cover
Contact Name
Febi Dwi Widayanti
Contact Email
febidwi07@gmail.com
Phone
+6281334744616
Journal Mail Official
febidwi07@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jl. Danau Sentani No. 99 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang
ISSN : 14108771     EISSN : 25804812     DOI : 10.37303/likhitaprajna
Core Subject : Education,
Jurnal Likhitaprajna merupakan jurnal open access yang dipublikasikan dua kali setahun dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wisnuwardhana Malan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian atau kajian teori tentng pendidikan dan pembelajarannya.
Articles 210 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER INDIVIDU MELALUI TOKOH-TOKOH DALAM TETRALOGI LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA Kustyarini, Kustyarini
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.751 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.25

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan khusus untuk  mendeskripsikan  nilai: 1) religius, 2) etis/moral, dan (3) tanggung jawab yang dimiliki tokoh dalam tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata menjalani kehidupan yang layak dijadikan model pendidikan karakter bagi individu. Kajian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra, analisis teks, menggunakan teori Realitas yang dikembangkan oleh William Glasser dan dipadu dengan kebudayaan Timur. Ditinjau dari paradigma dan pendekatan yang digunakan, penelitian ini merupakan penelitian Kajian Pustaka. Hal tersebut karena pelaksanaan penelitian menggunakan novel dan bahan pustaka sebagai acuan. Data penelitian berwujud teks tulis berupa novel tetralogi Laskar Pelangi yang terangkum dalam kata-kata, diksi, untaian kalimat, paragraf-paragraf terkait dengan nilai-nilai religius, etis/moral dan tanggung jawab tokoh dalam tetralogi Laskar Pelangi.  Sumber data penelitian ini adalah novel tetralogi Laskar Pelangi yang meliputi Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov karya Andrea Hirata. Rangkaian analisis data adalah sebagai berikut (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data sekaligus analisis data, dan (4) kesimpulan. Jika kesimpulan diragukan, dilakukan triangulasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa setiap individu harus selalu berpegang pada aturan yang berupa nilai religius, nilai etis, dan bertanggung jawab. Adanya kebermaknaan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan tokoh-tokoh novel sebagai model dalam pembelajaran karakter bagi individu.Kata Kunci:  psikologi sastra, pembentukan karakter, individu, tokoh-tokoh, tetralogi Laskar Pelangi
KEMAMPUAN MEMPRODUKSI KALIMAT ANAK USIA PRASEKOLAH Werdiningsih, Endang
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.78 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.26

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan  (1) jenis diksi, 2) jenis kata, (3) bentuk kata yang digunakan anak, (4)  pola kalimat, (5) jenis kalimat, (6) bentuk-bentuk kalimat yang diproduksi anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Beberapa temuan dalam penelitian ini adalah: (a) Jenis diksi yang digunakan anak usia prasekolah dalam penelitian ini sangat bervariasi, yakni terdiri atas: (1) kata baku dan nonbaku, (2) kata umum dan khusus, (3) kata asli dan serapan, (4) kata kajian dan populer, dan (5) kata konkret dan abstrak. (2) Ditemukan beberapa jenis kata yang berkaitan dengan deskripsi sintaksis (kalimat), yakni: (1) nomina, (2)verba, (3) adjektiva, (4) adverbia, (5) numeralia, (6) konjungsi, (7) preposisi, (8) demons­tra­tif/penunjuk, (9) pronomina, dan (10) kata tugas. (3) Bentuk kata yang digunakan anak usia prasekolah terdiri atas kata dasar dan kata jadian. Kata jadian yang ditemukan aialah kata berimbuhan, kata ulang, dan kata gabung.(4) Kosa kata yang digunakan terdiri atas tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Inggris yang jumlahnya relatif sedikit. (5) Kalimat yang ditemukan terdiri atas: (1) kalimat lengkap dan kalimat tidak lengkap, dan (2) kalimat sederhana dan kalimat luas (6) Dalam memproduksi kalimat anak usia prasekolah dalam penelitian ini ditemukan adanya proses produksi dengan kilir lidah, dan (7) Pemahaman makna anak usia prasekolah dipengaruhi oleh usia, fitur, pengetahuan, dan indra anak terhadap kata yang didengar dan responnya terhadap pertanyaan.Kata kunci: memproduksi kalimat, anak usia prasekolah
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PADA SEKOLAH DASAR YANG EFEKTIF Budaya, Budi
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.705 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.27

