cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
The Effectiveness Of Coaching And Counseling Strategies In Improving Nurses' Attitudes In Communication, Teamwork And Stress Management At RSUD M. Natsir Solok SN, Febrian Rahmat Suwandi; Fadhani, Masyitah; Rusma, Nurul
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52261

Abstract

Background: Maintaining quality of care and patient safety is the responsibility of healthcare workers, and nurses play a crucial role in this regard. This role extends beyond cognitive and technical skills; interpersonal skills are essential for delivering excellent healthcare. These interpersonal skills include effective communication, teamwork, and stress management. Purpose: To determine The effectiveness of coaching and counseling strategies in improving nurses' attitudes in communication, teamwork and stress management at RSUD M. Natsir Solok Methods: This research will be conducted for 1 year, the research method used is quantitative with a quasi-experimental design with a pre- and post-test design without a control group which aims to test the influence of leadership coaching and counseling strategies by measuring nurses' attitudes in communication, teamwork and stress management before (pre-test) and after (post-test). The intervention in this research is to provide coaching and counseling on communication, teamwork and stress management.. Results: Nilai P Value = 0.001 < 0.005 dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh Coahing dan Couseling Stategi terhadap peningkatan Sikap dalam Komunikasi, Kerjasama Tim dan Manajemen Stres. Dengan Masing-masing nilai Selisih Mean +2.5, + 2.0 dan + 2.0. Conclusion: Practically, the results of this study can provide implications for hospital management, particularly in the nursing field, to develop the potential of nursing human resources with a focus on improving interpersonal skills through the implementation of coaching and counseling strategies. Ultimately, nurses can contribute significantly to improving the quality of nursing services in hospitals Keywords: Leadership Coaching; Counseling; Nurse Attitudes; Teamwork; Stress Management.
Evaluasi Dampak Intervensi Peningkatan Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan: Studi Kuasi-Eksperimental Pada Sebuah Rumah Sakit Swasta Jakarta Selatan Herawati, Lily; Utama, Agung Sulthonaulia; Irena, Florencia; Sholekah, Qhomariyatus
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52375

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator utama mutu pelayanan rumah sakit, menjadi refleksi dari efektivitas sistem kesehatan. Dalam konteks rawat jalan, kepuasan dipengaruhi oleh ketepatan jadwal dokter, efisiensi farmasi, dan penyelesaian administrasi. Untuk mengatasi ketidakefisienan ini, digunakan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) guna mengidentifikasi area berisiko tinggi dan menentukan prioritas intervensi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak intervensi peningkatan mutu pelayanan berbasis FMEA terhadap kepuasan pasien rawat jalan di rumah sakit swasta di Jakarta Selatan dengan metode kuasi-eksperimental pre-post dengan kelompok kontrol non-ekuivalen. Survei kepuasan dilakukan pada Juli 2024 (pra intervensi) dan Juli 2025 (pasca intervensi) di Rumah Sakit A, serta RS B sebagai kontrol eksternal. Intervensi mencakup penegakan ketepatan waktu praktik dokter, optimalisasi waktu tunggu farmasi, dan penyederhanaan proses administrasi pembayaran. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil dari 3.655 responden, ditemukan peningkatan signifikan pada seluruh domain kepuasan pasien. Peningkatan tertinggi pada proses administrasi pembayaran (0,65 poin), diikuti waktu tunggu farmasi (0,63 poin), dan ketepatan waktu dokter (0,39 poin), seluruhnya bermakna (p<0,001). Intervensi berbasis FMEA terbukti meningkatkan kepuasan pasien rawat jalan secara bermakna. Pendekatan manajemen risiko proaktif ini efektif dalam memperbaiki efisiensi dan persepsi mutu pelayanan, dapat diadaptasi di rumah sakit lain untuk penguatan mutu berkesinambungan.
Literature Review Kajian Kesehatan Kerja : Pengaruh Obesitas Sentral Terhadap Faktor Terjadinya Dislipidemia pada Pekerja Sari, Nikita Arum; Yuantari, Maria Goretti Catur; Mahawati, Eni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52397

