cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Meningkatkan Karakter Mandiri Melalui Model Project Work di Kelas I Siswa Sekolah Dasar Aulia Farhana; Iis Nurasiah; Dyah Lyesmaya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5932

Abstract

Pendidikan karakter merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang melibatkan pemahaman nilai, kesadaran akan nilai-nilai tersebut, dan tindakan konkret untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu aspek penting dalam pendidikan karakter adalah pengembangan karakter mandiri pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter mandiri siswa kelas satu sekolah dasar melalui penerapan Model Project Work sebagai metode pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Partisipan penelitian ini adalah 30 siswa kelas satu sekolah dasar SDIT Al Khoiriyah Al Husna. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket untuk mengukur tingkat karakter mandiri siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan karakter mandiri siswa pada setiap fase pembelajaran Model Project Work, termasuk orientasi, organisir, membimbing, penyajian karya, dan menganalisis. Selain itu, hasil angket indikator kemandirian juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus pembelajaran. Siswa menunjukkan peningkatan dalam minat diri, keberanian, kemampuan mengerjakan tugas, kemampuan menyampaikan pendapat, dan perasaan rendah diri. Model Project Work memiliki manfaat yang signifikan dalam meningkatkan karakter mandiri siswa, seperti mengembangkan kemampuan belajar mandiri, tanggung jawab, percaya diri, dan ketahanan menghadapi hambatan. Oleh karena itu, disarankan agar pendekatan Model Project Work lebih banyak digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar untuk mengembangkan karakter mandiri siswa secara holistik.
Kesulitan Siswa SMA Dalam Menyusun Artikel Ilmiah Lumongga Devitasari; Sadieli Telaumbanua; Sartika Sari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5946

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan menyusun artikel ilmiah Siswa kelas XII SMA prestasi Utama.  Dalam penelitian ini, dilakukan pengambilan data dengan cara penganalisisan nilai siswa dalam materi menyusun artikel ilmiah dan pelaksanaan wawancara mendalam dengan guru dan siswa, Wawancara dilakukan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam materi meyusun artikel ilmiah. Materi tersebut tedapat di dalam Kompetensi Dasar 3.11 dan 4.11 Kurikulum SMA Tahun 2013 Revisi 2020. Kompetensi Dasar 3.11 berisi “Menganalisis kebahasaan artikel dan/atau buku ilmiah”. Selanjutnya, Kompetensi Dasar 4.11 berisi “Mengonstruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahasaan”. Berdasarkan wawancara diketahui menurut siswa bahwa menulis atau menulis artikel ilmiah merupakan kegiatan yang menyulitkan. Dalam kegiatan menulis artikel ilmiah dibutuhkan waktu yang lama dalam penyelesaiaannya.Kemudian Solusi yang diberikan dalam penyelesaian kesulitan belajar siswa adalah meningkatkan kebiasaan membaca dan menulis siswa, pemberian contoh tulisan siswa setingkat SMA yang berhasil diterbitkan, pemberian reward atau hadiah, pengadaan lomba menulis, interaksi dari pihak sekolah dengan orang tua, penggunaan metode pembelajaran yang interaktif, pemanfaatan teman sebaya, pemanfaatan handphone dan laptop dalam pencarian sumber belajar, dan penciptaan suasana belajar yang kondusif.
Global Physical Activity Questionnaire : Aktivitas Fisik Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi Pasca Covid-19 Rivaldi Rivaldi; Firman Septiadi; Ahmad Alwi Nurudin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi tingkat aktivitas fisik mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) di Universitas Muhammadiyah Sukabumi pasca pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penggunaan instrumen GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire) memungkinkan penilaian intensitas aktivitas fisik yang kemudian diklasifikasikan menjadi tinggi, sedang, atau rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (63,3%) memiliki tingkat aktivitas fisik yang tinggi, sementara sebagian kecil (26,7%) memiliki tingkat sedang, dan hanya 10% memiliki tingkat rendah. Hasil ini mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa di universitas ini aktif secara fisik dan mungkin terlibat dalam aktivitas fisik yang cukup intens. Aktivitas fisik diakui memiliki dampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental, termasuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengurangi stres, dan meningkatkan konsentrasi. Oleh karena itu, mahasiswa dengan tingkat aktivitas fisik yang tinggi cenderung memiliki gaya hidup yang lebih sehat dan siap menghadapi tuntutan akademik dan kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi universitas dan pihak terkait untuk mempromosikan aktivitas fisik yang lebih aktif di antara mahasiswa sebagai bagian dari pendidikan jasmani yang holistik. Hal ini dapat mendukung kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa, serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
Media Bahan Ajar Digital Makanan Sehat bagi Peserta Didik di Sekolah Dasar Tasha Rukmana; Prayogi Dwina Angga; Moh Irawan Zain
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa bahan ajar digital makanan sehat pada muatan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) bagi siswa kelas III di SD Negeri II Lopok. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis research and development (R & D) dengan menggunakan pendekatan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri II Lopok, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan media bahan ajar digital dengan spesifikasi produk diantaranya: 1) website yang dikembangkan menggunakan platfrom google sites; (2) website yang dikembangkan sesuai dengan materi mata pelajaran PJOK materi memilih makanan sehat siswa kelas III, (3) website yang dikembangkan mudah diakses kapanpun dan dimanapun, (4) tampilan website menarik dengan materi yang mudah dipahami serta dapat mendorong siswa untuk belajar secara mandiri, (5)  website dilengkapi dengan gambar dan video yang sesuai dengan materi. Hasil uji validasi ahli media diperoleh 92,5% dengan kriteria sangat layak, serta hasil validasi ahli materi diperoleh 94,7% dengan kriteria sangat layak. Sedangkan untuk hasil kepraktisan bahan ajar digital untuk uji coba kelompok besar diperoleh dari 96,5% sedangkan untuk respon guru diperoleh 99,3% dengan kriteria sangat praktis. Media bahan ajar digital melalui google sites tentang materi makanan sehat berguna sebagai alat pendidikan gizi yang sederhana, praktis, cukup jelas dan mudah diterapkan
The Challenges and Strategies in Writing Descriptive Text on Local Places in the EFL Essay Writing Course M. Akram Mulyasin; Ahmad Zamzam; Lalu Jaswadi Putera; Muhammad Amin; Hajriana Arfah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6017