Abstract

Pada era otonomi daerah, kebijakan pendidikan dikembangkan oleh pemerintah pusat, daerah dan masyarakat yang mengacu pada UU No. 22 tahun 1999 tentang pemerintahan daerah serta perangkat peraturan yang berlaku. Pembiayaan pendidikan sangat dibutuhkan untuk kebutuhan operasional, dan penyelenggaraan sekolah yang didasarkan kebutuhan nyata yang terdiri dari gaji, kesejahteraan pegawai, peningkatan kegiatan proses belajar mengajar, pemeliharaan dan pengadaan sarana dan prasarana, peningkatan pembinaan kesiswaan, peningkatan kemampuan profesional guru, administrasi sekolah dan pengawasan. Proses belajar mengajar akan terlaksana berjalan secara maksimal apabila tujuan yang akan dicapai memenuhi persyaratan yang telah ditentukan sesuai dengan perencanaan.Namun hingga saat ini, dunia pendidikan Indonesia termasuk pendidikan dasar masih menghadapi berbagai persoalan yang sangat serius dan kompleks, mulai dari rendahnya alokasi anggaran dipandang dari sudut bantuan dana dari pemerintah, kurang memadainya penataran pelatihan dalam peningkatan kompetensi profesional guru yang disebabkan masih kecilnya anggaran pendidikan di Indonesia.Kata kunci :   manajemen pembiayaan, sekolah dasar efektif, perencanaan anggaran.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VII SMP NEGERI 04 AMPELGADING TAHUN AJARAN 2013-2014 Efendiy, Khoirul
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.899 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.28

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mengetahui pengaruh proses pembelajaran dengan menggu­nakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) untuk meningkatkan aktivitas belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Pada proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), pebelajar dibagi dalam kelompok-kelompok dan satu kelompok terdiri dari dua orang. Setiap kelompok berdis­kusi untuk menyelesaikan suatu masalah, kemudian hasil diskusi kelompok akan dipresentasikan didepan kelas. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan peningkatan aktivitas belajar Pendidikan Agama Islam (PAI).Kata kunci : Pembelajaran Kooperatif, Think Pair Share (TPS), Pendidikan Agama Islam (PAI) , aktifitas belajar
PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN TEKNIK JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PKN PADA SISWA KELAS XII IPS 4 SMA NEGERI 1 MANTUP Utomo, Sugeng
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.496 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.29

Abstract

Tujuan Penelitian adalah Untuk mendeskripsikan Strategi pembelajaran dengan teknik jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa Kelas XII IPS 4 di SMA Negeri 1 Mantup Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan 4 siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Strategi pembelajaran dengan teknik jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa Kelas XII IPS 4 di SMA Negeri 1 Mantup Kabupaten Lamongan. Peningkatan prestasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh strategi belajar yang diberikan guru. Motivasi belajar yang tinggi cenderung akan mempengaruhi prestasi belajar yang tinggi pula; (b) Bukti peningkatan prestasi belajar siswa dari kegiatan pembelajaran dapat dijabarkan pada hasil kegiatan siklus 4. Berdasarkan pada observasi yang dilakukan pada siklus sebelumnya dan pada siklus 4 didapatkan temuan sebagai berikut: (a) Teknik Jigsaw salah satu komponen Contextual Teaching and Learning (CTL). Strategi ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran; (b) Strategi pembelajaran dengan menggunakan teknik Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XII IPS 4 di SMA Negeri 1 Mantup Kabupaten  Lamongan pada mata pelajaran PKn.Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Teknik Jigsaw. Prestasi Belajar, PKn.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MERUPAKAN SALAH SATU PENGEJAWANTAHAN DIMENSI MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU, SOSIAL, SUSILA, DAN MAKHLUK RELIGI Azmi, Shofiyatul
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.287 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.30

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah membawa misi pendidikan moral bangsa, membentuk warga negara yang cerdas, demokratis, dan berakhlak mulia, yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan cita-cita demokrasi dan membangun karakter bangsa. Sedangkan visi pendidikan Kewarganegraan adalah mewujudkan proses pendidikan yang terarah pada pengembangan kemaampuan individu, sehingga menjadi warga Negara yang cerdas, partisipatif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian akan membentukwarga negara Indonesia yang didasarkan pada Pancasila dan karakter positip masyarakat Indonesia. Dimensi manusia sebagai makhluk individual, makhluk sosial, makhluk susila, dan makhluk religi dalam kedudukan kita sebagai warga Negara Indonesia, hendaknya dikembangkan secara seimbang. Dimensi manusia tersebut secara konsisten diperjelas dan dipertajam di dalam memandang dirinya sendiri dengan potensi diri pribadi, dan pengembangan kerjasama dengan orang lain untuk membawa keunggulan bangsa dan Negara, serta kepatuhannya untuk mematuhi norma-norma dalam masyarakat, dan aktualiasi dirinya untuk bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, hal itulah merupakan beberapa materi Pendidikan Kewarganegraan Indonesia, disamping materi-materi lainnya. Kata Kunci: Pkn, Pengejawantahan, Makhluk Individual, Sosial, Susila, Religi.
PRAKTIK PEMBERIAN SCAFFOLDING OLEH MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR (SBM) MATEMATIKA Damayanti, Nia Wahyu
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.623 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i1.33