Abstract

Latar Belakang: Obesitas sentral, yang ditandai dengan akumulasi lemak viseral di area abdomen, telah menjadi isu kesehatan publik yang mendesak, terutama di Indonesia. Kondisi ini secara krusial berperan dalam inisiasi gangguan metabolik, seperti dislipidemia, yang merupakan prekursor utama penyakit kardiovaskular. Populasi pekerja sangat rentan terhadap dislipidemia, terutama bila disertai obesitas sentral, yang dipengaruhi oleh gaya hidup sedentary dan lingkungan kerja yang tidak sehat. Tujuan dan Metode: Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis secara sistematis pengaruh signifikan obesitas sentral terhadap etiopatogenesis dislipidemia di kalangan pekerja, berdasarkan studi-studi ilmiah yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Metode yang digunakan melibatkan penelusuran berbagai basis data dengan fokus pada artikel yang menguji hubungan antara obesitas sentral dan dislipidemia pada konteks kesehatan kerja. Hasil dan Pembahasan: Sebanyak 12 artikel memenuhi kriteria inklusi, mayoritas menggunakan desain cross- sectional. Hasil konsisten menunjukkan bahwa obesitas sentral berkorelasi kuat dengan profil lipid yang abnormal: peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol LDL, serta penurunan kolesterol HDL. Selain itu, faktor demografi (usia, jenis pekerjaan) dan faktor perilaku (gaya hidup) turut memperparah kerentanan terhadap dislipidemia. Kesimpulan: Secara keseluruhan, terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas sentral dan dislipidemia pada pekerja. Oleh karena itu, implementasi program pencegahan obesitas sentral melalui intervensi modifikasi gaya hidup di tempat kerja sangat esensial untuk menurunkan morbiditas dislipidemia dan meningkatkan kualitas kesehatan tenaga kerja. Kata Kunci: obesitas sentral, dislipidemia, pekerja, kesehatan kerja, faktor risiko.
Model Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Kedaung Depok Sebagai Daerah Urban Melalui Kampung Caraka Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Marjan, Avliya Quratul; Utami, Kery; Anwar, Khoirul
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52450

Abstract

Kegiatan urban farming menjadi solusi strategis untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di daerah perkotaan. Kelompok Wanita Tani (KWT) memegang peran sentral sebagai aktor utama, seperti yang diimplementasikan oleh KWT Asri di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, yang merupakan wilayah dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bawah rata-rata kota. KWT Asri merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Kota Depok, yaitu program Kampung Cerdas Ramah Keluarga (CARAKA) yang mengintegrasikan berbagai permasalahan, termasuk Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan KWT Asri dalam pemenuhan kebutuhan pangan lokal. Riset ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui studi lapangan dengan teknik pengumpulan data triangulasi: wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis menggunakan model CIPOO (Content, Input, Process, Output, dan Outcome). Hasilnya menunjukkan bahwa proses pemberdayaan KWT Asri melibatkan kolaborasi antara Kelurahan Kedaung, Mitra Perguruan Tinggi (UPN Veteran Jakarta dan Universitas Sahid Jakarta), dan anggota KWT sendiri. Input mencakup penyediaan sarana dan prasarana (lahan, rumah pembibitan, kolam ikan, benih), serta pelatihan P2L dan pembuatan pupuk organik. Output yang dihasilkan beragam, seperti kangkung (50 ikat), bayam (15 ikat), terong (12 kg), timun suri (15,2 kg), kacang panjang (75 ikat), cabai (15 kg), dan pepaya (10 kg). Outcome utama kegiatan ini adalah pendistribusian sebagian besar hasil panen kepada keluarga yang memiliki bayi dan balita, sebagai upaya nyata intervensi gizi dan pencegahan stunting. Hasil panen sisanya dijual untuk modal kerja KWT. Dengan demikian, model pemberdayaan ini berhasil meningkatkan ketahanan pangan lokal, ketersediaan pangan segar, dan menciptakan model ekonomi sirkular berbasis komunitas di wilayah urban.
Total Colonic Tubular Duplication Associated With Anorectal Malformation: A Case Report and Surgical Reconstruction Approach Gusnanda, Dhon Rizal; Ismar, Ismar; Wahid, Tubagus Odih Rhomdani; Amri, Khairuli; Valentino, Andrea; Maulanisa, Sinta Chaira
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52465

