Articles
181 Documents
PANDANGAN IDEOLOGIS THE JAKARTA POST TERHADAP KEPULANGAN HABIB RIZIEQ SHIHAB (ANALISIS WACANA KRITIS)
Siti Nurhayati;
Ika Yatmikasari;
Andang Saehu
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 10, No 2 (2022): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v10i2.102-111
Di akhir tahun 2020, media massa digemparkan oleh kembalinya Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Indonesia. Tokoh tersebut terpampang menjadi tajuk utama dalam pemberitaan, baik di media dalam negeri maupun luar. Setelah masa pengasingannya di Arab Saudi selama tiga tahun, HRS dengan pengaruhnya yang signifikan di negeri ini – akhirnya kembali di tengah bangkit dan bergeloranya politik Islam. Tersebar luasnya berita tentang kembalinya ulama ini menjadi contoh kekuatan sosial dan politik yang menjadi prioritas media berita; salah satunya adalah The Jakarta Post yang terus memperbaharui berita tentang sosok tersebut. Karena media memiliki kekuatan yang kuat untuk mempengaruhi pembacanya, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana The Jakarta Post menggambarkan HRS dan sudut pandang ideologis yang tercermin dalam artikel-artikel yang mereka publikasikan. Teori Three Dimensional Framework yang dikemukakan oleh Fairclough dan proses Transitivity yang diperkenalkan oleh Halliday digunakan untuk menganalisis 70 data yang dikumpulkan dari 9 artikel melalui tiga tahap; tahap deskripsi, interpretasi, dan penjelasan. Sedangkan analisis Transitivity menjadi bagian dari tahap deskripsi. Dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa proses material dan verbal menjadi proses yang paling dominan digunakan dalam artikel, artinya media merepresentasikan HRS sebagai sosok yang berani memulai gerakan membela Islam dan berani berbicara ketika dia melihat sesuatu yang salah.
Pemaknaan Mitos dalam Masyarakat Kota Tangerang Selatan
Ulfah Julianti;
Annisa Puji Hastuti
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.72-78
Di Indonesia mitos memang sudah tertanam dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan negara dengan beragam daerah dan suku yang memiliki berbagai tradisi dan kepercayaan. Berangkat dari kepercayaan nenek moyang itulah maka hadir sastra lisan berupa mitos. Pemahaman tentang makna mitos menjadi dasar apakah suatu generasi sudah melek informasi atau masih terkungkung pada mitos yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai mitos di Kota Tangerang Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotik Rolland Barthes. Dengan teori ini, diharapkan peneliti dapat mengetahui makna mitos yang ada di masyarakat kota Tangerang Selatan. Metode observasi partisipan digunakan dengan teknik catatan lapangan, rekaman dan wawancara untuk melengkapi pengumpulan data. Data dalam penelitian ini berupa catatan lapangan yang peneliti dapatkan dari hasil wawancara. Sumber penelitian berasal dari leluhur atau orang tua yang dianggap sebagai tokoh masyarakat di Kota Tangerang Selatan. Adapun hasil penelitian menunjukkan terdapat lima proses daur hidup mulai dari perempuan dilahirkan, remaja, menikah, hamil, dan melahirkan. Dari masing-masing bagian tersebut memiliki mitos yang berbeda dan pemaknaan yang berbeda pula.
