cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Kajian Pragmatik Terhadap Interaksi Sosial Melalui Penjualan Online Pada Masa Pandemi Covid-19 Evy Yuliana; Yessi Fitriani; Muhammad Ali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2278

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui prinsip kesantunana yang terdapat pada proses interaksi sosial melalui kegiatan penjualan online di media internet. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan prinsip kesopanan yang dipergunakan oleh penjual dengan pembeli ketika berinteraksi di media sosial. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dilanjutkan dengan teknik pengumpulan data yakni teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, prinsip kesantunan dalam penelitian ini terdiri dari enam maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan dan maksim kesimpatian. Namun, maksim yang digunakan oleh penjual dengan pembeli ada empat yaitu maksim kebijaksanaan, pemufakatan, kesederhanaan dan penghargaan
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Karakter Islami Tema 1 Kelas V Sekolah Dasar Agus Arba'i Mahmud; Ashari Ashari; Nur Ngazizah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2281

Abstract

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang melibatkan peserta didik secara aktif. Penggunaan bahan ajar sangat diperlukan dalam keaktifan dan penanaman karakter dalam pembelajaran. LKPD berbasis karakter Islami merupakan kumpulan materi, soal-soal untuk berlatih dan memperdalam materi pembelajaran yang dilengkapi dengan hadits dan penanaman karakter Islami. Penelitian pengembangan ini bertujuan: (1) Mengetahui pengembangan LKPD Berbasis Karakter Islami pada Tema 1 Kelas V Sekolah Dasar, (2) Mengetahui kelayakan LKPD Berbasis Karakter Ialami pada Tema 1 Kelas V Sekolah Dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan yaitu : Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Pekutan tahun ajaran 2021/2022, dengan jumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, lembar validasi, angket respon peserta didik, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data dengan menghitung persamaan yang telah ditentukan yang kemudian hasil diubah ke dalam bentuk skala empat. Hasil penelitian yang dilakukan : (1) Menghasilkan LKPD berbasis karakter islami dengan menggunakan model ADDIE; (2) Kelayakan produk diperoleh dari (a) Kevalidan dengan hasil penilaian validasi ahli materi sebesar 3.88 dikategori sangat valid, ahli media sebesar 3.17 dikategori valid, dan guru kelas sebesar 3.86 dikategori sangat valid, dan hasil keseluruhan nilai sebesar 3.63 dengan kategori sangat valid. (b)Kepraktisan dari respon peserta didik diperoleh keseluruhan nilai 3.47 dikategorikan sangat praktis, dan keterlaksanaan pembelajaran diperoleh nilai 3.67 dikategorikan sangat praktis. (c)Keefektifan dilihat dari hasil pretest dengan rerata nilai 62 dan postest rerata nilai 85. Dengan presentase ketuntasan sebesar 85.8% dapat dikategorikan sangat efektif. Sehingga LKPD berbasis karakter islami pada tema 1 yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan sangat layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Rian Deriyansah; Puri Pramudiani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2297

Abstract

Latar belakang pendidikan orang tua menjadi tolak ukur keberhasilan siswa disekolah, semakin tinggi pendidikan orang tua maka keberhasilan siswa juga akan semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV MI Nurul Huda Kapuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode penelitian survey. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling jenis sampel jenuh. Peneliti memperoleh sampel yang diambil adalah kelas IV-A sebanyak 33 peserta didik. Uji validitas menggunakan rumus product moment. Pada soal kuesioner terdapat 25 soal valid dari 30 soal yang telah diujikan. Uji reliabilitas menggunakan rumus alpha cronbach dan diperoleh ri > rtabel (0,928 > 0,396), sehingga instrumen dikatakan reliabel. Penelitian ini tidak mengunakan uji prasyarat analisis karena data yang diperoleh berbentuk nominal dan analisis katagorisasi, sehingga perhitungan data termasuk menggunakan statistika nonparametris dengan Uji Chi-Kuadrat. Uji hipotesis menggunakan uji chi-kuadrat dan didapatkan nilai X2hitung < X2tabel (1,273 < 5,991), maka Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian, maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV MI Nurul Huda Kapuk.
Pengembangan Media Moraku pada Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Tety Nur Cholifah; Maliatul Wahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2302

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa media Moraku (Monopoli Keberagaman Negeriku) yang dimodifikasi dan disesuaikan dengan tema indahnya keragaman dinegeriku, pengembangan media Moraku untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) menurut Sugiono terdapat 10 langkah-langkah pengembangan yaitu 1) identifikasi masalah, 2) pengumpulan informasi, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) perbaikan desain, 6) uji coba produk, 7) revisi produk, 8) uji coba pemakaian, 9) revisi tahap akhir, 10) produksi masal. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, tes tulis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Moraku layak digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. hal tersebut dapat dibuktikan dengan melihat hasil validasi dari ahli media 1 mendapatkan skor 86 dengan presentase 95% kategori sangat valid/sangat layak di uji coba dengan revisi, sedangkan ahli media 2 mendapatkan skor 88 dengan presentase 98% kategori sangat valid/sangat layak di uji coba tanpa revisi. Pada validasi ahli materi mendapatkan skor 70 dengan presentase 100% kategori sangat valid/sangat layak di uji coba tanpa revisi. Pada uji coba produk kelompok kecil menunjukkan peningkatan hasil belajar sebesar 60% pada rata-rata pretest 66 dan postest 86. Sedangkan pada uji coba pemakaian kelompok besar mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 73% dengan rata-rata pretest 57 dan postest 88. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa media Moraku pada pembelajaran tematik terpadu tema indahnya keragaman di negeriku untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar.
Pemanfaatan Media Phet Simulation Pada Pembelajaran Fisika Dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning Tedy Sukamto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2327

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki tingkat pemahaman siswa pada pelajaran fisika dan meningkatkan kreatifitas siswa dalam proses kegiatan pembelajaran fisika. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sedangkan untuk meningkatkan prestasi siswa, penulis menggunakan pembelajaran dan pengajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) dan memanfaatkan media PhET Simulation. Subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas XII IPA4 SMA Negeri 23 Bandung sedang objeknya adalah pembelajaran pokok bahasan Induksi Elektromagnetik yang diajarkan dengan cara metode diskusi kelompok. Dari penelitian yang diadakan dengan meneliti kondisi awal siswa yang diukur dengan alat tes tertulis dan hasil penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, terlihat adanya peningkatan hasil yang dicapai siswa dalam memahami konsep Induksi Elektromagnetik yang diberikan. Peningkatan pemahaman ini terlihat mulai dari siklus I siswa dapat meningkatkan rata-rata nilai tesnya menjadi 70,00 dari kondisi awal dengan rata-rata sebesar 50,00. Sedang dari kondisi di siklus I setelah dilakukan tindakan pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 83,00. Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini maka peneliti menyarankan siswa harus siap untuk mengikuti pembelajaran dengan metode CTL dan pemanfaatan media PhET (Physics Education Technology) simulation untuk memudahkan pembelajaran terutama dalam memahami konsep karena kontekstual. Dengan metode pembelajaran ini pemahaman siswa akan meningkat karena pembelajaran menjadi menarik, mudah dibayangkan (visual), sehingga kesadaran dan motivasi siswa untuk mengikuti pembelajaran tinggi karena media teknologi dalam bentuk aplikasi sangat dekat dengan kehidupannya siswa (milenial).
Meningkatkan Kemampuan Lempar dan Tangkap Bola Permainan Softball Dengan Media Modifikasi Bola Plastik Toni Kurniawan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran keterampilan cara melempar dan menangkap pada permainan softball melalui metode modifikasi bola softball plastik pada siswa SMA Negeri 23 Bandung.bPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Objek penelitian adalah siswa kelas XII IPA 5 SMAN 23 Bandung berjumlah 36 siswa. Penelitian berlangsung dari bulan September sampai Oktober 2021. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) observasi hasil belajar keterampilan cara melempar dan menangkap pada permainan softball, (2) observasi terhadap perilaku siswa, (3) angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi bola softball dapat meningkatkan hasil pembelajaran cara melempar, memukul dan menangkap pada permainan softball pada siswa kelas XII IPA 5 SMAN 23 Bandung. Berdasarkan data hasil tes pada siklus I rata-rata presentasi keterampilan siswa 80% meningkat dibandingkan sebelum diberikan tindakan yaitu 70 %. Pada siklus II 100 % siswa dapat mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 75 untuk nilai keterampilan cara melempar dan menangkap pada permainan softball Penjasorkes di SMAN 23 Bandung
Pengembangan RPP Revisi 2019 Dengan Model Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan Kardiman Kardiman; Rintis Rizkia Pangestika; Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2386

Abstract

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana pelakasanaan pembelajaran yang akan selalu berubah mengikuti perubahan perkembangan zaman dan berpedoman dengan silabus dan kurikulum yang digunakan, maka dari itu perlu dilakukannya penyederhanaan RPP yang sesuai dengan Permendikbud terbaru. Adanya covid 19 menyebabkan dilakukanya penyederhanaan RPP yang bertujuan meringkas dari RPP yang tadinya RPP berlembar-lembar menjadi satu lembar.  Model pembelajaran merupakan cara atau teknik yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran agar dalam pembelajaran siswa ikut berperan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran adalah PAIKEM. PAIKEM adalah singkatan dari pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Dengan pembelajaran yang memfokuskan pada siswa. Hasil dari penelitian pengembangan RPP revisi 2019 dengan model PAIKEM yang telah dikembangkan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Berdasarkan uji kevalidan yang yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi dan guru mendapatkan rerata skor 3,6. Uji kepraktisan melalui angket respon siswa yang dilakukan dengan uji coba lapangan terbatas dan luas mendapatkan rerata skor 3,9 dan dikategorikan keefektifan dalam ketuntasan belajar adalah 88%.
Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pedoman dalam Menghadapi Era Society 5.0 Mendatang Anindita Putri Kirani; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2391

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan teknologi telah mengubah cara manusia dalam menjalani kehidupan sepenuhnya. Transisi dari Revolusi Industri ke Era Society 5.0 menandakan bahwa perkembangan dunia terus bergerak maju, sehingga masing-masing individu harus dapat diandalkan dan mampu hidup dalam konteks global yang modern. Era Society 5.0 akan berfokus pada penggunaan teknologi dalam membantu pengelolaan sumber daya manusia yang lebih baik. Supaya generasi muda tidak mudah terombang-ambing dalam perkembangan teknologi ini diperlukan sebuah pembelajaran yang dapat memperkuat karakter kebangsaan dari masing-masing individu. Pendidikan karakter sangat penting dalam rangka mewujudkan suatu bangsa dan negara yang berakhlak mulia dan masyarakat yang adil. Pendidikan karakter ini bisa dicapai dengan adanya pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran penting Pendidikan Kewarganegaraan dalam menghadapi era yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan secara observasi, simak-catat, dan dokumentasi. Sedangkan sumber datanya sendiri diperoleh dari artikel-artikel maupun jurnal yang terdapat pada media daring. Dapat disimpulkan bahwa dalam implementasinya Pendidikan Kewarganegaraan memiliki tiga kompetensi yang harus dikuasai tiap individu supaya dapat menghadapi era Society 5.0 dengan baik. Kompetensi yang dimaksud adalah civic knowledge (pengetahuan), civic skills (keterampilan), dan civic dispositions (sikap).
Penerapan Metode Suku Kata Dalam Pembelajaran Membaca Permulaan Pada Siswa Sd Sunan Giri Ngebruk Yuni Triana Dewi; Sekar Rastri Ardyaputri; Suyono Suyono; Ade Eka Anggraini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 3 (2022): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i3.2428

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus yang bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena secara mendalam dengan cara mengumpulkan data secara mendalam pula. Hasil dari penelitian ini adalah metode suku kata dapat meningkatkan kemampuan membaca khususnya membaca permulaan pada siswa kelas 1 SD Sunan Giri Ngebruk. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan kemampuan membaca siswa. Karena setiap pagi sebelum jam pelajaran dimulai, siswa yang belum lancar membaca selalu mendapat jam tambahan. Hal tersebut juga tidak terlepas dari peran orang tua di rumah yang harus tetap mendampingi anaknya untuk belajar membaca. Terdapat kelebihan dan kekurangan pada penerapan metode suku kata dalam pembelajaran membaca permulaan. Kelebihan dari metode suku kata ini adalah siswa dapat membaca dengan lancar tanpa harus mengeja terlebih dahulu, hal ini sangat membantu siswa terlebih pada saat pembelajaran di kelas. Sedangkan kekurangan pada metode ini adalah siswa belum lancar membaca atau kesulitan jika membaca bacaan yang ada huruf tunggal di akhir atau “ng”. Agar metode suku kata ini tercapai sesuai yang diharapkan lebih baik guru memetakan kemampuan membaca awal siswa kemudian guru juga mengkomunikasikan dengan orang tua, hal ini diharapkan apa yang sudah dibelajarkan di sekolah dapat dilanjutkan di rumah guna meningkatkan pembelajaran membaca permulaan siswa.
Adoption of Information and Communication Technology: a Strategy For Promoting Lecturers’ Effectiveness in Nigerian Universities Suleiman Yusuf; Alao Monsurat Iyabo
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 3 (2022): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i3.2439

Abstract

Information Communication and Technology has become a global requirement to replace the traditional teaching methods with a technology-based teaching tools and facilities at all levels of education. It is on this premise that this study examined adoption of ICT as a strategy for promoting lecturers' effectiveness in Nigerian universities.  To this end, the concept of information and communication technology with relevant theories and models were examined. Concept of lecturers’ effectiveness, usefulness of ICT and their challenges were critically examined. The challenges include inadequate power supply and poor funding.  The study concludes that the importance of ICT in Nigerian universities cannot be underestimated, hence the need for integration of ICT for effectiveness of lecturers.  The study suggests that adequate ICT facilities should be provided for lecturers to be efficient and effective in terms of teaching, research and community development.

Page 48 of 118 | Total Record : 1180