Abstract

Total colonic duplication is an exceptionally rare subtype of gastrointestinal duplication, often associated with anorectal malformations. Diagnostic difficulty arises from variable morphology, shared mesenteric structures, and inconsistent imaging findings. Early recognition remains limited, and many cases are identified only during operative exploration. A 10-month-old male with a history of anorectal malformation previously treated with colostomy underwent evaluation for definitive repair. Intraoperative assessment, including loop colonography, identified two parallel colonic lumens extending from cecum to rectum. Exploratory laparotomy confirmed complete tubular duplication with a shared mesentery. Reconstruction was achieved through a side-to-side window anastomosis using a stapling device, followed by creation of a protective ileostomy. Postoperative recovery was uneventful, with adequate stoma perfusion and preserved bowel function. The patient remained stable during follow-up and was scheduled for staged abdominoperineal anoplasty. Complete colonic duplication may not be detected preoperatively and frequently requires intraoperative confirmation. Preservation of vascular supply and staged reconstruction are central to optimizing outcomes.Individualized surgical planning and careful anatomical delineation support favorable early recovery and functional prognosis in total colonic duplication with anorectal malformation.
Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Program Makanan Bergizi di Sekolah Dasar di Indonesia: Scoping Review Amini, Musdalifah Nor; Sriatmi, Ayun; Kartini, Apoina
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52646

Abstract

Program makan bergizi adalah intervensi penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar serta menurunkan risiko malnutrisi pada peserta didik. Di Indonesia, program ini mendapatkan perhatian seiring dengan kebijakan yang menempatkan sekolah sebagai wadah strategis untuk membentuk kebiasaan makan sehat. Namun, temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan program masih menghadapi tantangan pada berbagai aspek. Maka diperlukan kajian sistematis untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat sebagai dasar perumusan strategi implementasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Scoping review ini bertujuan menentukkan faktor tersebut melalui analisis terhadap 25 artikel ilmiah relevan. Penelitian ini menggunakan kerangka PRISMA-ScR dengan artikel yang bersumber dari ScienceDirect, Google Cendekia, dan Scopus. Artikel yang dianalisis antara tahun 2015 hingga 2025 dan dipilih melalui pencarian kata kunci seperti “sekolah dasar”, “program makanan bergizi”, “pendukung”, “penghambat”, dan “Indonesia”. Hasil kajian menunjukkan keberhasilan program ditentukan oleh faktor pendukung seperti regulasi, koordinasi lintas sektor, komitmen staf, integrasi pendidikan gizi, dukungan guru, serta kesiapan sekolah. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi lemahnya monitoring dan evaluasi, keterbatasan pasokan bahan makanan, rendahnya keterlibatan orang tua, preferensi makan anak, sisa makanan, keterbatasan pendanaan, dan kendala logistik.
Hubungan Dukungan Pasangan dan Health Locus Of Control dengan Kepatuhan dalam Menjalani Terapi Hemodialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronis di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025 Pasaribu, Rindu Meynanti; Panjaitan, Rolastiur; Hutabarat, Tasya Sandhika; Zagoto, Griandani; Gea, Kurunia; Kaban, Karmila Br
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52701

Abstract

Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah kondisi ginjal yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan, yang menunjukkan anomali dalam struktur atau fungsi ginjal, serta penurunan laju filtrasi glomerulus baik bersamaan maupun tidak bersamaan. Karena perubahan structural dan fungsional yang terjadi pada ginjal, orang dewasa lebih rentan terhadap penyakit ginjal akut dan kronis. Konsep Health Locus of Control (HLOC) mengatakan bahwa dorongan seseorang untuk berperilaku tergantung pada lingkungannya dan dorongan dirinya sendiri. HLOC berfokus pada masalah berarti mengurangi emosi negative yang terkait dengan masalah. Pasangan sangat membantu orang yang mereka cintai yang sakit dalam rehabilitasi, perawatan, dan bantuan mereka. Tujuan: Untuk melihat adanya hubungan Health Locus of Control, terhadap kepatuhan dalam menjalani terapi hemodialisis pada pasien GGK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional yang merupakan penelitian non-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien yang memiliki pasangan yang menderita penyakit GGK yang dirawat di RSU Royal Prima Medan. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi langsung terhadap pasien, sedangkan data sekunder diperoleh lewat kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menggunakan Chi-Square diperoleh nilai p-value 0.028<0.05. Kesimpulan: Mayoritas pasien mendapat dukungan pasangan baik, HLOC tipe mandiri, dan patuh dalam menjalani terapi hemodialisis, terdapat hubungan signifikan antara dukungan pasangan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis, terdapat hubungan yang signifikan antara HLOC dengan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis.
Analisis Beban Kerja Penata Anestesi di Ruang Instalasi Bedah Sentral (Ibs) di Rumah Sakit Pindad Turen Kota Malang Sari , Lisnia; Jati, Sutopo Patria; Sriatmi, Ayun
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52934

