cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 258 Documents
KORELASI CPT DAN SPT TERHADAP KUAT GESER TANAH DALAM MENENTUKAN DAYA DUKUNG TANAH Julita Silitonga; Mohammad Ikhwan Yani; Suradji Gandi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5122

Abstract

Tanah mempunyai peranan penting dalam ilmu konstruksi yang berfungsi untuk menyokong pondasi dari bangunan dan memiliki nilai daya dukung tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan mekanis tanah, mengetahui nilai CPT dan N-SPT, mengetahui nilai daya dukung tanah dari hasil korelasi   antara  CPT,   N-SPT   di   lapangan   terhadap   kuat   geser   dari   hasil pemeriksaan laboratorium di lokasi pembangunan Gedung Pusat Pembangunan IPTEK dan Inovasi Gambut di Universitas Palangka Raya Kalimantan Tengah. Hasil pengujian sifat fisik tanah diperoleh klasifikasi tanah menurut USCS tanah gambut sebagai kelompok PT, tanah pasir sebagai kelompok SP, tanah lempung sebagai OL sedangkan menurut AASHTO tanah gambut sebagai kelompok A-3, tanah lempung sebagai kelompok A-7-5 (13). Hasil pengujian sifat mekanik tanah gambut (τ)= 0,096 kg/cm2, tanah pasir (τ)= 0,200 kg/cm2, tanah lempung (τ)=0,230 kg/cm2. Pemeriksaan CPT berdasarkan nilai FR kedalaman 0,0 m-5,8 m nilai tekanan konus (qc) 180 kg/cm2. Pemeriksaan SPT kedalaman 0 m-30 m N- SPT =50. Nilai daya dukung tanah dengan analisis korelasi CPT terhadap KuatGeser tanah gambut Qult= 3,4064 kg/cm2; Qijin= 1,135 kg/cm2, tanah lempung Qult= 3,8605 kg/cm2; Qijin= 1,287 kg/cm2, tanah pasir Qult= 6,5583 kg/cm2; Qijin= 2,410 kg/cm2 sedangkan nilai daya dukung tanah dengan analisis korelasi SPT  terhadap  Kuat  Geser  tanah  gambut  Qult=  5,7586  kg/cm2;  Qijin=  1,920kg/cm2, tanah lempung Qult= 7,9560 kg/cm2; Qijin= 2,652 kg/cm2, tanah pasirQult= 13,8148 kg/cm2; Qijin= 4,605 kg/cm2. Kata kunci : Tanah, SPT, CPT, Kuat Geser, Analisis Korelasi.
BETON POROUS DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL DI KALIMANTAN SELATAN Eka Purnamasari; Fitria Handayani
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3618

Abstract

Dalam upaya mengantisipasi meningkatnya luas daerah yang ditutupi oleh perkerasan dengan pembangunan permukiman seperti halnya di perkotaan yang mengakibatkan waktu berkumpulnya air menjadi jauh lebih pendek, sehingga akumulasi air hujan yang terkumpul melebihi kapasitas drainase yang ada. Dengan berkurangnya kesempatan air hujan berinfiltrasi ke dalam tanah, maka limpasan permukaan air hujan akan menimbulkan genangan bahkan banjir pun dapat terjadi pula. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen, yaitu dengan menggunakan jenis agregat kasar lokal dari daerah dikalimantan selatan pada mix desain beton normal. Agregat kasar yang digunakan yaitu batu pecah dari handil bakti. Agregat dalam uji pendahuluan dengan proporsi perbandingan kerikil dan semen yaitu 4. Setelah diketahui proporsi yang tepat maka akan diuji dengan variasi FAS 0,3. Kemudian spesimen akan diuji dengan alat kuat tekan beton dengan metode hidraulic pump. Kuat tekan terjadi pada beton porous menggunakan agregat kasar batu pecah dari handil bakti yang diberikan perawatan perendaman dengan menggunakan air PDAM yaitu sebesar 6,22 MPa. Pola retakan yang terjadi dikarenakan penyebaran tegangan pada benda uji akibat proses ikat pegangan pada benda uji dan juga berpengaruh terhadap homogenitas agregat penyusun beton. Pada model yang dilakukan perawatan perendaman dengan air PDAM berdasarkan hasil penelitian pola retak yang terjadi yaitu retakan pada ujung samping (tipe 5). Daya rekat pasta terhadap agregat kasar baik, sedangkan agregat kasar yang berasal dari handil bakti terpecah- pecah menjadi potongan yang lebih kecil. Kata Kunci: beton, porous, kuat tekan, kalimantan selatan
PENGELOLAAN SAMPAH DESA GUDANG TENGAH MELALUI MANAJEMEN BANK SAMPAH Dewi Ariefahnoor; Nurul Hasanah; Adhi Surya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3594

