cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 406 Documents
PEMANFAATAN PROGRAM SIARAN TELEVISI PENDIDIKAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN THE UTILIZATION OF EDUCATION TELEVISION PROGRAM FOR IMPROVING THE QUALITY OF LEARNING Bambang Warsita
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.22 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v17i3.567

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang pemanfaatan program siaran televisi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dari berbagai jenis dan macam media pembelajaran yang ada, media televisi mempunyai potensi tinggi untuk menyampaikan pesan pendidikan/pembelajaran maupun kemampuannya dalam menarik minat dan perhatian peserta didik. Pentingnya siaran televisi pendidikan dijadikan sebagai salah satu sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran. Bahkan kenyataannya sebagian besar dari kehidupan peserta didik ada di depan televisi. Selain itu, hasil kajian ini menunjukkan pemanfaatan siaran televisi pendidikan dengan segala potensinya dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. This study aims to describe about the use of educational television programs to improve the quality of learning. The results of this study show that the various types and kinds of the existing instructional media, television is highly potential in delivering educational/learning messages as well as highly enticing for getting attention of learners. The importance of educational television broadcasts is one of learning resources that can be utilized in learning activities. In fact, the majority of time spent by learners is in front of television. In addition, the results of this study demonstrate the use of educational television with all its potential in learning activities can improve the quality of learning.
Pendayagunaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Yuni Sugiarti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.083 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.7

Abstract

Realitasnya Pendidikan Anak Usia Dini banyak yang dilakukan oleh masyarakat. Begitu pula gurunya banyak yang berasal dari masyarakat. Standarisasi tuntut kualifikasi akademik dan kompetensi guru PAUD menjadi tantangan. Apalagi pendidikan pada jenjang PAUD lebih fokus untuk meletakan dasar ke arah tumbuh kembang anak baik fisik maupun psikis, serta bakat dan potensi lainnya yang dimiliki anak. Peningkatan kompetensi guru PAUD secara konvensional masih terbatas, sehingga diperlukan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi baik secara online, offline maupun melalui teknologi penyiaran. Realisasi pendayagunaan TIK untuk peningkatan kompetensi guru PAUD diwujudkan dalam bentuk: dukungan kebijakan pemerintah (pusat dan daerah), dukungan infrastruktur TIK, pengembangan konten TIK yang bermutu dan menarik, serta pemanfaatan oleh guru PAUD secara optimal. Aspek pemanfaatan ini sangat penting. Oleh karena itu sasaran pengguna harus disiapkan, mulai dari tahapan penyadaran akan perlunya penggunaan TIK untuk meningkatkan kompetensi, pelatihan dan pendampingan, serta pemberian reward bagi sasaran yang menonjol dalam pemanfaatan TIK. Tahapan ini perlu dilakukan secara bertahap dan kontinyu, dengan melibatkan semua pihak terkait mulai pemerintah (pusat dan daerah), orangtua, guru, dunia usaha, LSM, dan masyarakat.
DIMENSI POLA ASUH ORANGTUA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA DINI 4-5 TAHUN Luluk Asmawati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.133 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i1.147

