cover
Contact Name
Rindha Mareta
Contact Email
rindhamareta@uwgm.ac.id
Phone
+6285250350952
Journal Mail Official
rindhamareta@uwgm.ac.id
Editorial Address
Public Health Faculty of University of Widya Gama Mahakam Samarinda East Kalimantan. Jl. KH.Wahid Hasyim, Sempaja No.28, Samarinda, East Kalimantan. Phone. (+62541) 734294 - 737222
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24600350     EISSN : 24775819     DOI : 10.24903
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat is a scientific journal published by Faculty of Public Health, Universitas Widya Gama Mahakam, with pISSN 2460-0350 and eISSN 2477-5819 publish twice a year in June and December. This journal receives scientific writing in the form of a research report (Original article research paper) with focus and scope covering Health Policy Administration, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Education and Promotion, Epidemiology, Hospital management, Health Biostatistics, Public Health Nutrition and Reproductive Health.
Articles 202 Documents
Peran Masyarakat Terhadap Pembayaran Retribusi Sampah Di Kota Samarinda Rachim, Abd
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2015): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v1i2.846

Abstract

Salah  satu  masalah  lingkungan  hidup  di  daerah  perkotaan  adalah  pencemar an  yang diakibatkan oleh sampah. Masalah sampah disebabkan oleh berbagai faktor seperti pertambahan   jumlah  penduduk,   perubahan  standar  hidup,   gaya   hidup   dan   p erilaku masyarakat, serta bagaimana system pengelolaan sampah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran masyarakat terhadap Pembayaran retribusi sampah di Kota Samarinda. Penelitian ini bersifat diskriptif, yakni data yang dikumpulkan kemudian disusun, dijelaskan dan dianalisis menggunakan analisis frekuensi relatif. Peran serta masyarakat  membayar  "retribusi  sampah",  yang  menya takan  membayar  setiap  bulan  = 96,67%, dan mengenai tarif masyarakat menyatakan murah, sedang dan cukup, masing - masing  46,08%,  21,21%,  21,04%.  Dari  data  tersebut  peran  serta  masyarkat  dalam membayar "retribusi sampah" cukup tinggi.
Hubungan Higiene Sanitasi Dengan Kandungan Escherichia Coli Pada Es Batu Industri Rumah Tangga di Tepi Jalan Wahid Hasyim 2 Kecamatan Sempaja Kota Samarinda Tahun 2015 Suwignyo, Suwignyo; Rachim, Abdul; Sapitri, Arizal
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2015): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v1i2.847

Abstract

Es batu merupakan air yang didinginkan pada suhu di bawah 0 °C dan digunakan sebagai bahan pelengkap minuman. Es batu banyak dijual termasuk di tepi jalan Wahid Hasyim 2 Kecamatan Sempaja. Berdasarkan survey pendahuluan didapatkan 5 sampel es batu positif mengandung Escherichia coli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan higiene sanitasi dengan kandungan Escherichia coli pada es batu industri rumah tangga di tepi jalan Wahid Hasyim Kecamatan  Sempaja  Kota  Samarinda.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  kuantitatif  dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah penjual es batu di tepi jalan Wahid Hasyim 2Kecamatan Sempaja Kota Samarinda berjumlah sebanyak 50 orang. Penentuan besar sampel menggunakan tabel sampel Krejcie dan Morgan sehingga didapatkan sampel sebanyak 44 orang. Teknik pengambilan sampling dilakukan dengan cara Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner, observasi dan uji laboratorium. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat ( menggunakan uji fisher p=0,05). Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan uji Fisher Exact, didapatkan hasil bahwa ada hubungan pemilihan air bahan baku es batu (p=0,03) dan penyimpanan air bahan baku es batu dengan kandungan Eschericia coli  dalam es batu (p=0,03). Tidak ada hubungan antara pengolahan air bahan baku es batu dengan kandungan Eschericia coli dalam es batu (p=0,15). Saran yang diberikan terhadap penjual es batu sebaiknya tetap menjaga higiene sanitasi pemilihan, pengolahan dan penyimpanan es batu.
Analisis Risiko Pajanan NH3 dan H2S Terhadap Gangguan Pernapasan Pada Penduduk di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Bukit Pinang Samarinda Firdaus, Ade Rahmat
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2015): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v1i2.848

