cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Hambatan yang Dirasakan dalam Kepatuhan Pengobatan pada Orang Dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Hutapea, Dwight Marulitua Mahaputera; Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51115

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit kronisdengan prevalensi yang terus meningkat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kepatuhan pengobatan menjadi kunciutama dalam keberhasilan manajemen DM tipe 2, namunmasih banyak hambatan yang memengaruhinya. Penelitian inibertujuan mengeksplorasi kepatuhan pengobatan sertahambatan yang dirasakan oleh orang dewasa dengan DM tipe2. Penelitian menggunakan desain mixed method sequential explanatory dengan tahap kuantitatif melibatkan 164 partisipanmelalui kuesioner untuk mengukur tingkat kepatuhan dan hambatan, dilanjutkan dengan tahap kualitatif melaluiwawancara mendalam mengenai pengalaman subjektif.Sebanyak 90 responden (54,9%) patuh terhadap pengobatan, sedangkan 74 responden (45,1%) tidak patuh. tujuh temautama hambatan yang ditemukan meliputi: lupa karenarutinitas yang sibuk, persepsi negatif terhadap efek sampingobat, biaya dan akses layanan kesehatan, kurangnya dukungankeluarga, kompleksitas regimen obat, sikap terhadap obat, serta informasi dari tenaga kesehatan. Hambatan-hambatantersebut menunjukkan perlunya pendekatan holistik dan dukungan interprofesional untuk meningkatkan kepatuhanpengobatan pada pasien DM tipe 2.
Pengaruh Leadership Self-Efficacy terhadap Kepuasan Praktik Kerja Lapangan Mahasiswa Ners Stase Komunitas: Teori Albert Bandura Hutapea, Lyna M. N.
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51116

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau stase komunitas merupakan bagian integral dalam pendidikan profesi Ners yang memungkinkan mahasiswa mengimplementasikan kompetensi keperawatan di masyarakat nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leadership self-efficacyterhadap kepuasan praktik kerja lapangan mahasiswa Ners dengan menggunakan kerangka teori Albert Bandura. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 130 mahasiswa. Hasil menunjukkan rata-rata leadership self-efficacy sebesar 41,9 dari skor maksimum 60 dan rata-rata kepuasan praktik sebesar 84,7 dari 100, dengan penyebaran skor moderat (SD LSE = 5,8; SD SAT = 9,3). Terdapat korelasi positif sedang dan signifikan antara leadership self-efficacy dan kepuasan praktik (r = 0,398; p < 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan diri kepemimpinan mahasiswa, semakin tinggi pula kepuasan mereka terhadap pengalaman praktik. Faktor lingkungan, dukungan instruktur, dan kesempatan belajar mandiri turut memengaruhi kepuasan praktik.
Pengaruh Slow Stroke Back Massage Menggunakan Minyak Serai Wangi Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Aba, Delta Meda; Huriani, Emil; Lenggogeni, Devia Putri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51117

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia dengan lebih dari 1 dari 4 pria dan 1 dari 5 wanita serta lebih dari satu miliar orang mengalami kaadaan tersebut.Slow stroke back massage merupakan salah satu jenis terapi non farmakologi berupa memberikan pijatan di area punggung. Pemberian massage dengan menggunakan minyak esensial lebih efektif untuk menstimulasi system sirkulasi darah. Minyak serai wangi yang merupakan salah satu minyak esensial asli Indonesia yang memiliki efek yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalag untuk menentukan pengaruh Slow Stroke Back Massage dengan minyak serai wangi terhadap tekanan darah. Desain penelitian menggunakanQuasi Experimen dengan pretest posttes with control group. Sampel pada penelitian berjumlah 19 orang kelompok intervensi dan 19 orang kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Convenience Sampling. Instrumen yang digunakaan adalah alat pengukur tekanan darah dan minyak serai wangi. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kari Teluk Kuantan tahun 2025. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok intervensi nilai rata-rata tekanan darah sistolik sebelum 153,16 menjadi 147,05 dengan selisih 6,11 p-value < 0,001 artinya terdapat perbedaan signifikan rata-rata tekanan darah sitolik. Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum 91,32 menjadi 87,11 dengan selisih 4,21 p-value < 0,001.
Penggunaan Clinical Reasoning Dalam Praktik Terapi Wicara Ananda, Annissa Rizqia; Pratomo, Hafidz Triantoro Aji; Purnaningrum, Windiarti Dwi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51119

