cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Model Pemberian Edukasi Melalui Aplikasi Android Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Alam Gempa Bumi di Guo Pasa Lalang Kuranji Despitasari, Lola; Sari, Dian Febrida; Hesti, Novria; Alisa, Fitria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45140

Abstract

Abstrak Gempa bumi berskala besar sering menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi. Manajemen bencana membutuhkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang cukup untuk kesiapsiagaan melalui pemberian edukasi. Perkembangan sistem operasi android, mulai dari gadget, tablet, smartphone dan aplikasi lain yang memiliki sistem operasi android lainnya dapat mendukung dalam pemberian pendidikan yang dapat diakses oleh penggunanya dimana saja dan kapan saja sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai suatu upaya promotif dan preventif dalam kesiapsiagaan bencana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan penerapan model pemberian edukasi melalui aplikasi android terhadap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam gempa bumi. Jenis penelitian ini quasi eksperiment dengan desain pre-test and post-test with control group. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Guo Pasa Lalang Kuranji dengan jumlah sampel 24 orang. Hasil penelitian menggunakan uj mann whitney. Terdapat perbedaan skor kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam gempa bumi yang diberikan edukasi melalui aplikasi android terhadap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam gempa bumi (p value = 0,000). Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam bencana alam khususnya gempa bumi setelah diberikan edukasi melalui aplikasi android sehingga masyarakat siaga dalam menghadapi bencana dan dapat mengaplikasinya ketika terjadi bencana alam khususnya gempa bumi. Kata Kunci: Gempa bumi, model edukasi, aplikasi android Abstract Large-scale earthquakes often cause casualties and material losses. Disaster management requires sufficient knowledge, attitudes and skills for preparedness through providing education. The development of the Android operating system, starting from gadgets, tablets, smartphones and other applications that have other Android operating systems, can support the provision of education that can be accessed by users anywhere and at any time so that it can increase public awareness as a promotive and preventive effort in disaster preparedness. The aim of this research is to determine the effectiveness of implementing the model of providing education via an Android application on community preparedness for facing earthquake natural disasters. This type of research is quasi-experimental with a pre-test and post-test design with control group. The sample in this research was the community in Guo Pasa Lalang Kuranji using a purposive sampling technique with a sample size of 24 people. The research results were processed using the Mann Whitney test. The results showed a difference in the preparedness scores of communities facing earthquake natural disasters who were given education via the Android application regarding community preparedness facing earthquake natural disasters (p value = 0.000). t is hoped that the community can increase their preparedness for natural disasters, especially earthquakes, after being given education through Android applications so that people are prepared to face disasters and can apply it when natural disasters occur, especially earthquakes. Keywords : Earthquake, educational model, android application
Residensi Kepemimpinan dan Management Keperawatan dan Analisis Swot Metode Primary di Ruang Icu Rumah Sakit Tipe B di Bandung Simanjuntak, Samuel Maju; Pasongli, Gusni; Manurung, Eva; Simanjuntak, Edriannie Ketty
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keperawatan di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Tipe B Bandung dengan menggunakan metode analisis SWOT. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada dalam pengelolaan keperawatan di ICU. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat kekuatan dalam visi dan misi yang berorientasi pada pelayanan holistik, masih ada kelemahan dalam penerapan nilai spiritual dan ketergantungan pada sistem perencanaan manual. Peluang untuk pengembangan program pelatihan dan peningkatan infrastruktur teknologi sangat terbuka, namun ancaman dari perubahan kebijakan kesehatan dan persaingan layanan kesehatan perlu diwaspadai. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di ICU melalui pengembangan SOP dan pelatihan berkelanjutan
Pengaruh Waktu Door-To-Balloon ≤90 Menit Terhadap Perubahan Ejaksi Fraksi Ventrikel Kiri Pasca Tindakan Primary Pci pada Pasien Stemi Ali, Abda; Loebis, Irwan M
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45150

