cover
Contact Name
Sri Maryani
Contact Email
jmp_unsoed@yahoo.co.id
Phone
+628122119224
Journal Mail Official
jmp_unsoed@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Dr. Soeparno No. 61 Kampus MIPA Karangwangkal Purwokerto Jawa tengah Indonesia 53123
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
ISSN : 20851456     EISSN : 25500422     DOI : -
Core Subject : Education,
JMP is a an open access journal which publishes research articles, reviews, case studies, guest edited thematic issues and short communications/letters in all areas of mathematics, applied mathematics, applied commutative algebra and algebraic geometry, mathematical biology, physics and engineering, theoretical bioinformatics, experimental mathematics, theoretical computer science, numerical computation and applications of systems, partial differential and differential equations, integral and integral differential equations and mathematical modeling.
Articles 375 Documents
SEMIGRUP REGULER DAN SIFAT-SIFATNYA Istikaanah, Najmah; Wardayani, Ari; Renny, Renny; Nurahmadhani, Ambar Sari; Sb., Agustini Tripena Br.; Triyani, Triyani
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2021.13.2.4968

Abstract

ABSTRACT. This article discusses some properties of regular semigroups. These properties are especially concerned with the relation of the regular semigroups to groups, idempoten semigroups and invers semigroups. This article also discusses the Cartesian product of two regular semigroups where it is concluded that the Cartesian product of two regular semigroups is a regular semigroup, a group must be a regular semigroup. In addition, idempotent semigroups and inverse semigroups are also regular semigroups.Keywords: idempoten semigroup, inverse semigroup, regular semigroup, Cartesian product ABSTRAK. Artikel ini membahas tentang sifat-sifat semigrup reguler. Sifat-sifat ini khususnya berkenaan dengan keterkaitan semigrup reguler dengan grup, semigrup idempoten, dan semigrup invers. Pada artikel ini juga dibahas mengenai hasil kali Cartesius dari dua semigrup regular dimana diperoleh kesimpulan bahwa hasil kali Cartesius dua semigrup reguler merupakan semigrup reguler, suatu grup pasti merupakan semigrup regular. Selain itu, semigrup idempoten dan semigrup invers juga merupakan semigrup regular.Kata kunci: semigrup idempoten, semigrup invers, semigrup reguler, hasil kali kartesius.
ANALISIS PENGARUH LUAS PANEN DAN PRODUKTIVITAS UBI KAYU DI KABUPATEN KEBUMEN DENGAN MENGGUNAKAN REGRESI LINIER BERGANDA Muslimah, Umi; Sugandha, Agus
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2021.13.2.5011

Abstract

ABSTRACT. Cassava is a versatile plant that is also a staple food substitute for rice. However, currently almost no one consumes cassava as a staple food substitute for rice. Indonesia ranks third as the largest cassava producer in the world. Therefore, to maintain the value of cassava production, a linear regression model will be sought with the factors of harvested area and productivity. Productivity is defined as the ratio between harvested area and production. To find the regression model using multiple linear regression method. Based on the existing data, obtained a regression model with a negative intercept of -74199.175 which is influenced by productivity with a regression coefficient of 3338,599 and is also influenced by harvested area with a regression coefficient of 23,345. The value of the coefficient of determination (R2) produced is 0.988 or 9.88%.Keyword: Cassava, Harvested Area, Multiple Linier Regression. ABSTRAK. Ubi Kayu merupakan tanaman serbaguna yang juga merupakan makanan pokok pengganti nasi. Namun, saat ini hampir tidak ada orang yang mengkonsumsi singkong sebagai makanan pokok pengganti nasi. Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai penghasil singkong terbesar di dunia. Oleh karena itu, untuk mempertahankan nilai produksi ubi kayu akan dicari model regresi linier dengan faktor-faktor luas panen dan produktivitas. Produktivitas didefinisikan sebagai rasio antara luas panen dan produksi. Untuk mencari model regresi menggunakan metode regresi linier berganda. Berdasarkan data yang ada, diperoleh model regresi dengan intersep negatif sebesar -74199.175 yang dipengaruhi oleh produktivitas dengan nilai koefisien regresi sebesar 3338.599 dan juga dipengaruhi oleh luas panen dengan nilai koefisien regresi sebesar 23.345. Nilai koefisien determinasi (R2) yang dihasilkan sebesar 0,988 atau 9,88%.Kata Kunci: Ubi Kayu, Luas Panen, Regresi Linier Berganda.
PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN JUMLAH PEREMPUAN (USIA 18+) KORBAN KEKERASAN DENGAN MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING Yulianti, Evi; Sugandha, Agus
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2021.13.2.5014