Abstract

Terapis Wicara adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan Terapi Wicara sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kepadanya diberikan kewenangan tertulis untuk melakukan praktik terapi wicara atas dasar kompetensi yang dimilikinya Clinical reasoning adalah proses kognitif yang kompleks dan penting yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengelola masalah medis pada pasien. Hal ini mencakup diagnosis, memprediksi prognosis pasien dan membuat perencanaan terapi. clinical reasoning penting bagi seorang terapis dalam pembuatan sebuah diagnosis dan perencanaan terapi karena akan mempengaruhi kualitas perawatan bagi pasien dan mencegah kesalahan medis serta meningkatkan efisiensi dan mendukung pengambilan keputusan yang berbasis pada bukti. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menguraikan bagaimana pola proses clinical reasoning dalam tindakan klinis. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam pada terapis wicara yang bekerja di berbagai institusi kesehatan. Pada penelitian ini untuk menguji kredibilitas data, peneliti menggunakan triangulasi data. Triangulasi data dalam pengujian kredibilitas diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber, cara, dan waktu.
Kebijakan Penerbitan Surat Tanda Registrasi Bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan: Literature Review Purwaningsih, Aditya Dwi; Junadi, Purnawan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51130

Abstract

Registrasi adalah pencatatan resmi bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi dan/ atau sertifikat profesi yang dibuktikan dengan diterbirkannya Surat Tanda Tegistrasi (STR). STR merupakan syarat untuk mendapatkan Surat Izin Praktik (SIP) dan menjadi bukti legalitas praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebijakan yang terkait dengan penerbitan surat tanda registrasi bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap data sekunder yaitu peraturan perundang-undangan dan artikel yang diperoleh dari Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Kementerian Kesehatan, Science Direct dan Google Scholar. Dari hasil pencarian didapatkan 7 peraturan dan 6 artikel. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan terdapat beberapa perubahan kebijakan yaitu pemberlakuan STR seumur hidup, penyederhanaan proses pengajuan STR secara daring melalui platform terintegrasi SATUSEHAT SDMK, serta pengenaan tarif nol rupiah bagi jenis STR tertentu. Namun dalam implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan yaitu masih rendahnya STR yang telah dikonversi menjadi STR seumur hidup di beberapa wilayah Timur, masih rendahnya pengetahuan, sosialisasi dan kepatuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan terhadap regulasi. Untuk itu diperlukan dukungan dari pemerintah daerah agar kebijakan dapat diimplementasikan secara optimal oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.
Efektivitas Breathing Exercise Pursed Lips Breathing pada Pasien COVID-19 dan Non COVID-19: A Systematic Review Huda, Chairul; Kariasa, I Made; Nafisah, Luluk; Bashir, Asri; Ghozali, Imam
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51137

Abstract

Pasien yang terdiagnosis Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) berpotensi mengalami gangguan pada fungsi pernapasan yang dapat menyebabkan penurunan kadar saturasi oksigen dalam darah, sehingga menyebabkan terjadinya hipoksia. Diperlukan upaya untuk meningkatkan saturasi oksigen dalam darah, melalui penerapan latihan pernapasan atau Breathing Exercise sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam memperbaiki oksigenasi. Salah satu teknik latihan pernapasan adalah Pursed Lip Breathing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas latihan pernafasan Pursed Lip Breathing pada pasien COVID- 19 dan Non COVID-19. Metode dalam penelitian ini adalah penelusuran sistematik literatur yang dilakukan secara sistematis melalui berbagai basis data daring dengan kata kunci “Breathing Exercise AND Pursed Lip Breathing AND COVID-19”. Artikel yang dipilih adalah artikel lengkap yang diterbitkan pada tahun 2019- 2021 dalam bahasa Inggris. Hasilnya ditemukan 243 artikel dan 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil sintesis berbagai literatur telah menunjukkan efek positif latihan pernapasan Pursed Lips Breathing dalam mengurangi gejala persisten dan peningkatan saturasi oksigen pada pasien COVID-19 dan non COVID-19.
Analisa Hubungan Kualitas Udara (Pm2.5, Pm10, Pm1 Dan No2) Terhadap Angka Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) di Surabaya Tahun 2022-2024 Faradila, Naura Annisa; Prasetyo, Budi; Sulistiawati, Sulistiawati; Dwiningsih, Sri Ratna; Jaelani, Lalu Muhamad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51144

