Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022"
:
10 Documents
clear
Implementasi Model Project-Based Learning Dalam Membentuk Karakter Integritas Di Smk Muhammadiyah 2 Nganjuk
Alan Wahyu Ardhi Ansyah;
Trisakti Handayani
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.21310
Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan penerapan Model Project Based Learning di SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk; (2) Mendeskripsikan proses membentuk karakter integritas peserta didik melalui Model Project Based Learning di SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk; (3) Menganalisis kendala dan solusi dalam membentuk karakter integritas siswa SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk melalui Model belajar Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk dengan waktu penelitian selama 3 bulan. Sumber data primer yaitu dari Kepala Sekolah, Guru PPkn, dan 5 Peserta didik di SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk. Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, penarikan kesimpulan data diuji keabsahan datanya dengan kreadibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil yang diperoleh (1) Penerapan model project based learning di SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk mendapat hasil yang terlihat pembelajaran di kelas; (2) Penerapan model project based learning di SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk membentuk karakter integritas dilihat dari tanggung jawab dan kejujuran siswa dalam mengerjakan projek dari guru; (3) Kendala yang di hadapi pembelajaran daring pada saat pengerjaan proyek, peserta didik yang mengalami kesusahan sinyal dengan solusi guru mengganti pada hari lain.
Strategi Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Dalam Membentuk Karakter Nasionalisme Mahasiswa Di Era Society 5.0
Pipit Widiatmaka;
Abd. Muid Aris Shofa
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.21595
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna karkater nasionalisme di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tanggung jawab seorang dosen yang mengampu mata kuliah Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter nasionalisme mahasiswa di era society 5.0, dan strategi mata kuliah Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter nasionalisme mahasiswa di era society 5.0. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Teknik pengambilan data menggunaka studi kepustakaan dan Teknik analisis yang digunakan ialah analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter nasionalisme sangat penting untuk diimplementasikan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mengingat Indonesia adalah negara multikultural yang rawan terhadap konflik, selain itu demi terwujudnya tujuan nasional. Krisis karakter nasionalisme yang terjadi pada mahasiswa menjadi tanggung jawab dosen yang mengampu mata kuliah Pendidikan Pancasila, karena mata kuliah tersebut merupakan ujung tombak perguruan tinggi di dalam membentuk karkater mahasiswa yang ebrdasarkan Pancasila. Strategi harus diimplementasikan oleh seorang dosen yang mengampu Pendidikan Pancasila ialah memanfaatkan model dan metode pembelajaran yang berbasis digitas. Seorang dosen harus mampu membentuk karakter nasionalisme mahasiswa, mengingat hal tersebut menjadi tanggung jawabnya, selain itu seorang dosen harus menjadi suri tauladan dan juga inspirator mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya tujuan nasional.
Project Citizen Mata Kuliah Kewarganegaraan Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Di Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
Chris Apandie;
Silvia Rahmelia
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.21790
Permasalahan yang dihadapi di perguruan tinggi saat ini adalah kurangnya budaya akademik yang mengarah pada pengembangan keterampilan abad 21. Keterampilan abad 21 salah satunya mensyaratkan kemampuan berpikir kritis. Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai mata kuliah pengembangan kepribadian yang bertujuan membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang baik dan cerdas serta mampu berpikir kritis. Tujuan ini sangat relevan dengan perkembangan pembelajaran abad 21 yang diperlukan dalam rangka membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengembangkan keterampilan abad 21 adalah project citizen. Tujuan dalam penelitian ini adalah memperbaiki kualitas pembelajaran Kewarganegaraan di perguruan tinggi melalui pelaksanaan project citizen mata kuliah Kewarganegaraan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa di IAKN Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan model PTK “dosen pengajar sebagai peneliti” dengan mengacu kepada model siklus (1) perencanaan; (2) tindakan dan observasi; dan (3) refleksi. Project citizen yang telah diterapkan pada mata kuliah Kewarganegaraan di IAKN Palangka Raya dalam 4 (empat) siklus berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Keterampilan berpikir kritis ini terlihat saat mahasiswa menampilkan aktivitas curah pendapat di dalam kelompok untuk menyepakati isu utama yang akan menjadi tema kelompok, mahasiswa mampu berdialog dan menguraikan informasi yang telah dikumpulkan di hadapan dosen dan mahasiswa lainnya, kemudian mahasiswa mampu menampilkan keterampilan komunikasi yang baik pada saat showcase project citizen. Dari hasil evaluasi, mahasiswa menyatakan bahwa project citizen memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan sikap mereka sebagai warga negara dan menambah kemampuan mereka dalam mengkritisi informasi.