Abstract

ABSTRACT. Violence against women is one of the cases that often gets attention and news in various mass media and electronic media today. In Komnas Perempuan's Annual Records, there were 406,178 cases of violence against women reported and handled throughout 2018. This number increased compared to the previous year's 348,466 cases. This study was conducted to try to group 35 districts/cities in Central Java into 3 clusters based on the number of women (age 18+) victims of violence. Grouping is done using the k-means cluster method. The regencies/cities in Central Java are grouped into 3 clusters, namely: cluster 1 there is 1 Regency/City with a high number of women (age 18+) victims of violence, cluster 2 there are 4 Regency/City with a high number of victims of violence. female (age 18+) victims of violence. moderate, and cluster 3 there are 30 districts/cities with a low number of women (age 18+) victims of violence.Keywords: k-means cluster, women, victim of violence ABSTRAK. Kekerasan terhadap perempuan merupakan salah satu kasus yang sering menjadi perhatian dan pemberitaan diberbagai media masa maupun media elektronik saat ini. Dalam Catatan Tahunan Komnas Perempuan, terdapat 406.178 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan dan ditangani selama tahun 2018. Angka ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 348.466 kasus. Penelitian yang dilakukan mencoba untuk melakukan mengelompokan 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah kedalam 3 cluster berdasarkan jumlah perempuan (usia 18+) korban kekerasan. Pengelompokan dilakukan dengan menggunakan metode k-means cluster. Pengelompokan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah kedalam 3 cluster yaitu : cluster 1 terdapat 1 Kabupaten/Kota dengan jumlah perempuan (usia 18+) korban kekerasan yang tinggi, cluster 2 terdapat 4 Kabupaten/Kota dengan jumlah perempuan (usia 18+) korban kekerasan yang sedang, dan cluster 3 terdapat 30 Kabupaten/Kota dengan jumlah perempuan (usia 18+) korban kekerasan yang rendah.Kata Kunci: k-means cluster, perempuan, korban kekerasan
PENYELESAIAN PERSAMAAN POISSON MENGGUNAKAN METODE HOMOTOPI PERTUBASI Mashuri, Mashuri; Rahmi, Sulistiowati Nur; Wijayanti, Marwah Daud; Putri, Alviana Pratama
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2021.13.2.5028

Abstract

ABSTRACT. In this paper, we discuss the solution of the Poisson equation(∂^2 u)/(∂x^2 )+(∂^2 u)/(∂y^2 )+8u=0with the initial condition u(0,y)=sin⁡2y. We use the homotopy pertubation method to get the solution.. The homotopy pertubation method is a combination of the homotopy method and the pertubation method. The solution of the equation is assumed to be in the form of a power series. The result is by using the homotopy pertubation method for the diffution equation, the solution is the same with the exact solution. Keywords: Poisson equation, Pertubation Homotopy method, power series. ABSTRAK. Dalam makalah ini dibahas tentang penyelesaian persamaan Poisson(∂^2 u)/(∂x^2 )+(∂^2 u)/(∂y^2 )+8u=0,dengan syarat awalnya adalah u(0,y)=sin⁡2y, menggunakan metode homotopi pertubasi. Metoda homotopi pertubasi merupakan gabungan antara metode homotopi dan metode pertubasi. Solusi persamaan diasumsikan dalam bentuk deret pangkat. Hasilnya diperoleh bahwa dengan menggunakan metode homotopi pertubasi untuk persamaan Poisson, solusi yang diperoleh sama dengan solusi eksaknya.Kata kunci: Persamaan Poisson, metode homotopi pertubasi, deret pangkat .
APLIKASI K-MEANS DAN FUZY CLUSTERING DALAM PENGELOMPOKAN KECAMATAN DI KABUPATEN BANYUMAS Jajang, jajang; Nurhayati, Nunung; Apriliana, Yhenis
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2021.13.2.5051