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui dimensi pola asuh orangtua untuk membantu kemampuan membaca permulaan pada anak usia dini, (2) menerapkan perkembangan membaca permulaan melalui pembelajaran tentang alfabet mengenal huruf besar dan huruf kecil, eksplorasi kata, mengenal posisi, membuat cerita sederhana, dan mengenal kata dengan huruf awal yang sama untuk anak usia dini 4-5 tahun, (3) mempraktikkan pembelajaran program Bailey’s Book House untuk anak usia dini melalui komputer tablet. Subjek penelitian ini yaitu 15 anak, berusia 4-5 tahun dan orangtuanya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif model Miles dan Huberman. Temuan-temuan penelitian ini meliputi: (1) dimensi pola asuh responsifitas yaitu orangtua menuntut anak untuk mampu berkomunikasi secara jelas melalui upaya pengasuhan dalam mengenal alfabet mengenal huruf besar dan huruf kecil, eksplorasi kata, mengenal posisi, membuat cerita sederhana, dan mengenal kata dengan huruf awal yang sama; (2) dimensi pola asuh tuntutan (demanding) yaitu orangtua menuntut anak untuk bersikap dewasa untuk mampu mengoptimalkan aspek perkembangan bahasa, kognitif, motorik halus, sosial, dan emosi. Kesimpulan dimensi pola asuh orangtua untuk pengembangan membaca permulaan melalui program Bailey’s Book House ini mampu: (1) mengembangkan rasa percaya diri dan motivasi pada anak, (2) belajar nama huruf, (3) mengenal huruf besar dan huruf kecil, (4) menyusun kalimat, (5) mengembangkan keterampilan mendengarkan, (6) memasangkan kata, dan (7) mengembangkankreativitas menyusun huruf menjadi kata.Kata kunci: dimensi pola asuh orangtua, membaca permulaan, anak usia 4-5 tahun.Abstract:The purpose of this study is to: (1) determine the dimension of parents’ parenting skill to help early reading ability in early childhood, (2) applying the early reading development through learning about the alphabet of recognizing uppercase and lowercase letters, exploring words, knowing the position, making a simple story, and familiarizing words with the same initial letters for young children of 4-5 years old, (3) practice learning Bailey’s Book House program for early childhood through computer’s tablet. The subjects of this study 15 children, aged 4-5 years and their parents. The research was qualitative research model of Miles and Huberman. The findings of this study are: (1) the dimension of parenting, namely parental responsiveness that requires children to be able to communicate clearly through parenting efforts in recognizing that alphabet of uppercase and lowercase letters, exploring words, knowing the position, making a simple story, and recognizing words with the same letter in the beginning; (2) the dimension of parenting demands where a parent requires children to be mature in order to optimize aspects of language development, cognitive, soft motoric, social, and emotional. The conclusion from these dimensions of parenting skills of parents for the development of early reading ability through Bailey’s Book House is that they enable the child to: (1) develop self-confidence and motivation in children, (2) learn the names of letters, (3) recognize uppercase and lowercase letters, ( 4) construct a sentence, (5) develop listening skills, (6) match the word, and (7) develop creativity in arranging letters into words.Keywords: dimensions of parenting skill of parents, early reading ability, children aged 4-5 years.
PENGARUH PENGORGANISASIAN MATERI FISIKA MENGGUNAKAN ANALISIS INTRUKSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA I Made Astra; Asep Saefuloh Alrasi
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.576 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v14i1.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengorganisasian materi Fisika menggunakan analisis intruksional terhadap hasil belajar  Fisika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen, yaitu suatu metode penelitian untuk melihat suatu hasil, dalam hal ini hasil belajar Fisika. Berdasarkan analisis dan perhitungan yang dilakukan terhadap data yang diperoleh dari penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa peng-organisasian materi menggunakan analisis instruksional yang diterapkan di kelas eksperimen berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini sesuai dengan hasil uji hipotesis  dimana H0 ditolak, sedangkan H1 diterima untuk hasil belajar siswa. Dengan diterimanya H1, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan pengorganisasian materi menggunakan analisis intruksional lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa dengan pengorganisasian materi menggunakan silabus.Sehubungan dengan itu, maka pengorganisasian materi mengguna-kan analisis intruksional dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Karena dengan materi yang terorganisir dengan baik dan sistematis dapat memudahkan siswa memahami materi dan memotivasi siswa untuk terus belajar, sehingga akhirnya tujuan pembelajaran dapat tercapai.
STUDI EKSPLORATIF TENTANG PUSTEKKOM-KEMDIKBUD SEBAGAI PUSAT SUMBER BELAJAR BERBASIS TIK Waldopo waldopo
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1609.707 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.39

Abstract

Salah satu tugas pokok dan fungsi (tusi) Pustekkom-Kemdikbud sesuai amanah dari peraturan menteri pendidikan nasional (Permendiknas) nomor 23 Tahun 2005 tentang organisasi dan tata kerja Pusat-Pusat di lingkungan Depdiknas,Permendiknas nomor 38 Tahun 2008 tentang pengelolaan TIK di lingkungan Depdiknas dan Permendiknas nomor 10 tahun 2010, adalah sebagai lembaga yang memberikan layanan Pusat Sumber Belajar (PSB) berbasis TIK kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi apakah Pustekkom-Kemdikbud telah melaksanakan salah satu tusinya tersebut. Penelitian dilakukan selama bulan September dan Oktober 2012 di kantor Pustekkom-Kemdikbud Jl. RE Martadinata, Ciputat, Banten dengan melihat dokumentasi yang ada, mewawancarai petugas terkait dan mengobservasi infrastruktur maupun fasilitas yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pustekkom-Kemdikbud telah melaksanakan salah satu tusinya dengan baik yaitu sebagai lembaga yang memberikan layanan PSB berbasis TIK kepada masyarakat. Kesimpulan ini didasarkan pada tiga kriteria PSB berbasis TIK, yaitu memiliki konten yang berbasis TIK, memiliki infrastruktur, fasilitas dan alat untuk menyebarluaskan konten kepada masyarakat dan memiliki konsep tentang sistem pemanfaatannya. Disarankan agar Pustekkom-Kemdikbud tetap menjaga prestasinya dalam memberikan layanan PSB yang berbasis TIK, bahkan kalau perlu ditingkatkan dengan cara terus menerus melakukan pengkajian, pengembangan dan pembaharuan.
MENGINTEGRASIKAN TIK KE DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK SESUAI KURIKULUM 2013 Ai Sri Nurhayati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.373 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i1.179