Abstract

Tercemarnya udara di sekitar TPA menyebabkan kesehatan lingkungan terganggu, gas NH3, H2S dan gas pencemar lainnya adalah zat pencemar udara di TPAS yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama meningkatkan gangguan pernapasan. TPAS Bukit Pinang merupakan  TPAS  yang  terdapat  di  Kota Samarinda dan  masih  menggunakan  metode  open dumping yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.Desain penelitian dengan pendekatan cross-sectional.3 titik pengambilan sampel NH3 dan H2S dan responden sebanyak 34 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling.Analisis data menggunakan Uji T - Independen dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi NH3 dan H2S di TPA Sampah Bukit Pinang pada titik sampel I, II, dan III masih berada dibawah baku mutu. Hasil  uji    T -  Independent  menunjukkan  ada  hubungan  konsentrasi  NH3   (?-value  = 0,005), konsentrasi H2S (?-value = 0,042), lama pajanan NH3  dan H2S (?-value = 0,000), dan Risk Quotient NH3 (?-value = 0,000), H2S (?-value = 0,000) dengan gangguan pernapasan pada penduduk di sekitar TPA Sampah bukit Pinang. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada hubungan frekuensi pajanan NH3 dan H2S (?-value = 0,284) dengan gangguan pernapasan pada penduduk di sekitar TPA Sampah Bukit Pinang.
Faktor Penyebab Keracunan Akut Penggunaan Pestisida Pada Petani di Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Lusiana, Dina; Rozi M, Fakhrur
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2015): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v1i2.849

Abstract

Keracunan  akut  penggunaan  pestisida  disebabkan  dari  pemakaian  pestisida  yang  masuk dalam tubuh. Desa Ponoragan, adalah daerah pertanian sehingga mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani yang mempunyai risiko mengalami keracunan akut akibat penggunaan pestisida. Hasil pemeriksaan cholinesterase oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara didapatkan hasil dari 223 petani yang diperiksa terdapat 100 petani yang mengalami keracunan akut akibat paparan pestisida. Penggunaan pestisida yang tidak tepat akan menyebabkan terjadinya keracunan akut pada petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan apd, masa kerja, dan lama paparan dengan keracunan akut penggunaan  pestisida  pada  petani  di  Desa  Ponoragan.  Jenis  penelitian  ini  adalah  survei analitik  dengan  pendekatan  cross  sectional.  Pengambilan  data  menggunakan  kuesioner dengan jumlah sampel 69 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara lama paparan (p= 0.290) dengan keracunan akut penggunaan pestisida. Ada hubungan antara  penggunaan  APD  (p= 0.052),  masa  kerja  (p=  0.025)  dengan  keracunan  akut penggunaan pestisida.
Analisis Manfaat Pelayanan Kesehatan Yang diterima Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas Lempake Kota Samarinda Tahun 2015 Farjam, Hery; Tamaela, Nita Violen; Masitah, Masitah
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2015): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v1i2.850

Abstract

Sebagai penyelenggara jaminan kesehatan sosial, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan terus berupaya agar seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di Indonesia dapat mendukung berjalannya program jaminan   kesehatan secara optimal agar seluruh peserta BPJS Kesehatan merasakan manfaat pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat pelayanan kesehatan yang diterima pasien peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Lempake Kota Samarinda Tahun 2015 yang terdiri dari variabel pelayanan promotif, pelayanan preventif, dan pelayanan kuratif. Desain penelitian yang digunakan adalah Dekriptif kuantitatif, dengan pendekatan survey. Total sampel adalah 100 pasien. Analisis data menggunakan Distribusi frekuensi. Hasil analisis dengan menggunakan distribusi frekuensi menunjukan bahwa dari 100 responden pasien yang merasakan pelayanan promotif sebanyak 89 responden, Pasien yang mendapatkan manfaat pelayanan prevenif sebanyak 66 responden, dan Pasien yang merasakan manfaat pelayanan kuratif sebanyak 95 responden.
Hubungan Sikap dan Pola Komunikasi Orang Tua Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Siswa SMA di Kota Samarinda Tahun 2015 Rohmah, Nur; Nurrahmawati, Annisa; Tri H, Putri
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2015): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v1i2.851

Abstract

Berdasarkan Hasil survey  Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Timur tahun 2008. Dari 300 remaja (usia 13-20 tahun) 12% responden mengaku sudah melakukan hubungan seks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui   hubungan Sikap dan Pola Komunikasi Dengan Orang Tua dengan Perilaku seks Pranikah pada Siswa di SMA Swasta Kota Samarinda Tahun 2010. Penelitian ini adalah Observasional dengan metode “Cross Sectional Study”. dengan jumlah sampel sebanyak 102 siswa. Data yang diperoleh dari hasil menjawab angket. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square Test. Analisis data univariat, sebanyak 3% telah melakukan hubungan intim selayaknya  suami  istri  ,serta  2%  .  Perilaku    beresiko  seksual  pada  responden  sebanyak  17% responden yang beperilaku resiko tinggi , dan hanya 5% yang tidak memiliki perilaku beresiko. Analisis bivariat menunjukan adanya hubungan   sikap dengan perilaku seks pranikah p=0,028 dan tidak ada hubungan pola komunikasi dengan perilaku seks pranikah p=0.06). Penelitian ini diharapkan kerjasama antara guru dan orang tua untuk memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang baik agar dapat membentengi sikap dan prilaku Remaja di SMA Swasta Samarinda.
Analisis Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies di Wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu B, Hamzah; Akbar, Hairil
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2020): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v6i1.854

Abstract

Latar belakang:Skabies merupakan penyakit kulit yang masih sering dijumpai di Indonesia dan tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat. Angka prevalensi skabies diseluruh dunia dilaporkan sekitar 300 juta kasus per tahun dimana di Indonesia skabies menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan mandi dan kebiasaan ganti pakaian dengan kejadian skabies di wilayah kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu tahun 2018.Metode Penelitian:Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Acidental Sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara langsung kepada responden dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.Hasil:Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara kebiasaan mandi dengan kejadian skabies di wilayah kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu (p=0,007<0,05) dan ada hubungan antara kebiasaan ganti pakaian dengan kejadian skabies di wilayah kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu (p=0,009<0,05).Kesimpulan:Ada hubungan antara kebiasaan mandi dan kebiasaan ganti pakaian dengan kejadian skabies di wilayah kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu tahun 2018.
Pola Makan Mempengaruhi Kejadian Sindrom Dispepsia pada Mahasiswa STIKES Graha Medika Kotamobagu Akbar, Hairil
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2020): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v6i1.857

Abstract

Background: Dyspepsia is a set of symptoms in the form of complaints of pain, a feeling of persistent or episodic discomfort in upper stomach accompanied by complaints such as feeling full when eating, satiety, heartburn, bloating, belching, anorexia, nausea, and vomiting. Dyspepsia is one type non contagious disease that occurs not only in Indonesia, but also in the world. Globally there are about 15-40% of the population is dyspepsia sufferers. Every year this complaint concerns 25% of the world's population. In Asia the prevalence of dyspepsia ranges from 8-30%. Objectives: The purpose of this study was to analyze the relationship between eating patterns and the incidence of dyspeptic syndrome in the students of Graha Medika College of Health Sciences, Kotamobagu. Research Metodes: This study applied observational analytic study with cross sectional study approach. The population was all active students of Graha Medika College of Health Sciences, as many as 885 with a total sample of 151 respondents. The sampling technique used was simple random sampling. Data were collected by direct interviews with respondents using a questionnaire and analyzed univariately and bivariately using the chi square test. Results: Statistical test results indicated that there was a relationship between eating patterns (p = 0.006) to the incidence of dyspepsia syndrome in students of Graha Medika College of Health Sciences. Conclusion: There was a relationship between eating pattern and dyspepsia syndrome.
Faktor yang Berhubungan dengan Dermatitis Kontak pada Pekerja Udang di PT. Sultratuna Samudra Kendari Arum , Arum Dian Pratiwi
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2020): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v6i1.898