Abstract

The objectives of this study were to explore the challenges faced by students in writing descriptive text about local places and to describe how they deal with these challenges. A descriptive method was used, with a writing test and a questionnaire as instruments. From the results of the writing test, the students' scores on the organization aspect were the lowest, which means that students still have difficulties structuring their writing effectively and presenting their ideas in a clear and logical way. It involves issues like paragraph structure, coherence, and transitions between paragraphs. In addition, from the students' responses in the questionnaire, it was found that more than half of the students who participated in the questionnaire section felt that limited vocabulary was their main challenge in writing descriptive texts about local places. This indicates that the students felt that they did not have enough choice of words or phrases to effectively describe the place they were writing about. Moreover, to deal with the challenges, they used various strategies to navigate the complexity of writing about local places. These strategies include thorough observation, pre-writing, revision before completion, seeking examples, seeking feedback from peers, utilizing the power of artificial intelligence (AI), utilizing visual references, and regular practice. In conclusion, the paper shows the challenges students faced in writing descriptive text about local places and the strategies they employed to address these challenges.
Kesulitan Guru dalam Menyusun Soal Evaluasi Berbasis Higher Order Thinking Skills dalam Pembelajaran Kurikulum 2013 Rakyal Aini; I Nyoman Karma; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penyusunan soal evaluasi berbasis HOTS dan mendeskripsikan kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS dalam pembelajaran kurikulum 2013 di SDN Inpres Nae. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif pendekatan studi kasus dimana subjek penelitian ini adalah guru di SDN Inpres Nae yang mengajar pada kelas IV, V dan VI dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 5 (lima) orang. Data dianalisis dari hasil pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi berupa dokumen PAS. Data kemudian direduksi, disajikan data dalam bentuk uraian serta ditarik kesimpulan. Berdasarkan data diperoleh dapat diketahui bahwa dalam langkah-langkah penyusunan soal HOTS masih banyak guru-guru yang tidak mengenal bagaimana langkah-langkah penyusunan HOTS yang terdiri dari menganalisis KD, menyusun kisi-kisi soal, memilih stimulus yang tepat dan kontekstual, menulis butir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi soal dan membuat pedoman pensekoran dan kunci jawaban. Hal ini memberikan dampak besar dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS, dimana ditemui kesulitan guru diantaranya; 1) Kesulitan menganalisis tingkat kognitif pada Kompetensi Dasar, 2) Kesulitan merumuskan bentuk soal muatan HOTS dan 3) Kesulitan membuat dan menemukan stimulus  yang tepat dan kontekstual yang dapat digunakan agar sejalan dengan kompetensi dasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru-guru di SDN Inpres Nae mengalami banyak kesulitan dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS, hal ini didorong oleh minimnya sosialisasi dari pemerintah dalam memberikan pelatihan dan bimbingan menyeluruh terhadap setiap sekolah.
Media Pop-Up Book Bermuatan Permainan Tradisional Sasak Untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Wafiqoh Nurul Azizah; Prayogi Dwina Angga; Moh. Irawan Zain
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6038