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan saintifik (pendekatan ilmiah). Pendekatan ilmiah dalam pembelajaran semua mata pelajaran meliputi kegiatan mengamati, menanya, mencoba, mengolah data atau informasi, dan menyajikan data atau informasi, serta dilanjutkan dengan menganalisis, menalar, menyimpulkan, dan mencipta. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi tuntutan perubahan guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 dan mengidentifikasi peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran saintifik. Tuntutan perubahan guru tersebut di antaranya yaitu: merancang pembelajaran (RPP) dengan pendekatan saintifik yang mengintegrasikan TIK; mengembangkan berbagai metode pembelajaran yang kreatif dengan mengintegrasikan TIK; guru lebih berperan sebagai fasilitator, kolaborator, mentor, pelatih, pengarah dan teman belajar; dan guru dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada siswa untuk mengalami peristiwa belajar. Adapun tuntutan terhadap siswa yaitu siswa dituntut sebagai partisipan aktif yang menghasilkan karya dan berbagi (sharing) pengetahuan/keterampilan, berpartisipasi sebanyak mungkin baik saat belajar secara individu maupun kolaboratif dengan siswa lain, dan melakukan eksplorasi dalam berbagai aktivitas mulai dari melihat, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasi dengan menggunakan TIK sebagai sarananya. Peran TIK dalam pembelajaran saintifik di antaranya yaitu: memberikan kesempatan kepada guru untuk merancang pengalaman belajar yang bermakna dengan menggunakan teknologi; dan memberikan peluang kepada guru untuk mengembangkan kreatifitasnya dalam proses pembelajaran sehingga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang berpusat pada siswa, menarik, dan menyenangkan sebagai wahana interaktif untuk diskusi bagi guru dan siswa baik sinkronous maupun asinkronous, serta membangun kreativitas siswa dalam mengakses berbagai sumber belajar maupun sebagai sarana berbagi (sharing) hasil karya siswa sesuai tuntutan keterampilan abad 21.
PEMANFAATAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Nova Sulasmianti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.908 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.365

Abstract

The use blog as a learning media has not been done optimally by the teacher. This is because many teachers do not understand how and what steps must be taken in utilizing blog as learning media. The use blog as learning medai can be done at all levels, either elementary (SD), junior high (SMP), high school (SMA) or vocational school (SMK), because students in general are accustomed to accessing information through the web. But in this paper the use of blogs is more focused on junior and senior high school/vocational level, because the blog creation planning accompanied by the steps to prepare an online quiz that will be embedded into the blog. This is done as one effort to prepare students facing UNBK. This study was conducted in LPMP Bengkulu from January to March 2018. In this paper described the steps in the utilization of blogs as a learning media. This study begins by studying various literature and similar study results, to get a picture related to the use of blogs as a learning media. After this study, information was obtained that various problems in schools related to learning media could be overcome by utilizing blogs as learning media. In the future, it is expected that teachers can use blog as a learning media so that they can attract more interest and attention of the students. Pemanfaatan blog sebagai media pembelajaran belum dilakukan guru secara optimal. Hal ini disebabkan karena banyak guru belum memahami bagaimana dan langkah apa yang harus ditempuh dalam memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran. Pemanfaatan blog sebagai media pembelajaran dapat dilakukan pada semua jenjang baik SD, SMP, SMA maupun SMK karena peserta didik secara umum sudah terbiasa mengakses informasi melalui web. Namun di dalam tulisan ini, pemanfaatan blog lebih difokuskan pada satuan pendidikan SMP dan SMA/SMK karena perencanaan pembuatan blog disertai dengan langkah penyiapkan kuis online yang akan disematkan ke blog. Hal ini dilakukan sebagai salah satu usaha menyiapkan peserta didik menghadapi UNBK. Kajian ini dllakukan di LPMP Bengkulu pada bulan Januari s.d Maret 2018. Dalam tulisan ini, dijabarkan langkah-langkah dalam pemanfaatan blog sebagai media pembelajaran. Kajian ini diawali dengan mempelajari berbagai literatur dan hasil kajian sejenis untuk mendapatkan gambaran terkait pemanfaatan blog sebagai media pembelajaran. Setelah dilakukan kajian ini maka diperoleh informasi bahwa berbagai permasalahan di sekolah terkait media pembelajaran dapat diatasi dengan memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran. Kedepan diharapkan guru-guru dapat memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran sehingga dapat lebih menarik minat dan perhatian para peserta didik.
Kumpulan Abstrak Admin Teknodik
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.215 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.83

