Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik"
:
10 Documents
clear
Optimasi Rute Pendistribusian Produk Pelumas Kendaraan Menggunakan Algoritma Genetika: Studi Kasus
Iskandar, Yelita;
Kenzie Dwianugerah Delu
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.37329
Studi ini awalnya muncul karena adanya perubahan Total Permintaan Distributor (TDP) pelumas kendaraan sejak pandemi Covid-19 melanda. Ditambah lagi dengan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang memaksa orang-orang bekerja dari rumah menyebabkan kendaraan pribadi jarang digunakan kecuali ada keperluan khusus. Perubahan tersebut berdampak pada sistem distribusi pelumas khususnya di wilayah Jabodetabek. Karena perubahan distribusi pelumas terus terjadi selama dan setelah pandemi, maka perlu dilakukan optimasi ulang rute secara berkala untuk meminimalkan biaya transportasi dan memastikan barang sampai di tempat tujuan dengan jumlah yang tepat, menggunakan model Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP). Untuk mempercepat pencarian solusi, digunakan metode metaheuristik yaitu algoritma genetika (GA) sehingga memudahkan pencarian solusi bahkan pada data baru tanpa perlu melakukan pemodelan ulang secara lengkap. GA bertujuan untuk mengurangi biaya transportasi dari Depot Supply Point (DSP) ke distributor. Data yang dibutuhkan terdiri dari jenis dan jumlah kendaraan, profil permintaan, matriks jarak antara depo dan distributor, biaya terkait kegiatan transportasi, dan lain-lain. Metode yang diusulkan memberikan alternatif ilmiah untuk mengatur jalur distribusi produk pelumas kendaraan di perusahaan amatan. Didapatkan solusi terbaik penentuan rute perjalanan kendaraan yang optimal dengan batasan Total Permintaan Distributor yaitu Skenario 4. Kombinasi rute yang dihasilkan Skenario 4 yaitu sebanyak lima rute dengan total jarak tempuh kendaraan 372,1 km.
Perencanaan Alokasi dan Rute Distribusi Beras Kota Yogyakarta dengan Metode K-Means Clustering, Tabu Search dan Ant Colony System
Lukman Adhitama;
Muhammad Arif Wibisono
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.37436
Pertumbuhan penduduk di wilayah perkotaan akan memicu kenaikan permintaan bahan pangan pokok yaitu beras. Permintaan yang meningkat menyebabkan aktivitas distribusi semakin masif sehingga menghasilkan pencemaran di udara. Untuk dapat mengatasi hal tersebut dilakukan perencanaan alokasi dengan k-means clustering dan penentuan rute distribusi yang tepat dengan metode tabu search dan ant colony system sehingga memiliki waktu, jarak, emisi dan biaya yang minimal. Dengan batasan kapasitas angkut maksimal yaitu 10.000 kg serta pertimbangan jarak pasar dengan gudang dan jumlah permintaan tiap pasar maka terdapat tiga kelompok lokasi kunjungan. Tiap kelompok yang terbentuk diolah menggunakan metode tabu search dan ant colony system sehingga menghasilkan rute distribusi dan nilai tujuan yang hendak dicapai. Pengolahan dengan metode tabu search unggul dengan nilai waktu = 189 menit, jarak = 53,3 km, emisi = 448 g dan biaya = Rp509.000,00.
ANALISIS EFEKTIVITAS ALAT BERAT PADA KEGIATAN BONGKAR MUAT DI LAPANGAN PENUMPUKAN SEMENTARA
SAHARA, SITI;
Sylvira Ananda Azwar;
Dadang Suyadi Suryasumirat
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.49359
Penelitian ini bertujuan untuk analisis efektivitas alat berat pada kegiatan bongkar muat di lapangan penumpukan sementara PT. Multi Terminal Indonesia agar dapat mengukur performansi alat berat tersebut dan dapat menentukan tindakan apa yang perlu dilakukan dalam menjaga alat dapat beroperasi dengan baik Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model OEE (Overall Equipment Effectiveness). Teknik pengumpulan data melalui studi literasi, observasi, maupun data hasil wawancara langsung dengan pihak industri. Pada nilai OEE yang memiliki standar ≥ 84,66%, diperoleh nilai OEE alat Forklift sebesar 87%, alat Rubber Tyred Gantry (RTG) sebesar 88%, serta alat Reach Truck sebesar 86%. Sehingga bisa dikatakan bahwa secara keseluruhan ketiga alat tersebut sudah efektif dalam melaksanakan kegiatan bongkar muat di lapangan penumpukan sementara PT. Multi Terminal Indonesia meskipun masih terdapat beberapa penghambat.
Implementasi Lean Manufacturing (LM) pada Proses Pengiriman Makanan ke Pelanggan
Turseno, Andi;
Nadia , Ainun;
Aji , Sonny Nugroho;
Tanisri , Roberta Heni Anggit;
Kurnia, Hibarkah
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.49368
Industri manufaktur makanan merupakan industri yang membutuhkan pengiriman yang cepat dari supplier ke pelanggan. Namun dalam pelaksanaannya masih terjadi pada perusahaan produk mie instan ini, sering terjadinya keterlambatan dalam pengiriman produk ke pelanggan. Kendala yang dialami selama ini yaitu adanya pemborosan dalam alur proses kegiatan pengiriman barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya keterlambatan dalam proses pengiriman sehingga dapat meminimalisir limbah dalam proses pengiriman. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Lean Manufacturing (LM) denganpenerapan metode Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Penelitian ini menemukan dua kategori jenis limbah yang terjadi pada proses pengiriman produk yaitu limbah menunggu dan kelebihan proses. Selain itu proses muat barang mempunyai pemborosan yang dominan sebesar 85,4% yang terdiri dari 10 aktivitas dengan total waktu siklusnya adalah 27,9 menit. Setelah dilakukan perbaikan proses muat barang menjadi 6 aktivitas dengan total waktu siklusnya adalah 16,21 menit. Tindakan perbaikan sudah dapat menghilangkan 4 aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah dan mengurangi waktu siklus proses muat barang selama 11,7 menit atau sekitar 42% dari waktu siklus sebelumnya.
Penerapan Sistem Just in Time (JIT) dengan Sistem Kanban dan Poka-yoke di Area Repack Produk Herbisida
Daonil, Daonil;
Nugroho, Oki Widhi;
Pribadi, Yunan;
Apriyani, Apriyani;
Kurnia, Hibarkah
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.49405
Perusahaan herbisida ini bergerak pada bidang repacking herbisida dengan kemasan 40 ml. Namun dalam proses repacking memiliki masalah pada penggunaan herbisida yang melebihi batas toleransi atau tidak sesuai dengan target. Selain itu juga belum ada tindakan perbaikan untuk mengontrol penggunaan herbisida serta kontrol pada hasil pengeluaran yang ada di area Repack. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa akar permasalahan dan memberikan solusi yang tepat dalam menghilangkan pemborosan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sistem Kanban yang dikombinasikan dengan metode Poka-yoke. Penelitian ini menemukan bahwa kehilangan herbisida disebabkan oleh adanya proses rework jika terjadi kelebihan kuantitas di akhir campign. Drum yang digunakan untuk menampung herbisida pun juga menjadi penyebab kehilangan karena tersangkut di celah drum dan tidak bisa dikeluarkan. Tindakan perbaikan yang dilakukan adlah penerapan sistem Kanban yang dikombinasikan dengan Poka-yoke. Selain itu perbaikan mengganti drum berukuran 200liter ke IBC berukuran volume 1.000liter yang ditambahkan stand IBC, kemudian dalam penggunaan IBC di line repack adalah kran dengan cam lock yang dapat dibongkar pasang. Penelitian ini menghasilkan perancangan Kanban untuk repack 40 ml dengan menyesuaikan kapasitas drum yaitu 200liter dengan pengeluaran 5.000 pcs dan menggunakan pos Kanban sesuai kebutuhan.
Systematic Review Logistik Kemanusiaan di Indonesia: Tinjauan dan Usulan Untuk Penelitian Masa Depan
Zaitun;
Karim Ladesi, Vivian
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.49675
Logistik kemanusiaan adalah elemen penting dalam mitigasi dan respons terhadap bencana yang sering terjadi di Indonesia, salah satu negara dengan frekuensi bencana tertinggi di dunia. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengintegrasikan hasil penelitian tentang logistik kemanusiaan di Indonesia, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, dan memberikan rekomendasi untuk penelitian di masa depan. Berdasarkan analisis literatur, tantangan utama logistik kemanusiaan di Indonesia mencakup kendala geografis, infrastruktur yang tidak memadai, dan koordinasi yang kurang efektif antara berbagai pemangku kepentingan. Teknologi seperti big data dan GIS mulai diadopsi untuk meningkatkan efisiensi, namun penggunaannya masih terbatas. Studi ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut tentang adopsi teknologi digital, keterlibatan sektor swasta, dan pengelolaan logistik selama fase pemulihan. Temuan ini memberikan wawasan yang berguna untuk memperkuat respons bencana dan pengelolaan logistik yang lebih baik di masa depan.
Enhancing Sustainability in Logistics with Synch: A Comprehensive Analysis of Green Supply chain Management through Technology Integration
Siti Annisafa Oceania;
Narantaka
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.49769
Penelitian ini mengevaluasi penerapan Synch, sebuah solusi digital inovatif untuk meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi operasional logistik di PT XYZ. Dengan pendekatan metodologi studi kasus dan tinjauan literatur, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan Blockchain dalam mengoptimalkan proses logistik, termasuk pengurangan biaya operasional dan emisi karbon melalui optimasi rute pengiriman dan kemasan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Synch memperkuat posisi PT XYZ sebagai pelopor dalam logistik berkelanjutan. Temuan ini mendukung potensi Synch sebagai alat skalabel untuk mentransformasi industri logistik ke arah yang lebih ramah lingkungan.