Ratio Decidendi Hakim Dalam Vonis Penjara Terhadap Korban Penyalahgunaan Narkotika Pada Putusan No.797/Pid.Sus/2020/PN.KPN
Anton Widodo;
Gers Daviars Satindra;
Muh Muhibbin
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.22116
Diatur dalam undang-undang, hakim memiliki wewenang untuk mengadili. Pengertian mengadili memiliki makna bahwa putusan yang ditetapkan memberi keadilan, bahkan pada pihak yang dinyatakan bersalah. Pada proses peradilan, seorang hakim memiliki beberapa aspek yang dipertimbangkan untuk menetapkan suatu putusan perkara. Aspek-aspek atau alasan yang mendasari sebuah putusan hakim, dalam bidang keilmuan hukum disebut dengan istilah ratio decidendi. Pada penelitian ini, pengkajian tentang ratio decidendi dilakukan pada putusan perkara pidana dengan nomor putusan No.797/Pid.Sus/2020/PN.KPN. Pada putusan tersebut, hakim menetapkan vonis penjara pada korban penyalahgunaan narkotika yang seharusnya memperoleh hak rehabilitasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan ratio decidendi aspek yuridis dalam putusan No.797/Pid.Sus/2020/PN.KPN, (2) mendeskripsikan ratio decidendi aspek non-yuridis dalam putusan No.797/Pid.Sus/2020/PN.KPN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis-normatif, dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam memutus sebuah perkara pidana yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, hakim lebih mempertimbangkan aspek yuridis sebagai bahan pertimbangan. Hakim berpendapat bahwa penetapan sanksi penjara merupakan langkah yang efektif untuk pencegahan peredaran narkotika.
Implementasi Perkuliahan Hybrid Learning Di Masa Pandemi Covid 19
Febrian Alwan Bahrudin;
Wika Hardika Legiani
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.22384
Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat mengetahui tentang bagaimana implmentasi perkuliahan hybrid learning di masa pandemi Covid 19 yang dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2021/2022 di prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, implementasi ini sesuai dengan surat edaran pimpinan Universitas Sultan Ageng Tityasaya Nomor: B/602/UN43/PK.00.03/2022 perihal perkuliah tatap muka terbatas, penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian secara kualitatif, dan menggunakan metode deskriptif, serta menggunakan teknik pengumpulan data triangulasi yang terdiri dari triangulasi sumber data, triangulasi waktu, triangulasi antar peneliti, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti menyimpulkan bahwa perkuliahan hybrid learning yang dilaksanakan di prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sudah berjalan dengan baik, hal ini dikeranakan dalam pelaksanaan perkuliahan hybrid learning mulai dari tahap perencanaan perkuliahan, tahap pelaksanaan perkuliahan, dan tahap evaluasi selalu mengedepankan kualitas untuk mencapai sasaran capaian pembelajaran ataupun kompetensi dari mata kuliah, walaupun masih terdapat beberapa kendala yang terbilang kecil dalam pelaksanaan perkuliahan hybrid lerning mulai dari kendala yang dialami dosen, mahasiswa, dan sarana prasarana, tetapi kendala tersebut masih dapat teratasi dengan baik melalui solusi yang diterapkan dosen di dalam pelaksanaan perkuliahan hybrid learning.
To Win The Heart And Mind The People Of Papua: Fungsi Dan Peran Brimob Dalam Operasi Damai Cartenz 2022
Gurnald Patiran;
Chairul Muriman Setyabudi;
Vita Mayastinasari
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.22481
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan urgensi pelaksanaan Operasi Damai Cartenz di Papua yang menggantikan operasi sebelumnya yakni Operasi Nemangkawi dan menjelaskan perlunya pengembangan fungsi dan peran Brimob Polri selain fungsinya sebagai satuan pemukul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data diperoleh dari sumber primer melalui oservasi dan wawancara dan sumber sekunder melalui penelurusan berbagai dokumen seperti peraturan perundang-undangan, dokumen rencana operasi, buku, jurnal, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasi damai Cartenz 2022 di Papua tetap dibutuhkan untuk menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Operasi dijalankan dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan melalui strategi preemtif dan preventif. Pendekatan melalui cara-cara kekerasan (represif) diminimalisir untuk menghindari tudingan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan untuk mendapatkan simpati masyarakat Papua. Untuk itu, personel Brimob sebagai satuan yang paling banyak diternjunkan dalam misi operasi damai dituntut untuk menguasi beragam peran dan fungsi selain menjalankan fungsinya sebagai satuan pemukul. Sehingga Polri perlu mengembangkan kompetensi personel Brimob seperti kemampuan untuk menjalankan fungsi intelijen, penyelidikan dan penyidikan, olah tempat kejadian perkara, komunikasi dan kehumasan.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Emas di SMAN 1 Kota Malang
Rohmad Widodo;
M Mansur
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.22510
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi penguatan pendidikan karakter sebagai upaya menyiapkan generasi emas di SMAN 1 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis diskriptif. Penelitian ini berlokasi di SMAN 1 Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang terdiri dari pengambilan data, reduksi data, analisis data dan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Penguatan pendidikan karakter berbasis kelas yaitu integrasi nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran atau mata pelajaran, pengelolaan kelas dan metode pembelajaran, evaluasi pembelajaran/pembimbingan, pengembangan kurikulum muatan lokal sesuai karakteristik daerah, (b) Penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah yaitu pembiasaan di sekolah para siswa dapat menekuni minat-minat mereka melalui kegiatan ekstrakurikuler. Untuk memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut setiap tahun diadakan pertunjukan Markarasta dan Nevasca, yang memberi kesempatan kepada para siswa untuk menampilkan bakat-bakat mereka dan (c) Penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat diimplementasikan melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa, berupa aktivitas bedol desa siswa tinggal dan bersosialisasi dengan masyarakat desa.