Abstract

Efektivitas Media Pembelajaran Matematika Berbasis Software Maple dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Aljabar Pada Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri BaliDrs. I Ketut Darma, M.Pd.,Staf Dosen Matematika Terapan Prodi Teknik Masin, Politeknik Negeri Bali Pengembangan Media Belajar Matematika dengan Pendekatan ICT Rr. Martiningsih, M.Pd. (Teacher in SMP Muhammadiyah 1 Surabaya) 
BAHAN AJAR FLIPBOOK ONLINE MATAKULIAH PTI MENGGUNAKAN PENDEKATAN AUGMENTED REALITY Budi Arifitama
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.313 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i3.336

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu fondasi dari berdirinya sebuah bangsa, bangsa yang maju selalu diiringi dengan tingkat pelaksanaan pendidikan yang baik. Sayangnya, di Indonesia penerapan teknologi dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam kelas, masih tergolong minim dan konvensional, dengan menggunakan cara tatap muka dan presentasi, sehingga membatasi peserta didik kerap bosan dan tidak tercapinya transfer knowledge yang baik. Melihat permasalahan tersebut maka dibutuhkan inovasi di bidang teknologi agar dapat meningatkan proses transfer knowledge dan rasa ingin tahu oleh peserta didik. Penelitian ini membahas mengenai pengembangan materi ajar pada flipbook dengan pendekatan teknologi augmented reality. Teknologi augmented reality digunakan sebagai inovasi dalam proses pembelajaran dengan cara menampilkan objek pada materi matakuliah seolah-olah nyata sehingga peserta didik mampu melakukan interaksi dan meningkatkan rasa keingintahuan dari peserta didik.
PENERAPAN PRINSIP DISAIN PEMBELAJARAN DAN LEARNING OBJECT UNTUK SITUS KELAS MAYA MATA KULIAH GIZI TERAPAN Dewi Salma Prawiradilaga Ari Istiany Diana Ariani
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.425 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v18i1.115

Abstract

Abstrak:Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan baik bahan belajar berbasis web mapun panduan belajar untuk mata kuliah Gizi Terapan. Pengembangan tersebut didasarkan pada prinsip desain pembelajaran, learning object, desain pesan dan pembelajaran mandiri personalisasi. Proses pengembangan menggunakan model Dabbagh & Bannan-Ritland yang dikenal dengan model “integrative learning design framework (IDLF)”. Model ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu explorating, enactment, dan evaluation. Hasil tahap explorating adalah serangkaian permasalahan dan alternatif solusi untuk mengembangkan mata kuliah tersebut sebagai learning object. Tahap enacment menghasilkan hal-hal apa saja yang harus dikembangkan/diproduksi sebagai aspek pembelajaran seperti urutan topik, naskah, produksi prototipa (vide klip, slide presentasi, draft panduan belajar dll.), serta situs kelas maya mata kuliah Gizi Terapan tersebut pada http:://www.unj.web-bali.net. Evaluasi adalah tahap pembuktian melalui evaluasi satu-satu, review ahli, dan evaluasi kelompok kecil. Penelitian ini sendiri menggunakan tujuh siswa dari Program Studi Tata Boga dan lima dosen sebagai ahli lintas disiplin, yaitu ahli pembelajaran, desain pembelajaran, media (hypermedia) dan gizi terapan.Kata Kunci: gizi terapan, desain pembelajaran, learning object, model IDLF, bahan belajar berbasis web.Abstract:This is a development research which aims to create both web-based learning materials and a learning guide (LG) book for the course on Applied Nutrition. Its underlying theories are principles of instructional design, learning objects (LOs) as well as message design, personalization inindependent learning. The development process is through a model called Integrative learning design framework (IDLF) of Dabbagh & Bannan – Ritland. The IDLF consists of three phases; those are explorating, enactment, and evaluation. Explorating phase results a list of problems and its alternative solutions on how to develop topics chosen (Gizi Balita and Gizi Anak Sekolah) as learning objects. Then, these LOsare to be uploaded into learning paths in theLCMS claroline. Enactment is a process which allows research team to develop those topics into tangible aspects of instruction, such scripts, production of prototypes (slides, video clips, the draft of LG book etc), and a coursesite of Applied Nutrition (Gizi Terapan) at www.unj.web-bali.net. Evaluation consists of tryouts of one-to-one, expert review, and small group evaluation. The research invited seven students of Department of Food Management (Tata Boga) as subjects and five lecturers as transdisciplinary experts of instructional design, instruction, hypermedia and applied nutrition.Keywords : Applied Nutrition, instructional design, learning objects, model IDLF, web-based learning materials.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue