cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 181 Documents
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA PADA FILM CINTA SUBUH KARYA ALI FARIGHI (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA) Washadi, Washadi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 2 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v11i2.68-76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian tokoh utama pada film Cinta Subuh karya Ali Farighi menggunakan kajian psikologi sastra Gerard Heymans. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data, metode simak catat digunakan. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa tangkapan layar adegan dengan dialog pada film "Cinta Subuh" karya Ali Farighi. Analisis data mencakup mengorganisasikan data, membaginya menjadi bagian kecil, melakukan sintesis, menyusunnya ke dalam pola, menentukan mana yang penting dan yang harus dipelajari, dan membuat kesimpulan yang dapat dikomunikasikan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kepribadian Angga memiliki pola pikir yang cenderung otentik, yaitu berusaha menghadapi masalah dengan jujur dan terus berusaha untuk mengejar mimpi dan keinginan hidupnya. Angga juga memiliki pola perilaku yang cenderung realistis, yaitu bertindak sesuai dengan kemampuan dan keterbatasan, peka emosi dan sosial, serta toleran terhadap perbedaan pendapat dan pandangan orang lain. Menurut penelitian ini, karakter utama Angga dalam film Cinta Subuh memiliki sifat atau ciri-ciri berikut: ambisius, keras kepala, bersungguh-sungguh, riang gembira, bertanggung jawab, humoris, mudah bergaul, kecewa, marah, berontak, bersalah, dan tenang. Peneliti menggunakan tipologi Gerard Heymans, yang membagi ciri kepribadian dalam tipe-tipe tertentu, seperti emosionalitas, proses pengiring, dan aktivitas. Metode ini digunakan untuk menganalisis karakter dan perwatakan tokoh utama dalam film Cinta Subuh.
MAKNA REDUPLIKASI PADA KUMPULAN CERITA PENDEK “HUJAN KEPAGIAN” KARYA NUGROHO NOTOSUSANTO Firmansyah, Dodi; R, Desta Alifahsyifa; Rohanah, Siti
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 2 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v11i2.46-50

Abstract

Makna adalah hal-hal yang dituliskan secara tidak langsung oleh penulis dengan maksud agar perasaan dan pikiran yang dimilikinya dapat tersampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perihal makna reduplikasi pada cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa metode deskriptif-kualitatif, merupakan suatu cara yang menjelaskan beberapa data yang telah dikumpulkan dengan menuliskan subjek yang diteliti saat itu, sehingga situasi yang diteliti saat itu adalah situasi yang sebenarnya. Penelitian di fokuskan pada makna reduplikasi yang terdapat dalam kumpulan cerita pendek “Hujan Kepagian” karya Nugroho Notosusanto. Pada penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data berupa metode simak dengan teknik sadap yang menghasilkan 14 reduplikasi data, di antaranya (1) reduplikasi utuh sebanyak 5 data, (2) reduplikasi sebagian sebanyak 5 data, (3) reduplikasi berkombinasi dengan pembubuhan afiks sebanyak 2 data , (4) reduplikasi dengan perubahan fonem sebanyak 2 data.
LEKSIKON FAUNA BAHASA JAWA KUNO DALAM TEKS PŪRWA BHŪMI KAMŪLAN Prawira, Pande Putu Abdi Jaya
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 2 (2023): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v11i2.51-59

Abstract

Gambaran terhadap keanekaragaman fauna terdokumentasi dalam teks-teks tradisional yang menggunakan bahasa daerah, salah satunya teks Purwa Bhumi Kamulan. Tulisan ini membahas leksikon fauna dan maknanya yang terdapat dalam teks Pūrwa Bhūmi Kamūlan yang berbahasa Jawa Kuno. Teks ini merupakan salah satu teks penting dalam tradisi Bali yang mewacanakan mengenai asal usul dunia secara mitologis. Kajian ini merupakan kajian pustaka dengan sumber data teks Purwa Bhumi Kamulan dari naskah lontar koleksi Unit Lontar Universitas Udayana. Metode pengumpulan data menggunakan metode studi kepustakaan, metode analisis data menggunakan metode deskriptif analitis, serta penyajian hasil analisis data dengan metode formal dan informal. Hasilnya, di dalam teks Purwa Bhumi Kamulan, ditemukan sejumlah leksikon fauna dari kelompok yang berbeda-beda. Leksikon-leksikon fauna ini terdiri atas mamalia, reptil dan ikan. Masing-masing hewan dalam kelompok fauna itu juga memiliki asosiasi yang berhubungan dengan nilai budaya dan religi masyarakat Bali saat ini.
Perubahan Makna Kata pada Judul Berita sebagai Upaya Kreatif Media Berita Digital Nur, Adam Muhammad; Sofiah, Siti
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v12i1.10-18

Abstract

Perkembangan transformasi digital yang kian menunjukkan perubahan signifikan memberikan dampak dalam aspek kehidupan manusia, salah satunya berimplikasi pada media massa. Menurut Jenkins (dalam Gushevinalti et al., 2020) faktor utama transformasi digital disebabkan oleh hadirnya internet yang membuat media massa dapat diakses secara digital. Media massa sebagai sarana untuk berbagi informasi tentunya terus melakukan inovasi agar mampu bersaing di era dimana perkembangan teknologi ini sudah sangat maju, satu dari beberapa inovasi yang dilakukan media massa adalah dengan menggunakan bahasa yang mampu memikat dan membuat pembacanya penasaran terutama dari judul yang dituliskan pada berita tersebut. Disebutkan oleh (Chaer, 2014) bahwa salah satu hakikat bahasa yakni bahasa itu dinamis karena manusia dengan bahasa akan selalu memiliki hubungan satu sama lain. Dalam kehidupan bermasyarakat, aktivitas yang dilakukan manusia akan selalu menunjukkan perubahan, hingga hal tersebut membuat bahasa juga tidak bersistem tetap dan tidak statis. Dari penjelasan tersebut penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat makna kata yang berubah muncul dalam judul berita media daring yang dalam hal ini data utamanya adalah Sindonews. Dengan menggunakan teori perubahan bahasa secara semantik kita bisa melihat bagaimana kata dalam berita itu muncul dan bagaimana pemaknaannya. Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan bentuk penjelasan yang deskriptif. Teknik yang digunakan untuk melengkapi metode tersebut menggunakan metode padan referensial. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pada setiap judul berita yang muncul yang diwakili oleh beberapa bentuk perubahan kata seperti munculnya generalisasi, disfemia, eufimisme dan juga perubahan total.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri Batuceper 1 Kota Tangerang Okatavia, Dela; Sumiyani, Sumiyani; Fadhillah, Dilla
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v12i1.19-27

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kesulitan membaca permulaan pada siswa, faktor eksternal penyebab kesulitan membaca permulaan dan cara guru untuk mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas I di Sekolah Dasar Negeri Batuceper 1 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan datanya dilakukan dengan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada 10 siswa yang masih kesulitan dalam membaca permulaan diantaranya masih kesulitan dalam melafalkan huruf-huruf konsonan, belum lancar baca kata dan kalimat sederhana yang terdapat huruf kh, ng, ny, dan sy, menghilangkan huruf saat membaca, tidak menggunakan intonasi yang benar dan tidak diperhatikan tanda bacanya saat membaca. Faktor eksternal penyebab siswa kesulitan dalam membaca permulaan dikarenakan faktor lingkungan sekolah, lingkungan rumah, motivasi dari guru kelas dan orang tua. Cara guru mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa itu menggunakan buku khusus membaca permulaan, menggunakan metode abjad dan metode menulis di udara.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 SDS Nur Mubarok Yasmin, Najwan Dennisa; Fadhillah , Dilla; Hasan , Najib
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v12i1.73-82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan membaca permulaan siswa kelas satu SDS Nur Mubarok, serta mengetahui faktor yang menjadi penghambat siswa dalam kesulitan membaca, serta mengetahui solusi apa yang guru gunakan untuk mengatasi siswa kesulitan membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif serta mengumpulkan data perlengkapan melalui observasi, wawancara, tes membaca, dan dokumentasi hanya sebagai pelengkap. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDS Nur Mubarok. Data tersebut dikategorikan berdasarkan kesulitan yang alami oleh siswa kelas 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan kelas 1 di SDS Nur Mubarok hal ini berupa siswa belum lancar dalam membaca huruf vokal dan kalimat sederhana tanpa pengulangan kata, selanjutnya kesalahan pelafalan kata/simbol bunyi berupa melafalkan huruf konsonan, huruf gabungan konsonan seperti huruf “ny”, “kh”, dan “sy”. Selain kesulitan melafalkan kata/simbol bunyi siswa tesebut sulit membedakan huruf yang betuknya hampir sama seperti huruf “b” dan “d”, “p” dan “q”. kesulitan lainnya yaitu siswa mengalami kesulitan dalam membaca kalimat sederhana dan suku kata dengan pemenggalan kata yang tepat dan tidak dapat memperhatikan tanda baca. Adapun faktor penghambat siswa yaitu faktor fisiologis, faktor intelektual, faktor lingkungan dan faktor psikologis. Maka hal ini guru memiliki solusinya yaitu dalam mengatasi kesulitan membaca ini dengan cara guru akan memberikan jam tambahan, menciptakan suasana belajar yang menarik seperti huruf dijadika nyanyian.
Perubahan dan Pelesapan Fonem dalam Tuturan Anak Penderita Cadel Khoirunnissa, Dinda; Emha, Ratna Juwitasari
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v12i1.62-72

