cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 258 Documents
PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK (PET) SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE, Julius Evandanata; Desriantomy Desriantomy; Supiyan Supiyan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5152

Abstract

Jalan mempunyai peran penting terhadap pembangunan wilayah. Salah satu cara pengembangan  jalan  adalah  dengan  meningkatkan  kualitas  kondisi  fisik  jalan yang  mendukung  lancarnya  pergerakan  transportasi.  Upaya  untuk  mencapai kriteria tersebut dilakukan dengan cara meningkatkan kinerja campuran aspal tersebut, misalnya dengan zat tambah. Penelitian ini mencoba bahan tambah lokal yaitu pemanfaatan limbah botol minuman plastik yang dihancurkan menggunakan alat pencacah berbentuk serpihan-serpihan. Pengujian marshall dilakukan dengan2 tahap, yaitu Pengujian Marshall I dilakukan untuk mendapatkan nilai KadarAspal Optimum (KAO) yang direncanakan dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5%,5,5%, 6%, dan 6,5%, dan untuk Pengujian Marshall II dilakukan dengan menggunakan KAO yang diperoleh dari pengujian tahap I dengan penambahan bahan tambah plastik jenis PET dengan variasi kadar 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Berdasarkan hasil pengujian Marshall I didapat KAO sebesar 5,33%. Pengujian Marshall  II  dengan  penambahan  plastik  jenis  PET  pada  variasi  kadar  bahan tambah yang sudah direncanakan terhadap berat aspal KAO, Parameter Marshall memenuhi spesifikasi, terkecuali nilai Void In Mixture (VIM) pada penambahan kadar plastik sebesar 8% dan 10% yang nilainya berturut-turut yaitu 2,79% dan2,64%. Dari hasil evaluasi sifat karakteristik Marshall diperoleh rentang Kadar Plastik Maksimum 0% hingga 7,9. Penambahan plastik jenis Polyethylene Terepthalate (PET) ternyata memberikan pengaruh pada campuran aspal panas AC-WC dan meningkatkan kualitas karakteristik Marshall.Kata kunci: : ac-wc, polyethylene terepthalate, parameter marshall, kadar aspal optimum
PENGARUH FAKTOR AIR SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON RINGAN STYROFOAM I.G.A. Neny Purnawirati
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4067

Abstract

Beton ringan adalah beton yang dibentuk dari campuran antara semen, air, agregat halus, agregat kasar dengan berat jenis ringan dan tambahan campuran lainnya yang dapat menambah kekuatan beton. Dalam penelitian ini digunakan bahan tambah berupa styrofoam yang menjadi alternatif pengganti material yang bersifat lebih ringan, kedap air, dan memiliki kekuatan yang cukup baik. Salah satu hasil dari pemanfaatan limbah batu apung dan styrofoam   adalah beton ringan, yang baik digunakan pada daerah-daerah rawan gempa karena beban geser yang timbul kecil karena berat satuan dinding menjadi lebih ringan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Struktur dan Bahan Fakultas Teknik Universitas Mataram. Tahap awal penelitian berupa pemeriksaan bahan penyusun beton dan pengujian terhadap kuat tekan, modulus elastisitas dan kuat tarik belah beton. Dalam penelitian ini dibuat benda uji berupa silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan kuat tekan rencana 6,89 MPa. Variasi Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan 0,4; 0,45; 0,5; 0,55; 0,6; 0,65. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh hasil kuat tekan maksimum adalah 7,869 MPa yaitu pada FAS 0,45 dan kuat tarik belah maksimum adalah 1,047 MPa yaitu pada FAS 0,45. Sedangkan modulus elastisitas maksimum adalah 8561,649 MPa yaitu pada FAS 0,45. Nilai kuat tekan yang diperoleh telah memenuhi persyaratan kuat tekan beton ringan struktural ringan SNI 03-3449-2002. Beton ringan styrofoam baik digunakan untuk pembuatan beton  struktural ringan. Kata Kunci : Beton ringan struktural, FAS, kuat tekan, kuat tarik, Styrofoam
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU AMPAS TEBU, SEMEN PORTLAND, DAN ABU TERBANG TERHADAP KUAT GESER DAN DAYA DUKUNG TANAH Sasmi Fransisca Oktaviana; Fatma Sarie; Okrobianus Hendri
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5119

