cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Development of Flash Cards to Help Write Short Stories for 5th Grade Elementary Students Putri, Salma Aprilia; Juneau, Janelle L.
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8587

Abstract

This study investigates the effectiveness of "ALICE" Flash Cards as a learning medium to assist 5th-grade students in writing short stories. Recognizing the importance of writing in fostering creativity and critical thinking, the research addresses the challenges faced by students at SDN Sidorejo Lor 03 Salatiga, such as difficulties in developing themes, plots, and organizing sentences. The study employs a Research and Development (RnD) approach, integrating Sugiyono's methodology with the ADDIE model, encompassing analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. Initial needs analysis through teacher and student questionnaires identified a lack of engaging media for writing instruction. Consequently, "ALICE" Flash Cards were designed, incorporating theme, plot, and setting cards to guide story development. Expert validation rated the media as highly suitable, leading to revisions that included simplifying instructions and adding story examples. Field testing involved pre-tests, media treatments, and post-tests. Small group trials indicated high practicality with an 80/100 score, while the effectiveness was rated 78/100 based on students' writing performance. Evaluations from students and teachers confirmed the media's effectiveness, with scores of 75/100 and 84/100, respectively. Statistical analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test showed a significant improvement in students' writing abilities, with a p-value < 0.05, confirming the media's positive impact. In conclusion, "ALICE" Flash Cards proved to be a highly effective educational tool, significantly enhancing 5th-grade students' ability to write short stories. This research recommends their use as a practical and engaging aid in elementary writing instruction.
Penggunaan Limbah Kemasan Sebagai Bahan Untuk Membuat Kolase Bagi Guru Sekolah Dasar Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Dewi, Nurul Kemala; Hartono, Hartono; Saearani, Muhammad Fazli Taib Bin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.8600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan limbah kemasan sebagai alternatif bahan untuk membuat karya seni rupa bagi guru-guru sekolah dasar sebagai upaya pelestarian lingkungan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi, studi literatur,  dan dokumentasi. Data dianalisis secara interpretatif menggunakan teori Ki Hajar Dewantara ((Ing  ngarsa  sung  tulada  artinya di  muka  memberi contoh, Ing  madya  mangun  karsa artinya di tengah membangun cita-cita, serta Tut wuri handayani artinya dibelakang terus memberi dukungan) dan teori belajar Konstruktivistik.  Langkah-langkah kegiatan adalah 1. Penyaji memberikan arahan terkait dengan kolase. 2. Para guru mengkreasikan karya kolase dengan menggunakan bahan limbah kemasan. Melalui pengamatan dan penciptaan karya, guru-guru memperoleh pengetahuan mengenai kolase berbahan limbah kemasan serta dapat mewujudkan gagasannya. Penyaji memfasilitasi kegiatan proses penciptaan karya ini dengan memberikan motivasi agar para guru dapat menuangkan ide-ide kreatif secara maksimal.  3. Para guru mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas untuk mendapat tanggapan dari teman sejawat ataupun penyaji. Kegiatan ini menunjukkan bahwa para guru telah memiliki pengetahuan terkait dengan kolase berbahan limbah kemasan.
Hubungan Religiositas Islam dengan Resiliensi Akademik Mahasiswa Aktivis Organisasi Surakarta Agustina, Fauziyah Riyanti; Hardew, Ayatullah Kutub
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8609

Abstract

Mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan soft skill melalui organisasi diluar perkuliahannya. Namun keikutsertaan di dalam organisasi menyebabkan mahasiswa memiliki berbagai permasalahan akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara variabel religiositas islam dengan variabel resiliensi akademik mahasiswa aktivis organisasi Surakarta. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional. Alat resiliensi akademik disusun peneliti sejumlah 15 aitem pernyataan dengan α = 0.872  dan alat ukur religiositas dimodifikasi dari alat ukur yang disusun oleh Amalia (2018) sebanyak 20 aitem pernyataan dengan α = 0,812. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria responden mahasiswa yang menjadi anggota BEM/DEMA/DEM, pernah mengikuti minimal 1 organisasi sebelumnya, kuliah di perguruan tinggi berlabel surakarta, beragama islam. Subjek penelitian berjumlah 100. Analisis data berupa uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0.00<0.05 yang menunjukkan adanya hubungan antara religiositas islam dengan resiliensi akademik. Nilai Pearson Correlation sebesar 0.512 menunjukkan hubungan yang positif dan derajat hubungan antara religiositas islam dengan resiliensi akademik sedang. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima. Semakin tinggi religiositas islam maka semakin tinggi resiliensi akademik mahasiswa aktivis organisasi Surakarta. Sebaliknya semakin rendah religiositas islam maka semakin rendah resiliensi akademik mahasiswa aktivis organisasi Surakarta.
Dukungan Pendidikan Agama Kristen dan Gereja Dalam Menjaga Kesehatan Mental Remaja Kasingku, Juwinner Dedy; Woy, Jones Ted Lauda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.8626