Wacana Berita Tragedi Kanjuruhan di Media Tempo.Co (Suatu Kajian Wacana Kritis)
Wahda Nur Lestari;
Ashari Hidayat;
Gita Anggria Resticka
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.58-71
Hubungan ideologi dan kekuasaan dalam wacana adalah salah satu hal yang tidak terpisahkan. Adanya kedua elemen tersebut di media mengakibatkan adanya kontrol terhadap berita yang dikeluarkan. Tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 telah menjadi perhatian publik dan sorotan media, salah satunya adalah Tempo.co. Tempo.co sebagai salah satu pionir media daring Indonesia dan masuk ke dalam 10 besar media yang paling banyak dikonsumsi memiliki peluang untuk mengontrol wacana publik. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ideologi dan kekuasaan yang direpresentasikan dalam wacana berita tragedi Kanjuruhan di Tempo.co. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik sistemik Halliday dan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Sumber data diambil dari kanal Nasional Tempo.co edisi Oktober 2022. Dari penelitian ini diketahui bahwa terdapat ideologi dan hubungan kekuasaan yang direpresentasikan dalam wacana berita tragedi Kanjuruhan di Tempo.co yang diterbitkan pada bulan Oktober 2022. Di bawah kepimpinan GM dan WD sebagai CEO yang aktif di AJI dan CekFakta.com membuat wacana berita tragedi Kanjuruhan di Tempo.co cenderung tendensius dan menyudutkan para tersangka, khususnya PSSI dan Polri.
Implikatur dalam Novel Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan Karya Fitrawan Umar
M. Wildan;
Muhayat Muhayat
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.10-17
Tulisan ini bertujuan: (1) mendeskripsikan jenis implikatur yang terdapat dalam novel Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan karya Fitrawan Umar, dan (2) menjelaskan fungsi implikatur yang terdapat dalam novel Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan karya Fitrawan Umar. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan alasan menggunakan pendekatan ini yaitu karena penyampaian data yang disampaikan berbentuk uraian kalimat dari sebuah teks, untuk menganalisisi tuturan, monolog dan dialog yang mengandung implikatur dan menggunakan pendekatan deskritif yaitu dengan cara mengumpulkan data-data, menganalisis dan mengklarifikasi data atau dalam bentuk lainnya dengan cara membaca novel, mencermati dan menyimpulkan penelitian sehingga mengasilkan data berupa kata tertulis. Secara deskriptif, penulis memberikan ciri-ciri, sifat-sifat serta gambaran data melalui pemilihan data yang dilakukan pada pemilihan data seteloah data terkumpul dan penelitian ini metode diterapkan dalam menganalisis tuturan, monolog dan dialog yang mengandung implikatur. Tulisan ini menggunakan teori Geroge Yule untuk mengetahui jenis implikatur yang terdapat dalam novel dengan menganalisis menggunakan implikatur konvensional dan implikatur percakapan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 49 data implikatur yang terdiri dari 19 data implikatur konvensional, 6 data implikatur percakapan umum, 1 data implikatur percakapan berskala dan 23 data percakapan khusus.
Strukturisasi Sumber Domain dan Target Domain pada Diagram Diadik Sebagai Tanda Metafora
Moh. Thoyib Syafi'i
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.79-95
Metafora dalam penggunaannya selalu memberikan ketertarikan tersendiri untuk dipelajari. Selain penelitian semantik, semiotika dapat menjadi topik menarik untuk dibahas. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap entitas yang dirujuk dalam pemetaan konsep antara sumber domain dan target domain dan strukturisasi sumber domain dan target domain ke dalam diagram diadik tanda sebagai elemen tanda metafora selain interpretasi maknanya. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. 210 data metafora diambil dari novel Anak-Anak Langit melalui teknik dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa entitas yang terdapat pada sumber domain adalah manusia, anggota tubuh manusia, alat, alam, hewan, tumbuhan, cahaya, makanan, bangunan, dan kekuatan. Dalam strukturisasi pada diagram diadik tanda, entitas dalam target domain diperlakukan sebagai penanda, sedangkan entitas dalam sumber domain diperlakukan sebagai petanda dimana tanda metafora terbentuk. Penafsiran makna metafora merujuk pada makna leksikal dengan dukungan konteks yang ada di sekitar metafora yang menghasilkan makna yang lebih kompleks. Disimpulkan bahwa metafora dapat diidentifikasi melalui pemetaan konsep sumber domain ke target domain. Sementara itu, gabungan target domain sebagai penanda dan sumber domain sebagai petanda menghasilkan tanda metafora.
