cover
Contact Name
Hernita Pasongli
Contact Email
pangea@unkhair.ac.id
Phone
+62 852-6080-9368
Journal Mail Official
pangea@unkhair.ac.id
Editorial Address
http://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/pangea/about/editorialTeam
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23551674     EISSN : 27163121     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Pangea merupakan media informasi para akademisi dan peneliti yang menggeluti dan memiliki topik yang berlatar belakang keilmuan geografi maupun pendidikan geografi dan berisikan artikel - artikle hasil penelitian, kajian teori dan esensi pustaka mengenai keilmuan geografi maupun pendidikan geografi sebagai inovasi pembelajarannya.
Articles 96 Documents
Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Menanggulangi Banjir di Desa Nggele Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu Bernadus Poso; Rizky Nuri Amelia; Yuni Andriyani Safitri
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam menanggulangi banjir di Desa Nggele Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menanggulangi banjir, tingkat partisipasi masyarakat Desa Ngele cukup bervariasi. Tingkat partisipasi berturut-turut berupa buah pikiran sebesar (90,15%), partisipasi ini dilakukan oleh masyarakat dengan mengadakan kegiatan rapat atau musyawarah yang di hadiri oleh masyarakat, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah, turut serta dalam kegiatan rapat yang diadakan serta memberikan masukan berupa ide atau gagasan mengenai hal yang dapat dilakukan untuk memitigasi banjir. Kedua tingkat partisipasi dalam bentuk tenaga kerja sebesar (89,95%). Partisipasi ini dilakukan dengan cara melaksanakan kegiatan kerja bakti, membersihkan selokan disekitar rumah, membuang sampah pada tempatnya serta menanam pohon. Ketiga partisipasi dalam bentuk harta benda sebesar (86,73%), Partisipasi ini dilakukan dengan mengumpulkan dana untuk pelaksanaan kegiatan menaggulangi banjir pengendali banjir. Keempat partisipasi dalam bentuk keterampilan sebesar (89,16%). Partisipasi ini dilakukan dengan menyumbangkan keterampilan atau keahlian dalam menanggulangi banjir. Kelima partisipasi dalam bentuk sosial (88,44%). Partisipasi ini dilakukan dengan cara melibatkan diri untuk menyebarkan informasi tentang adanya kegiatan dalam menanggulangi banjir.
Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Permukiman Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Ternate Tengah Jihan Safira Salampessy; Vrita Tri Aryuni; Yuni Andriyani Safitri
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 2 (2022): PANGEA: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogafi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v4i2.6612

Abstract

Ketersediaan ruang terbatas untuk permukiman menyebabkan kepadatan permukiman sehingga beresiko terjadinya kebakaran. Permukiman yang rawan terhadap kebakaran, dicirikan dengan kondisi permukimannya antara lain daerah padat, dengan pola bangunan permukiman tidak teratur, lokasinya jauh dari jalan utama dengan kondisi lebar jalan masuk yang sempit, bahan bangunannya termasuk kategori non permanen sehingga agak mudah terbakar, banyak rumah yang tidak berlangganan listrik ke PLN sehingga dalam pemasangan listrik sembarangan, tidak dilengkapi dengan fasilitas, dan lokasinya jauh dari sumber air (sungai, danau), hidran, dan tandon air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerawanan kebakaran permukiman di Kecamatan Ternate Tengah. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan berjenjang, Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik pengharkatan. berdasarkan hasil penelitian pemetaan kerawanan kebakaran permukiman di KecamatanTernate Tengah termasuk pada tingkat kerwananan sangat rendah dengan luas 338,46 ha sebanyak 44 blokpermukiman, klasifikasi kelas rendah dengan luas 153,67 ha sebanyak 65 blok permukiman dan klasifikasi kelas sedang dengan luas 31,90 ha sebanyak 13 blok permukiman.
Pengaruh Jumlah Penghuni Rumah Tangga, Jenis Penggunaan Air, dan Tingkat Pendapatan Terhadap Kebutuhan Air Bersih Bersumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Desa Baumata Barat Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Beatrix Bernadetha Padeng; Mikael Samin; Muhammad Husain Hasan
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6770

Abstract

Air telah menjadi kebutuhan vital dalam kehidupan manusia dan ketersediaannya mutlak untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia dalam melakukan aktivitasnya di kehidupan bermasyarakat. Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari Manusia, binatang dan tumbuhan memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya. Tujuan peneltian ini untuk (1) mengetahui jumlah penghuni rumah tangga terhadap kebutuhan air bersih, (2) untuk mengetahui jumlah jenis penggunaan air terhadap kebutuhan air bersih (3) untuk mengetahui pengaruh jumlah pendapatan terhadap kebutuhan air bersih. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Baumata Barat Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan jenis penelitian kuantitatif, sampel dalam penelitian ini sebanyak 221 responden pengambilan sampel adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan kuisioner, data hasil penelitian diolah menggunakan microsoft excel dan dianilisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) jumlah penghuni rmah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebutuhan air bersih dengan nilai signifikan 0,009 0,05 (2) jumlah jenis penggunaan air berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebutuhan air bersih dengan nilai signifikan sebesar 0,006 0,05 (3) jumlah pendapatan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kebutuhan air bersih dengan nilai signifikan sebesar 0,737 0,05.
Estimasi Bidang Patahan Gempabumi Mentawai 25 Oktober 2010 Menggunakan Metode Scalling Law Taufan Taufik; Alghani Yullatifah
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 2 (2022): PANGEA: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogafi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v4i2.6608

Abstract

Gempabumi terjadi di Kepulauan Mentawai, Indonesia pada tanggal 25 Oktober 2010 jam 14:42 WIB dengan kekuatan 7.7 dan menyebabkan terjadi tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi bidang patahan yang disebabkan oleh gempabumi dengan magnitudo 7.7. Hasil pemodelan dengan menggunakan TUNAMI-N2 dibandingkan dengan data observasi tide gauge. Pemodelan menggunakan TUNAMI-N2 menggunakan metode Scalling Law sebagai data inputan.Inputan parameter yang digunakan diperoleh dari Global CMT, data SRTM dan data GEBCO. Fitting antara Scalling Law dengan datarekaman tide gauge Padang dengan nilai RMSE sebesar 0,1131 dan nilai korelasi sebesar 0,4876 pada scalling3. Fitting dengan tide gauge Tanahbala nilai RMSEnya sebesar 0,2165 dan nilai korelasinya sebesar 0,2140 ada pada scalling2. Fitting dengan tide gauge Teluk Dalam nilai RMSE sebesar0,0362 dan nilai korelasinya sebesar 0,5917 ada di scalling2.
Implementasi Active Learning dengan Metode Think Pair Share untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS 2 SMAN 5 Kota Ternate Reka Gailea; Endang Purwati; Vrita Tri Aryuni
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 dengan menerapkan model active learning metode think pair share di SMA Negeri 5 Kota Ternate semester genap 2023-2024. Subyek penelitian berjumlah 20 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan berkolaborasi antara peneliti dengan guru kelas untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk penilaian proses pembelajaran dan tes pada penilaian akhir pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan persentase untuk menilai tingkat penerapan model pembelajaran dan hasil belajar siswa. Perolehan persentase peningkatan hasil belajar siswa dari penerapan model pembelajaran pada siklus I sebesar 65% dan siklus II sebesar 85%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan implementasi model active learning metode think pair share dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2. Rekomendasi dari hasil penelitian tindakan ini bahwa guru Geografi dapat menerapkan model Active Learning dengan metode Think Phair Share untuk membuat proses pembelajaran lebih dinamis, siswa lebih partisipatif dan menyenangkan.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Hayati Sebagai Potensi Destinasi Wisata Edukasi di Pantai Baron Gunungkidul, Yogyakarta Fahmi Fahrudin Fadirubun; Farah Ashilah Oktafani; Nabilah Kamelia Zain; Nauval Kaka Andreansyah
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6825

