cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
ence.surahman.fip@um.ac.id
Phone
+6287821191948
Journal Mail Official
ence.surahman.fip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran
ISSN : 24068780     EISSN : 26547953     DOI : 10.17977.um031
JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran is a journal in the field of educational technology that contains literature review, action research, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2021)" : 9 Documents clear
Teachers Challenges in The Learning Process During The Covid-19 Pandemic in Rural Areas Daar, Gabriel Fredi; Nasar, Ismail
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p186

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan strategi yang diterapkan guru dalam kegiatan belajar mengajar di era pandemi di MAN Ruteng. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk keperluan wawancara individu, dipilih lima guru secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan adalah WhatsApp, google classroom, messenger, dan facebook karena dapat digunakan dan diperoleh dengan mudah dan sebagian besar siswa memiliki ponsel. Kemudian tantangan yang dapat diidentifikasi adalah fasilitas penunjang pembelajaran dan lokasi domisili siswa. Sedangkan guru menerapkan strategi praktis aplikatif dalam menangani hambatan kegiatan pembelajaran selama masa pandemic.Abstract: This study explores the challenges and strategies applied in teaching and learning activities in the pandemic era at MAN Ruteng. This research is qualitative research with a phenomenological approach. Data obtained through interviews, observation, and documentation. For the purposes of individual interviews, five teachers were taken purposively. The results showed that the learning media used were WhatsApp, google classroom, messenger, and Facebook. They are used and obtained easily, and most students have cellphones. Then the challenges that can be identified are learning support facilities and student domicile locations. Meanwhile, teachers apply practical strategies in dealing with barriers to learning activities during the pandemic.
An Innovative Method to Improve Teachers' Consideration Regarding Quality of Online Learning Using Reflective Thinking Sudarsana, Gede Arya; Myartawan, I Putu Ngurah Wage; Wahyuni, Luh Gede Eka
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p113

Abstract

Abstrak: Studi deskriptif ini menginvestigasi bagaimana guru bahasa Inggris mempersepsikan diri mereka sebagai praktisi pemikiran reflektif selama pembelajaran online. Dua guru bahasa Inggris di SMAN 1 Sukasada yang telah mengajar selama hampir sepuluh tahun menanggapi kuesioner skala keterampilan mengajar reflektif yang berisi 20 pernyataan. Hasil data menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris di SMAN 1 Sukasada mempersepsikan dirinya sebagai guru reflektif tingkat lanjut di kelas online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris berada pada tingkat lanjut dalam berpikir reflektif. Karena studi ini hanya berfokus pada mendeskripsikan bagaimana mereka mempersepsikan diri mereka sendiri, studi lebih lanjut yang menjelaskan bagaimana mereka merefleksikan proses belajar mengajar mereka dalam tindakan nyata diperlukan untuk dilakukan.Abstract: This descriptive study investigated how English teachers perceived themselves as reflective thinking practitioners during online learning. Two English teachers in SMAN 1 Sukasada who have been teaching for almost ten years responded to the reflective teaching skill scale questionnaire containing 20 statements. The data result showed that the English teacher at SMAN 1 Sukasada perceived themselves as advanced reflective teachers in the online classroom. The result indicates that the English teachers in an advanced level of reflective thinking. As this study only focused on describing how they perceived themselves, further study explaining how they reflect on their teaching and learning process in actual action is needed to carry out.
Persepsi Mahasiswa dalam Pemilihan Media dan Metode Pembelajaran Online di Perguruan Tinggi Oktaviani, Herlina Ike
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p167