Abstract

Penyakit kardiovaskular menjadi penyebab utama kematian global, termasuk di Indonesia dengan penyakit jantung koroner (PJK) sebagai penyebab utama. ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) merupakan bentuk PJK paling serius yang memerlukan intervensi cepat untuk mencegah kerusakan miokardium permanen. Waktu door-to-balloon (DTB), yang merepresentasikan durasi antara kedatangan pasien hingga dilakukannya balon angioplasti dalam Primary Percutaneous Coronary Intervention (PPCI), telah direkomendasikan ≤90 menit oleh pedoman internasional. Namun, pengaruh DTB terhadap perbaikan Ejection Fraction (EF) ventrikel kiri pasca PPCI masih menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh waktu DTB ≤90 menit terhadap perubahan nilai EF ventrikel kiri pada pasien STEMI melalui pendekatan kohort retrospektif. Data diambil dari pasien STEMI yang menjalani PPCI di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Cirebon antara Januari hingga Juli 2024. DTB dikategorikan menjadi ≤90 menit dan >90 menit, dengan evaluasi EF dilakukan pada 24 jam dan 6 bulan pasca tindakan menggunakan metode Simpson. Hasil analisis menunjukkan bahwa waktu DTB menit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perbaikan EF berdasarkan uji t tidak berpasangan (p=0.562) dan uji Mann-Whitney (p=0.415). Variabel usia ditemukan lebih berpengaruh signifikan terhadap perubahan EF (p=0.016). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun DTB penting, faktor lain seperti usia dan kondisi klinis awal lebih menentukan pemulihan fungsi ventrikel kiri.
Pengaruh Pengetahuan, Motivasi, Supervisi dengan Kinerja Perawat Terhadap Pencegahan Infeksi Nasokomial di Ruang Rawat Gawat Darurat Rsud Tarutung Dawson Zulveritha; Peristipwati , Yuli; Anggreani , Novita Anna
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45163

Abstract

Faktor yang mendorong terjadinya infeksi nosokomial di rumah sakit, yaitu: melemahnya imunitas pasien, meningkatnya jumlah prosedur medis dan teknik invasif yang membuka kemungkinan terjadinya infeksi, serta kondisi intensif care. Pada dasarnya, ada faktor dari dalam dan luar diri perawat yang memengaruhi kinerja perawat. Faktor dari dalam diri perawat termasuk pengetahuan dan motivasi. Faktor dari luar diri perawat, seperti supervisi dan gaya kepemimpinan, sangat berpengaruh terhadap kinerja perawat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yaitu survei observasional dengan pendekatan metode cross sectional, desain observasional, untuk menyelidiki dinamika korelasi antara faktor resiko dan efek. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bertugas di Ruang yaitu ICU, NICU, IGD, ICCU, PONEC, RR Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung sebanyak 109 orang. Alat yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Nilai F-hitung yang diperoleh dalam analisis ini adalah 93.629, yang lebih besar dibandingkan dengan nilai F-tabel pada tingkat signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan yang sesuai. Nilai F-tabel untuk derajat kebebasan numerator (df1) = 3 dan denominator (df2) = 105 pada tingkat signifikansi 0,05 adalah sekitar 2.70. Pengetahuan nosokomial terbukti menjadi faktor dominan yang mempengaruhi kinerja perawat. Perawat yang memiliki pengetahuan tinggi tentang infeksi nosokomial cenderung lebih patuh dan disiplin dalam mengikuti prosedur yang ditetapkan. Motivasi yang tinggi juga berkontribusi besar dalam meningkatkan kinerja perawat. Supervisi yang efektif dari kepala ruangan dan pengawas lainnya turut memperkuat implementasi kebijakan pencegahan infeksi, memastikan bahwa prosedur yang ada dijalankan sesuai standar. Ketiga variabel ini saling berinteraksi untuk meningkatkan kinerja perawat dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Obesitas Pada Remaja di SMP Islam Plus Daarul Jannah Tahun 2024 Putri, Yulia Anggraeni Hidayat; Hidayah, Ainum Jhariah; Maliha , Amalia Zakiyatun
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45188

Abstract

Obesitas atau kegemukan merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat terjadinya ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan dalam waktu lama. Obesitas dipengaruhi oleh beberapa faktor kombinasi dari faktor genetik, faktor lingkungan,umur, jenis kelamin, wilayah tempat tinggal, dan pola makan Tujuan : penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas remaja di SMPIP Daarul Jannah tahun 2024. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPIP Daarul Jannah dan pengambilan sampel dengan metode Proportionate stratified random sampling yaitu berjumlah 188 orang. Analisi data dengan menggunakan Chi – Square. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi – square diperoleh bahwa faktor yang berhubungan dengan obesitas adalah kebiasaan konsumsi fast food ( p = 0,04) dan aktivitas fisik ( p = 0,03). Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas pada remaja di SMP Islam Plus Daarul Jannah tahun 2024 adalah kebiasaan konsumsi fast food dan aktivitas fisik.
Uji Potensi Aktivitas Antibakteri Sange-sangedan Sepu (Macaranga Conifera), Medang (Litsea sp), dan Sengkuang (Dracontomelon dao) Pada Streptococcus Penumonia dan Klebsiela Pneumonia Fricilia, Onny Ziasti; Kurniawan, Hery; Maulida, Faizatun; Bahar, Zulhaerana; Nismaul, Annisa Nismaul; Nabila, Aurha Rizqy
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45194