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media berupa pop-up book bermuatan permainan tradisional Sasak bagi siswa kelas III SDN 1 Lembah Sari. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis research and development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan Sugiyono yang meliputi 10 tahapan penelitian yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data/informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, produksi masal. Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SDN 1 Lembah Sari. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan media berupa pop-up book bermuatan permainan tradisional Sasak yang dilengkapi dengan barcode video permainan tradisional Sasak. Hasil uji validasi ahli materi diperoleh 83,6% dengan kategori sangat layak, ahli media diperoleh persentase sebesar 94,2% dengan kategori sangat layak, respon guru diperoleh persentase 100% dengan kategori sangat layak, uji coba kelompok kecil diperoleh persentase 93,6% dengan kategori sangat praktis, uji coba kelompok besar diperoleh persentase sebesar 92,5% dengan kategori sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pop-up book bermuatan permainan tradisional Sasak terbukti sangat layak dan praktis digunakan untuk memberikan wawasan kepada peserta didik.
Media Monopoli Truth or Dare pada Tema 2 Udara Bersih bagi Kesehatan untuk Siswa Sekolah Dasar Aulia Patra Nirmala; Prayogi Dwina Angga; Husniati Husniati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis permainan monopoli pada materi alat pernapasan hewan bagi siswa kelas V SDN 2 Lape. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Sugiyono yang terdiri dari 10 tahapan yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, produksi massal. Penelitian dan pengembangan mengambil lokasi di SDN 2 Lape, Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa media monopoli truth or dare pada tema 2 undara bersih bagi kesehatan untuk siswa kelas V di SDN 2 Lape. Berdasarkan hasil uji validasi ahli media diperoleh hasil persentase terhadap media monopoli truth or dare sebesar 89,6% dan dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat valid. Sedangkan pada hasil uji validasi materi diperoleh hasil persentase terhadap materi sebesar 96,1% dan dapat disimpulkan bahwa materi yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat valid. Berdasarkan hasil uji pemakaian media monopoli truth or dare pada siswa diperoleh persentase sebesar 98,5% dan dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan termasuk kategori sangat praktis. Sedangkan berdasarkan hasil respon guru terhadap media monopoli truth or dare diperoleh persentase sebesar 95% dan dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan berada pada kategori sangat praktis.
Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dan Keterampilan Berpikir Siswa Kelas IV SD Anastasya Yolanti; Adi Winanto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan belajar selama masa pandemi, yang memerlukan pembelajaran online dengan dominasi guru dalam proses belajar dan siswa hanya sebagai penerima materi, telah menimbulkan ketidakpartisipasian siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada menurunnya kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPAS dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Tingkir Tengah 02 Salatiga dengan menerapkan model Contextual Teaching and Learning berbasis kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SD N Tingkir Tengah 02, semester 1 tahun 2023/2024, pada siswa kelas IV sebanyak 27 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk mengukur hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis serta observasi untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran CTL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah menerapkan pendekatan CTL, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan dalam setiap siklus. Pada siklus I, hasil belajar mencapai 70,3, kemudian meningkat menjadi 75,56 pada siklus II, dan mencapai 80,74 pada siklus III. Keterampilan berpikir kritis siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, keterampilan berpikir kritis mencapai 70%, kemudian naik menjadi 75% pada siklus II, dan mencapai 81% pada siklus III.. Metode CTL mampu untuk meningkatkan hasil belajar IPAS dan keterampilan berpikir kritis karena melibatkan pembelajaran dalam konteks nyata, mendorong pengalaman aktif siswa, dan melibatkan mereka dalam berpikir kritis. Ini meningkatkan pemahaman siswa dan hasil belajar dengan cara yang progresif melalui siklus pembelajaran berkelanjutan.
Peran Pendidikan Agama Dalam Membentengi Remaja dari Pergaulan Bebas Juwinner Dedy Kasingku; Alan Hubert Frederick Sanger
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6061

Abstract

Pergaulan bebas adalah perilaku sosial yang memiliki potensi merusak, dimana individu dapat terlibat dalam hubungan interpersonal tanpa komitmen yang formal atau keterikatan dalam hubungan pernikahan. Faktor-faktor pendorong pergaulan bebas termasuk pengawasan orang tua yang terbatas, pengarun dari media dan teknologi, serta tekanan teman sebaya. Adapun dampak dari melakukan hubungan yang tidak sehat ialah risiko kesehatan fisik dan mental, prestasi akademik yang menurun, serta adanya gangguan dalam hubungan sosial maupun keluarga. Pendidikan agama Kristen memiliki peran penting dalam mengatasi pergaulan bebas. Dalam pendidikan Kristen ini mengajarkan nilai-nilai kerohanian, dasar moral dan etika yang kuat, serta dapat memberikan pandangan terkait dengan harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan. Pendidikan dengan model ini juga dapat memberikan dukungan kepada para remaja untuk menjauhi perilaku pergaulan bebas dan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik menurut ajaran agama Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan untuk mencari tahu peran pendidikan agama dalam membentengi remaja dari pergaulan bebas. Sehingga tujuan dari artikel ini adalah untuk menyediakan pandangan tetnang faktor-faktor pendorong pergaulan bebas, dampak negatifnya dan peran dari pendidikan agama Kristen dalam mengatasi masalah ini.

Page 88 of 118 | Total Record : 1180