Abstract

Penata anestesi memberikan pelayanan di rumah sakit selama 24 jam sehari. Oleh karena itu, pelayanan penata anestesi merupakan bagian intergral dari pelayanan kesehatan Rumah Sakit serta memberikan kontribusi yang sangat besar dalam menentukan kualitas pelayanan Sentral. Tujuan penelitian menganalisis beban kerja tenaga Penata Anestesi di instalasi bedah sentral (IBS) di rumah sakit pindad turen kota malang pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran beban kerja penata anestesi pada preoperatif di rumah sakit pindad turen malang. Metode pengumpulan data menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan rancangan multiple case study. Kemudian hasil dari beban kerja yang didapatkan digunakan untuk perhitungan kebutuhan tenaga penata anestesi dengan metode Workload Indicator Staff Need (WISN). Sampel sebagai subjek personel yang akan diamati sebanyak 50 orang perawat. Hasil Berdasarkan hasil penelitian diketahui Jumlah beban kerja tenaga perawat yaitu (84,48%). Perhitungan kebutuhan tenaga perawat berdasarkan perhitungan WISN di ruang instalasi bedah sentral (IBS) 50 tenaga penata anestesi. Kesimpulan di harapkan kepada pihak manajemen penata anestesi rumah sakit pindad turen kota malang dapat merencanakan jumlah kebutuhan tenaga penata anestesi dengan mempertimbangkan beban kerja penata anestesi.
Nutrition Program in Daycare Services to Combat Stunting in Toddlers: A Scoping Review Zahrah, Nabilah Ayu Az; Suryawati, Chriswardani; Kartini, Apoina
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53178

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi di negara berkembang akibat asupan gizi yang tidak memadai dan terbatasnya layanan pengasuhan anak usia dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memetakan dan mensintesis bukti ilmiah terkait program gizi yang diterapkan di layanan daycare sebagai pendekatan terintegrasi untuk pencegahan stunting pada balita. Metode: Penelitian menggunakan scoping review dengan kerangka PRISMA-ScR melalui penelusuran literatur pada PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan DOAJ untuk studi terbit tahun 2018–2025 yang berfokus pada intervensi gizi di daycare. Hasil: Sebanyak sepuluh studi memenuhi kriteria dan menunjukkan tiga model intervensi, yaitu program pemberian makan terstruktur, edukasi gizi dan pemberdayaan orang tua, serta kolaborasi lintas sektor antara daycare, layanan kesehatan, dan pemerintah lokal. Intervensi pada daycare formal memberikan hasil lebih baik dibandingkan pusat pengasuhan informal. Kesimpulan: Program gizi berbasis daycare memiliki potensi kuat dalam mencegah stunting melalui pelayanan gizi terpadu, peningkatan kapasitas pengasuh, dan keterlibatan masyarakat. Standarisasi praktik gizi dan penguatan kebijakan nasional diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program dan menurunkan prevalensi stunting.
Sistem Informasi dan Teknologi Digital Untuk Skrining Risiko Preklampsia pada Ibu Hamil : A Scoping Review Ruru , Trifeni Damayanti; Purnami , Cahya Tri; Pradigdo , Siti Fatimah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53199

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal. Deteksi dini faktor risiko menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, namun keterbatasan tenaga kesehatan, akses layanan, dan keterlambatan diagnosis masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sistem informasi dan teknologi digital dalam skrining risiko preeklampsia melalui pendekatan scoping review. Tujuan Untuk menelaah dan memetakan penggunaan sistem informasi dan teknologi digital dalam skrining risiko preeklampsia pada ibu hamil melalui pendekatan scoping review. Metode Pencarian artikel dilakukan menggunakan basis data Google Scholar dan GARUDA dengan kata kunci yang relevan, kemudian diseleksi sesuai pedoman PRISMA. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli yang membahas sistem informasi atau teknologi digital untuk skrining risiko preeklampsia, diterbitkan dalam kurun waktu 2020–2025, serta dapat diakses penuh. Hasil Analisis menunjukkan bahwa penelitian internasional lebih banyak memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan dan machine learning dengan integrasi biomarker, sehingga akurasi deteksi mencapai lebih dari 80%. Sebaliknya, penelitian di Indonesia cenderung berfokus pada aplikasi Android dan sistem telehealth yang sederhana, dengan variabel terbatas pada faktor maternal seperti usia, paritas, riwayat keluarga, dan tekanan darah. Kesimpulan Perbedaan ini menegaskan adanya kesenjangan penelitian, yaitu integrasi biomarker dengan aplikasi digital masih jarang dilakukan di Indonesia. Secara praktis, teknologi berbasis AI dapat menjadi standar baru dalam skrining preeklampsia, sementara aplikasi sederhana lebih sesuai dengan konteks layanan primer di Indonesia