroleh sebagian besar mahasiswa D3 keperawatn tingkat II dengan kategori baik sebanyak 19 responden (70,4%), D3 keperawatan tingkat III dengan kategori baik sebanyak 17 responden (51,5%), D3 kebidanan tingkat II dengan kategori baik sebanyak 8 responden (50,0%), D3 kebidanan tingkat III dengan kategori baik sebanyak 11 responden (68,8%), jumlah keseluruhan D3 keperawatan dan D3 kebidanan tingkat II,III dengan kategori sebanyak 55 responden (59,8%). Mahasiswa memiliki caring behavior baik dari indikator peka terhadap kebutuhan pasien dan kondisinya, kasih sayang dan berempati dengan pasien, bersikap jujur dalam menjawab pertanyaan yang ditanya oleh pasien.
Kualitas Hidup Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Apriza Apriza
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44991

Abstract

Hypertension or high blood pressure is a condition of increased blood pressure exceeding the normal threshold of 120/80 mmHg. Hypertension is one of the non-communicable diseases that is the leading cause of premature death worldwide. Hypertension that occurs in a person over a long period of time will cause complications in various organs of the body, namely the brain, eyes, heart, arteries, and kidneys, which will affect the quality of life of hypertension sufferers. Individuals who suffer from hypertension have a lower quality of life compared to individuals with normal blood pressure. This study aims to obtain a picture of the quality of life of hypertension sufferers in the Working Area of the UPT Tambang Health Center, Kampar Regency. This study is a type of quantitative descriptive research conducted on 301 respondents who were selected using probability sampling techniques with the simple random sampling method. The results of the study showed that most hypertension sufferers in the working area of the UPT Tambang Health Center had been diagnosed with hypertension within a period of 1-5 years, namely 156 people (51.8%). The results of the study also illustrate that most hypertension sufferers have no difficulty walking, totaling 165 people (54.8%). From the research results, it can be seen that the majority of hypertension sufferers in the working area of the UPT Tambang Health Center have good enough health based on the VAS assessment of 180 people (58.9%).
Health Provider’s Characteristics Associated With Side Effects Of Contraceptive Use In Indonesia Syahrida Wahyu Utami; Nur Cahyani Ari Lestari; Tut Barkinah; Rahmawati Wahyuni; Deananda Deananda
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44995

Abstract

Contraceptive use is important in birth control and family planning, with various methods tailored to individual needs and health conditions. This study aims to explore more deeply the characteristics of service providers and the side effects of contraception used in Indonesia. This study used secondary data from the Indonesian Family Survey (IFLS) to analyze contraceptive side effects in 8,167 women selected through stratified random sampling. The main focus was the type of health service provider, with analysis using univariate, bivariate, and multivariate techniques through binary logistic regression. Nearly 40% of women experience contraceptive side effects, influenced by age, provider type, and contraceptive method. Women who receive services from community health centers or private clinics tend to experience fewer side effects than those who receive services from hospitals. Use of the pill or permanent methods is also associated with fewer side effects. Therefore, education and training for health care providers need to be improved to ensure appropriate counseling.
Pengaruh Pola Makan Gizi Seimbang Terhadap Kejadian Stunting pada Balita : Literatur Review Daratullaila; Agrina Agrina; Erika Erika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45007

Abstract

Introduction: Stunting is a growth disorder in toddlers caused by chronic malnutrition and recurrent infections. According to WHO data from 2022, Indonesia ranks fifth among countries with the highest number of stunting cases in the world. Social and economic factors, as well as feeding practices, are the main causes of stunting in toddlers. Objective: This literature review aims to examine the influence of balanced dietary patterns on the incidence of stunting in toddlers. Methods: The databases used include Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and ResearchGate. The keywords used were stunting, toddler, and dietary pattern. A total of seven relevant articles were obtained through literature searching. The selection process involved screening based on the PICO elements and the CRAAP method. Results: Inappropriate feeding practices were significantly associated with the incidence of stunting. Factors such as food type, feeding frequency, and parental involvement in feeding contributed to children's growth status. Additionally, younger maternal age, low socioeconomic status, and failure to meet recommended nutritional intake were also found to increase the risk of stunting. Conclusion: Stunting prevention should focus on healthy eating patterns, appropriate meal schedules, and adequate nutritional intake for toddlers. Parental education and collaboration between the government, community, and health sectors are essential to improve understanding of balanced nutrition and reduce stunting prevalence
Efektivitas Edukasi Oleh Kader Sebaya Pada Peningkatan Pengetahuan Anemia Remaja Putri Dewi Candra Kurniawati; Indang Trihandini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45019

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dengan prevalensi mencapai 32%. Intervensi edukasi konvensional belum optimal meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi oleh kader sebaya terhadap peningkatan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan protokol PRISMA terhadap 19 artikel dari lima database elektronik (PubMed, Scopus, CINAHL, Google Scholar, dan Garuda) dengan rentang publikasi 2013-2023. Hasil tinjauan menunjukkan edukasi sebaya efektif meningkatkan pengetahuan anemia pada remaja putri secara signifikan (p<0,05) dengan peningkatan skor pengetahuan 3,56 poin lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Keberhasilan edukasi sebaya dipengaruhi oleh karakteristik kader, metode dan media edukasi, durasi program, serta faktor sosio-ekonomi. Terdapat korelasi positif antara pengetahuan dengan sikap (β=0,484) dan praktik pencegahan anemia (β=0,579). Untuk keberlanjutan program, diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pendidikan sebaya dan dukungan profesional kesehatan.
The Effectiveness of Digital Virtual Reality-Based Therapy in Reducing Anxiety Among Patients Undergoing Gastrointestinal Endoscopy Bayu Aji Sismanto; Dewi Gayatri; Dhea Natashia; Wati Jumaiyah; Winda Yuniarsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45021

Abstract

Psychological responses such as anxiety often arise from negative perceptions in situations perceived as threatening, even when they should not induce fear. These anxiety-induced responses can lead to increased hemodynamic parameters such as elevated blood pressure, heart rate, and respiratory rate—particularly prior to medical procedures. This study aimed to evaluate the effectiveness of a digital virtual reality (VR)-based therapeutic intervention in reducing patient anxiety before undergoing gastrointestinal endoscopy. A quasi-experimental design was employed, involving both an experimental group and a control group using a pretest-posttest control group approach. Anxiety levels were measured using the State-Trait Anxiety Inventory (STAI). The intervention consisted of a 6-minute immersive VR video featuring calming mountain and beach scenery. A total of 50 respondents participated, with 25 in each group. Data were analyzed using paired and independent t-tests. Results showed no statistically significant difference in mean anxiety scores between the intervention and control groups (MD = 0.23, df = 48, t = 0.59, 95% CI: -0.56 to 1.03, p > 0.001). These findings suggest that the digital VR-based therapy was not statistically effective in reducing pre-endoscopy anxiety. Future interventions may require more immersive and interactive VR experiences—such as 360-degree simulations of endoscopic procedures—to achieve more substantial effects.