Abstract

Tanah merupakan aspek penting dalam konstruksi yang harus sangat diperhatikan, tanah yang baik akan mendukung untuk menopang konstruksi diatasnya, sedangkan jika kondisi tanahnya kurang baik maka perlu dilakukan perbaikan atau stabilisasi pada tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan bahan aditif seperti abu ampas tebu, semen dan fly ash pada proses stabilisasi tanah asli. Pada penelitian ini menggunakan metode uji geser langsung, uji kuat tekan bebas, dan daya dukung Terzaghi. Hasil pengujian sifat fisik tanahasli diperoleh nilai kadar air (w) = 32,14%; berat isi kering (γd ) = 1,94 g/cm3; beratjenis (Gs) = 2,50; LL = 47,00%; PL = 24,92%; PI = 22,08%; SL =14,09%. MenurutAASHTO tanah tersebut diklasifikasikan sebagai tanah berlempung dalam kelompok A-7-6 (8) dengan jenis tanah adalah lempung. Pemeraman 7 hari menghasilkan persentase kenaikan tertinggi yaitu nilai kuat geser (τ) pada pengujian kuat geser langsung sebesar 35,49% dan pada pengujian kuat tekan bebas sebebas 37,41%, sedangkan pada daya dukung tanah (qult) pada pengujian kuat geser langsung sebesar 214,97 % dan pada pengujian kuat tekan bebas sebebas37,91%. Kata kunci: Abu Ampas Tebu, Tanah Lempung, Kuat Geser Tanah, Daya DukungTanah
ANALISA TARIF ANGKUTAN BARANG RUTE KOTA BANJARMASIN- AMUNTAI DENGAN METODE BIAYA OPERASI KENDARAAN Abdurrahman .; Susiladewi .
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3606

Abstract

Seiring dengan kebutuhan dan perkembangan ekonomi yang semakin meningkat,kebutuhan akan angkutan barang juga meningkat dengan konsekuensi logis yang akan terjadi pada angkutan barang yaitu meningkatnya nilai tambah harga suatu barang. Mengingat nilai finansial yang akan terjadi dalam pergerakan transportasi barang maka penentuan tarif angkutan barang sangat dominan sebagai faktor utama yang harus dipertimbangkan karena kebijakan tarif mempunyai dampak luas dalam aplikasi angkutan barang. Tarif adalah tingkat harga atau biaya yang dibayarkan oleh pengguna jasa angkutan barang per satuan trip, berat atau per satuan volume per kilometer. Karena tarif dimaksudkan untuk mendorong terciptanya penggunaan prasarana dan sarana perangkutan secara optimum dengan mempertimbangkan lintas yang bersangkutan. Dalam perhitungan biaya (tarif angkutan) barang menggunakan pendekatan. Biaya produksi kendaraan artinya tarif angkutan barang tersebut ditetapkan berdasarkan biaya operasional kendaraan ditambah dengan sejumlah presentase pengelolaan dan keuntungan yang diperkenankan studi kasus ini meninjau tarif angkutan barang khusus rute Banjarmasin-Amuntai sepanjang ±200 km dengan angkutan darat. Dimana dalam kasus ini akibat tarif yang rendahmenyebabkan kecenderungan pemilik jasa transportasi menambah jumlah muatan angkutan, maka salah satu dampak yang ditimbulkan terhadap prasarana jaringan jalan adalah tidak tercapainya umur rencana jalan sehingga biaya yang dikeluarkan untuk biaya konstruksi jalan yang ditimbulkan cukup besar, dampak lain yang ditimbulkan juga dampak keselamatan lalu lintas (kecelakaan) oleh karena itu penelitian mengenai tarif ini dirasa perlu dilakukan. Perhitungan tarif angkutan berdasarkan mengacu pada pedoman teknis penentuan tarif angkutan barang dan penumpang dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan tiga komponen dasar yaitu biaya kepemilikan, Biaya Tetap dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Kata Kunci: Angkutan, Tarif, Operasional, BOK
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE BERDASARKAN DATA SONDIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN INSTALASI IBU KOTA KECAMATAN (IKK) PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN TANAH LAUT Hendra Cahyadi; Akhmad Gazali; Firman Al Hakim
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4255

Abstract

Penyelidikan geoteknik merupakan pekerjaan yang menghasilkan data - data penunjang dalam pekerjaan perencanaan suatu bangunan. Didalam kegiatan perencanaan, penyelidikan geoteknik harus dilakukan secara baik sehingga dihasilkan gambaran yang jelas mengenai index properties dan engineering properties dari tanah. Analisis geoteknik dilakukan untuk dapat mengetahui stabilitas dan daya dukung tanah dalam menerima beban struktur diatasnya. Untuk mengetahui struktur tanah dan daya dukung tanah di lokasi perencanaan proyek pembangunan Instalasi Ibu Kota Kecamatan (IKK) Pelaihari Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Tanah Laut maka dilakukan analisis perhitungan daya dukung tanah menggunakan data sondir dari dua titik sondir dengan menggunakan tiga metode yaitu metode Van Der Ween, metode Philipponant, dan metode Mayerhoff. Berdasarkan hasil perhitungan nilai daya dukung pondasi bore pile dengan menggunakan tiga metode dihasilkan nilai daya dukung yang berbeda – beda. Untuk perhitungan menggunakan metode Van Der Ween hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 213.20 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 71.06 ton untuk titik sondir S.02 dan 193.52 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 64,50 ton untuk titik sondir S.03. Perhitungan menggunakan metode Philipponant   hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 136.51 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 45,50 ton untuk titik sondir S.02 dan 135, 06 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 45,02  ton untuk titik sondir S.03. Dan untuk perhitungan metode Mayerhoff hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 654.37 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 218,12 ton untuk titik sondir S.02 dan 702.73 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 234,24 ton untuk titik sondir S.03. Kata Kunci: sondir, daya dukung, Van Der Ween, Philipponant, Mayerhoff
ANALISIS PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK JENIS POLYSTYRENE (PS) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PADA CAMPURAN (HRS-WC) Pulung Pulung Hudoyo; Desi Riani; Robby Robby
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5158

Abstract

Plastik jenis Polystyrene (PS) merupakan bahan yang mengandung senyawa polimer. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penggunaan limbah jenis plastik Polystyrene  (PS)  sebagai  bahan  tambah  terhadap  aspal  campuran  Hot  Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC). Pengujian Marshall I ditujukan untuk mendapatkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) yang terbaik dari komposisi I, II dan III direncanakan dengan variasi kadar aspal 6%, 6,5%, 7%, 7,5% dan 8%, selanjutnya pengujian Marshall II menggunakan komposisi. KAO yang telah diperoleh dari pengujian tahap pertama dengan bahan tambah plastik jenis PS variasi kadar bahan tambah 0%, 2%, 4%, 6%, 8% dan 10% terhadap berat aspal yang diperoleh dari KAO. Hasil pengujian Marshall dengan proporsi agregat kasar sebesar 35%, abu batu sebesar 27% dan pasir sebesar 38% pada komposisi II pengujian Marshall I diperoleh nilai KAO terbaik sebesar 7,38% dibandingkan dengan komposisi I dan III. Pengujian Marshall II dengan penambahan plastik jenis PS pada variasi kadar bahan tambah yang sudah direncanakan terhadap berat aspal KAO, Parameter Marshall memenuhi spesifikasi, terkecuali nilai Void In Mixture (VIM) pada penambahan kadar plastik sebesar 10% yang nilainya yaitu3,79%. Dari hasil evaluasi sifat karakteristik Marshall diperoleh rentang Kadar Plastik Optimum 0% hingga 8,7% memenuhi semua persyaratan Spesifikasi Bina Marga 2018. Penambahan plastik  jenis Polystyrene (PS) ternyata memberikan pengaruh pada campuran aspal panas HRS-WC dan meningkatkan kualitas karakteristik Marshall serta dapat direkomendasikan sebagai bahan tambah untuk meningkatkan mutu perkerasan lentur jalan raya.Kata Kunci: HRS-WC, KAO, Marshall, Polystyrene (PS)
ANALISA KAPASITAS DIMENSI SALURAN DRAINASE DI JALAN KEBUN AGUNG SAMARINDA Suharto Suharto
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4073

Abstract

Saluran drainase merupakan saluran air atau jalur pembuangan air untuk mengurangi  kelebihan  air.  Saluran  drainase  direncanakan  untuk  menampung debit rencana dengan aman berdasarkan data curah hujan, tata guna lahan dan dimensi saluran. Saluran drainase di daerah tangkapan air hujan sepanjang jalan Kebun Agung Samarinda saat ini telah melebihi kapasitas tampungan, sehingga air meluap pada musim hujan dan akhirnya menimbulkan genangan di daerah sekitarnya.  Oleh  sebab  itulah  perlu  dilakukan  perencanaan  ulang  terhadap dimensi saluran drainase tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas debit air saluran drainase existing serta kapasitas debit air dan dimensi saluran  yang  diperlukan  pada  kala  ulang  5,  10,  25  tahun.  Metode  yang digunakan adalah metode distribusi frekuensi gumbel untuk menghitung curah hujan rencana dan metode rasional untuk menghitung debit air, kemudian menganalisa dimensi saluran terhadap debit air rencana pada kala ulang 5, 10, 25 tahun. Hasil analisa didapatkan dimensi saluran drainase dengan lebar 1,5 m dan pada setiap kala ulang 5, 10, 25 tahun, harus dilakukan peninggian drainase 1 meter per setiap kala ulang 5, 10, 25 tahun dari hasil debit rencana. Kata kunci : saluran drainase, kapasitas, debit air
PERANCANGAN STRUKTUR BETON BERTULANG MENGGUNAKAN SOFTWARE STAADPRO V8i Darmansyah Tjitradi; Eliatun Eliatun; Hary Afriono
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5153