Abstract

Kesehatan mental mencerminkan kondisi emosional dan psikologis yang positif di mana seseorang dapat menggunakan kemampuan kognitif dan emosionalnya secara efektif, berinteraksi dengan baik dalam lingkungannya, dan memenuhi tuntutan kehidupan sehari-hari. Lingkungan sosial dan kejadian sekitar memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental seseorang. Pendidikan Kristen mengajarkan bahwa kesehatan adalah hasil dari keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, kerohanian, dan sosial. Meskipun iman Kristen dapat memberikan ketenangan dan kebahagiaan, gangguan mental masih mungkin terjadi. Orang Kristen diajarkan untuk membawa beban mereka kepada Tuhan dan mencari kekuatan dalam iman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan, merujuk pada literatur artikel publikasi, website terkait, serta buku-buku elektronik maupun fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan mental yang baik mencakup keseimbangan kondisi psikis dan emosi yang memungkinkan seseorang menjalani kehidupan sehari-hari dengan produktif. Perspektif Alkitab menekankan hubungan yang kuat dengan Tuhan sebagai bagian dari kesehatan mental. Tokoh-tokoh Alkitab seperti Elia, Yeremia, dan Daud menunjukkan bahwa bahkan orang beriman pun dapat menghadapi pergumulan mental. Pendidikan agama Kristen berperan penting dalam membentuk kesehatan mental positif remaja dengan menanamkan nilai-nilai iman dan memberikan dukungan spiritual. Gereja juga memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental anggotanya melalui pelayanan pastoral dan komunitas yang mendukung. Dukungan emosional dan kerohanian dari gereja dapat membantu anggota jemaat mengatasi masalah mental dan mencapai kesejahteraan sepenuhnya.
Hubungan Minat Baca Dengan Efikasi Diri Mahasiswa: Survei di Perguruan Tinggi Bandung Raya Mussafa, Salma Alya; Prijana, Prijana; Rohman, Asep Saeful
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.8652

Abstract

Di era pesatnya teknologi dan informasi ternyata minat baca pada kalangan masyarakat masih rendah, tak terkecuali pada mahasiswa. Sedangkan membaca merupakan hal yang dasar dalam proses pembelajaran. Dimana jika terjadinya pembelajaran yang baik, maka efikasi diri yang dimiliki akan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara minat baca dengan efikasi diri mahasiswa di Perguruan Tinggi Bandung Raya. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif dengan teknik pengambilan datanya yaitu survei dan menggunakan instrumen kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa di perguruan tinggi Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Telkom University. Sampel pada penelitian ini menggunakan Quota Sampling sebesar 376 sampel. Uji data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan uji Pearson Product Moment. Berdasarkan analisis korelasi diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca dengan efikasi diri mahasiswa. Maka semakin tinggi minat baca semakin tinggi pula efikasi diri mahasiswa.
Model Problem Based Learning Berbantuan Media Digital Kahoot Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Sekolah Dasar Sulsana, Raih Mitra; Karma, I Nyoman; Nurwahidah, Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8669

Abstract

Skor matematika siswa Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan penurunan yang signifikan. Di SDN Fajar Karya, pemahaman konsep matematis siswa kelas V masih rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media digital Kahoot terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas V di SDN Fajar Karya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Fajar Karya (23 siswa) yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes tertulis (pretest dan posttest) dan observasi. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan menggunakan SPSS 25.0.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkannya model PBL berbantuan media Kahoot, dengan nilai rata-rata posttest sebesar 81,96. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), dan uji effect size menghasilkan nilai 1,298, menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Model Problem Based Learning berbantuan media digital Kahoot memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas V SDN Fajar Karya. Hasil penelitian ini mendukung pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika.
In House Training Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menulis PTK Seriana, Seriana; Siburian, Panigoran; Sitorus, Friska Ria
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa efektif pelatihan internal di lembaga dalam meningkatkan keterampilan guru dalam merancang Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SMP Negeri 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam Aceh. Dengan menggunakan metode quasi eksperimen, penelitian ini melibatkan 47 guru sebagai populasi, di mana 42 responden dipilih sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode pengumpulan data yang diterapkan adalah nonprobability sampling dengan menggunakan Purposive Sampling. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan adanya perubahan signifikan dalam kemampuan menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari para responden setelah mengikuti pelatihan in house training (IHT). Sebelumnya, mayoritas responden menghadapi tantangan dengan nilai pretest yang rendah dan mayoritas dari mereka memperoleh kategori nilai buruk. Namun, setelah mengikuti pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan, dengan sebagian besar responden berhasil mencapai kategori nilai baik dalam postest mereka. Analisis statistik yang dilakukan memperkuat temuan ini dengan menegaskan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan IHT memiliki dampak yang positif dan substansial dalam meningkatkan kompetensi guru dalam menulis PTK di lingkungan SMP Negeri 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam Aceh tahun 2023. Oleh karena itu, temuan dari penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan profesionalisme guru serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat lokal.
Penggunaan Musik Rohani Dalam Peribadatan Woy, Jones Ted Lauda; Gosal, Fellix; Kasingku, Juwinner Dedy
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.8696