Abstract

ABSTRACT. Clustering N objects into c clusters can be used to get information about data observation. Among the clustering methods are K-Means (KMC) and Fuzzy C-means (FCM) methods. In the K-means method, objects are members or not members of the cluster, while in the FCM method, objects are included in the cluster based on the degree of membership. This study discusses the implementation of KMC and FCM in the custering of sub-districts in Banyumas Regency based on total of population, the number of health workers and the number of health facilities and infrastructure. The results showed that the KMC and FCM methods produced the same cluster membership. Furthermore, the analysis of clustering based on the number of population, the number of health workers and the number of health facilities and infrastructure (scenario 1) and based on the number of health workers and the number of health facilities and infrastructure which have been corrected by population (scenario 2). The percentage of the variance ratio between clusters to the total variance in scenario 1 is 69% while in scenario 2 it is 85%. Clustering based on scenario 2 is better than scenario 1.Keywords: number of health workers, number of health facilities, K-Means, FCM. ABSTRAK. Clustering N objek menjadi c cluster dapat digunakan untuk mendapatkan informasi tentang data. Di antara metode clustering adalah metode K-Means (KMC) dan Fuzzy C-means (FCM). Pada metode metode K-means, objek sebagai anggota atau bukan anggota cluster, sedangkan pada metode FCM memasukan objek ke cluster berdasarkan derajat keanggotaan. Penelitian ini membahas implementasi KMC dan FCM dalam pengelompokan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Banyumas berdasarkan jumlah penduduk, jumlah tenaga kesehatan dan jumlah sarana dan prasarana kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode KMC dan FCM menghasilkan keanggotaan cluster yang sama. Lebih lanjut analsis pengelompokan dilakukan melalui berdasarkan jumlah penduduk, jumlah tenaga kesehatan dan jumlah sarana dan prasarana kesehatan (skenario 1) dan berdasarkan , jumlah tenaga kesehatan dan jumlah sarana dan prasarana kesehatan yang sudah dikoreksi dengan jumlah penduduk (scenario 2). Persentase rasio variansi antar cluster terhadap variansi total pada scenario 1 sebesar 69% sedangkan pada scenario 2 sebesar 85%. Clustering berdasarkan scenario 2 lebih baik daripada scenario 1.Kata Kunci: jumlah tenaga kesehatan, jumlah sarana kesehatan, K-Means, FCM.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP Yerizon, Yerizon; Sari, Widya Novita
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2022.14.1.5298

