cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI PERKALIAN CARA SUSUN DENGAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS IV SDN MUNJUL Euis Wiwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.613

Abstract

Dalam membelajarkan matematika kepada siswa, guru hendaknya memilih berbagai variasi pendekatan, strategi, metode yang sesuai dengan situasi sehingga tujuan pembelajaran yang direncanakan akan tercapai. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana peningkatan prestasi belajar siswa Kelas IV SDN Munjul pada bidang studi Matematika materi Perkalian cara susun dengan menggunakan metode metode demonstrasi?”. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran objektif tentang peningkatan prestasi belajar siswa Kelas IV SDN Munjul pada bidang studi Matematika materi Perkalian cara susun dengan menggunakan metode metode demonstrasi. Metode demonstrasi merupakan metode pembelajaran kelompok dengan bantuan tongkat. Lokasi penelitian tindakan ini adalah SDN Munjul. Penelitian dilakukan di Kelas IV SDN Munjul selama dua bulan sejak bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2019. Berdasarkan pada hasil penelitian ini, kesimpulan dari penelitian tindakan kelas ini adalah penerapan Metode Metode demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III pada mata pelajaran matematika materi Perkalian susun. Jika pada siklus I rata-rata nilai siswa 5,66. Dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 8,08. Dengan tercapainya ketuntasan belajar siswa di atas kreiteria ketuntasan minimal yang ditentukan oleh sekolah, maka dapat dikatakan bahwa penelitian ini telah berhasil.
Pengaruh Latihan Menggunakan Hula Hoop Terhadap Kecepatan Renang Gaya Kupu-Kupu Pada Atlet Caruban Aquatic Club Cirebon Yera Sekar As'andira; Didik S. P. Raharja; Sandra Arhesa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i2.615

Abstract

Keterampilan gerak pinggul pada gerakan kaki gaya kupu-kupu atlet Caruban Aquatic Club masih rendah, indikasi kesalahan yang dilakukan yaitu gerakan kaki gaya kupu-kupu yang dimulai dari lutut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan menggunakan hula hoop dan latihan konvensional terhadap kecepatan renang gaya kupu-kupu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasinya adalah atlet renang Caruban Aquatic Club Cirebon, menggunakan total sampling sebanyak 10 orang atlet yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol melalui teknik pengambilan sampel random sederhana dengan cara diundi. Menggunakan instrumen tes kecepatan renang gaya kupu-kupu. Teknik pengolahan data menggunakan SPSS 17. Uji hipotesis kecepatan renang diperoleh Thitung 0,002 < Ttabel 2.77 dan Sig. (2-tailed) 0.0998 > 0.05, maka hipotesis yang diajukan terdapat perbedaan pengaruh latihan menggunakan hula hoop dan latihan secara konvensional terhadap kecepatan renang gaya kupu-kupu, tidak dapat diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh latihan hula hoop dan latihan konvensional terhadap kecepatan renang gaya kupu-kupu pada atlet renang di perkumpulan Caruban Aquatic Club Cirebon.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 MELALUI PENDAMPINGAN Endang Sukarya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.620

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP melalui pendampingan, karena dalam penyusunan RPP di SMP Negeri 1 Sukahaji masih mengalami kesulitan. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurang sosialisasi pelatihan Kurikulum 2013 kepada teman sejawat. Padahal SMP Negeri 1 Sukahaji merupakan SMP Negeri yang menerapkan Kurikulum 2013. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh : (1) kesibukan guru, (2) kurang adanya pendampingan dan (3) kurang sosialisasi. Terkait dengan permasalahan di atas, perlu adanya bantuan penanganan yang memadai. Dalam hal ini upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pendampingan, yang bertujuan pada peningkatan kompetensi guru melalui siklus yang sistematis. Analisa data yang dilaksanakan menggunakan analisa diskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dengan tahapan siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 (empat) langkah meliputi : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan Kepala Sekolah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP (dari 33,33% pada siklus 1 menjadi 81,48% pada siklus 2). Hasil penelitian ini, 27 guru dari sekolah yang menjadi subyek penelitian, semuanya menunjukkan peningkatan kompetensia sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Saran yang diajukan adalah : (1) perlu diintensifkan peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP melalui kegiatan pendampingan atau sejenisnya (2) untuk meningkatkan kompetensi guru, sekolah, perlu adanya wahana semacam IHT (In House Training) sebagai Sarana Peningkatan Kompetensi yang Menarik bagi Guru di Sekolah , agar mereka dapat saling bertukar pengalaman melalui dialog akademis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SD BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION YANG BERORIENTASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Ujiati Cahyaningsih; Dede Salim Nahdi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.622

Abstract

Berpikir kritis merupakan keterampilan yang dibutuhkan agar mampu bersaing di abad 21. Oleh karena itulah, sangat penting keterampilan ini ditanamkan pada anak sedini mungkin. Namun keterampilan ini belum sepenuhnya dikembangkan pada anak. Hal ini terungkap dari beberapa studi yang menunjukkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih rendah. Upaya yang dapat dilakukan guru adalah dengan mengembangkan bahan ajar yang dapat memfasilitasi peningkatan berpikir kritis serta ditunjang dengan model pembelajaran yang tepat. Atas dasar itulah penulis melakukan penelitian pengembangan bahan ajar matematika untuk siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasil bahan ajar matematika yang valid, praktis dan efektif. Model penelitian pengembangan yang digunakan yaitu model Plomp yang terdiri dari lima fase pengembangan, yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi, (4) fase tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) fase implemestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
Dampak Lingkungan Keluarga dan Program Pembiasaan Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Fifih Fauziah Cahyawati; Muslihudin Muslihudin; Suklani Suklani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.627

Abstract

Lingkungan keluarga dapat memberikan peranan yang dapat menyiapkan generasi anak yang mampu secara psikologis, fisik dan non fisik. Fungsi-fungsi pokok lingkungan keluarga adalah Fungsi biologis, Fungsi afeksi, Fungsi sosialisasi. Peningkatan pendidikan generasi penerus berdampak pada pergeseran relasi dan peran-peran anggota keluarga. Namun teladan baik dan tugas-tugas pendidikan dalam keluarga tetap menjadi tanggung jawab kedua orang tua. Dengan demikian pembiasaan adalah sesuatu yang sengaja dilakukan secara berulang-ulang agar sesuatu itu dapat menjadi kebiasaan. Pembiasaan dalam dunia pendidikan sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Tujuan pengembangan pembiasaan adalah menfasilitasi anak untuk menampilkan totalitas pemahaman ke dalam kehidupan sehari- hari, baik di SD maupun dilingkungan yang lebih luas (keluarga, kawan, dan masyarakat). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dampak lingkungan keluarga terhadap pembentukan karakter siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 2 Ambit termasuk kategori sedang, yaitu sebesar 41,53%. Program pembiasaan terhadap pembentukan karakter siswa di SD Negeri 2 Ambit termasuk kategori rendah, yaitu sebesar 43,08%. Determinasi karakter siswa di SD Negeri 2 Ambit termasuk kategori tinggi, yaitu 55,38%. Hal ini menunjukan bahwa lingkungan keluarga lebih berpengaruh dibandingkan dengan program pembiasaan. Dengan melihat hasil uji hipotesis dapat diketahui dari perhitungan koefisien korelasi sebesar 0.007 lebih kecil dari < probabilitas 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara lingkungan keluarga, program pembiasaan, dan pembentukan karakter. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh lingkungan keluarga dan program pembiasaan adalah sebesar 32,5%.
PEMBELAJARAN SHALAT JAMAK DAN QASHAR DENGAN METODE DEMONSTRASI DAN EKSPERIMEN DI KELAS VIIC SMPN 1 SURANENGGALA Sarika Sarika
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.628

Abstract

Masalah yang dihadapi guru adalah masih kurangnya kemampuan siswa dalam menjelaskan pengertian shalat jamak dan qashar serta sebab-sebabnya, kemampuan dalam menjelaskan shalat-shalat yang boleh dijamak dan diqashar, kemampuan siswa dalam mempraktekkan shalat jamak taqdim dan takhir. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas VIIC SMPN 1 Suranenggala Kabupaten Cirebon dalam memahami mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti tentang “Shalat Jamak dan Qashar” dengan penerapan Metode Demonstrasi dan Eksperimen, sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti menjadi lebih menyenangkan dan menimbulkan kreatifitas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan pada kelas VIIC SMP Negeri 1 Suranenggala Cirebon. Kegiatan dilakukan sebanyak dua siklus tindakan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dari mulai mulai pra test hingga siklus terakhir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Metode Demonstrasi dan Eksperimen dapat Meningkatkan Pemahaman siswa dalam belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada materi “Shalat jamak dan Qashar” di Kelas VIIC SMP Negeri 1 Suranenggala Kabupaten Cirebon
PENERAPAN PENDEKATAN PRAGMATIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA SMP Yeni Suryani Karyawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas IXC SMP Negeri 1 Talun dalam memahami Penjelasan Narasumber dalam mata pelajaran Bahasa Inggris pada materi “Listening to someone giving interesting news or information” dengan penerapan Model Pendekatan Pragmatik, sehingga pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dan menimbulkan kreatifitas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan pada kelas IXC SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Cirebon. Kegiatan dilakukan sebanyak dua siklus tindakan. Hasil penelitian menujukan hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris pada materi “Listening to someone giving interesting news or information” meningkat. Dengan demikian disimpulkan Pendekatan Pragmatik dapat meningkatkan pemahaman siswa Kelas IXC SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Cirebon dalam belajar Bahasa Inggris pada materi “Listening to someone giving interesting news or information” dan meningkatkan hasil belajarnya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN SUPERVISI KELAS DI SD NEGERI HEGARMANAH Heri Indrayono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.636