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mendeskripsikan perubahan dan pelesapan fonem yang ditunjukkan oleh tuturan anak penderita cadel dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik Simak Libat Cakap (SLC). Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu primer dan sekunder. Sumber data primer berasal dari tuturan subjek penelitian yaitu seorang anak penderita cadel berusia 6 tahun dan sumber data sekunder berasal dari nenek subjek penelitian. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori psikolinguistik dengan studi kasus gangguan berbahasa cadel.  Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fonologi dengan melihat perubahan fonem dan pelesapan fonem. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dala tuturan subjek penelitian terdapat sebanyak 55% perubahan fonem yaitu pada fonem /r/ menjadi /l/, fonem /s/ menjadi /t/, fonem /z/ menjadi /j/, fonem /f/ menjadi /p/, fonem /s/ menjadi /c/, dan fonem /ŋ/ menjadi /n/ dengan distribusi kemunculan perubahan fonem yang beragam, baik di awal, tengah maupun akhir kata dalam tuturan. Selanjutnya terdapat sebanyak 38% pelesapan fonem di antaranya, fonem d/, /k/, /t/, /s/, /h/, /c/, /ə/, /l/, /b/ juga dengan kondisi yang bervariasi, baik lesap di awal, tengah maupun akhir kata dalam tuturan. Selain itu ada pula sebanyak 7% fenomena kombinasi perubahan dan pelesapan fonem dalam satu kata pada tuturan subjek penelitian.
Makna Leksikal dan Makna Kultural dalam Mitos dan Pantangan Masyarakat Betawi Buchory Maulana, Achmad; Rafiq, Faris Muhammad; Septiani, Dwi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v12i1.39-48

Abstract

Penelitian ini mengkaji mitos dan pantangan dalam masyarakat Betawi di Kalideres, Jakarta Barat, dengan fokus pada makna leksikal dan kulturalnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data primer berjumlah 18 data dan dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam dengan dua informan, H. Rugi dan Nesah, yang merupakan penduduk Betawi asli di Kalideres, Jakarta Barat. Analisis penelitian ini menunjukkan bahwa mitos seperti larangan duduk di tampah atau makan pisang dempet tidak hanya sebagai larangan fisik, tetapi juga memiliki makna kultural yang dalam, mencerminkan nilai-nilai budaya serta keyakinan sosial. Mitos-mitos ini berfungsi sebagai pedoman perilaku, mengajarkan sopan santun, menghormati tradisi, serta memberikan peringatan akan konsekuensi sosial dari melanggar norma-norma yang berlaku. Studi antropolinguistik ini bertujuan untuk menggali dan memahami kekayaan budaya masyarakat Betawi melalui pendekatan antropologi linguistik. Oleh sebab itu, diharapkan melalui hasil penelitian ini, dapat meningkatkan pemahaman, penghargaan, dan upaya pelestarian terhadap warisan budaya masyarakat Betawi serta memastikan kelangsungan nilai-nilai budaya yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Analisis Stilistika pada Kumpulan Puisi Seperti Bukan Cinta Karya Arip Senjaya Kartika, Siti; Hadiansyah, Firman; Herwan, Herwan
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v12i1.28-38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis gaya bahasa dan implikasi pembelajaran yang dihadirkan pada buku kumpulan puisi Seperti Bukan Cinta karya Arip Senjaya. Fokus penelitian ini kepada jenis gaya bahasa menurut teori stilistika Nurgiyantoro diantaranya yaitu majas perbandingan, majas pertautan, penyiasatan struktur, dan pengontrasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data penelitian yaitu teknikstudi pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teknik triangulasi penyidik sebagai teknik pemeriksaan keabsahan data penelitian. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian, data yang paling dominan pada gaya bahasa perbandingan yaitu metafora, gaya bahasa yang paling dominan pada gaya bahasa penyiasatan struktur yaitu repetisi, gaya bahasa yang paling dominan pada gaya bahasa pengontrasan yaitu hiperbola, dan gaya bahasa pertautan dengan hasil yang seimbang.
Konstruksi Kosakata pada Fitur Media Sosial Instagram: Kajian Morfosintaksis Rohmawati, Shinta Ayu; Harum Munazharoh
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v12i1.1-9

Abstract

Morfosintaksis merupakan penggabungan antara bidang morfologi dengan sintaksis. Pada dasarnya, morfologi mempelajari proses pembentukan kata. Sintaksis mempelajari hubungan kata-kata dalam suatu kalimat. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fungsi, peran, kategori sintaksis pada kosakata pada fitur Instagram akibat perubahan morfologis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menguraikan perubahan fungsi, kategori, dan peran sintaksis. Kosakata yang menjadi objek analisis meliputi bentuk dasar bagi, ikut, lapor, dan unggah yang diperoleh dari berita online dengan cara menyimak penggunaan bahasanya. Bentuk dasar tersebut kemudian dilekati afiks berupa prefiks ber-, pe-, me-, di- dan ter-; sufiks -an; dan kombinasi afiks me-kan, di-kan, me-i, di-i, dan pe-an. bentuk dasar yang dilekati afiks menghasilkan bentuk jadian. Bentuk jadian inilah yang kemudian dianalisis fungsi, peran, dan kategorinya di dalam kalimat. Hasil menunjukkan bahwa pembentukan kata pada kosakata fitur Instagram terjadi karena adanya proses afiksasi yang meliputi prefiks, sufiks, dan kombinasi afiks. Prefiks yang ditemukan yaitu ber-, pe-, me-, di-, dan ter-. Sufiks yang ditemukan yaitu -an. Kombinasi afiks yang ditemukan yaitu me-kan, di-kan, me-i, pe-an, dan di-i. Hasil ini berimplikasi pada fungsi, kategori, dan peran kata dalam kalimat.