cover
Contact Name
Rose Fitria Lutfiana
Contact Email
rose@umm.ac.id
Phone
+6285646622646
Journal Mail Official
rose@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 244 Documents
Pengembangan Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kontekstual Di Perguruan Tinggi Puspa Dianti; Husnul Fatihah; Camellia Camellia; Anggun Permata Sari; Della Apriyanti
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.14685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kontekstual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Borg dan Gall. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu pengembangan , validasi, dan uji coba buku ajar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kuesioner, lembar observasi, dan tes. Berdasarkan  penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil  bahwa Buku Ajar PKn yang dikembangkan dengan basis kontekstual  valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.. Buku ajar PKn Berbasis Kontekstual dinyatakan valid dengan penilaian dari ahli bahasa sebesar 80,3% dan dari ahli materi sebesar 89,3%. Selanjutnya Buku ajar ini juga dinyatakan peraktis  yang ditunjukkan oleh persentase angket penilaian yang diberikan oleh mahasiswa pada tahap uji coba yang ketiga, yaitu 94,5%. Selanjutnya, buku ajar juga dinyatakan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dilihat dari jumlah persentase lembar observasi yang digunakan pada saat uji coba yang terakhir, yaitu 77,5%
Nilai Pluralistik: Eksistensi Jatidiri Bangsa Indonesia Dilandasi Aktualisasi Penguatan Identitas Nasional Muhammad Mona Adha; Dayu Rika Perdana; Supriyono Supriyono
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.14931

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi jatidiri bangsa indonesia  dalam menumbuhkan kebersamaan dan hegemonisasi yang solid. Artikel ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menggali data dan informasi dari berbagai sumber literatur untuk memperkuat konteks identitas nasional, pluralistik, dan jatidiri bangsa Indonesia. Pada hakikatnya bangsa Indonesia adalah bangsa yang pluralistik dengan latar belakang masyarakatnya yang memiliki beragam dengan ditandai banyaknya etnis, suku, agama, bahasa, budaya dan adat istiadat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penguatan identitas nasional bangsa Indonesia dilakukan agar nilai-nilai budaya dan pluralistik yang ada pada masyarakat tidak memudar ataupun hilang dari kehidupan masyarakat Indonesia. Mengikuti tren perkembangan zaman yang sedang mendunia, mulai dari sifat hedonisme, konsumerisme, sikap individualisme sampai materialisme pengaruh besar terhadap generasi muda Indonesia. Penguatan identitas nasional bagi generasi muda dan masyarakat Indonesia dihidupkan Kembali dengan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, mencintai budaya bangsa, bangga sebagai bangsa berdaulat yang mampu bekerja sama dengan bangsa lain dalam kawasan internasional. Melalui agama, sikap dan nilai toleransi, saling menghormati dan menyayangi adalah langkah mempersatukan antarumat beragama. Aktualisasi yang cukup penting adalah mempertemukan setiap individu atau masyarakat walaupun dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda.
Partisipasi Politik Masyarakat Sleman Di Masa Pandemi Covid-19 Dalam Konteks Pendidikan Kewarganegaraan T Heru Nurgiansah
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.14994

Abstract

Sepanjang tahun 2020, Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 yang membuat segala tatanan kehidupan mengalami perubahan yang sangat signifikan termasuk bidang politik dan bidang pendidikan. Pemerintah tetap bersikeras melaksanakan pemilihan Kepala Daerah pada 9 Desember saat wabah Corona belum mereda yang membuat partisipasi politik masyarakat di Kabupaten Sleman semakin menurun. Hal ini berbanding terbalik di bidang pendidikan, dimana pemerintah mengeluarkan kebijakan berupa pembelajaran jarak jauh dengan dalih untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi politik masyarakat Kabupaten Sleman dalam pemilihan umum di masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literasi. Observasi dilaksanakan di 17 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sleman. Wawancara dilakukan terhadap petugas Komisi Pemilihan Umum dan masyarakat Sleman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi politik masyarakat Kabupaten Sleman sangat baik di tengah-tengah wabah serta fungsi dan peran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan politik, diuji ketangguhannya dalam membangun partisipasi politik masyarakat di masa pandemi. Indikator sangat baik ditunjukan dari angka pemilih yang lebih besar dari pada angka golput, yakni 549.044 suara pemilih berbanding 126 suara golput.
Strategi Partai Solidaritas Indonesia Dalam Memenangkan Suara Pemilih Minoritas Pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2019 Fahmy Iss Wahyudy; Widya Setiabudi Sumadinata; Leo Agustino
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.15056