Abstract

Abstrak: Hasil survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) 92% peserta didik mengalami banyak masalah dalam pembelajaran daring selama pandemi. Hal ini disebabkan peserta didik tidak mendapatkan pembimbingan secara langsung dengan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi mahasiswa terhadap pemilihan media dan metode dalam pembelajaran online. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method menggunakan desain the explanatory sequential design. Persepsi mahasiswa yang terdiri dari 221 orang mengungkapkan  bahwasannya teleconference/tatap maya merupakan metode yang paling efektif dibandingkan video tutorial, diskusi/chat, studi kasus dan tugas mandiri. Pemanfaatan video juga menjadi pilihan mahasiswa untuk mempermudah dalam memahami pesan pembelajaran. Selain itu kesesuaian tujuan, isi, metode, media dan evaluasi juga sangat diperlukan. Pemilihan platform yang mudah diakses dan low cost menjadi pilihan paling tepat untuk pembelajaran daring mengingat kemampuan dan jangkauan di setiap daerah berbeda-beda. Diharapkan dari penelitian ini menjadi referensi bagi dosen dalam memilih dan memanfaatkan media dan metode pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran online.Abstract: The results of the SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) survey showed that 92% of students experienced many problems in brave learning during the pandemic. This is because students do not get direct guidance from educators. This study aims to investigate student perceptions of the selection of media and methods in online learning. The research method used is a mixed-method using The Convergent Parallel Design. The perception of students consisting of 221 people revealed that teleconference/virtual face-to-face is the most effective method compared to video tutorials, discussions/chats, case studies, and independent assignments. The use of video is also a choice for students to make it easier to understand the learning message. other than that in accordance with the objectives, content, methods, media, and evaluation are also very necessary. The choice of a platform that is easily accessible and low cost is the most appropriate choice for bold learning given the different capabilities and reach in each region. It is hoped that this research will become a reference for lecturers in choosing and utilizing appropriate media and learning methods in online learning.
Analisis Faktor-Faktor Kesuksesan E-Learning dalam Meningkatkan Proses Belajar Mengajar Di Universitas Telkom Sary, Fetty Poerwita; Prasetio, Adhi; Moslem, Milleniartha
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p194

Abstract

Abstrak: Dalam rangka mengantisipasi fenomena belajar daring yang terus berkembang,  Universitas Telkom melakukan uji coba kuliah secara blended learning. Hal tersebut penting dilakukan untuk meningkatkan kesuksesan implementasi e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi kesuksesan implementasi e-learning. Sampel pada penelitian ini adalah 88 orang mahasiswa yang mengambil mata kuliah E-Commerce dan Data Management yang merupakan mata kuliah uji coba blended learning berbasis platform e-learning CELOE di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom. Alat pengumpulan data berupa kuesioner disebarkan secara online dan kemudian diolah menggunakan teknik analisis PLS-SEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sistem berpengaruh terhadap penggunaan sistem e-learning, namun tidak berpengaruh terhadap kepuasan pemakai, kualitas informasi berpengaruh terhadap penggunaan sistem dan kepuasan pemakai, efikasi diri berpengaruh terhadap penggunaan sistem, namun tidak berpengaruh terhadap kepuasan pemakai, efikasi diri berpengaruh terhadap budaya belajar, namun tidak berpengaruh terhadap kesuksesan e-learning, penggunaan sistem berpengaruh terhadap kepuasan pemakai, dan kesuksesan e-learning, kepuasan pemakai berpengaruh terhadap kesuksesan e-learning, budaya belajar berpengaruh terhadap kepuasan pemakai dan budaya belajar berpengaruh sedang terhadap kesuksesan e-learning. Hasil-hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor kualitas sistem, kualitas  informasi dan efikasi diri dapat digunakan untuk meningkatkan kesuksesan implementasi e-learning. Abstract: To anticipate the phenomenon of online learning that continues to grow, Telkom University conducts lecture trials using blended learning. This process is important to increase the successfulness of e-learning implementation. This study aims to investigate what factors influence the successful implementation of e-learning. The sample in this study were 88 students who took the E-Commerce and Data Management courses which are the trial courses for blended learning based on the CELOE e-learning platform at the Faculty of Economics and Business, Telkom University. Data collection tools are questionnaires distributed online and then processed using the PLS-SEM analysis technique. The results of this study indicate that the quality of the system affects the use of the E-Learning system, but has no effect on user satisfaction, the quality of information affects the use of the system and user satisfaction, self-efficacy affects the use of the system, but does not affect user satisfaction, self-efficacy affects the learning culture, but does not affect the success of e-learning, the use of the system affects user satisfaction, and the success of e-learning, user satisfaction affects the success of e-learning, learning culture affects user satisfaction and learning culture has a moderate effect on the success of e-learning . The results of this study indicate that the system quality, information quality and self-efficacy factors can be used to increase the success of e-learning implementation.
Hubungan Self Control dengan Internet Addiction Disorders dan Kecemasan Siswa dalam Menghadapi Ujian Ardiansyah, Faris; Degeng, I Nyoman Sudana; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p122

Abstract

Abstrak: Self control pada siswa mempengaruhi siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, salah satunya dalam mengatasi masalah yang saat ini sering terjadi, yaitu Internet Addiction Disorders, tetapi tidak terdapat hubungan signifikan dalam kecemasan siswa ketika sedang menghadapi ujian. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara self control dengan Internet Addiction Disorders dan kecemasan siswa dalam menghadapi ujian. Terdapat hubungan antara self control dengan Internet Addiction Disorders pada responden. Terbukti dengan adanya nilai sig. F uji korelasi yang bernilai 0,00 lebih kecil dari nilai 0,05.Dan tidak terdapat hubungan antara self control dengan kecemasan siswa saat menghadapi ujian pada responden. Terbukti dengan adanya nilai sig. F uji korelasi yang bernilai 0,163 yang lebih besar dari nilai 0,05. Yang artinya dalam penelitian  ini antara self control dengan kecemasan siswa dalam menghadapi ujian tidak terdapat hubungan yang signifikan.Abstract: Self control in students affects students in achieving learning goals, one of which is in overcoming problems that currently often occur, namely Internet Addiction Disorders, but there is no significant relationship in student anxiety when facing exams. The purpose of this study is to determine whether there is a relationship between self-control with Internet Addiction Disorders and student anxiety in facing exams. There is a relationship between self control and Internet Addiction Disorders in respondents. Proven by the value of sig. The F correlation test with a value of 0.00 is smaller than the value of 0.05. And there is no relationship between self control and student anxiety when facing exams on respondents. Proven by the value of sig. F correlation test with a value of 0.163 which is greater than the value of 0.05. Which means that in this study, there is no significant relationship between self-control and student anxiety in facing exams.
Kajian Literatur Sistematis Blended Learning dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMK Aritantia, Yuanita; Muslim, Supari; Wibowo, Theodorus Wiyanto; Rijanto, Tri; Cholik, Mochamad
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p178

Abstract

Abstrak: Covid-19 memberikan pengaruh kepada berbagai sektor salah satunya pendidikan. Proses perubahan model pembelajaran dari face to face menjadi daring dan luring maupun kombinasi yang dapat memberikan pengaruh. Siswa mengeluhkan kurangnya interaksi bersama guru sehingga kehilangan motivasi belajar yang dapat menurunkan hasil belajar sehingga perlu alternatif pemecahan masalah tersebut. Karenanya, peneliti meneliti mengenai bagaimana penerapan model blended learning pada siswa SMK serta pengaruhnya menggunakan berbagai media e learning terhadap motivasi dan hasil belajar menggunakan metode penelitian kajian literatur sistematis agar nantinya sebagai pertimbangan pelaksanaan blended learning di masa covid 19. Kesimpulannya, model blended learning menggunakan media online e learning Edmodo, LMS Moodle, maupun Google Classroom menghasilkan hasil yang sama yaitu dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Namun, google classroom lebih direkomendasikan.Abstract: Covid-19 has had an impact on various sectors, one of which is education. The process of changing the learning model from face to face to online and offline as well as a combination that can have an impact. Students complain about the lack of interaction with the teacher so that they lose motivation to learn which can reduce learning outcomes so that alternative solutions are needed. Therefore, researchers examined how the application of the blended learning model to vocational students and the effect of using various e-learning media on motivation and learning outcomes using a systematic literature review research method would be used as a consideration for the implementation of blended learning during the covid 19 periods. In conclusion, the blended learning model uses media online e-learning Edmodo, LMS Moodle, and Google Classroom produced the same results, namely increasing student motivation and learning outcomes. However, Google Classroom is more recommended.  
Pengembangan Aplikasi Mobile Learning untuk Perangkat Pembelajaran Berbasis Education for Sustainable Development Fitria, Ajeng; Hamdu, Ghullam
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p134

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile learning perangkat pembelajaran berbasis Education for Sustainable Development (ESD). Jenis penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan dengan teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara dan Focus Group Discussion (FGD). Data hasil observasi dan wawancara menjadi bahan studi pendahuluan untuk mengetahui ketersediaan perangkat pembelajaran di sekolah dasar. Proses FGD dilaksanakan oleh tim pengembang yang terdiri dari 7 orang dan 1 orang tim ahli. Melalui proses FGD dihasilkan kesepakatan tim untuk mengembangkan aplikasi mobile learning perangkat pembelajaran berbasis ESD yang mencakup konsep ESD, dokumen perangkat pembelajaran serta video penggunaan perangkat pembelajaran berbasis ESD. Produk aplikasi mobile learning perangkat pembelajaran berbasis ESD masih pada tahap versi alpha (V.0.01.1). Sebab, hasil validasi produk oleh beberapa ahli menunjukkan bahwa aplikasi masih memerlukan perbaikan berupa pengurangan atau penembahan fitur.Abstract: This research aims to develop a mobile learning application based on Education for Sustainable Development (ESD). This type of research is research and development with data collection techniques including observation, interview, and Focus Group Discussion (FGD). Observation and interview data become preliminary study materials to determine the availability of learning tools in elementary schools. The FGD process is carried out by a development team of 7 people and 1 expert team. Through the FGD process, a team agreement was produced to develop an ESD-based learning device mobile learning application that includes the concept of ESD, learning device documents, and video usage of ESD-based learning tools. ESD-based learning device mobile learning application product is still at alpha version stage (V.0.01.1). Because, the results of product validation by some experts show that the application still needs improvement in the form of reduction or deed of features.
Pengembangan Sistem Informasi E-Lesson Plan Pada Pendidikan Anak Usia Dini Gonadi, Leni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p146

Abstract

Abstrak: Penelitian ini didasari oleh kebutuhan pengelolaan data perencanaan pembelajaran yang dilakukan pendidik berbasis sistem informasi. Penelitian bertujuan mengembangkan sistem informasi e-lesson plan PAUD yang memfasilitasi pendidik dalam pengambilan keputusan perencanaan pembelajaran meliputi kalender pendidikan, rancangan semester, rancangan mingguan dan rancangan harian. Model pengembangan prototipe digunakan dalam proses penelitian ini. Evaluasi formatif oleh pengguna yaitu pendidik anak usia dini, menunjukkan tingkat kesesuaian dengan unsur-unsur perangkat pembelajaran sebesar 83,3%, dan tingkat kepraktisan sistem sebesar 84,2%. Kepraktisan dan kesesuaian sistem informasi e-lesson plan PAUD berpengaruh sebesar 73,3% dalam pengelolaan data keputusan perencanaan yang dilakukan oleh pendidik. Hasil penelitian menunjukkan e-lesson plan PAUD praktis dan sesuai digunakan dalam keputusan penyusunan perangkat perencanaan pembelajaran oleh pendidik.Abstract: The researcher focuses based on the need for data management of learning planning carried out by educators based on information systems. The research objective is to develop an e-lesson plan early childhood education information system that facilitates educators in making learning planning decisions, including educational calendars, semester programs, weekly programs and daily programs. The researcher chose the prototype development model used in this research process. Formative evaluation by users, namely early childhood educators, showed that conformity with the elements of learning tools was 83.3%, and the practicality level of the system was 84.2%. The practicality and suitability of the PAUD e-lesson plan information system affect 73.3% in the management of planning decision data made by educators. The results of the study show that the PAUD e-lesson plan is practical and suitable for use in making decisions about learning planning tools by educators.
Analysis of The Formative Assessment Planning During Online Learning: A Case Study Mahendra, Kadek Agus Toni; Dewi, Ni Luh Putu Eka Sulistia; Wahyuni, Luh Gede Eka
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p157

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan penilaian formatif guru mata pelajaran bahasa Inggris dalam pembelajaran online di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, lima Guru bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Singaraja dipilih menjadi subjek dalam penelitian ini. Subjek dipilih dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumen dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua guru bahasa Inggris sudah mengintegrasikan perencanaan penilaian formatif ke dalam rencana pembelajaran. Teknik penilaian formatif yang disiapkan oleh guru bahasa Inggris dalam pembelajaran online yaitu teknik bertanya, penugasan formatif, ulangan harian, diskusi, dan penilaian diri. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa dimensi kriteria keberhasilan masih perlu diperhatikan dan ditingkatkan guna memaksimalkan manfaat penilaian formatif dalam pembelajaran online.Abstract: This study aimed at analyzing the teachers’ formative assessment planning for English subject in online learning at SMP Negeri 1 Singaraja. This study used qualitative descriptive research design. fives English teachers at SMP Negeri 1 Singaraja were used as subject in this study. The subjects were chosen by purposive sampling technique.  The data collection methods employed were document study and interview to answer the research question qualitatively. The findings showed that all English teachers successfully integrated formative assessment planning into their lesson plan. There were formative techniques that appear in the lesson plan, such as questioning technique, formative task, daily test, online discussion, and self-assessment. This results of the study also showed that the dimensions of success criteria still need to be considered and improved in order to maximize the benefit of formative assessment in online learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 9