Abstract

Background: PT. Sultratuna Samudra Kendari is a company whose one unit of activity is exporting shrimp. In the shrimp, there are several ingredients that can be irritant to the skin. Besides that, in the washing of shrimp, this company uses chlorine, which also affects the skin if it hits the skin.. Contact dermatitis can be caused by poor personal hygiene, prolonged contact with irritants, use of Personal Protective Equipment (PPE), and a history of skin allergies. Objectives: The purpose of this study was to determine the related factors including personal hygiene, contact duration, use of Personal Protective Equipment (PPE), and a history of skin allergies with the incidence of contact dermatitis in shrimp workers at PT. Sultratuna Samudra Kendari in 2018. Research Methods: This type of research is analytic observational with cross-sectional study approach. This research was conducted in the working area of PT. Sultana Samudra Kendari. The population in this study were all shrimp workers of PT. Sultratuna Samudra Kendari, amounting to 128 people with a sample of 44 respondents using accidental sampling technique.. Results: The results showed that, based on the diagnosis of doctors suffering from contact dermatitis were 28 respondents (63.6%) and did not suffer from contact dermatitis were 16 respondents (36.4%), there was a relationship between personal hygiene (p-value = 0.003) , contact duration (p-value = 0.041), use of Personal Protective Equipment (PPE) (p-value = 0.002), and history of skin allergy (p-value = 0.002) with the incidence of contact dermatitis in shrimp workers at PT. Sultratuna Samudra Kendari. Conclusion: Factors associated with contact dermatitis in PT. Sultratuna Samudra Kendari is personal hygiene, contact duration, use of PPE, and a history of skin allergies. Keywords: Contact Dermatitis, Shrimp
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Limboto Pakaya, Ririn
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2020): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v6i1.909

Abstract

Background: Based on Indonesian Basic Health Research Data 2018 showed that Pulmonary Tuberculosis (TB) incidence in Indonesia 2013-2018 are 0,4%, whereas in Gorontalo district on last 3 years who has Pulmonary Tuberculosis with prevalence 626 cases. Objectives: The research aims at investigating the factors related with Pulmonary Tuberculosis incidence in Puskesmas Limboto 2018. Research Metodes: This research used observational analytic with cross sectional study. The populations of this research are all patients pulmonary tuberculosis and suspect of Pulmonary Tuberculosis 478 respondents, with total of samples are 220 respondents. The techniques of collecting samples used purposive random sampling. Results: The findings reveal that Fisher exact value 0,000 < ɑ=0,05 which means there is a relation between age with Pulmonary Tuberculosis incidence. X2 count value 0,000 < ɑ=0,05 which means there is a relation between education with Pulmonary Tuberculosis incidence. X2 count value 0,000 < ɑ=0,05 which means there is a relation between economy status with Pulmonary Tuberculosis incidence. X2 count p value 0,000 < ɑ=0,05 which means there is a relation between smoke habit with Pulmonary Tuberculosis incidence. X2 count p value 0,000 < ɑ=0,05 which means there is a relation between home contact with Pulmonary Tuberculosis incidence. Conclusion: There are relationships between age, education, economic status, smoking and home contact with the incidence of pulmonary Tuberculosis in Public Health Center of Limboto in Limboto subdistric Gorontalo District in 2018. Keywords: Pulmonary Tuberculosis, Age, Education, Economy Status, Smoke and Home Contact.

Page 6 of 21 | Total Record : 202