Abstract

Bank sampah berdiri karena adanya keprihatinan masyarakat akan lingkungan hidup yang semakin lama semakin dipenuhi dengan sampah baik organik maupun anorganik. Sampah yang semakin banyak tentu akan menimbulkan banyak masalah, sehingga memerlukan pengolahan seperti membuat sampah menjadi bahan yang berguna. Pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah ini diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menangani sampah dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Penyetor adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi bank serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank. Tujuan utama pendirian bank sampah adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah di Indonesia. Tujuan bank sampah selanjutnya adalah untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih. Bank sampah juga didirikan untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dalam masyarakat, misalnya untuk kerajinan dan pupuk yang memiliki nilai ekonomis. Bank sampah memiliki beberapa manfaat bagi manusia dan lingkungan hidup, seperti membuat lingkungan lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi barang ekonomis. Manfaat bank sampah untuk masyarakat adalah dapat menambah penghasilan masyarakat karena saat mereka menukarkan sampah mereka akan mendapatkan imbalan berupa uang yang dikumpulkan dalam rekening yang mereka miliki. Masyarakat dapat sewaktu-waktu mengambil uang pada tabungannya saat tabungannya sudah terkumpul banyak. Imbalan yang diberikan kepada penabung tidak hanya berupa uang, tetapi ada pula yang berupa bahan makanan pokok seperti gula, sabun, minyak dan beras. Bank sampah juga bermanfaat bagi siswa yang kurang beruntung dalam hal finansial, beberapa sekolah telah menerapkan pembayaran uang sekolah menggunakan sampah.
EVALUASI KINERJA KONSULTAN PENGAWAS PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Amir Amir
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5112