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan praktik scaffolding yang dilakukan oleh mahasiswa pada perkuliahan SBM Matematika. Scaffolding merupakan bantuan secara bertahap dari guru yang diberikan kepada siswa untuk membantu mengatasi suatu tugas sehingga siswa dapat memahami dan menyelesaikannya sendiri. Bantuan tersebut dapat berupa petunjuk, dorongan, peringatan, memberikan contoh, dan tindakan-tindakan lain yang memungkinkan siswa untuk melibatkan kesadaran berpikirnya terhadap proses dan hasil dari suatu permasalahan. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika pada semester gasal 2015/2016. Dalam penelitian ini peneliti mendeskripsikan praktik scaffolding yang dilaksanakan oleh mahasiswa pendidikan matematika  dalam perkuliahan SBM Matematika. Pembelajaran didesain dengan role play. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dari praktik scaffolding yang telah dilakukan mahasiswa dapat melakukan praktik scaffolding level 1 dan level 2 Anghileri yaitu pada tahap explaining, restructuring dan reviewingKata kunci: :scafolding, mahasiswa pendidikan Matematika, SBM Matematika,
SASTRA DAN BUDAYA Kustyarini, Kustyarini
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014): September 2014
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.487 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.34

Abstract

Sastra benar-benar merupakan salah satu aspek kebudayaan yang memegang peranan penting. Peranan yang dimaksudkan, pertama, dalam kaitannya dengan penyediaan data, yaitu dalam bentuk karya sastra, baik lisan maupun tulisan. Kedua, peranan dan keterlibatan dalam kaitannya dengan teori, khususnya teori-teori postrukturalisme. Sebagai sumber data karya sastra sekaligus bersifat fiksi dan fakta, dengan varian dalam bentuk genre. Sebagai sumber data, dengan medium utama bahasa, yang kemudian direpresentasikan dalam bentuk wacana, karya sastra juga merupakan objek kajian yang sangat kaya sebab sebagai sistem simbol bahasa selalu menunjuk sesuatu yang lain. Di samping menyediakan sumber data, sastra juga menyediakan teori-teori. Fiksi dan fakta, rekaan dan kenyataan menurut pemahaman masyarakat biasa, merupakan isu penting dalam teori-teori postrukturalisme, studi kultural khususnya.Kata Kunci: Sastra, Pilar Budaya.
PELAKSANAAN AMANDEMEN TERHADAP UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 Azmi, Shofiyatul
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014): September 2014
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.742 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.35

Abstract

Reformasi merupakan salah satu tuntutan yang terus menerus berkembang dan terjadi dalam masa orde baru (pertengahan tahun 1998), baik oleh masyarakat, pemerintah, maupun oleh kekuatan Sosial Politik, termasuk parpol. Salah satu tuntutan yang digulirkan itu adalah perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kemudian tuntutan itu diperjuangkan oleh fraksi-fraksi yang ada dalam MPR.Paparan terhadap perubahan Undang-Undang Dasar 1945  telah terwujud dalam lembaga-lembaga Negara, dan perubahan dimaksudkan untuk meneguhkan pelaksanaan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaaan, yaitu: melindungi segenap  bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial.Kata Kunci:  amandemen,  UUD 1945.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS BERBASIS MULTIPLE INTELEGENSI BERPENDEKATAN OBSERVATION BASED LEARNING Nuraina, Nuraina
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014): September 2014
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.591 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.37

Abstract

Pembelajaran menjadi lebih menarik bagi siswa khususnya dan bagi sekolah pada umumnya sehingga tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dari setiap kompetensi dasar bisa tercapai dan siswa mampu melakukan belajar tuntas. Oleh karena itu penyusunan perangkat pembelajaran mensyaratkan beberapa hal, sebagai berikut (1) harus mampu menstimulasi peserta didik untuk beraktivitas secara kreatif dan inovatif, (2) bahan ajar yang digunakan hendaknya disusun dengan optimalisasi modalitas belajar dengan penyajian teks baik berbentuk verbal maupun non-verbal secara bervariasi, dan (3) penyusunan bahan ajar hendaknya memiliki makna dan manfaat bagi peserta didik. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis multiple intelligences dengan pendekatan observation based learning, dan (2) mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran dalam hal peningkatan kompetensi peserta didik. Selain itu, pengembangan ini diharapkan dapat membawa perubahan dalam diri peserta didik sehingga di samping peserta didik tertarik dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus mereka mampu mencapai kompetensi yang diharapkan.Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, multiple intelligences , observation based learning, Kurikulum 2013

Page 3 of 21 | Total Record : 210