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Salah satu faktor utama yang berkontribusi adalah polusi udara, terutama di daerah perkotaan seperti Surabaya. Kualitas udara yang buruk akibat emisi kendaraan bermotor, aktivitas industri, dan tempat pembuangan limbah dapat meningkatkan risiko LBW. Studi ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara polusi udara dan insiden LBW di Surabaya. Studi ini menggunakan desain analitik cross-sectional untuk menyelidiki hubungan antara polusi udara dan Berat Badan Lahir Rendah (LBW) di Surabaya. Data sekunder dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan catatan kualitas udara akan dikumpulkan. Analisis statistik akan dilakukan menggunakan SPSS versi 25 untuk menilai korelasi antara tingkat polusi udara dan insiden LBW. Analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara kualitas udara dan insiden Berat Badan Lahir Rendah (LBW). Paparan terhadap PM2.5 (r = 0.740; p = 0.000), PM10 (r = 0.762; p = 0.000), PM1 (r = 0.605; p = 0.000), dan nitrogen dioksida (NO2) (r = 0.614; p = 0.000) semuanya memiliki korelasi yang kuat dengan insiden LBW. Semua parameter kualitas udara memiliki nilai p < 0.05, menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dan menyebabkan penolakan hipotesis nol (H1) demi hipotesis alternatif (Hₐ). Kualitas udara di Surabaya menunjukkan tingkat yang baik untuk PM2.5, PM10, dan PM1, tetapi tingkat NO2 yang berbahaya. Insiden LBW di Benowo berfluktuasi, mencapai puncaknya pada tahun 2023. Hubungan yang signifikan antara kualitas udara dan LBW ditemukan, dengan faktor lingkungan berperan.
Analisis Hubungan Budaya Organisasi, Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan di Rsud Pasaman Barat Harmawati, Fitri; Susmiati, Susmiati; Ananda, Yuanita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51148

