cover
Contact Name
Usep Sholahudin
Contact Email
sholahudin.usep@gmail.com
Phone
+6285213278644
Journal Mail Official
sholahudin.usep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Cilegon. Km. 5. Serang Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 2620956X     EISSN : 26208067     DOI : http://dx.doi.org/10.30656/gauss.v2i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisikan kajian ilmiah dan hasil penelitian dibidang matematika dan pendidikan matematika
Articles 210 Documents
Pengaruh Burnout Syndrome dalam Pembelajaran Daring Metode Numerik terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Setyansah, Reza Kusuma; Apriandi, Davi
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4667

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara burnout syndrome selama pembelajaran daring melihat dari hasil akademik mahasiswa. Penelitian ini mengacu kinerja dari mahasiswa program studi Pendidikan Matematika yang mengalami burnout syndrome selama pembelajaran daring pada mata kuliah metode numerik. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik korelasi. Tujuan penggunaan metode tersebut mengetahui besaran pengaruh dan seberapa kuat burnout syndrome selama pembelajaran daring terhadap perolehan akademik mahasiswa pada mata metode numerik. Populasi dalam penelitian ini seluruh semester VII program studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Madiun, dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sampel penelitian sebanyak 27 mahasiswa. Skala burnout syndrome merupakan instrumen yang dipergunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan perhitungan dari 22 item bahwa hasil reliabilitas diperoleh Cronbach's Alpha sebesar 0,814 (konsisten) dan hasil validitas pada seluruh item di atas r-tabel hitung sebesar 0,432 maka dinyatakan valid. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan yang negative antara burnout syndrome (kejenuhan) selama pembelajaran daring dengan kemampuan akademik mahasiswa, serta burnout syndrome memiliki tingkat peranan sebesar 58,00% terhadap prestasi akademik dan sisanya disebabkan oleh pengaruh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: Burnout Syndrome, Daring, Metode Numerik, Prestasi Akademik
Analisis Kebutuhan Modul Kalkulus Integral untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siregar, Hesty Marwani; Solfitri, Titi; Anggraini, Rini Dian
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4718

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut peningkatan kemampuan manusia salah satunya berpikir kreatif. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis ini salah satunya dapat diperoleh di Perguruan Tinggi melalui mata kuliah Kalkulus Integral. Untuk menunjang pembelajaran diperlukan suatu bahan ajar berupa modul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modul kalkulus integral yang bagaimana yang dibutuhkan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif menggunakan tes, observasi, angket, wawancara, dan analisis bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan matematika membutuhkan modul kalkulus integral yang mudah dipahami, memfasilitasi kemampuan bepikir kreatif matematis, memuat penjelasan dari konsep materi yang dipelajari, berbasis model pembelajaran inovatif, menggunakan teknologi sesuai perkembangan zaman, dan bisa digunakan secara mandiri. Kata kunci: analisis kebutuhan, berpikir kreatif matematis, kalkulus integral, modul
Model Pembelajaran MURDER (Mood, Understanding,Recall,Digest, Expand, Review) Berbantuan Media Gamifikasi dan Self Concept: Dampak terhadap Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Subekti, Ina; Andriani, Siska; Mujib; Mardiyah
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat dampak model pembelajaran Mood, Understanding, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) berbantuan gamifikasi dan self concept terhadap dampak kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Persada Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan sampel terdiri dari dua kelas, kelas yang pertama yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Mood, Understanding, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) berbantuan media gamifikasi dan kelas kedua yaitu kelas kontrol yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan strategi quasi eksperiment. Hasil rata rata dari penelitian ini pada kelas eksperimen yang menggunakan model MURDER yaitu sebesar 82,181 dan kelas kontrol dengan model PBL yaitu sebesar 65,587. Rata-rata angket yang diperoleh pada self concept tinggi adalah 77,214, dan pada self concept sedang adalah 73,271, sedangkan pada self concept rendah adalah 71,167. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas dan homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji anova dua arah. Kata Kunci : Murder, Gamifikasi, Pemahaman Konsep Matematis, Self Concept
Profil Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Soal Higher Order Thinking Berdasarkan Gaya Berpikir Sternberg Menurut Fungsinya Triani Putri, Merta; Sagala, Viktor; Listiana, Yuni
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4741

