cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 59 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2022): October-December" : 59 Documents clear
Melatih Kepekaan Artistik Anak Melalui Melukis Dengan Teknik Gradasi Dedeh Komalasari; Lita Lita
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.4068

Abstract

Kepekaan artistik anak yang  masih kurang .disebabkanpembelajaran yang kurang  variatif di PAUD dalam bidang pengembangan seni anak, sehingga penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana melatih kepekaan artistik anak melalui teknik gradasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan teknik pegambilan data hasil dari pre-test dan post test. Subjek dari penelitian yaitu PAUD Dahlia Kelompok B Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Peneliti menentukan subjek penelitian ini yaitu siswa Kelompok B berjumlah 20 siswa.  Hasil dari penelitin ini adalah  kegiatan melukis dengan teknik gradasi dapat melatih kepekaan artistik anak dibuktikan pada perubahan dari hasil pretest serta hasil post-test,  dapat diketahui dari nilai signitifikansi (2tailed) data pree test dan post test adalah 0.00(p<0,05) sehingga hasil pree test dan post test mengalami perubahan yang sigintifikan. Kegiatan melukis dengan teknik gradasi dapat mempengaruhi kepekaan artistik anak sebesar r2= 0,1858  pada taraf signifikan 0,058 (ρ > 0,05), menunjukan bahwa kegiatan melukis dengan teknik gradasi mempengaruhi kepekaan artistik anak  sebesar 18,58 %, dan 81,42 % dipengaruhi faktor lain.
Teknologi Pendidikan Berbasis Blended Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Unik Hanifah Salsabila; Jany Fitria Khoirunnisa; Rasyid Herbanu Indra Saputra; Alfi Zidanurrohim; Muhammad Hafidhdin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.4116

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan teknologi pendidikan dalam pembelajaran pendidikan agama islam berbasis blended learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dengan mengumpulkan berbagai data, melalui literatur ilmiah pada artikel dan dokumen lainnya yang masih berkaitan dengan tema artikel. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknologi yang terus meningkat pada era ini, pendidik dan peserta didik diharuskan untuk mengembangkan teknologi dalam pembelajaran. Dalam menerapkan model pembelajaran blended learning ada 3 tahapan yaitu; tahap persiapan yang berisi mengenai persiapan guru dalam memulai pembelajaran, tahap pelaksanaan yang dalam tahap ini pembelajaran dilaksanakan dengan daring, luring, dan tatap muka dikelas. tahap evaluasi yang berisi penilaiaan dan seberapa efektif pembelajaran blended learning digunakan terhadap peserta didik.
The The Effects of Storyjumper on Narrative Writing Ability of EFL Learners in Higher Education Nurlaela Nurlaela; M. Jayadin Ilham; Candra M. Lisabe
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.4144

Abstract

Writing is a complex process for the EFL learners. Therefore, it needs appropriate and interesting learning media. This research purposes to evaluate and analyze the effects of storyjumper as a digital learning media towards narrative writing ability of EFL learners. Classroom action research was chosen as research methodology. There were 32 learners in English Department of Universitas Muhammadiyah Luwuk as the participant of this research. Descriptive statistic for the quantitative data and descriptive analysis for the qualitative data was conducted as analyzing technique. The result found that storyjumper gave positive effects toward narrative writing ability of EFL learners. It can be proven from the improvement of test result in narrative writing. In the preliminary test, it was 57.16 as the mean score result, while in the cycle 1 was 68.33, and in the cycle 2 was 75.22. In addition, storyjumper also affected the writing process, namely they did not take a long time for start writing, active participated, and focused on the writing activity. Finally, the storyjumper gave positive effects towards EFL learners in narrative writing test and process.
Internalisasi Nilai Nilai Pedagogik Profetik Untuk Mengembangkan Pembelajaran Berbasis Karakter Pada Jenjang Sekolah Dasar Yoyo Zakaria Ansori; Asep Jejen Jaelani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.2970

Abstract

Kemerosotan karakter merupakan problematika yang dewasa ini  sedang terjadi di sekolah dasar. Kondisi tersebut jika dibiarkan dapat menimbulkan berbagai perilaku yang menyimpang dan merugikan diri serta orang lain. Berkenaan dengan hal itu maka tujuan dari penelitian ini adalah upaya menumbuhkan karakter siswa sekolah dasar melalui internalisasi nilai-nilai pedagogik profetik. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan untuk menghadirkan beragam pemikiran dari para ahli peneliti menggunakan metode deskriptif sementara untuk mengumpulkan beberapa reperensi yang ada hubungannya dengan obyek penelitian menggunakan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa nilai-nilai pedagogik profetik berperan penting dalam menumbuhkan karakter siswa sekolah dasar.
Penggunaan Voyant Tools Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelik Wachyudi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3427

