cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 59 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2022): October-December" : 59 Documents clear
Model Pembelajaran Teams Games Turnaments Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Rendi Khusnudin; Suyoto Suyoto; Titi Anjarini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.2577

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk medeskripsikan penerapan model Teams Games Turnaments (TGT), 2) untuk meninggkatkan keatifan siswa melalui model Teams Games Turnaments (TGT). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek dalam penelitian siswa kelas IV SDN Karanggedang yang berjumlah 17 siswa yang terdiri dari 11 laki-laki dan 6 perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Penerapan mode TGT (Teams Games Turnaments) dengan tahapan 1) penyajian kelas (Class Presentations), 2) Belajar dalam kelompok (Teams), 3) Permainan (Games), 4) Pertandingan atau lomba (Tournaments), 5) Penghargaan kelompok (Team Recognition).  Hasil observasi penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut: Pembelajaran menggunakan Model TGT (Teams Games Turnaments) ini sangat cocok diterapkan di Sekolah Dasar karena pada siklus I memperoleh rata-rata 74,95% dan pada siklus II mendapatkan rata-rata 89,5%. Sehingga kesimpulannya dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 14,6% dengan demikian masuk dalam kriteria tinggi. Berdasarkan hasil pengamatan siswa tentang keaktifan menggunakan model TGT (Teams Games Turnaments) pada siklus I mendapatkan rata-rata 62,7% dan pada siklus II mendapat rata-rata 82,2%. Sehingga dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikan sebesar 19,8%. Hal tersebut menujukan bahwa model TGT (Teams Games Turnaments) cocok digunakan dalam meningkatkan keaktifan siswa
Penerapan Pendekatan Kontekstual Berbantuan Uang Asli Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II Daryati; Titi Anjarini; Rintis Rizkia Pangestika
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan kontekstual berbantuan uang asli dan meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran muatan pelajaran matematika materi pecahan uang kelas II di SD Negeri 2 Sumpiuh melalui penerapan pendekatan kontekstual. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan menggunakan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Sumpiuh yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi (siswa dan guru) dan lembar soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kontekstual berbantuan uang asli dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang didalamnya terdapat tujuh komponen utama pembelajaran kontekstual yaitu: masyarakat belajar, kontruktivisme, permodelan, bertanya, menemukan, refleksi, dan penilaian autentik sehinga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajaran matematika materi pecahan uang kelas II SD Negeri 2 Sumpiuh. Hal ini dibuktikan dengan data yang diperoleh melalui observasi dan tes. Perolehan nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus yaitu 57,33  naik menjadi 73 pada siklus I meningkat menjadi 82 .pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar pada pra siklus yaitu 20% menjadi 53,33 % pada siklus I meningkat menjadi 87% pada siklus II.
Konsentrasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Amalia Adila; Sucipto Sucipto; F. Shoufika Hilyana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3120

Abstract

Konsentrasi belajar merupakan pemusatan pikiran terhadap materi selama pembelajaran. Rendahnya konsentrasi merupakan permasalahan belajar siswa, khususnya pelajaran IPA yang memungkinkan terjadi miskonsepsi. Penelitian bertujuan mendeskripsikan konsentrasi belajar siswa pada pelajaran IPA, faktor pendukung dan penghambat konsentrasi belajar, dan upaya guru mengatasi faktor penghambat konsentrasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitaitf. Penelitian dilakukan di SD 5 Bae, bulan April – Mei dengan subjek penelitian 4 siswa kelas 5, diambil dengan mempertimbangkan kriteria kebiasaan siswa serta guru wali kelas dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V SD 5 Bae memiliki konsentrasi yang baik dalam pembelajaran IPA dari perilaku kognitif dan psikomotorik siswa. Faktor pendukung konsentrasi belajar siswa ialah kondisi jasmani yang sehat, metode pengajaran yang menarik, tidak menekan siswa sehingga siswa lebih nyaman dalam belajar. Faktor penghambat konsentrasi belajar siswa secara eksternal yaitu kondisi ruang kelas yang kurang nyaman dan kebisingan dari kelas lain. Upaya guru menangani faktor penghambat konsentrasi siswa adalah menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, tidak menekan siswa seperti mengisi ice breaking dengan bercerita dan kuis.
Kesulitan Belajar Siswa Kelas VI dalam Pembelajaran di Masa Pandemi Desa Gondosari Gebog Kudus Yessy Noor Affifah Afiyanti; Imaniar Purbasari; Ika Ari Pratiwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3163