Gangguan Berbahasa pada Anak Disleksia (Studi kasus di Sekolah Khusus Sayap Ibu Bintaro)
Rai Bagus Triadi;
Syihabuddin Syihabuddin;
Yeti Mulyati;
Vismaia S. Damaianti
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.48-57
Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan temuan-temuan yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa pada anak disleksia. Temuan tersebut nantinya dapat menjadi rekomendasi dalam menentukan bentuk penanganan yang tepat baik melalui metode pembelajaran di sekolah, maupun pola penangan asuh di lingkungan keluarga. Produksi Bahasa yang dihasilkan oleh subjek penelitian yang merupakan anak dengan penderita disleksia diperoleh dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data linguistik yang berupa bentuk gangguan, pada penelitian ini subjek penelitian berjumlah satu anak. Dalam memperoleh data peneliti melakukan observasi langsung kepada subjek penelitian, kemudian subjek penelitian diberikan beberapa interverensi secara lansung untuk mendapatkan reseptif bahasa berupa kemampuan membaca. Hasil penelitian ini menemukan beberapa temuan yaitu 1) kemampuan membaca lantang/ mengeja anak disleksia tidak mengalami permasalahan. Hal ini terlihat dari kemampuan membaca lantang anak disleksia yang dapat dikatakan sama dengan siswa lainnya. 2) Terdapat ganguan pada kemampuan membaca pemahaman anak disleksia. Hal ini ditandai dari kurang mampunya anak disleksia dalam mendapatkan informasi yang terdapat pada sebuah teks atau wacana. 3) konsentrasi dalam proses pembelajaran membaca anak disleksia mengalami kesulitan. Anak lebih cepat bosan ketika membaca teks yang jumlah katanya relatif panjang dan diisi oleh kosa kata yang tidak umum. 4) Terdapatnya ketertarikan anak disleksia terhadap teks ketika teks dibentuk dalam pola permainan atau video pembelajaran.
Cerita Rakyat Supranatural Urang Bunian Alahan Panjang dengan Uhang Pandak Kerinci (Kajian Sastra Bandingan)
Siti Masyitha Mardhatillah;
Syahrul R. Syahrul R.;
Erizal Gani
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.1-9
Cerita rakyat supranatural yang tersebar di setiap daerah Indonesia sangat banyak untuk diketahui. Di antara cerita-cerita tersebut terdapat cerita Urang Bunian dan Uhang Pandak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan cerita rakyat lokal masyarakat Sumatera tentang Urang Bunian di Alahan Panjang dan Uhang Pandak di Kerinci. Selain itu, akan diuraikan perbandingan antara kedua cerita supranatural tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah warga Alahan Panjang dan saluran YouTube Serba Uniknih.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya beberapa kesamaan dan perbedaan dalam cerita rakyat Urang Bunian dan Uhang Pandak. Selain itu, terdapat pula nilai-nilai tradisional yang berfungsi sebagai kearifan lokal, antara lain: (1) pentingnya pengetahuan masyarakat Sumatera tentang alam nyata (natural) dan alam tak nyata (supernatural); (2) penanaman nilai-nilai kepercayaan yang dipegang oleh masyarakat Sumatera; dan (3) pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pendidikan awal untuk memahami segala sesuatunya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cerita rakyat tersebut memiliki nilai-nilai tradisional yang berharga dalam kehidupan masyarakat Sumatera.