Abstract

Musik merupakan sesuatu yang bisa dirasakan oleh semua orang, dari anak-anak hingga orang dewasa. Kekuatan musik ialah dapat  menyentuh hati dan mengungkapkan perasaan membuatnya dan merupkan sumber ketenangan, dan inspirasi. Penelitian menunjukkan bahwa musik memiliki dampak positif bagi kesehatan mental dan kesejahteraan, yang meningkatkan kualitas hidup seseorang. Namun, terdapat situasi di mana musik juga bisa digunakan dengan cara yang negatif. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menganalisis berbagai literatur untuk menjelajahi pandangan roh nubuat tentang penggunaan musik dalam ibadah. Dalam Perjanjian Lama, musik digunakan untuk menyatakan rasa syukur kepada Tuhan dan memberikan ketenangan jiwa. Sedangkan dalam Perjanjian Baru, walaupun tidak menjelaskan secara spesifik jenis musik, musik tetap diakui pentingnya dalam konteks kerohanian.  Pandangan roh nubuat, seperti yang dinyatakan oleh Ellen White, menekankan bahwa musik harus digunakan untuk memuliakan Tuhan dengan keindahan, harmoni, dan kesederhanaan yang dapat mengangkat pikiran kepada yang kudus. Rekomendasi untuk menggunakan musik yang lembut dan harmonis dalam ibadah menyoroti pentingnya kejelasan intonasi dan kekuatan emosi dalam menyampaikan pujian kepada Tuhan. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa penggunaan musik dalam ibadah tidak hanya menciptakan suasana yang hidup tetapi juga menjadi ungkapan dari rasa syukur dan pengabdian yang tulus. Melalui musik, umat dapat menyampaikan pujian yang memuliakan Tuhan dengan indahnya, mencerminkan kehendak-Nya yang sempurna, dan menciptakan keindahan rohani di dalam ibadah mereka.
Analisis Pengaruh Shortvideo Dalam Perkembangan Kepribadian Anak Sekolah Dasar Prastyana, Muhammad Naufal; Rondli, Wawan Shokib; Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.8697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan short video dari media sosial terhadap perkembangan kepribadian siswa kelas IV di SDN Jinggotan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan short video memiliki dampak positif dan negatif terhadap kepribadian siswa. Dampak positif meliputi peningkatan kreativitas dalam berbahasa, penambahan wawasan, dan pemahaman tentang internet. Namun, dampak negatif yang ditemukan adalah siswa menjadi lupa waktu, malas, serta menggunakan kata-kata yang tidak pantas dalam interaksi sosial yang dapat menyebabkan bullying verbal. Guru memiliki peran penting dalam memberikan arahan kepada siswa mengenai penggunaan media sosial dan pentingnya pemahaman terhadap konten yang dilihat. Selain itu, peran orang tua juga sangat dibutuhkan dalam membatasi penggunaan media sosial oleh anak-anak. Kesimpulannya, meskipun media sosial short video dapat memberikan manfaat edukatif, penggunaannya perlu diawasi agar dampak negatifnya dapat diminimalisir.
Transformasi Pembelajaran Pancasila: Keunggulan Media Pembelajaran Interaktif “Sibola Lala” Bagi Siswa kelas 1 SD Suryani, Sri; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8703

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan media digital yang menarik dan mudah dipahami yang mampu menstimulasi peserta didik dalam pembelajaran. Dari latarbelakang tersebuat peneliti ingin mengembangkan bahan ajar berbantuan media interaktif “Si Bola Lala”. “ Si Bola Lala “ ini merupakan akronim dari kata Simbol  dari Sila-sila Pancasila yang terdapat pada materi dalam elemen Pancasila di kurikulum Merdeka fase A. Media pembelajaran  interaktif ini dikembangkan sebagai penunjang untuk meningkatkan  kemampuan berpikir kritis siswa terutama pada pelajaran Pancasila.  Media interaktif ini berbentuk PDF yang disematkan link video interaktif dan didalamnya terdapat beberapa fitur menu yang bisa diakses pengguna. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (R&D). Menggunakan model 4D yang terdiri atas beberapa tahap (Define, Design, Develop, Dissiminate). Subjek penelitian ini meliputi 3 orang ahli 1 guru dan 28 peserta didik kelas I SDN Kalipang 01 Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Setelah media ajar dibuat dan dikembangkan barulah dilakukan ujicoba yang hasilnya diperoleh setelah dilakukan rekaman data melalui wawancara, observasi dan lembar validasi aspek materi yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Dari data yang telah dianalisis diharapkan nantinya sesuai dan relevan dengan kebutuhan siswa dan guru karena media ini memberikan pembelajaran interaktif khusus dan kegiatan bermakna bagi siswa kelas 1.