Abstract

Kemajuan teknologi dan informasi harus mampu dimanfaatkan oleh manusia sebagai alat yang dapat mempermudah aktivitasnya, termasuk aktivitas dalam belajar bahasa inggris. Salah satu media digital berbasis web yang dapat dimanfaatkan adalah voyant tools. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan penggunaan Voyant Tools untuk memeriksa teks bahasa Inggris. Pertanyaan penelitian berkisar pada penggunaan Voyant Tools yang efektif untuk analisis teks bahasa Inggris dan persepsi siswa setelah menerima instruksi tentang penggunaannya. Selain itu, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian terdiri dari mahasiswa yang terdaftar di sebuah universitas di Karawang. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Voyant Tools memungkinkan analisis teks dengan memeriksa frekuensi kata, kolokasi, word cloud, konkordansi, visualisasi, dan fungsi-fungsi lain yang tersedia dalam Voyant. Selain itu, semua peserta yang diwawancarai menyatakan kemudahan mereka dalam menggunakan Voyant Tools, yang terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan menulis bahasa Inggris siswa. Sebagai rangkuman, peneliti menemukan bahwa Voyant Tools berbasis web menawarkan pendekatan yang mudah digunakan untuk menganalisis teks bahasa Inggris. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar para peneliti dan pendidik menggunakan alat berbasis web Voyant untuk memfasilitasi analisis teks bahasa Inggris dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Hakim Mufadhal; Istaryatiningtias Istaryatiningtias
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3011

Abstract

Hasil belajar adalah capaian yang diperoleh siswa setelah mengikuti pembelajaran. Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya orang tua. Peran orang tua cukup vital dalam keberhasilan belajar anak. Di mana pun anak menjalani pendidikan, orang tua tetap berperan dalam menentukan hasil belajar anak-anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring  di kelas VI Sekolah Dasar Negeri Sukmajaya 1 Kota Depok. Metode penelitian yang gunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian survei. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua siswa kelas VI SD Negeri Sukmajaya 1 dalam pembelajaran daring termasuk dalam kategori baik. Hal ini berdasarkan pada 47% orang tua siswa ikut serta berperan dalam membimbing dan memberikan motivasi kepada anak-anaknya selama pembelajaran daring. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan dari peran orang tua selama pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa di kelas VI di SD Negeri Sukmajaya 1 Depok. Besaran dari pengaruh peran orang tua terhadap hasil belajar siswa sebesar 44,6%. Dengan demikian apabila peran orang tua dalam pembelajaran daring baik, maka hasil belajar yang diperoleh siswa juga baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua sangat berperan dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Model Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Teguh Wijaya; Yulia Rahmadhar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3014

Abstract

IPA merupakan mata pelajaran yang wajib diberikan kepada siswa sekolah dasar. Namun beberapa studi menerangkan bahwa hasil belajar siswa SD pada mata pelajaran IPA masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model contextual teaching and learning terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Susukan 09 Pagi Jakarta timur  pada tahun ajaran 2021-2022 dengan sampel siswa kelas VA SDN Susukan 09 Pagi Jakarta timur sebanyak 29 anak.  Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dengan soal berbentuk uraian. Dari penelitian ini diperoleh hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan setelah pembelajaran menggunakan model contextual teaching and learning, dengan rata-rata hasil pre-test sebesar 70.86 sedangkan hasil post-test sebesar 85,56. Hasil pengujian hipotesis dengan t-test juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil tes sebelum dan sesudah penerapan model contextual teaching and learning. Dengan hasil tersebut maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Model Contextual Teaching And Learning  dapat meningkatkan hasil belajar IPA  siswa di Kelas V SDN Susukan 09  Pagi Jakarta Timur.  
Penggunaan Model Pembelajaran Bermain Kolase Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Siswa Ema Hermawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3201

Abstract

Motorik halus pada anak memiliki fungsi yang sangat penting untuk perkembangan anak dimasa depannya. Kemampuan anak dalam memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menyusun balok, menggunting, dan menulis merupakan  parameter motorik halusnya berkembang secara oftimal. Namun kenyataannya tidak semua motorik halus siswa di RA Siti Khadijah berkembang secara oftimal. Penggunaan model pembelajaran bermain kolase diharapkan mampu meningkatkan kemampuan motorik halus siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa Raudhatul Atfal (RA) Siti Khadijah sejumlah 22 orang. Teknik pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi sementara analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan memperlihatkan bahwa model pembelajaran bermain kolase dapat meningkatkan motorik halus siswa.
Kajian Pragmatik: Pola Kesantunan Berbahasa Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X di SMKN 1 Palasah Asteka, Pipik; Sutrisna, Deden
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kesantunan berbahasa antara guru dan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X di SMKN 1 Palasah berdasarkan kajian pragmatik. Fokus utama penelitian ini adalah bentuk-bentuk maksim kesantunan menurut Leech, yaitu maksim kearifan, kemurahan hati, pujian, kerendahan hati, kesetujuan, dan kesimpatian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi tiga orang guru dan peserta didik dari tiga kelas berbeda pada jurusan TKJT, Akuntansi, dan TKRO. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis wacana pragmatik terhadap tuturan-tuturan yang terjadi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru cenderung menggunakan bentuk-bentuk maksim kesantunan secara konsisten, terutama maksim kearifan, kesetujuan, dan kesimpatian. Guru memperlihatkan sikap empatik, sopan, serta memberikan pujian dan arahan dengan cara yang membangun. Sementara itu, peserta didik memperlihatkan variasi dalam penggunaan maksim, dengan dominasi pada maksim kerendahan hati dan pujian. Meski demikian, masih ditemukan penggunaan bahasa tidak santun oleh sebagian peserta didik. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan pola kesantunan tersebut antara lain adalah latar belakang sosial budaya, kebiasaan berbahasa di lingkungan non-formal, dan peran guru sebagai model komunikasi. Selain itu, analisis juga menunjukkan adanya tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam praktik interaksi di kelas yang mencerminkan nilai-nilai pragmatik dan etika komunikasi dalam pembelajaran.