Abstract

ABSTRACT. This research is motivated by the low ability of student’s mathematical communication and the instructional package used has not provided opportunities for students to construct student’s creative ideas in understanding concepts and discovering principles. This research aims to obtain a guided discovery-based mathematics instructional package to improve mathematical communication of VIII grade junior high school students that is valid and practical. The instructional package developed is the lesson plans and student worksheets. This type of research is research and development. The development model used in this research is the Plomp model, which consists of 3 phases, namely the preliminary research phase, the development or prototyping phase, and the assessment phase. In the preliminary research phase, the analysis required for the development of guided discovery-based instructional package was carried out. In the development or prototyping phase, the design of guided discovery-based mathematics instructional package was carried out by paying attention to aspects of the feasibility of content and presentation, language, and graphics. In the development or prototyping, formative evaluation was carried out, namely self-evaluation, one-to-one evaluation, and small group evaluation. In the assessment phase, it was carried out by giving a practicality test questionnaire based on guided discovery to mathematics teachers and VIII grade students. The test subjects in this study were students of VIII.2 grade of SMPN 12 Padang in the academic year 2020/2021. The instruments used in the preliminary research phase were observation sheets, interview guides with teachers, and student questionnaires. The validity instruments were the self-evaluation sheet and the lesson plans and student worksheets validation sheet. The practical instruments were observation sheets of lesson plans, teacher response questionnaires, and student response questionnaires. The results of the analysis of the data from the lesson plans and student worksheets validation sheets show that the guided discovery-based mathematics instructional package developed is valid in terms of content and presentation, language, and graphics according to the expert judgment. Guided discovery-based mathematics instructional package are practical in terms of ease of use and time. This was obtained based on the results of observations of the implementation of the lesson plans, teacher response questionnaires, and student response questionnaires.Keywords: math learning tools, guided discovery, mathematical communication. ABSTRAK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis peserta didik dan perangkat pembelajaran yang digunakan belum memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membangun ide-ide kreatif peserta didik dalam memahami konsep dan menemukan prinsip. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing untuk meningkatkan komunikasi matematis peserta didik kelas VIII SMP yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model plomp, yang terdiri dari 3 fase, yaitu fase investigasi awal, fase pengembangan atau pembuatan prototipe, dan fase penilaian. Fase investigasi awal dilakukan analisis yang dibutuhkan, kurikulum, konsep, dan peserta didik. Fase pengembangan prototipe dilakukan perancangan perangkat pembelajaran dengan memperhatikan aspek kelayakan isi dan penyajian, kebahasaan, dan kegrafikaan. Fase pembuatan prototipe dilakukan evaluasi formatif, yaitu evaluasi diri sendiri, evaluasi perorangan, dan evaluasi kelompok kecil. Fase penilaian dilakukan dengan memberi angket uji praktikalitas pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing kepada guru matematika dan peserta didik kelas VIII. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.2 SMPN 12 Padang Tahun Pelajaran 2020/2021. Instrumen yang digunakan pada fase investigasi awal adalah lembar observasi, pedoman wawancara dengan guru, dan angket peserta didik. Instrumen validitas adalah lembar evaluasi diri sendiri dan lembar validasi RPP dan LKPD. Instrumen kepraktisan adalah lembar observasi keterlaksanaan RPP, angket respon guru, dan angket respon peserta didik. Hasil analisis terhadap data dari lembar validasi RPP dan LKPD menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing yang dikembangkan telah valid dari segi isi dan penyajian, kebahasaan, dan kegrafikan sesuai penilaian pakar atau ahli. Perangkat pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing telah praktis dari segi kemudahan dalam penggunaan dan waktu. Hal ini diperoleh berdasarkan hasil observasi keterlaksanaan RPP, angket respon guru, dan angket respon peserta didik.Kata Kunci: perangkat pembelajaran matematika, penemuan terbimbing, komunikasi matematis.
ANALISIS PENENTUAN LOKASI ATM MENGGUNAKAN DIAGRAM VORONOI PADA BANK SYARIAH Purnomo, Kosala Dwidja; Pramesti, Fitria Iga
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2022.14.1.5646

Abstract

ABSTRACT. Determining the right location for distribution of ATM Bank Syariah in Jember Regency considers several parameters including public facilities, ease of access and population. The problem in determining of location is called Facility Location Problem (FLP). The problem solving of location determination can use Voronoi diagram, which is to divide each desired region into several parts. Each part of the region represents a single point of location. Each point of location will be mapped with each point of the nearest location. Determining the nearest location point using Euclid distance. Determination of location based on parameters by giving a score on each data and giving a weight value on each parameter. From the score value and weight values owned will be obtained the total weight value of each region. The region with the highest weight value is designated as the district center. Each subdistrict center will have several service areas based on the nearest Google Maps distance. Determinating location of ATM Bank Syariah will be carried out based on parameters potential analysis in each service area.Keywords: Voronoi diagram, Euclidean distance, location ATM ABSTRAK. Penentuan lokasi pemerataan ATM Bank Syariah di Kabupaten Jember mempertimbangkan beberapa parameter antara lain fasilitas publik, kemudahan akses dan jumlah penduduk. Permasalahan dalam penentuan lokasi disebut dengan Facility Location Problem (FLP). Penyelesaian permasalahan penentuan lokasi dapat menggunakan diagram Voronoi, yaitu dengan membagi setiap wilayah yang diinginkan menjadi beberapa bagian. Setiap bagian dari wilayah tersebut mewakili satu titik lokasi. Setiap satu titik lokasi akan dipetakan dengan setiap titik lokasi yang terdekat. Penentuan titik lokasi yang terdekat menggunakan perhitungan jarak Euclid. Penentuan lokasi berdasarkan parameter dilakukan dengan pemberian nilai skor pada setiap data yang digunakan dan pemberian nilai bobot pada setiap parameter. Dari nilai skor dan nilai bobot yang dimiliki akan diperoleh nilai bobot total dari setiap wilayah. Wilayah dengan nilai bobot paling tinggi ditetapkan sebagai pusat kecamatan. Setiap pusat kecamatan terebut akan memiliki beberapa service area berdasarkan dari jarak Google Maps terdekat. Penentuan lokasi ATM Bank Syariah akan dilakukan berdasarkan analisis potensi parameter pada setiap service area. Kata Kunci: Diagram Voronoi, jarak Euclid, lokasi ATM
PENENTUAN LOKASI STRATEGIS AUTOMATIC TELLER MACHINE PT. BANK SYARIAH INDONESIA TBK MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE Masruroh, Masruroh; Fatekurohman, Mohamat; Anggraeni, Dian
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2022.14.1.5653

Abstract

ABSTRACT. The problem of placing the location of the Automatic Teller Machine Bank Syariah Indonesia Tbk (ATM BSI) both already and to be installed can take into account various factors such as reach or distance from the center of the crowd to the location, population density, topography and security level. Decision Tree is one of the classification methods in data mining to solve the problem of various factors to determine the strategic location of BSI ATM. The results obtained from training data and testing data are 100% each and the AUC value is 1. The results show the best variables are the population variable and the distance from ATM to gas stations with very good accuracy, and able to predict strategic and non-strategic locations.Keywords: Strategic Location, Automatic Teller Machine (ATM), Decision Tree Method. ABSTRAK. Permasalahan penempatan lokasi Automatic Teller Machine Bank Syariah Indonesia Tbk (ATM BSI) baik yang sudah maupun yang akan dipasang dapat memperhatikan berbagai faktor seperti, jangkauan atau jarak dari pusat keramaian menuju lokasi, kepadatan penduduk, topografi dan tingkat keamanan. Decision Tree adalah salah satu metode klasifikasi pada data mining untuk menyelesaikan permasalahan berbagai faktor untuk menentukan lokasi strategis ATM BSI. Adapun hasil yang diperoleh dari data training dan data testing masing- masing 100% dan nilai AUC 1. Hasil menunjukkan variabel terbaik adalah variabel jumlah penduduk dan jarak ATM ke SPBU dengan akurasi sangat baik, dan mampu memprediksi lokasi strategis dan tidak strategis.Kata Kunci: Lokasi strategis, Automatic Teller Machine (ATM), Metode Decision Tree.
PENDEKATAN REGRESI ROBUST DENGAN FUNGSI PEMBOBOT BISQUARE TUKEY PADA ESTIMASI-M DAN ESTIMASI-S Nurbaroqah, Ana; Pratikno, Budi; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2022.14.1.5669

Abstract

ABSTRACT. Least Square Method is one of methods for estimating of parameters of regression model. Model of least square methods is not valid if there are some disobeydiance in classical assumptions, for example, there are outliers. To resolve the problem, robust regression method is usually used. The method is used because it can detect the outliers and give stable results. In this research, data used is data for human development index of districts in Central Java from 2019 to 2020. Estimation for robust regression method chosen is estimation-M and estimation-s with Tukey Bisquare as a weight function. Criterions for choosing the best model are based on adjusted R-Squared value and mean square error (MSE). The result shows that robust regression model with estimation-M is a better model since it has adjusted R-Squared value tending to one and the least MSE.Keywords: least square method, outliers, robust, estimation-M, estimation-S, bisquare tukey. ABSTRAK. Metode kuadrat terkecil (MKT) merupakan salah satu metode estimasi parameter model regresi. Model MKT tidak tepat jika terjadi pelanggaran dalam asumsi klasik, misalnya karena adanya data pencilan (outlier). Untuk mengatasi hal tersebut biasanya digunakan metode regresi robust. Metode ini dipilih karena dapat mendeteksi pencilan dan memberikan hasil yang stabil. Dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten/kota di Jawa Tengah tahun 2019-2020. Estimasi metode regresi robust yang dipilih adalah Estimasi-M dan Estimasi-S dengan fungsi pembobot Bisquare Tukey. Kriteria pemilihan model terbaik dilihat berdasarkan nilai adjusted R-Squared dan mean square error (MSE). Hasil riset menunjukkan metode regresi robust dengan Estimasi-M lebih baik digunakan, karena memiliki nilai adjusted R-Squared yang mendekati satu dan nilai MSE yang terkecil.Kata kunci: metode kuadrat terkecil, pencilan, robust, estimasi-M, estimasi-S, bisqaure tukey.
MATRIX FLUX POTENTIAL BEBERAPA JENIS TANAH HOMOGEN PADA MASALAH INFILTRASI STASIONER DARI SUATU SALURAN IRIGASI TUNGGAL Munadi, Munadi; Isnani, Isnani; Oktaviani, Dian Nataria; Utami, Wikan Budi; Ariwibowo, M. Dwi
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2022.14.1.5688

Abstract

ABSTRACT. In this paper, we study the problem of stationary infiltration on several types of homogeneous soil from a single trapezoidal channel. A governing equation in this problem is in the form of a nonlinear differential equation and is called the Richards’ equation. The equation can be solved more easily by transforming it into a modified Helmholtz equation. In this study, the Dual Reciprocity Boundary Element Method (DRBEM) was used to solve the modified Helmholtz equation numerically. Then, using the obtained solution, the numerical values of the Matric Flux Potential (MFP) for each soil type were computed and then compared. For the position of the same points, the Pima Clay Loam soil type has the highest MFP value, followed by Clay Loam and Sandy Loam.Keywords: Richards’ equation, modified Helmholtz equation, matric flux potential, DRBEM, single irrigation channel. ABSTRAK. Dalam artikel ini dibahas masalah infiltrasi stasioner pada beberapa jenis tanah homogen dari saluran irigasi tunggal bentuk trapesium. Persamaan pengatur masalah ini berbentuk persamaan diferensial nonlinear dan disebut dengan persamaan Richards. Persamaan tersebut dapat diselesaikan lebih mudah dengan mentransformasikannya menjadi persamaan Helmholtz termodifikasi. Dalam artikel ini, Dual Reciprocity Boundary Element Methods (DRBEM) digunakan untuk menyelesaikan persamaan Helmholtz termodifikasi tersebut secara numerik. Selanjutnya, dihitung nilai numerik Matric Flux Potential (MFP) masing-masing jenis tanah dan kemudian dibandingkan. Untuk posisi titik-titik yang sama, jenis tanah Pima Clay Loam mempunyai nilai MFP tertinggi, kemudian disusul oleh Clay Loam dan Sandy Loam. Kata Kunci: persamaan Richards, persamaan Helmholtz termodifikasi, matric flux potential, DRBEM, saluran irigasi tunggal.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2019): JMP Edisi Juni 2019 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika More Issue