Analisis Efektivitas Penggunaan Metode EOQ untuk Pengendalian Persediaan Kopi di PT Bogor Kopi Indonesia
Rabbani, Wilsam Akbar;
Thoifatul Munawwaroh;
Diana Shinta Rahayu;
Wiwik Wiqoyatun Nisa;
Debora K. P. Parhusip;
Khoirul Aziz Husyairi
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.49835
PT Bogor Kopi Indonesia merupakan perusahaan dagang yang menjual biji Kopi Robusta dan Arabika dalam bentuk green bean, yang bermitra langsung dengan petani di beberapa daerah di Kabupaten Bogor. Proses persediaan yang terjadi di PT Bogor Kopi Indonesia menggunakan sistem penyimpanan sederhana pada gudang yang terletak di Tanjungsari Kabupaten Bogor. Permasalahan yang timbul akibat sistem persediaan sederhana yaitu kurangnya efisiensi biaya yang dikeluarkan pada saat melakukan penyimpanan dan pengiriman biji kopi tersebut. Salah satu upaya solusi adalah dengan menerapkan metode Economic Order Quantity untuk pengendalian persedian kopi di PT Bogor Kopi Indonesia. Sehingga penelitian ini bertujuan menghitung dan menganalisis jumlah safety stock yang diperlukan pada PT. Bogor Kopi Indonesia serta menghitung dan menganalisis waktu pemesanan kembali persediaan (reorder point) pada PT. Bogor Kopi Indonesia. Dengan penerapan EOQ, perusahaan berhasil menentukan jumlah optimal pembelian sebanyak 14,3 ton, lebih tinggi daripada kebijakan sebelumnya yang hanya 9,5 ton. Menurunkan jumlah pesanan dari 64 menjadi 21 per tahun tidak hanya mengurangi biaya pesanan, tetapi juga mengurangi total biaya persediaan secara signifikan, dari Rp17.958.439 menjadi Rp4.591.778. Selain itu, penentuan safety stock sebesar 10,21 ton dan titik pembelian ulang (reorder point) di angka 3,36 ton berfungsi sebagai perlindungan yang efektif terhadap ketidakpastian dalam permintaan dan pasokan, sehingga memastikan operasional perusahaan berjalan dengan lancar.
PERSPEKTIF PENUMPANG TERHADAP KUALITAS FASILITAS INFRASTRUKTUR DI TERMINAL EKSEKUTIF PELABUHAN MERAK-BANTEN
Verawati, Kencana;
Rahmayanti, Henita;
Aulia Shalsabilla;
Farasabila Angeli Purnomo;
Monica Wulandari
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.50129
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perspektif penumpang terkait fenomena tersebut yang disesuaikann dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 62 Tahun 2019 mengenai Standar Pelayanan Minimum dan teori Kualitas Pelayanan (Bukti Fisik dan Kehandalan). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah teori dari Miles&Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan akhir. Hasil penelitian dengan judul perspektif penumpang terhadap kualitas fasilitas infrastruktur di terminal eksekutif merak dengan indikator penilaian keselamatan, keamanan, kenyamanan dan kemudahan secara keseluruhan mendapatkan perspektif yang cukup baik dari penumpang, namun ada beberapa hal yang diperlu ditingkatkan, seperti petugas keamanan, ruang kesehatan yang keberadaan dan fungsional diragukan oleh penumpang dan persediaan fasilitas penunjang.
Mengembangkan Alat Ukur Kualitas Layanan Bongkar-Muat Dengan Sistem Digitalisasi Angkutan Truk Di Pelabuhan
Mulyono, Tri;
Winoto Hadi
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/logistik.v17i02.50238
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang membentuk kualitas layanan sistem digitalisasi angkutan truk dalam rangka meningkatkan kelancaran arus dengan objek penelitian sopir/driver truk sebagai responden yang beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi eksprimen di lapangan. Tempat penelitian dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok. Waktu penelitian dilaksanakan selama enam bulan dari April – Nopember 2024. Populasi dalam penelitian adalah sejumlah data dalam populasi sebesar 28.562 sopir/driver truk yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok, dengan sampel 100 responden. Agar data menjadi informasi sehingga karakteristik data menjadi mudah untuk dipahami dan bisa dipergunakan untuk mengambil sebuah kesimpulan, maka data dilakukan pengujian persyaratan analisis dan di analisis menggunakan Principal Component Analsys (PCA) berbantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukn dari 9 dimensi yang diduga membentuk kualitas layanan menjadi sepuluh dimensi yaitu: lima dimensi dari Teori SERVQUAL (1) Keandalan; (2) Jaminan; (3) Empati; (4) Daya Tanggap; (5) Tangibilitas; dan 4 dimensi dari EN 13816:2002 (E), 2002), dengan dimensi (6) Dampak Lingkungan; (7) Kebijakan; (8) Budaya; dan (9) Biaya atau Tarif. Dimensi tambahan dinamakan dimensi waktu operasional.