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif karena tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan berpikir kritis siswa dalam memecahkan soal higher order thinking dilihat berdasarkan gaya berpikir Sternberg menurut fungsinya yaitu legislatif, eksekutif dan yudikatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 18 Surabaya pada tahun ajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa kelas VIII, yaitu satu siswa dengan gaya berpikir legislatif, satu siswa dengan gaya berpikir eksekutif, dan satu siswa dengan gaya berpikir yudikatif. Instumen penelitian berupa tes gaya berpikir Sternberg, tes berpikir kritis pada pemecahan masalah (soal HOT), serta pedoman wawancara. Indikator berpikir kritis sesuai dengan enam kriteria bepikir kritis FRISCO milik Ennis yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview pada setiap empat langkah pemecahan masalah milik Polya yaitu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Berdasarkan analisis data hasil tes berpikir kritis dalam memecahkan masalah (soal HOT) dan data pada transkrip wawancara maka diperoleh deskripsi berpikir kritis siswa SMP dalam memecahkan masalah higher order thinking sebagai berikut. Siswa legislatif menunjukkan kriteria FRISCO namun tidak menunjukkan kriteria overview pada semua tahap pemecahan masalah, serta tidak menunjukkan kriteria reason dan inference pada tahap membuat rencana. Siswa eksekutif meunjukkan kriteria FRISCO pada setiap tahap pemecahan masalah kecuali kriteria overview pada tahap membuat rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Siswa yudikatif menunjukkan kriteria FRISCO namun pada tidak menunjukan kriteria inference dan clarity pada tahap melaksanakan rencana, serta tidak menunjukkan kriteria overview pada tahap memahami masalah dan melaksanakan rencana. Kata kunci: Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Higher Order Thinking, Gaya Berpikir Sternberg
The learning model Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Menentukan Nilai Fungsi dengan Menggunakan Bentuk Pembelajaran Talking-Stick Waecih
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5166

Abstract

Riset ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas metode talking-stick pada bidang studi matematika dengan materi Menentukan Nilai Fungsi di kelas 8 MTs.N 1 Serang. Metode yang digunakan berupa observasi tindakan kelas (classroom action research) dengan upaya memutar dua siklus tindakan yang dikenal sebagai siklus I dan siklus II. Pengambilan data dilaksanakan malalui pengamatan, intervew, angket, serta studi pengarsipan. Hasil analisis dari dua putaran tersebut menunjukkan pengaruh peningkatan daya tarik pada siswa secara individu sehingga siswa bersemangat untuk terus mengasah pemahamannya dalam menguasai materi. Pengaruh lain ditunjukkan dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa secara signifikan dengan bukti kenaikan rata-rata kelas sebesar 90%. Efektivitas bentuk pembelajaran ini dapat ditiru dengan ragam modifikasi yang ditentukan pengajar terhadap teori yang bersifat abstrak sekaligus dapat mengasah keterampilan motoric siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Materi Trigonometri Berdasakan Self-Regulated Learning Winda, Alpusma; Hendro, Utomo Fajar
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5263

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMK Sore Tulungagung, ternyata masih banyak siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh kemandirian belajar siswa atau biasa disebut self-regulated learning.Materi trigonometri dianggap sulit oleh sebagian besar siswa pada tingkat kejuruan karena membutuhkan kemampuan berfikir matematis yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuanberpikir kritis matematis siswa kelas X dalam menyelesaikansoal trigonometri berdasarkan tingkat self-regulated learning tinggi, sedang dan rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek yang digunakan adalah 6 siswa kelas X TGB 1. Instrumen yang digunakanadalah angket, soal tes, dan pedoman wawancara.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) subjek yang memiliki self-regulated learning tinggi dapat memenuhi 4 indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu klarifikasi, asesmen, penyimpulan, dan strategi/taktik. (2) subjek yang memiliki self-regulated learning sedang memenuhi 3 indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu klarifikasi, asesment, dan strategi/taktik. (3) subjek yang memiliki self-regulated learning rendah memenuhi 1 indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu klarifikasi.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII berdasarkan Taksonomi Solo (Structure Of Observed Learning Outcomes) pada Materi Perbandingan Naifio, Elvira Riyani Mau; Fitriani; Siahaan, Meiva Marthaulina Lestari
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i1.5441

Abstract

Abstrak Pemahaman konsep matematika terlihat dari cara berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Mulai dari cara menuliskan langkah-langkah penyelesaian, jawaban akhir, sampai kepada mendapatkan alternatif penyelesaian masalah. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Malaka Timur dan bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemahaman konsep matematika yang diklasifikasikan dari level berpikirnya berdasarkan taksonomi SOLO. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan tes pemahaman konsep pada 18 siswa Kelas VII kemudian dilakukan reduksi data dan dipilih 5 responden yang mewakili masing-masing level berpikir. Hasil penelitian menunjukkan subjek 1 memiliki level berpikir prastruktural dan tidak memenuhi indikator pemahaman konsep, subjek 2 memiliki level berpikir unistruktural dan memenuhi salah satu indikator pemahaman konsep, subjek 3 memiliki level berpikir multistruktural dan memenuhi dua indicator pemahaman konsep, subjek 4 memiliki level berpikir relasional dan memenuhi semua indikator pemahaman konsep dan subjek 5 merupakan level berpikir extended abstract dan memenuhi semua indicator pemahaman konsep. Kata kunci: level berpikir, pemahaman konsep matematika, taksonomi SOLO
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Penalaran Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Purworejo Purwijaya, Maulidya Fernanda; Darmono, Prasetyo Budi; Maryam, Isnaeni
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i1.5494

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan memahami apakah model belajar flipped classroom berpengaruh atas penalaran matematis pelajar.Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif memakai pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan pada SMP N 8 Purworejo. Populasi penelitian yaitu pelajar kelas VII TA 2021/2022. Metode penarikan sample memakai Cluster Random Sampling yang menghasilkan kelas VII F (kelas eksperimen) serta kelas VII E (kelas kontrol). Perlakuan yang dipakai dalam penelitian ini ialah gaya kegiatan belajar mengajar flipped classroom dan model pembelajaran tradisional. Metode penghimpunan data yang dipakai ialah tes serta dokumentasi. Instrumen yang peneliti pakai yaitu test uraian mencakup pertanyaan penalaran matematis. Metode analisis data uji hipotesis memakai uji-t dengan α = 0,05. Hasil analisis data uji hipotesis didapat nilai thitung = 2,5910 dengan taraf signifikansi (α = 0,05) dan ttabel = 1,9989. Nilai thitung> ttabel sehingga H0 ditolak serta H1 diterima, maka ditarik kesimpulan ada pengaruh model kegiatan belajar mengajar flipped classroom terhadap penalaran matematis pelajar kelas VII SMP Negeri 8 Purworejo. Siswa yang diberikangaya kegiatan belajar mengajar flipped classroom mempunyai kemahiran penalaran matematis yang bagus dibandingkan pelajar diberikan model kegiatan belajar mengajar tradisional. Kata kunci: flipped classroom, model pembelajaran, dan penalaran matematis.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA pada Materi Trigonometri Putri, Handayani Eka; Yosi Adiputra
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5559

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui deskripsi kemampuan koneksi matematis siswa SMA pada materi trigonometri serta kesalahan yang muncul dalam menyelesaikan soal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes kemampuan koneksi matematis yang terdiri dari 3 butir soal dengan bentuk uraian. Analisis data kualitatif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA di Kabupaten Cirebon, dengan mengambil sampel 3 siswa dengan kemampuan koneksi matematis tinggi, sedang, dan rendah masing-masing satu siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Siswa dengan kemampuan koneksi matematis (KKM) tinggi dan sedang secara bersama-sama mampu menyelesaikan soal koneksi matematis yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, akan tetapi siswa dengan KKM sedang belum mampu dengan sempurna dalam menyelesaikan soal yang memerlukan hubungan antar gagasan dalam matematika. Selain itu, siswa dengan KKM rendah belum mampu menyelesaikan soal instrument KKM dengan baik (2) Kesalahan yang sangat mendasar terlihat dalam melakukan operasi hitung pada pembagian, dimana pada pembilang dan penyebutnya terdapat operasi penjumlahan dan pengurangan. Kata Kunci: Koneksi Matematis, Trigonometri, Deskriptif
Analisis Literasi Matematis dalam Menyelesaikan Soal PISA Ditinjau dari Metacognitive Awareness Handayani, Tri Bekti; Ratnaningsih, Nani; Lestari, Puji
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan literasi matematis dan proses literasi matematis ditinjau dari Metacognitive Awareness dalam menyelesaikan soal PISA. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Pengambilan subjek dilakukan dengan memberikan angket kesadaran metakognisi kepada 15 peserta didik di SMK Al Huda Turalak kelas IX yang kemudian dari hasil tersebut dipilih secara purposive 3 subjek. Instrumen yang digunakan adalah angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) yang dikembangkan oleh Scraw & Dennison, tes Soal PISA level 1 sampai level 6 dan pedoman wawancara. Indikator proses literasi matematis yaitu 1) Kemampuan matematika dasar pada proses merumuskan masalah secara matematis, 2) Kemampuan matematika dasar pada proses menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran dalam matematika 3) kemampuan matematika dasar pada proses menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika . Hasil penelitian menunjukkan: 1) Peserta didik dengan Metacognitive Awareness kurang baik, mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 2 dan proses literasi matematis mampu merumuskan masalah secara matematis dan kurang mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran. 2) Peserta didik dengan Metacognitive Awareness cukup baik mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 4 dan proses literasi matematis mampu merumuskan masalah matematis dan mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran. Peserta didik dengan Metacognitive Awarenessbaik mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 5 dan proses lietarasi matematis mampu merumuskan masalah secara matematis, mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran, dan mampu menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika. Kata Kunci: Literasi Matematis, Metacognitive awereness, soal PISA