Abstract

Dunia konstruksi telah  berkembang pesat, khususnya untuk perhitungan  analisis dan desain struktur yang telah banyak berkembang menuju penggunaaan software-software aplikasi komputer. Dengan menggunakan software perancangan struktur bangunan terasa lebih cepat, akurat, dan efisien, dibandingan dengan perancangan secara manual yang memerlukan waktu yang sangat lama. Dalam tulisan ini akan dibahas penggunaan software Staadpro V8i dalam perancangan struktur beton bertulang 4 lantai dengan fungsi sebagai gedung perkantoran yang berada pada daerah tanah lunak di kota Banjarmasin Timur. Dengan menggunakan software akan dilakukan kombinasi pembebanan berupa kombinasi antara beban mati, beban hidup, dan beban gempa, sehingga diperoleh gaya yang paling maksimum yang akan digunakan dalam desain elemen struktur. Hasil dari penerapan software Staadpro V8i ini adalah berupa gaya-gaya dalam (gaya momen, lintang, normal), serta deformasi struktur yang terjadi. Selain itu juga diperoleh desain penulangan  elemen struktur berupa gambar penulangan lentur dan geser pada setiap elemen struktur (balok dan kolom).Kata kunci: perancangan struktur beton, analisis dan desain struktur, Staadpro V8i
PERGERAKAN DISTRIBUSI MATRIK ASAL TUJUAN TRANSPORTASI BARANG INTERNAL DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Herna Puji Astutik
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4063

Abstract

Transportasi  merupakan  bagian  penting  dalam  pembangunan  dan  pengembangan  suatu daerah. Perencanaan Transportasi membutuhkan data Pergerakan Asal-Tujuan. Data pergerakan/asal   tujuan   barang   digunakan   sebagai   bahan   analisis   untuk   merumuskan kebijakan transportasi dalam usaha memfasilitasi demand pergerakan barang. Proses rekapitulasi data asal-tujuan antar Kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sangat diperlukan, agar data pola pergerakan barang mudah dikelola dan bermanfaat bagi pihak- pihak yang berkepentingan. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Data Sekunder (ADS). Data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah data survei yang telah dilakukan oleh Kemenhub Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Survei Asal Tujuan Transportasi Barang pada tahun 2018. Berdasarankan  hasil  olahan  data  Origin-Destination  Provinsi  DIY  bahwa  pergerakan distribusi perjalanan asal terbesar adalah dari Kabupaten Sleman ke Seluruh Kabupaten di Provinsi DIY adalah 157995 ton/bulan. Untuk distribusi tujuan terbesar adalah Kabupaten Sleman yang didistribusi dari seluruh Kabupaten di DIY pula, dengan besar nilai distribusi tujuan adalah 128626 ton/bulan. Kata Kunci : Transportasi Barang, Data Pergerakan Asal-Tujuan, Provinsi DIY
ANALISIS ARUS JENUH DAN PANJANG ANTRIAN PADA SIMPANG BERSINYAL GATOT SUBROTO-VETERAN KOTA BANJARMASIN Robiatul Adawiyah; Tezar Aulia Rachman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3596

Abstract

Kota Banjarmasin adalah ibu kota Propinsi Kalimantan Selatan yang merupakan kota industri dan perdaganganan. Hal ini menyebabkan pertumbuhan arus lalu lintas di daerah ini dan daerah sekitarnya meningkat dengan pesat. Pertumbuhan arus lalu lintas saat ini sering menghadapi permasalahan seiring dengan perkembangan kota, pertambahan penduduknya dan pertambahan kendaraan bermotor yang tidak sesuai bila dibandingkan dengan laju pembangunan infrastruktur jalan raya dan falisilitasnya. Simpang bersinyal  Jalan Gatot Subroto – Jalan Veteran Banjarmasin merupakan dua arus lalu lintas yang terbebani arus lalu lintas yang cukup besar. Seperti pada lokasi tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan antara Jalan Lingkar Dalam dan Jalan A.Yani, sehingga mengakibakan kemacetan lalu lintas yang tinggi, di sisi lain pada jalan tersebut sudah sulit untuk ditingkatkan dalam pelebaran jalan dikarenakan tingkat pemukiman penduduk padat pada sisi jalan terutama terjadi pada persimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat pelayanan pada persimpangan Gatot Subroto – Jalan Veteran Banjarmasin. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) terbesar 2,14   maka tingkat pelayanan Persimpangan Jalan Gatot Subroto - Jalan Veteran Banjarmasin termasuk level F yaitu yaitu pada tingkat ini arus lalu lintas berada dalam keadaan dipaksakan, kecepatan relatif rendah, arus lalu lintas sering terhenti sehingga menimbulkan antrian kendaraan yang panjang sebesar 1540 meter.

Page 8 of 26 | Total Record : 258