Abstract

Pembangunan jalan diprovinsi Kalimantan timur yang dibangun pada tahun anggaran  2015 diharapkan dapat menghasilkan  infrastruktur jalan yang  sesuai dengan yang direncanakan, dan semua itu tentunya tidak bisa terlepas juga dari peran serta kinerja dari konsultan pengawas yang memberikan layanan keahlian kepada Owner. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsultan pengawas pada proyek pembangunan jalan di provinsi Kalimantan timur dan tujuan untuk mendapatkan faktor yang paling dominan mempengaruhinya serta menentukan strategi untuk meningkatkan kinerja konsultan pengawas pada proyek pembangunan jalan. Metodologi analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dan analisis regresi linier berganda terhadap jawaban dari kuisioner yang disebarkan kepada 55 responden dari pihak kontraktor dan Owner yang terlibat dalam proyek pembangunan jalan di provinsi Kalimantan Timur. Berdasarkan hasil penelitian, kinerja konsultan pengawas secara signifikan pada proyek pembangunan jalan di provinsi Kalimantan timur adalah faktor kemampuan manajemen pengawasan penyelenggaraan proyek dengan nilai koefisen thitung = 2,575 > ttabel =1,679 dan faktor kehadiran kerja dengan nilai koefisen thitung = 2,317 > ttabel = 1,679. Faktor  yang  paling  dominan  mempengaruhi  kinerja konsultan  pengawas  padaproyek pembangunan jalan diprovinsi Kalimantan timur adalah faktor kemampuan manajemen pengawasan penyelenggaraan proyek dengan nilai Koefisien Koefisien sebesar 0,639. Strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja konsultan pengawas pada proyek jalan adalah konsultan pengawas wajib mengikuti pelatihan intensif (workshop) serta mengadakan rapat diawal kegiatan tentang evaluasi dan pembahasan spesifikasi teknis terkait dengan kondisi permasalahan dilapangan dan khusus item pekerjaan di RAB kontrak,  konsultan pengawas wajib mengikuti pelatihan intensif (workshop) serta mengadakan rapat diawal kegiatan tentang evaluasi dan pembahasan tentang tanggung jawab serta SOP sebagai konsultan pengawas,   konsultan pengawas wajib mengikuti pelatihan intensif (workshop) serta mengadakan rapat diawal kegiatan tentang evaluasi dan pembahasan permasalahan dokumen kontrak serta kelengkapan - kelengkapan kontrak fisik,   konsultan pengawas wajib mengikuti pelatihan intensif (workshop) serta mengadakan rapat diawal kegiatan tentang pembahasan keselamatan kerja terkait dengan kondisi permasalahan dilapangan dan khusus item pekerjaan di RAB kontrak serta tata acara pengajuan keselamatan k erja sebelum bekerja. Kata Kunci: Faktor kinerja, Konsultan Pengawas
PERBANDINGAN PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI, SERBUK BATU BATA, DAN PASIR SIRKON SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG Enrico Penyang Ara; Suradji Gandi; Fatma Sarie
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik   sifat-sifat tanah lempung di desa tewa   ng rangkang, kecamatan tewang sangalang garing, kabupaten katingan, Kalimantan tengah, dan mengetahui perbandingan perubahan  nilai kuat  geser dan  daya dukung tanah setelah  di stabilisasi dengan  campuran  abu  sekam  padi,  serbuk  batu  bata,  dan  pasir  sirkon. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode coba-coba (trial and error). adapun pengujian yang dilakukan meliputi pengujian sifat fisik dan mekanik,  pengujian  sifat  fisik  dilakukan  untuk  mengetahui  karakteristik sifat-sifat tanah asli. Pengujian sifat mekanik yang dilakukan merupakan pengujian kuat geser (direct shear), untuk mengetahui perbandingan perubahan nilai kuat geser dan daya dukung tanah asli setelah distabilisasi menggunakan campuran abu sekam padi, serbuk batu bata, dan pasir sirkon, dengan masing-masing variasi campuran 5%, 10%, dan 15%. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisik, AASHTO mengklasifikasikan tanah dasar sebagai tanah lempung dalam kelompok A-6 (6),dan USCS mengklasifikasikan sebagai tanah lempung anorganik dengan tingkat plastisitas rendah sampai dengan sedang, tanah termasuk kedalam kelompok CL (Tanah Berbutir Halus), dan secara visual tanah berwarna kuning dan bercampur dengan sedikit pasir. Berdasarkan hasil pengujian sifat mekanik, didapat nilai kuat geser tanah asli dengan masa pemeraman 3 hari (τ) = 0,181 kg/cm2, setelah dilakukan pencampuran dengan masing-masing variasi 5%, 10%, 15%, berupa abu sekam, serbuk batu bata, dan pasir sirkon. Di dapat hasil abu sekam padi 5% (τ) = 0,190 kg/cm2, abu sekam padi 10% (τ) = 0,202 kg/cm2, abu sekam padi 15% (τ) = 0,211 kg/cm2, serbuk batu bata 5% (τ) = 0,195 kg/cm2, serbuk batu bata 10% (τ) = 0,203 kg/cm2, serbuk batu bata 15% (τ)= 0,214 kg/cm2, pasir sirkon 5% (τ) = 0,173kg/cm2, pasir sirkon 10% (τ) =0,177 kg/cm2, pasir sirkon 15% (τ) = 0,183 kg/cm2. Didapat persentasi nilai kuat geser mengalami peningkatan antara tanah dasar dengan variasi campuran, abu sekam padi = 3%, serbuk batu bata = 3,3%, dan pasir sirkon= 0,2%.Kata Kunci : Tanah Lempung, Kuat Geser, Daya Dukung
PEMANFAATAN DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON Asrar Asrar; Erniati Bachtiar; Sri Gusty; Fatmawati Rachim; Ritnawati Ritnawati; Arman Setiawan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4076

Abstract

Sekarang ini material konstruksi beton diarahkan bersifat berkelanjutan dan ramah lingkungan. Banyaknya limbah plastik yang tidak terpakai dan merusak lingkungan. Daur ulang limbah plastik menjadi agregat merupakan salah satu upaya dalam membuat material yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh agregat limbah plastik PET (Polyethylene Terephthalate) sebagai pengganti agregat kasar terhadap sifat fisik (slump test, bleeding, segregation, berat isi) dan sifat mekanik kuat tekan beton. Variasi penelitian menggunakan   variasi persentase agregat limbah plastik PET (Poyethylene Terephthalate) pada campuran beton sebesar 0%, 25%, 50%,75% dan 100% terhadap volume agregat kasar pada campuran beton. Penambahan persentase agregat limbah plastik PET (Poyethylene Terephthalate) berpengaruh sangat signifikan pada nilai kuat tekan beton, semakin tinggi persentase agregat limbah plasti PET (Poyethylene Terephthalate) maka semakin rendah nilai kuat tekan beton. Menurunnya nilai berat isi, kuat tekan sangat dipengaruhi oleh bertambahnya persentase agregat limbah plastik PET (Poyethylene Terephthalate) pada beton. Kata Kunci: Poyethylene Terephthalate, Beton, Agregat Kasar, Kuat Tekan, Workability
STUDI PERENCANAAN ALUR KAPAL DI BELOKAN SUNGAI KAHAYAN KOTA PALANGKA RAYA Amelda Eva Adelina; Nomeritae Nomeritae; Hendro Suyanto
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5144

Abstract

Gerusan dan sedimentasi seringkali terjadi pada penggal tertentu Sungai Kahayan yang berada di sekitar belokan. Hal tersebut disebabkan karena kecepatan aliran pada belokan yang cenderung tidak stabil. Kondisi tersebut tentu akan mempengaruhi alur pelayaran sungai yang digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas. Penggal Sungai Kahayan yang diteliti adalah penggal Muara Rungan hingga Hantasan Kudung. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kondisi arus dan sedimentasi pada lokasi penelitian, (2) memprediksi  volume sedimen  yang  harus  dikeruk  sehingga mendapatkan  alur pelayaran  yang  optimal,  dan  (3)  mengestimasi besaran  biaya  yang  diperlukan untuk pekerjaan pengerukan tersebut. Analisis hidrologi dilakukan untuk mendapatkan besaran debit yang diperoleh dari hasil pengukuran kecepatan dan tampang melintang sungai. Analisis hidraulika untuk memodelkan arus dan sedimentasi menggunakan perangkat lunak Surface Water Modelling System (SMS).   Dari   penyesuaian   pemodelan   Resources   Management   Associates-2 (RMA2) dan Two-Dimensional Sediment Transport Numerical Model (SED2D) dalam modul SMS, didapat nilai kecepatan aliran 0,192 m/detik- 0,608 m/detik yang arahnya semakin ke hilir pada sisi luar tiap belokan berpotensi terjadinya gerusan.  Untuk  mendapatkan  alur  pelayaran  yang  optimal  bagi  kapal  barang dengan kapasitas 3.000 DWT beroperasi, perlu dilakukan pengerukan sedimen dengan  volume  sebesar  272.405,44  m3   dengan  estimasi  anggaran  biaya  Rp.6.709.412.678,41.Kata kunci : sungai, alur pelayaran, SMS, RMA2, SED2D
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI PAMPANG DAERAH ALIRAN HULU SUNGAI KARANGMUMUS Purwanto Purwanto
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4066