Filosofi Keselarasan dan Pergeseran Hidup dalam Makna Bahasa dan Budaya Masyarakat Baduy (Studi Analisa Wacana Kritis)
Muhamad Ramdon Dasuki
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.31-39
Pada abad ke-21 ini dunia dan manusia modern semakin melesat kedepan menuju dunia masa depan penuh dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang telah ditemukan oleh manusia modern versi Barat sejak abad ke-18 lampau. Namun ada beberapa komunitas di beberapa belahan dunia yang tetap pertahankan nilai-nilai luhur nenek moyang mereka dalam jalani kehidupan ini selama berabad-abad lamanya seperti masyarakat Baduy yang ada di kampung Kanekes propinsi Banten.Keselarasan hidup atau harmoni dalam hidup yang kini sering menjadi perbincangan di kalangan masyarakat modern. Oleh karena itu munculah pergeseran yang sering orang sebut dengan pergeseran nilai, pergeseran budaya, dan berbagai istilah lainnya yang intinya adalah telah terjadi perubahan di kehidupan masyarakat. Ada yang nilai itu sebagai hal positif ada pula yang nilai belum tentu positif, ada juga yang menilai harus segera lakukan perubahan tapi ada pula yang terus berjuang pertahankan yang lama. Sehingga akan selalu ada kelompok yang inginkan terjadinya perubahan dan tetapi ada juga kelompok yang inginkan pemertahanan yang seudah ada. Sementara pada sisi lain kemoderenan yang telah terjadi sejak beberapa abad terakhir ini sulit dielakkan dari kehidupan manusia, sehingga sulit dapatkan kehidupan manusia saat ini yang tidak terpengaruhi oleh dinamika perubahan atau kemoderenan itu sendiri.
Kajian Psikoanalisis Terhadap Perilaku Tokoh Utama dalam Novel Samantha Karya Risa Saraswati
Aryani Aryani;
Sugiyo Sugiyo
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.96-108
Dalam Penelitian ini, akan menggali kondidi psikilogi tokoh utama melalui sejumlah peristiwa yang dialami tokoh utama selama hidupnya, yang digambarkan dalam novel berjudul Samantha. Kasus kekerasan terhadap mental dan psikoligis tokoh utama Samantha menjadi alasan peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terhadap novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu melakukan penelitian dengan cara mendeskripsikan data berupa kalimat atau paragraph yang peneliti peroleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikonalisis berdasarkan teori kepribadian Sigmun Frued, yang meliputi struktur kepribadian berupa id, ego, dan superego. Hasil penelitian ini adalah: (1) ditemukan 52 kutipan yang menggambarkan struktur kepribadian is, ego, dan superego pada tokoh utama Samantha, (2) ditemukan lima konflik dalam novel Samantha, salah satunya adalah konflik tokoh utama bukan anak kandung dari kedua orang tuanya, (3) ditemukan lima macam perilaku karakter tokoh utama, salah satunya adalah perilaku marah, (4) ditemukan du macam factor yang mempengaruhi perilaku tokoh utama, yaitu factor lingkungan dan factor tekanan batin.
Prinsip Kooperatif dalam Acara Siniar (Podcast) di Media Youtube
Indah Rahmayanti;
Sulistyawati Sulistyawati;
Heni Ani Nuraeni
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 11, No 1 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.18-30
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kooperatif serta faktor-faktor psikologis yang menjadi alasan terjadinya pelanggaran tersebut dalam acara siniar di YouTube. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif konten analisis. Sumber data penelitian adalah video-video siniar (podcast) dari kreator siniar indonesia populer yaitu kanal Raditya Dika. Siniar ini dipilih karena memang merupakan salah satu acara siniar YouTube terpopuler di Indonesia. Adapun pada siniar akan diambil satu video sebagai sumber data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah simak-catat dengan menggunakan klasifikasi pelanggaran prinsip kooperatif dari Grice antara lain: maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim hubungan, dan maksim cara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran maksim banyak terjadi di acara siniar. Misalnya, pelanggaran maksim kuantitas terjadi karena kultur orang Indonesia yang senang bercengkerama. Terlebih, acara siniar memerlukan perbincangan yang hangat dan panjang. Pelanggaran maksim kualitas terjadi, bahkan banyak terjadi karena topik yang dibahas adalah kisah horor, sedangkan maksim kualitas menghendaki pembuktian otentik, informasi faktual, dan kejadian sebenarnya dari suatu informasi yang kontradiktif dengan peristiwa-peristiwa mistis. Pelanggaran maksim relevansi terjadi dalam siniar Raditya Dika sebagai plesetan humor untuk membuat acara siniar tidak membosankan, terlebih penutur adalah seorang komedian. Terakhir, pelanggaran maksim cara terjadi karena jam terbang tamu siniar yang terlihat tidak terbiasa berbicara di depan kamera/publik.