Abstract

Kesulitan belajar yang dialami siswa akan menimbulkan suatu keadaan dimana siswa tidak dapat belajar sebagaimana mestinya sehingga memiliki prestasi yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan belajar dalam pembelajaran masa pandemi, faktor penyebab kesulian belajar, serta upaya orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar kelas VI di Desa Gondosari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kesulitan belajar yang dialami siswa kelas VI di Desa Gondosari yaitu kesulitan dalam memahami dan mengerjakan soal cerita, kesulitan dalam berhitung, dan kesulitan dalam memahami konsep. 2) Faktor penyebab kesulitan belajar terdiri dari kesehatan tubuh yang tidak optimal, gangguan penginderaan, motivasi belajar rendah, minat belajar rendah, kurangnya perhatian orang tua, pengaruh dari teman sebaya, penggunaan media elektronik yang berlebihan. 3) Upaya orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar yaitu menyediakan fasilitas belajar, mengawasi kegiatan belajar, mengenali kesulitan belajar anak, serta memberikan motivasi dan dorongan belajar. Kata Kunci: Kesulitan belajar, Pembelajaran masa pandemi
Pengembangan Instrumen Evaluasi Literasi Matematis Berdasarkan Perspektif Multiple Intelligences Berbasis Etnomatematika Pada Budaya Jawa Dian Sukmawati; Bambang Sri Anggoro; Dona Dinda Pratiwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3172

Abstract

Kemampuan literasi matematis perlu dikuasai oleh setiap peserta didik dalam proses belajar matematika Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi kemampuan literasi matematis berdasarkan perspektif Multiple Intelligences berbasis Etnomatematika pada budaya Jawa. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menurut Djemari Mardapi. Sampel pada penelitian ini adalah 30 peserta didik kelas VIII A pada SMP Negeri 35 Tebo Jambi di semester genap tahun ajaran 2021/2022. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa produk instrumen evaluasi literasi matematis berdasarkan perspektif Multiple Intelligences berbasis Etnomatematika pada budaya Jawa yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid berdasarkan hasil validasi ahli materi. 20 butir soal tes literasi matematis dalam perpektif multiple linguistic intelligences, multiple logical-mathematical intelligences, multiple visual spasial intelligences, dan multiple bodily-kinesthetic intelligences telah memenuhi kriteria soal valid untuk digunakan sebagai instrumen evaluasi literasi matematis dalam perpektif multiple intelligences.
Modifikasi Latihan Three Set Untuk Meningkatkan Kemampuan Teknik Tendangan T Siswa Pada Ekstrakulikuler Pencak Silat Amelia Santika Dewi; Setio Nugroho; Muhammad Mury Syafei
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3236

Abstract

Pencak silat termasuk cabang olahraga yang juga masuk dalam kurikulum pembelajaran pendidikan jasmani disekolah, tetapi masih belum banyak ditemui bentuk latihan yang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan teknik tendangan T. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modifikasi latihan three set terhadap peningkatan kemampuan teknik tendangan t. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperiment kuantitatif dengan desain penelitian pretest-posttest one group desain. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah SMK Iptek Cilamaya Karawang pada tanggal 20 juni 2022 – 18 juli 2022 dengan sampel penelitian sebanyak 25 orang. Pemilihan sample menggunakan teknik total sampling. Sample penelitian diberikan treatment modifikasi latihan three set sebanyak 6x. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan tendangan. Berdasarkan hasil uji statistik descriptive statistik nilai rata-rata pretest dan posttest menunjukan terdapat peningkatan kemampuan teknik tendangan T sebesar 5,79%. Peningkatan sebesar 5.79% merupakan akumulasi dari 4 indikator tes keterampilan gerak tendangan T dengan rata rata peningkatan keseluruhan sebesar 1,44%. Kesimpulannya modikasi latihan three set dapat membantu meningkatkan serta mengembangkan kemampuan teknik tendangan T, terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan teknik tendangan T siswa ekstrakulikuler pencak silat berbantu modifikasi latihan three set.
Gambaran Ketidakadilan Gender dalam Novel Little Women: Kajian Kritik Sastra Feminis Hanna Fauziyah Adzkia; Etti Rochaeti Soetisna; Yessy Hermawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3266