Abstract

Dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah seorang guru hendaknya mampu memilih dan mendayagunakan model pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran. Pada umumnya guru jarang mengunakan model pembelajaran dalam setiap proses pembelajaran, karena kurangnya pemahaman guru terhadapmodel-model pembelajaran yang dapat memudahkan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas.Sebenarnya ada banyak model pembelajaran yang bisa dipakai oleh setiap guru dalam proses pembelajaran. Dengan mengunakan model-model pembelajaran yang sesuai, tentunya siswa akan termotivasi dalam belajar, dan ini akan berdampak positif pada hasil belajarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peningkatan mutu pembelajaran pada siswa di SD Negeri Hegarmanah dalam menerapkan model-model pembelajaran melalui kegiatan supervisi kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh simpulan bahwa penerapan model-model pembelajaran melalui supervisi kelas oleh kepala sekolah terbukti berhasil meningkatkan kemampuan guru SD Negeri Hegarmanah dalam mengelola proses pembelajaran. Selain itu, dengan meningkatnya kemampuan guru SD Negeri Hegarmanah dalam mengelola proses pembelajaran, bukan saja proses belajar siswa semakin bermakna tetapi juga hasil belajarnya meningkat.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS DIDACTICAL DESIGN RESEARCH YANG BERORIENTASI PENINGKATAN PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE Mohamad Gilar Jatisunda; Nia Kania
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.659

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran sedangkan kompetensi profesional merupakan kemampuan guru dalam menguasai pengetahuan bidang ilmu pengetahuan yang diampunya. Pedagogical Content Knowledge seorang guru dapat berkembang dengan baik seiring dengan pengalamannya dalam mengajar. Namun kenyataannya tidak semua memberikan pengalaman yang baik bagi pengembangan Pedagogical Content Knowledge. Sehingga penting mempersiapkan calon guru matematika mempunyai Pedagogical Content Knowledge yang baik. Alternatif pengembangan. Pedagogical Content Knowledge adalah dengan mengembangkan bahan ajar berbasis Didactical Design Research, dimana bahan ajar yang di hasilkan sesuai dengan kondisi respon mahasiswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pengembangan bahan ajar melalui pembelajaran yang dapat mendorong mengembangkan pedagogical content knowledge. Pembelajaran yang memfasilitasi hal tersebut adalah pembelajaran dengan bahan ajar yang dikembangkan berbasis didactical design research (DDR). Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid berdasarkan ahli kurikulum, ahli materi dan ahli media dengan kategori penilaian sangat baik. Berdasarkan penilaian guru dan siswa, bahan ajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis dengan kualitas sangat baik. Bahan ajar juga dinilai efektif karena hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika menunjukkan ketuntasan siswa sebesar 89,01%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH MANAGEMEN PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW Endah Yuliani; Ratna Nurdiana; Dwi Novaria Misidawati; Siti Aniqoh Shofwani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.680

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya komunikasi menyampaikan gagasan/ide mahasiswa dalam proses pembelajaran di kelas pada mata kuliah Managemen Pemasaran. Tujuan penelitian ini untuk meningkatakan kemampuan komunikasi mahasiswa pada mata kuliah Managemen Pemasaran menggunakan metode Kooperatif tipe Jigsaw pada mahasiswa kelas IIA Prodi Managemen STIE Semarang Tahun Akademik 2019/2020. Subjek penelitian ini mahasiswa kelas IIA semester 4 Prodi Managemen dengan jumlah mahasiswa 40 orang terdiri dari 32 perempuan dan 8 laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merujuk pada desain pola PTK menurut Kemmis & Taggart yang terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunaan observasi, tes, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan kemampuan komunikasi yang signifikan setelah dilakukan tindakan sebanyak tiga siklus. Disamping itu, metode kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Managemen Pemasaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan kemampuan komunikasi menyampaikan gagasan/ide dan hasil belajar mata kuliah Managemen Pemasaran pada mahasiswa kelas IIA Prodi Managemen STIE Semarang Tahun Akademik 2019/2020.

Page 12 of 118 | Total Record : 1180