Abstract

Pantai Baron adalah salah satu pantai Yogyakarta di Samudera Hindia. Pantai Baron merupakan pantai pertama yang dikembangkan oleh pemerintah. Pantai ini memiliki luas 1,5 hektar, Pantai Baron punya ciri khas sebagai Pantai yang memiliki tempat tertinggi bagi pengunjung untuk melihat keindahan pantai. Pantai ini juga menjadi tujuan pertama wisata pantai saat berkunjung ke Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi Pantai Baron. Metode penelitian yang kami gunakan adalah penelitian deskriptif berusaha menemukan informasi mendeskripsikan benar dan akurat berdasarkan pengamatan, benda dan orang. Penelitian menunjukan berbagai macam jenis yang dapat dikategorikan seperti studi kasus dan survei. Data dikumpulkan dengan bantuan survei literatur deskriptif. Analisis yang dilakukan adalah analisis lokasi, analisis fungsi sasaran, analisis kondisi properti dan infrastruktur, analisis daya tarik, analisis persepsi dan preferensi, serta analisis biaya dan strategi. Jenis penelitian ini adalah pencarian pustaka.
Pemetaan Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Luas Daerah Resapan Air di DAM Duriangkang Luthfiya Ratna Sari; Arista Syafitri
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 2 (2022): PANGEA: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogafi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v4i2.6609

Abstract

Sebagai dam yang luasannya mencapai 80% dari seluruh tubuh air tawar terbuka, DAM Duriangkang menjadi sumber bahan baku utama penyuplai keperluan air bersih olahan. Demi menjaga stabilitas pasokan air wilayah kepulauan, khususnya Pulau Batam yang Pemerintah Daerahnya melarang untuk memanfaatkan sumur air tanah sebagai sumber air bersih, maka perlu dilakukan sebuah studi dalam pemantauan kualitas daerah resapan air dari DAM Duriangkang dari masa ke masa secara berkala. Memanfaatkan penerapan sistem informasi geografis menggunakan pembobotan variabel jenis tanah, curah hujan, tutupan lahan, dan kemiringan lereng pada tahun 2016 dan 2021 maka didapatkanlah informasi terkait dinamika perubahan kondisi daerah sesapan. Dalam kurun 5 tahun pengamatan, kondisi resapan air dengan klasifikasi kritis sangat membaik hingga luasannya menyusut setengah pada 511,228 Ha atau setara dengan 9,02%, cukup kritis meningkat 0,81%, klasifikasi mulai kritis menurun menjadi 34,15% dan kategori normal alami meningkat 746,193 Ha menjadi 44,45%. Secara umum dapat terlihat bahwa terdapat perbaikan kualitas daerah resapan pada Dam Duriangkang pada rentang waktu 2016 ke 2021.
Analisis Kerawanan Banjir Lahar Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang Berbasis Sistem Informasi Geografis Pranardia, Luna
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 6, No 1 (2024): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v6i1.9471