Abstract

Isu mengenai ketidakadilan gender dapat disampaikan dengan berbagai cara, salah satunya melalui sastra. Novel Little Women karya Louisa May Alcott merupakan salah satu novel Amerika yang menceritakan kehidupan perempuan pada abad 19 yang mana masih banyak ketimpangan sosial antara perempuan dan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran ketidakadilan gender dalam novel Little Women. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis. Selain itu metode analisis isi wacana digunakan dengan mengambil kutipan dialog yang menggambarkan ketidakadilan gender dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga bentuk ketidakadilan gender yang digambarkan dalam novel Little Women karya Louisa May Alcott yaitu, subordinasi, stereotip gender, dan kekerasan. Melihat latar belakang penulis dan novel Little Women dapat dilihat bahwa isu ketidakadilan gender diangkat sebagai salah satu cara untuk menyadarkan perempuan di masa itu dan isu tersebut menjadi bagian dari gambaran dari kondisi sosial Amerika di masa itu.
Model Guided Discovery Learning Berbasis Game Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Tety Nur Cholifah; Savira Fada
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3286

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang maksimalnya guru dalam menyampaikan materi dan kurangnya fasilitas dalam proses pengajaran, sehingga siswa kesulitan dalam memahami materi dan rendahnya kemampuan berfikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini untuk  meningkatkan dan mengetahui kemampuan berpikir kritis dalam hasil belajar siswa pada mata pelajaran tematik kelas 5 SD Negeri 2 Sumbertangkil tahun ajaran 2021/2022 melalui model guided discovery learning berbasis game. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian semu eksperimen (quasi eksperimenn) dengan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian eksperimen yang digunakan adalah desain penelitian post-test only nonequivalent. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling total berjumlah 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas 5A dan 30 siswa kelas 5B SD Negeri 2 Sumbertangkil. Instrumen penelitian ini menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi serta menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan model guided discovery learning berbasis game dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Menurut hasil penelitian model guided discovery learning berbasis game berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD Negeri 2 Sumbertangkil tahun ajaran 2021/2022.
Metode Learning By Doing Meningkatkan Kemampuan Dasar Microsoft Word Siswa Tunanetra Kelas VIII Bintang Hardiyanto; Toni Yudha Pratama
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dasar microsoft word pada siswa tunanetra kelas VIII SMPLB di SKh 01 Kota Serang, dengan menggunakan metode learning by doing. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini salah satu siswa kelas VIII SMPLB dengan hambatan penglihatan. Perilaku sasaran dalam penelitian ini adalah kemampuan dasar microsoft word. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan observasi dan tes perbuatan. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada kemampuan dasar microsoft word rata-rata atau mean level subjek penelitian pada fase baseline-1 (A1) sebesar 25% dikarenakan fase ini merupakan kondisi alamiah tanpa adanya pemberian intervensi atau perlakuan. Pada fase intervensi (B) rata-rata presentase mean level yang di dapat sebesar 86,8% dikarenakan pada fase ini subjek telah mendapkan intervensi atau perlakuan. Sedangkan pada fase baseline-2 (A2) rata-rata presentase mean level yang di dapat sebesar 70% dikarenakan pada fase ini hasil alamiah subjek setelah diberikanya perlakuan atau intervensi. Dari hasil yang di peroleh pada penelitian ini, maka kita bisa simpulkan bahwa penggunaan metode learning by doing untuk anak tunanetra dapat meningkatkan kemampuan dasar microsoft word pada siswa tunanetra kelas VIII SMPLB di SKh Negeri 01 Kota Serang, Banten.
Disentangling Speaking Barriers Faced by Sports Students in Classroom Discussion: A Case Study in Indonesian EFL Classroom Arief Styo Nugroho; Obay Jambari; Puji Siswanto; Ima Mukhofilah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3396

Abstract

Speaking skills learned by EFL learners in their class often left some unsolved problems until the end of the term. Such kinds of conditions affect the learning achievement of the students on one hand. On the other hand, the problems are still there and have never been solved. Therefore, the present study scrutinized the students’ speaking barrier faced by the sports student department in a classroom discussion at one of the private higher education in Indonesia. In this study, twenty-four students voluntarily participated as participants, and five of them were then interviewed to get comprehensive data. The questionnaire was used to capture students’ attitudes and barriers to dealing with linguistic knowledge they face in classroom discussions. The items of the questionnaire are comprised of 17 items with Likert-type items ranging from “strongly agree” to “strongly disagree”, semi-structured interviews were also administered in collecting the data needed for this study. Then, the quantitative data got were analyzed using SPSS version 20 for Windows and the percentage are made. While the qualitative data were analyzed qualitatively using content analysis. The speaking barriers are identified and appraisals were then made by the researchers. From the data analysis, the study reveals that the speaking barriers are classified into three categories inter alia: linguistic barriers, material barriers, and psychological barriers.