Abstract

Kepuasan kerja tenaga kesehatan memengaruhi mutu layanan, retensi, dan kinerja rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan budaya organisasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja dengan kepuasan kerja tenaga kesehatan di RSUD Pasaman Barat serta mengidentifikasi faktor paling dominan. Penelitian dilaksanakan 26 Agustus–11 September 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain potong lintang pada 185 responden yang dipilih secara proportional random sampling. Instrumen meliputi Job Satisfaction Survey (JSS), Denison Organizational Culture Survey (DOCS), Work Motivation Scale (WMS), dan Work Environment Scale–Short Form (WES-SF). Hasil menunjukkan lebih dari separuh responden memiliki kepuasan kerja rendah (53,5%), budaya organisasi lemah (50,3%), motivasi kerja rendah (51,9%), dan lingkungan kerja kurang baik (50,8%). Terdapat hubungan bermakna antara budaya organisasi (p=0,010), motivasi kerja (p=0,003), dan lingkungan kerja (p=0,016) dengan kepuasan kerja. Analisis multivariat menunjukkan motivasi kerja sebagai faktor paling dominan (OR=2,371), yang berarti tenaga kesehatan dengan motivasi tinggi berpeluang 2,3 kali lebih puas dibandingkan yang bermotivasi rendah. Disarankan manajemen rumah sakit memperkuat sistem penghargaan berbasis kinerja, mengintensifkan sosialisasi misi serta pelibatan staf, dan meningkatkan kualitas lingkungan kerja (fasilitas, sumber daya, serta partisipasi dalam pengambilan keputusan) melalui program pengembangan SDM berkelanjutan. Kata Kunci: budaya organisasi, kepuasan kerja, lingkungan kerja, motivasi kerja Abstract Job satisfaction among health workers influences service quality, retention, and hospital performance. This study aimed to analyze the relationship between organizational culture, work motivation, and work environment with job satisfaction among health workers at Pasaman Barat Regional Public Hospital, as well as to identify the most dominant factor. The study was conducted from August 26 to September 11, 2025. A quantitative method with a cross-sectional design was employed, involving 185 respondents selected through proportional random sampling. The instruments used included the Job Satisfaction Survey (JSS), Denison Organizational Culture Survey (DOCS), Work Motivation Scale (WMS), and Work Environment Scale–Short Form (WES-SF). The findings revealed that more than half of the respondents had low job satisfaction (53.5%), weak organizational culture (50.3%), low work motivation (51.9%), and a less favorable work environment (50.8%). Significant relationships were identified between organizational culture (p = 0.010), work motivation (p = 0.003), and work environment (p = 0.016) with job satisfaction. Multivariate analysis indicated that work motivation was the most dominant factor (OR = 2.371), suggesting that health workers with high motivation were 2.3 times more likely to experience job satisfaction compared to those with low motivation. It is recommended that hospital management strengthen performance-based reward systems, intensify the dissemination of mission and staff involvement, and improve the quality of the work environment (facilities, resources, and participation in decision-making) through sustainable human resource development programs. Keywords: job satisfaction, organizational culture, work environment, work motivation
Hubungan Perilaku Sedentari dengan Kejadian Hipertensi dan Diabetes Mellitus pada Pegawai Instansi Pemerintahan di Kota Bukittinggi Mahmud, Ankis Nabila; Sabri, Rika; Malini, Hema
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51149

Abstract

Rendahnya kesadaran pekerja dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan terutama penyakit tidak menular yaitu hipertensi dan diabetes mellitus. Hal ini berhubungan dengan pola hidup, kurang aktivitas fisik dan kurang konsumsi buah dan sayur. Tujuan penelitian ini menginvestigasi gambaran perilaku sedentary pada pegawai instansi pemerintahan yang mengalami hipertensi dan diabetes mellitus di Kota Bukittinggi. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional study yang dilakukan pada 232 sampel. Menggunakan instrumen Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ). Analisa data dilakukan menggunakan SPSS 22 dengan uji analisis deskriptif. Hasil penelitian dari 232 responden diperoleh 136 responden mengalami hipertensi dan diabetes, 83.8% pegawai memiliki perilaku sedentary yang tinggi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku sedentary merupakan permasalahan kesehatan usia produktif di tempat kerja yang dampaknya dapat meningkatkan resistensi insulin, peningkatan denyut jantung serta risiko hipertensi dan diabetes mellitus.
Gambaran Kelelahan Kerja Pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSI Siti Rahmah Padang Sari, Desrila Indra; Nelwati, Nelwati; Maisa, Esthika Ariany
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51159

Abstract

Perawat merupakan tenaga profesional di bidang kesehatan yang memiliki peran sentral dalam penyelenggaraan pelayanan keperawatan secara holistik dan berkesinambungan kepada pasien. Tuntutan pekerjaan yang tinggi serta beban kerja fisik dan psikologis dapat menyebabkan kelelahan kerja. Kondisi ini, apabila tidak ditangani secara efektif dapat menurunkan kinerja perawat dan berdampak negatif terhadap mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Rahmah Padang. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di ruang rawat inap RSI Siti Rahmah Padang, dengan jumlah sampel 56 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT) yang dikembangkan oleh Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) of the Japanese Association of Industrial Health untuk mengukur tingkat kelelahan berdasarkan keluhan subjektif perawat. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi tingkat kelelahan kerja. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat mengalami kelelahan kerja sedang sebesar 64,3% dan kelelahan ringan sebesar 35,7%. Diperlukan upaya manajemen rumah sakit dalam mengatur beban kerja, menyediakan waktu istirahat yang cukup, dan menciptakan kerja yang nyaman guna menurunkan tingkat kelelahan kerja perawat Kata Kunci: Kelelahan Kerja, Perawat, Ruang Rawat Inap