Abstract

Kepulauan Indonesia termasuk ke dalam wilayah gunung berapi pasifik (pacific ring of fire) yang bentuknya melengkung dari utara Pulau Sumatra-Jawa, Nusa Tenggara hingga ke Sulawesi Utara. Hal tersebut menyebabkan Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang cukup tinggi. Salah satunya yakni adanya Gunungapi Semeru. Gunung Semeru sebagai salah satu gunungapi aktif di Jawa Timur menyimpan potensi lahar dingin yang besar. Lahar merupakan salah satu bahaya yang ditimbulkan oleh erupsi gunungapi. Pada saat musim hujan dapat mengancam penduduk di sekitar DAS yang berhulu di gunungapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah rawan banjir lahar Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang berdasarkan parameter-parameter yang digunakan yaitu parameter kemiringan lereng, parameter Daerah Aliran Sungai (DAS), parameter tutupan lahan, dan parameter curah hujan. Metode yang digunakan pada pengolahan data penelitian ini menggunakan metode overlay dengan scoring antara parameter-parameter. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peta Kerawanan banjir lahar Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Dari hasil pengolahan, pada Kecamatan Pasrujambe dan sebagian kecil wilayah Kecamatan Pasirian merupakan daerah yang memiliki kerawanan bencana banjir lahar dengan tingkat kerawanan rendah. Wilayah kecamatan Candipuro dan sebagian kecil wilayah Kecamatan Tempusari dengan tingkat kerawanan sedang, dan wilayah Kecamatan Pasirian, sebagian besar Kecamatan Tempusari dan sebagian kecil Kecamatan Candipuro dengan tingkat kerawanan tinggi.
Analisis Profil Vertikal Stabilitas Atmosfer Selama Sebaran Abu Vulkanik Gunung Marapi di Wilayah Bandara Minangkabau Padang Rohman, Muhammad Faisal; Firdaush, Risang Bayu; Haryanto, Yosafat Donni
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 6, No 2 (2024): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v6i2.9472

Abstract

Di penghujung tahun 2023, Indonesia dikejutkan dengan meletusnya Gunung Marapi yang ada di Sumatra Barat. Gunung ini termasuk dalam salah satu kategori gunung berapi yang masif aktif di Indonesia dengan aktivitas vulkaniknya yang mengeluarkan partikel-partikel vulkanis ke atmosfer. Kondisi ini tentunya akan berdampak terhadap stabilitas atmosfer disekitarnya. Penilitian ini bertujuan menganalisa dan membandingkan profil vertikal stabilitas atmosfer pada periode dengan intesitas vulkanik yang kuat/masif dengan periode dimana intensitas vulkanik dari Gunung Marapi yang kurang signifikan. Penelitian ini juga memanfaatkan hasil citra satelit TROPOMI untuk mengetahui intensitas vulkanik dari sebaran dan kosentarasi SO2 yang terekam satelit. Profil vertikal stabilitas atmosfer didapat dari hasil olahan data Radiosonde di Bandara Minagkabau Padang dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi stabilitas atmosfer bersifat labil bersyarat berdasarkan nilai lapse rate dan untuk profil vertikal atmosfer menunjukkan adanya peningkatan ketinggian dan nilai dari parameter selama periode masif tersebut, seperti Lifting Condensation Level (LCL), Convective Condensation Level (CCL), Equilibrium Level (EL), ketinggian tropopause, dan precipitable water. Namum berkebalikan dengan Relative Humidity (RH) dimana intesitas vulkanik yang kuat/masif menyebakan penurunan kelembapan relatif. 
Analisis Potensi Sumber Daya Wilayah Pantai Baron Sebagai Destinasi Wisata Pantai Selatan Salsabila, Viona; Qurroti’Aini, Mabdiyah
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 6, No 2 (2024): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v6i2.9474

Abstract

Pantai Baron di Gunungkidul memiliki potensi sebagai destinasi wisata pantai selatan dengan karakteristik unik seperti bentuk lahan hasil proses marin, fluvial, serta material vulkanik dan karst. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi sumber daya alam Pantai Baron untuk pengembangan wisata pantai berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan potensi sumber daya alam seperti perbedaan warna pasir, gua kapur, dan keragaman bentuk lahan. Namun, terdapat permasalahan pengelolaan sampah yang harus ditangani. Rekomendasi diberikan untuk optimalisasi potensi sumber daya alam, peningkatan fasilitas, dan kampanye lingkungan guna menjaga kelestarian Pantai Baron.

Page 5 of 10 | Total Record : 96