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, terutama pada anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri dari ekstrak tanaman lokal Indonesia (Macaranga conifera, Dracontomelon dao, dan Litsea sp.) terhadap patogen penyebab pneumonia, yaitu Streptococcus pneumoniae dan Klebsiella pneumoniae. Penelitian ini dilakukan dengan metode difusi cakram untuk menguji ekstrak tanaman pada konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ekstrak tanaman yang diuji menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan, dengan Dracontomelon dao menunjukkan aktivitas yang paling kuat, diikuti oleh Litsea sp. dan Macaranga conifera. Penelitian ini menyarankan bahwa ketiga tanaman ini berpotensi sebagai alternatif antibiotik dalam pengobatan pneumonia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas efek antibakteri dan untuk menilai keamanan serta efektivitasnya dalam uji klinis. Temuan ini menggarisbawahi potensi tanaman lokal sebagai solusi yang berkelanjutan dan efektif untuk mengatasi pneumonia, terutama dengan semakin meningkatnya masalah resistensi antibiotik.
Analisis Jaminan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan di Kawasan Wisata Kota Bandung Suparni; Mardotillah, Mila; Syaifudin, Arief; Juliansyah, Ryan; Komalaningsih, Sri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45207

Abstract

Perkembangan pariwisata urban di Indonesia telah menjadi penggerak ekonomi kreatif, namun seringkali mengabaikan aspek Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (K3L). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaminan sarana wisata yang bersih, sehat, selamat dan menunjang kelestarian lingkungan penting untuk dilakukan karena dapat meningkatkan kemampuan pelaku pariwisata sehingga diharapkan persepsi kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan di sarana wisata meningkat dan menjadi daya tarik kampung wisata di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah Kondisi Clean, Health, Safety dan Environment (CHSE). Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive sampling. 3 (tiga) Kawasan Wisata Kreatif yang dimasukan menjadi sampel adalah: Cigadung, Binong Jati, dan Braga. Hasil penelitian ini adalah unsur kebersihan dan kesehatan yang sudah diterapkan dengan baik adalah tersedianya sarana pembayaran non tunai yang sudah diterapkan di 3 lokasi. Fasilitas sarana kebersihan masih terbatas, pelatihan terkait CHSE sudah dilaksanakan tetapi belum tersosialisasi secara merata. Unsur Safety, peralatan keselamatan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) belum tersedia di semua KWK. Informasi keamanan, informasi kebencanaan, titik kumpul dan petunjuk evakuasi serta fasilitas kegawatdaruratan belum tersedia. Unsur Environment, kondisi lingkungan yang asri dan nyaman terlihat di setiap KWK. Implementasi Kawasan Tanpa Rokok baru tersedia di kawasan wisata Braga. Fasilitas ramah difabel belum tersedia, KWK Braga sudah ada tetapi belum dikelola dengan baik.
Analisis Perbedaan Kualitas Citra Pemeriksaan MRI Cervical Potongan Sagital Pada Penggunaan Sekuens T2 Tse Dixon, T2 Tse Spair, Dan T2 Tse Stir Masghuri, Hakim; Rahardian, Arga Pratama; Susanto, Fani; Samudra, Alan; Hidayat, Fathur Rachman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45268