Abstract

Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 merupakan momentum pertama PSI untuk menjejakan kakinya dalam arena politik Indonesia. Sekalipun tidak berhasil melewati batas ambang parlemen, PSI tetap mampu mencatatkan keberhasilan di berbagai kabupaten/kota salah satunya Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi yang diklasifisikasikan menjadi data primer dan sekunder. Artikel ini mendiskusikan strategi politik yang diformulasikan oleh PSI untuk menembus parlemen di Kota Bandung, terpilihnya 3 calon legislatif PSI yang merepresentasikan 2 identitas kelompok minoritas sekaligus yakni kristen dan tionghoa memiliki korelasi yang kuat dengan narasi multikulturalisme dan toleransi yang dibangun pada masa kampanye. Pada paruh selanjutnya, diuraikan berbagai langkah strategis yang diambil oleh PSI Kota Bandung, mulai dari analisa demografis, materi kampanye hingga melakukan advokasi untuk melindungi kepentingan kelompok minoritas. Artikel ini juga menguraikan terkait segmentasi minoritas yang jika dimobilisasi secara terukur dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kandidat dan atau partai tertentu.
Best Practics Polysncronous - Model Pembelajaran Blended Learning Platform ELMU Di Era New Normal Nurul Zuriah
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.15094

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan Best Practice Pengembangan Polysyncronous sebuah Model Pembelajaran Daring dalam Perkuliahan PPKn di Universitas Muhammadiyah Malang. Subyek penelitiannya adalah dosen dan mahasiswa angkatan 2020/2021 yang menempuh matakuliah PPKn. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara dan penyebaran angket. Analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Milles dan Huberman yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pemikiran pengembangan pembelajaran PPKn berbasis Polysyncronous/ Blended Learning pada Era New Normal di UMM berlandaskan teori belajar bermakna dari Ausuble, teori pemrosesan informasi dari Slavin dan Sigeer, teori motivasi belajar dari Maslow. Secara filosofis pedagogis, penamaan ELMU sebagai platform LMS di UMM diambil dari cara pelafalan orang Jawa terhadap kata ilmu, sering disebut ngelmu yang  berarti orang yang  memiliki ilmu. Platform LMS Moodle ELMU ini diharapkan menjadi sumber ilmu dan  rujukan  dalam  bidang pengembangan ilmu pengetahuan. Desain konseptual Polysynchronous Learning merupakan model pembelajaran bauran dengan menggabungkan konsep Student Centered Learning dan Personalized Learning sesuai dengan kebutuhan pembelajaran  abad 21 yang mengadopsi metode pembelajaran berbasis masalah,  pembelajaran berbasis proyek, cooperative learning, dan  discovery/inquiry learning
Urgensi Pendidikan Multikultural Dalam Pengembangan Nasionalisme Indonesia Budiono Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.15250