Pandangan Partai Politik Terhadap Pancasila Sebagai Etika Politik Di Kota Malang
Arifudin Arifudin;
Agus Tinus;
Arif Prasetyo Wibowo
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.22515
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) pandangan Partai Politik terhadap Pancasila sebagai etika politik di Kota Malang. (2) Partai Politik dalam menerapkan Pancasila sebagai etika politik di Kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode jenis kualitatif yakni penelitian yang sifat dan analisisnya deskriptif, dimana penelitian ini tidak menggunakan angka dalam mengumpulkan data dan meberikan penafsiran terhadap hasilnya . Penelitian ini bertujuan untuk mengamati secara menditail dengan menggunakan metode yang spesifik seperti wawancara, observasi (pengamatan), dan analisis isi. melalui wawancara, observasi (pengamatan), dan analisis isi. Adapun hasil penelitian adalah, pertama, nilai gotong royong, kedua, nilai kemanusiaan dan nilai keadilan politik, ketiga, nilai kemanuasian dan keadilan sosial dalam politik. Kemudian iplementasi etika politik dapat dilakukukan pertama, melalui secara internal melalui perkaderan dan pelatihan politik, sedangkan eksternal dapat dilakukan melalui visi politik partai dan kader melalui jabatan politik.Kedua, aspirasi dan kepentingan publik sehingga mendukung terwujudnya stabilitas kehidupan politik melalui idealitas politik dan idealitas komunikasi yang inklusifitas, egaliterian dan bebas-dominasi politik.
Perodic Review Terhadap Undang-Undang Untuk Mewujudkan Good Legislation
Ahmad Yani
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.22555
Permasalahan legislasi di Indonesia seperti banyaknya disharmoni undang-undang dan undang-undang yang tidak mencerminkan perkembangan masyarakat harus segera diurai. Periodic review terhadap undang-undang adalah salah upaya untuk mengurai permasalahan tersebut. Kajian ini bertujuan menganalisis urgensi gagasan perodic review terhadap undang-undang di Indonesia dan kedua bertujuan memformulasikan pengaturan dan pelaksanaan periodic review terhadap undang-undang di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menujukkan urgensi periodic review terhadap undang-undang diperlukan untuk mengatasi permasalahan penaatan legislasi (bad legislation) dan permasalahan ketidaksesuaian undang-undang terhadap kehidupan masyarakat. Selain itu urgensi periodic review terhadap undang-undang diperlukan untuk menciptakan undang-undang yang aspiratif sesuai kebutuhan dan perubahan pokok yang terjadi dalam masyarakat. Hasil penelitian juga menunjukkan pengaturan periodic review terhadap undang-undang di Indonesia belum diatur secara spesifik dalam Undang-Undang tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Selain itu, pelaksanaan periodic review undang-undang ke depannya wajib melibatkan partisipasi masyarakat dan pelibatan teknokrasi di bidang perundang-undangan sebagai upaya untuk mewujudkan good legislation.
Pengaruh Budaya Semi Militer Terhadap Wawasan Kebangsaan Siswa Di SMK Negeri 2 Turen
Budiono Budiono;
Moh. Wahyu Kurniawan;
Sokhifah Nikmah Maulidah
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jch.v7i2.22738
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui praktik budaya semi militer di SMKN 2 Turen (2) untuk mengetahui pengetahuan kebangsaan siswa di SMKN 2 Turen (3) untuk mengetahui bagaimana pengaruh budaya semi militer terhadap pengetahuan Wawasan kebangsaan siswa SMKN 2 Turen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa SMKN 2 Turen dengan jumlah sampel 60 orang dengan menggunakan metode purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, penyebaran angket yang telah diujicobakan kepada seluruh siswa kelas XII, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan uji normalitas, uji linieritas, regresi linier sederhana, dan uji korelasi dengan product moment. Hasil penelitian ini adalah (1) budaya semi militer yang diterapkan di SMKN 2 Turen berpengaruh signifikan dengan nilai efisiensi sebesar 2.739 (2) pengetahuan kebangsaan di SMKN 2 Turen berpengaruh signifikan dengan efisiensi sebesar 0,898 (3) ada pengaruh antara budaya semi militer terhadap pengetahuan wawasan kebangsaan siswa SMKN 2 Turen dengan koefisien dan korelasi sebesar 0,930 dan kontribusi yang diberikan sebesar 86,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara budaya semi militer terhadap pengetahuan kebangsaan di SMKN 2 Turen.