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah membuat analisis sistem pengendalian banjir, memberikan informasi tentang sistem pengendalian banjir dengan berbagai skenario yang direncanakan.Studi dilaksanakan selama 4 bulan pada Sub DAS Karangmumus hulu yang terletak di Kelurahan Sei Siring Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Secara garis besar ruang lingkup  studi  meliputi  :  (1)  melakukan  survey  lapangan  secara  detail,  (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan banjir, dan (3) memberikan kontribusi yang nyata dari program pembangunan yang berwawasan lingkungan untuk meminimalkan dampak lingkungan dan sosial yang terjadi. Hasil studi menunjukkan bahwa : (1) penyebab permasalahan banjir secara alam yang paling dominan adalah kondisi topografi daerah rawan banjir yang relatif rendah dan datar dan merupakan daerah konsentrasi limpasan permukaan dari daerah tangkapan air sungai Karang Mumus dan Sungai Pampang, (2) sistem drainase masih menghadapi permasalahan baik itu secara sistem, sarana fisik/struktur maupun kendala yang bersifat non struktur, (3) berdasarkan kajian potensi pengendali banjir, sistem pengendalian banjir Sungai Karang Mumus Atas dapat dilakukan secara struktural maupun nonstruktural, dan (4) ada 5 buah skenario sistem   pengendalian   banjir   yang   ada.   Dalam   skenario   tersebut   dilakukan kombinasi antara kondisi eksisting dengan beberapa bendali dan sudetan. Sementara juga dilakukan skenario dengan hanya melakukan normalisasi sungai Pampang. Kata  Kunci  :  Sistem  Pengendalian  Banjir,  DAS  Sungai  Pampang  hulu Karang Mumus
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA JALAN GUBERNUR SYARKAWI (SP. EMPAT HANDIL BAKTI – BYPASS BANJARMASIN) Adhi Surya; Muhammad Fikri Azhar; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5118

Abstract

Dinding penahan tanah adalah suatu konstruksi untuk menahan tekanan tanah lateral yang terjadi akibat adanya perbedaan tinggi antara permukaan tanah dan beban luar. Pasangan batu merupaan salah satu jenis dinding penahan tanah yang sering digunakan di lapangan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan desain pasangan batu pada bahu jalan untuk membantu menciptakan pelayanan jalan yang aman, nyaman dan lancar bagi pengguna jalan. Penelitian ini berlokasikan pada ruas Jalan Gubernur Syarkawi (Km 31+000 s.d Km 32+000). Ada dua tahap dalam penelitian ini, yaitu: 1) Mendesain dimensi pasangan batu, perhitungan tekanan tanah lateral dengan teori Rankine, selanjutnya kontrol stabilitas terhadap geser, guling dan keruntuhan daya dukung; 2) Perhitungan daya dukung ultimit cerucuk galam dengan memperhatikan efisensi tiang cerucuk galam. Hasil dari penelitian ini berupa : 1) desain pasangan batu tipe 1,40 m dengan kontrol stabilitas Fgs  = 13,98, Fgl  = 6,75,   F = 5,12, desain pasangan batu tipe 1,50 m dengan kontrol stabilitas Fgs = 8,17, Fgl = 5,85, F = 4,50, desain pasangan batu tipe 1,60 m dengan kontrol stabilitas Fgs = 5,69, Fgl = 5,13, F = 3,97; 2) desain fondasi tiang cerucuk galam sebanyak enam belas tiang galam berdiameter 8/12 cm, dan kedalaman tiang galam sebesar 6,00 m. Kata Kunci : Pasangan Batu, Cerucuk Galam, Dinding Penahan, Perencanaan
EVALUASI KINERJA STRUKTUR MENARA RANGKA BAJA (DERRICK) BERDASARKAN PERIODE AISC Miftahul Iman; Azis Susanto
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3605

Abstract

Tarakan adalah kota penghasil minyak yang telah dikenal sejak 1896. Derrick didefinisikan sebagai fasilitas pengeboran minyak bumi. Prototipe derrick dimodelkan dengan elemen rangka 3D dalam SAP2000. Tiga standar telah digunakan seperti AISC- ASD 1983; AISC-LRFD 1993; dan AISC 2010. Kombinasi beban angin (W) dan gempa (E) telah dibandingkan. Analisis tekuk tunggal dan keseluruhan telah dipertimbangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur derick memenuhi persyaratan stabilitas dan kekuatan. Pengaruh kombinasi beban angin (W) pada struktur derek lebih signifikan (9,45%) daripada beban gempa (E). Beban tekan aksial terbesar maksimum 9,37 kN pada elemen kaki (legs). Kegagalan tekuk tidak terjadi pada struktur derrick. Beban kritis (Pcr) tercatat 700,45 kN (Euler), 693,41 kN (tunggal), dan 219,67 kN (struktur).  Kata Kunci: tekuk, on shore, kapasitas, angin, rig

Page 6 of 26 | Total Record : 258