Abstract

Pluralisme bangsa Indonesia yang  terdiri dari berbagai macam suku, budaya,  ras, agama dan sebagainya merupakan kekayaan bangsa Indonesia, tetapi di sisi lain kekayaan tersebut bila tidak dikelola dengan benar dapat sebagai pemicu terjadinya  konflik sosial yang mengarah pada disintegrasi bangsa. Multikulturalisme adalah faham yang  memberi pengakuan atas pluralisme budaya yang keberadaanya  bukanlah suatu yang given tetapi  merupakan suatu proses internalisasi dari nilai-nilai di dalam suatu masyarakat.  Pemahaman dan penerimaan faham multikulturalisme  dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai konflik yang terjadi dalam pluralitas bangsa yang multi etnis dan multi agama ini. Nasionalisme bangsa Indonesia dibangun diatas pluralisme bangsa yang diikat oleh ideology kebangsaan yang bernama Pancasila. Maraknya sikap primordialisme, fanatisme kedaerahan, politik identitas dan sejenisnya sejak pasca reformasi dapat  menggerus nilai-nilai nasionalisme yang mengancam integrasi nasional. Pendidikan multikultural sesuatu yang urgen guna menumbuhkan sikap untuk saling menghormati, jujur, dan toleransi terhadap keanekaragaman budaya bangsa dalam masyarakat majemuk. Melalui pendidikan multikultural diharapkan  ada ketangguhan dan fleksibilitas bangsa ini  dalam  menghadapi berbagai konflik baik vertical maupun horizontal.
Penguatan Nilai-nilai Pancasila Melalui Budaya Sekolah Berbasis Kearifan Lokal Di SMA Se-Malang Raya Moh Wahyu Kurniawan; Rose Fitria Lutfiana
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.15254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) menganalisa jenis budaya sekolah berbasis kearifan lokal; (b) menganalisa penanaman nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah berbasis kearifan lokal dan (c) mengetahui hambatan dan solusi dalam penanaman nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan di sekolah menengah atas se Malang Raya yang meliputi tiga lokasi yaitu MAN Kota Batu, SMA Negeri 3 Malang dan MAN 3 Donomulyo Malang. Jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan yaitu teknik triangulasi, sedangkan metode analisis data yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) penguatan nilai-nilai Pancasila di SMAN 9 Malang terdapat dalam kegiatan tari tradisional, karawitan, sinau sosial dan bela negara; (b) penguatan nilai-nilai Pancasila di MAN Kota Batu terdapat dalam kegiatan karawitan dan banjani; dan (c) penguatan nilai-nilai Pancasila di MAN 3 Donomulyo Malang terdapat dalam kegiatan tari tradisional, banjari dan pagar nusa.
Konsep Dasar Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Emas di SMP Muhammdiyah 06 DAU Rohmad Widodo; M Mansur
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.16033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: (1) pendekatan yang digunakan dalam  penguatan pendidikann karakter dalam menyiapkan generasi emas di SMP Muhammdiyah 06 Dau Kabupaten Malang; (2) faktor-faktor pendukung dan kendala-kendala yang dihadapi dalam penguatan pendidikann karakter; dan (3) solusi untuk mengatasi kendala-kendala dalam penguatan pendidikann karakter. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif yang bertempat di SMP Muhammadiyah 06 Dau Kabupaten Malang. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) ada tiga pendekatan  dalam penguatan pendidikan karakter dalam menyiapkan generasi emas di SMP Muhammadiyah 06 Dau Kabupaten Malang, yaitu pendekatan melalui pengembangan kultur sekolah, pengembangan diri dan diintegrasikan melalui pembelajaran; (2) faktor-faktor yang mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah adalah lingkungan sekolah yang cukup kondusif, sarana dan prasarana yang cukup memadai dan guru yang cukup kompeten, dan kendala yang dihadapi adalah siswa-siswa  dirumah tidak diajarkan apa yang dilakukan di sekolah, sebagian siswa sulit diajak baik, karena latar belakang siswa yang berbeda-beda; dan (3) solusi untuk mengatasi kendala-kendala adalah guru secara terus-menerus berusaha memberikan bimbingan kepada siswa, guru memberikan reward (penghargaan/pujian) atau punishment (hukuman) bagi siswa, serta wali kelas/guru menggunakan buku hubung dengan wali murid.
Pemanfaatan Media Internet Dalam Pembelajaran PPKn Bagi Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Malang Zulfikar Sulaiman; M. Mansur Ibrahim; Agus Tinus
Jurnal Civic Hukum Vol. 2 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v2i2.6860