Abstract

Fat suppression merupakan teknik penting dalam pencitraan MRI, khususnya untuk meningkatkan visualisasi struktur anatomi dengan mengurangi sinyal lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan kualitas citra pada pemeriksaan MRI Cervical pada penggunaan tiga teknik fat suppression pada masing-masing sekuen, yaitu T2 TSE Dixon, T2 TSE SPAIR, dan T2 TSE STIR. Evaluasi dilakukan pada struktur anatomi CerebroSpinal Fluid (CSF), Spinal Cord, Discus dan Bone Marrow dengan parameter kualitas citra berupa Signal-to-Noise Ratio (SNR) dan Contrast-to-Noise Ratio (CNR). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai SNR pada penggunaan ketiga teknik fat suppresion pada masing-masing sekuen. T2 TSE STIR memiliki mean rank tertinggi, diikuti oleh T2 TSE Dixon dan T2 TSE SPAIR. Sebaliknya, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada nilai CNR antar ketiga teknik. Meskipun nilai SNR tertinggi diperoleh dari sekuen T2 TSE STIR, bukan berarti teknik tersebut memiliki kualitas citra yang paling optimal. Faktor lain seperti karakteristik jaringan dan sensitivitas masing-masing teknik terhadap inhomogenitas medan magnet turut memengaruhi hasil pencitraan. Setiap teknik menunjukkan performa yang bervariasi tergantung pada jenis jaringan yang dianalisis, sehingga pemilihan teknik fat suppression sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan diagnostik yang spesifik.
Identifikasi dan Pemanfaatan Tumbuhan Jeruju (Acanthus Ilicifolius L.) Sebagai Tepung Tinggi Protein Pada Kue Bronis Kamilah, Faizatul; Hayati, Nur
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi morfologi tanaman jeruju (Acanthus ilicifolius L.) dan menguji tingkat penerimaan konsumen terhadap brownies yang dibuat dengan substitusi tepung daun jeruju melalui uji organoleptik, serta menguji kandungan kadar protein pada tepung daun jeruju dan kue bronis substitusi tepung daun jeruju. Metode penelitian meliputi observasi lapangan terhadap morfologi dan evaluasi sensori (hedonik) terhadap produk olahan makanan (bronis) dan uji kandungan protein pada simplisia tepung daun jeruju serta bronis dengan Uji Biuret Spektrofotometri UV-Vis. Hasil identifikasi menunjukan bahwa penggunaan tepung jeruju masih dapat diterima oleh konsumen dalam batas tertentu dengan daya terima keseluruhan tertinggi pada formula F1 dengan susbtitusi 10% tepung daun jeruju diikuti tertinggi kedua F3 dengan substitusi 30% tepung daun jeruju. Pada uji kandungan kadar protein menunjukkan semakin tinggi substitusi tepung daun jeruju kadar protein semakin menurun dibandingkan dengan formula kontrol (10,74 mg/l), simplisia tanpa ekstraksi (-7,15 mg/l), ekstrak simplisia (7,10 mg/l), F1 (6,77 mg/l), F2 (6,02 mg/l), F3 (1,61 mg/l), F4 (1,29 mg/l). Temuan ini menyoroti potensi jeruju sebagai bahan pangan lokal alternatif untuk produk kue berbasis inovatif
Analisis Perbedaan Informasi Anatomi Mri Lumbal Menggunakan Sekuen T2 Tse Fat Saturation Mode Weak dan Strong Pada Kasus Hernia Nukleus Pulposus Gimnastiar, Fani; Fitriana, Lutfatul; Rahardian, Arga Pratama; Utami , Hernastiti Sedya; Samudra, Alan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45299

Abstract

Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) merupakan salah satu penyebab utama nyeri pinggang yang sering dijumpai pada populasi usia produktif, khususnya antara 30 hingga 50 tahun, dengan puncak kejadian pada usia 40–45 tahun. Kondisi ini terjadi akibat penonjolan nucleus pulposus melalui annulus fibrosus discus intervertebralis, yang dapat menekan saraf dan menimbulkan nyeri. Pemeriksaan MRI menjadi modalitas utama dalam mendiagnosis HNP karena kemampuannya dalam menampilkan jaringan lunak secara detail, terutama dengan teknik fat suppression yang berfungsi untuk menekan sinyal lemak agar visualisasi struktur anatomi menjadi lebih jelas. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas citra antara sekuen T2 TSE Fat Saturation mode weak dan strong pada MRI lumbal pasien HNP. Menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 10 pasien di RS SMC Telogorejo Semarang, penilaian dilakukan oleh dua dokter spesialis radiologi melalui metode visual grading analysis. Hasil uji Wilcoxon Signed Test menunjukkan bahwa T2 Fat Sat mode strong memberikan kualitas citra yang lebih baik secara signifikan pada struktur discus intervertebralis, medulla spinalis, CSF, spinal cord dengan nilai p < 0,05 yang menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan. Sedangkan pada corpus vertebrae, ligamentum flafum dan ligamentum posterior tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Dengan mean rank lebih tinggi pada mode strong (17,69) dibandingkan weak (15,50) dan nilai p < 0,001 secara keseluruhan, disimpulkan bahwa sekuen T2 Fat Sat mode strong lebih efektif dalam menghasilkan informasi anatomi yang optimal pada pemeriksaan MRI lumbal kasus Hernia Nukleus Pulposus.