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media internet dalam pembelajaran PPKn, dan bagaimana kendala penggunaan media internet dalam pembelajaran PPKn bagi siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu peneliti itu sendiri. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan internet sebagai media pembelajaran PPKn sangat menunjang proses pembelajaran. Guru dan siswa menggunakan internet untuk mencari informasi materi yang dipelajari. Kegiatan pembelajaran menggunakan media internet semakin aktif bagi siswa karena guru mengkombinasikannya dengan berbagai penerapan metode pembelajaran seperti penemuan, diskusi dan persentasi. Kendala yang dihadapi dalam penggunaan media internet dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Malang adalah karena faktor teknis, berupa listrik yang menunjang operasi komputer dan internet. Ketika listrik padam komputer dan internet otomatis tidak dapat berfungsi sehingga mengganggu kelancaran produktivitas pembelajaran.Kata Kunci: Media internet, Pembelajaran PPKnAbstractThis study aims to find out how the use of internet media in learning PPKn, and how the constraints of using internet media in learning PPKn for students of class XI in SMA Negeri 1 Malang. This study uses a qualitative method with a descriptive approach.Research subjects were taken using purposive techniques. Data collection is done by observation, interview and documentation. The instrument of research is the researcher itself. Data analysis technique is done by means of reduction, presentation, and inference. The results of this study is the use of the internet as a medium of learning PPKn greatly support the learning process. Teachers and students use the internet to search for material information learned. Learning activities using internet media more active for students because teachers combine it with various application of learning methods such as descovery, discussion and percentage. Constraints faced in the use of internet media in learning PPKn in SMA Negeri 1 Malang is due to technical factors, in the form of electricity that supports computer and internet operations. When the power goes out the computer and the internet automatically can not function so interfere with the smoothness of learning productivity.Key Word: Internet Media, PPKn Learning
Peran Angkatan Muda Muhammadiyah dalam Mengembangkan Karakter Masyarakat di Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Zakiyah Nur Zuroidah
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.6861

Abstract

AbstrakPenelitian ini mendiskripsikan tentang peranan dan kontribusi Angkatan Muda Muhammadiyah dalam upaya mengembangkan nilai- nilai karakter masyarakat yang ada di Desa Penatarsewu. Dimana dalam penelitian ini melibatkan ortom Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai subyek penelitian.Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan narasumber, observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam hal pembuktian keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi teknik dan sumber.Hasil yang di peroleh dalam penelitian ini adalah: 1) Peran Angkatan Muda Muhammadiyah dalam mengembangkan karakter masyarakat di Desa Penatarsewu, dilakukan dengan mengadakan beberapa kegiatan yang dapat melibatkan masyarakat. 2.)Nilai- nilai karakter yang lebih di terapkan adalah hampir seluruh 18 nilai karakter itu dapat tercapai terutama dalam nilai karakter religius sedangkan nilai nilai karakter yang berhubungan dengan revitalisasi gerakan yang ada di Muhammadiyah AMM lebih banyak menerapkan dalam hal teologi, organisasi, aksi, kepemimpinan dan Amal Usaha. 3)Manfaat yang di rasakan oleh masyarakat adalah mereka merasa dengan adanya perubahan kepada masyarakat terutama para remaja yang bersifat positif, karena sebagaian besar telah memenuhi harapan masyarakat untuk membentuk pemuda-pemudi dengan kepribadian yang baik dan masih berpegang teguh dengan nilai nilai positif yang masih dikembangkan di masyarakat.  AbstractThis research describes about the role and contribution of the Muhammadiyah Young Generationin to develop the values of community character that exist in the village of Penatarsewu. in this research involving ortomPemudaMuhammadiyah, NasyiatulAisyiyah, and Muhammadiyah Student Association as research subject.This research is descriptive qualitative, and data collection in this study using interview methods with resource, observation and documentationWhile in the case of data wetness proof using technique trianggulasi technique and trianggulasisource.The results obtained in this study are:1) the role of the Muhammadiyah Young Generation in developing the character of the community in Penatarsewu Village, by conducting several activities that can involve the community.2) More characteristic values are applied, almost all of the 18 character values can be achieved, especially in the value of the religious character, while the values of the characters associated with the revitalization of the movement in Muhammadiyah AMM apply more in theology, organization, action, leadership and charity Business.3) Benefits felt by the community is that they feel with the changes to the community, especially the teenagers who are positive, because most have met the expectations of the community to form young people with a good personality and still stick with the value of positive values that are still developed in society.

Page 11 of 25 | Total Record : 244