Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan Standar Pengelolaan Sekolah Luar Biasa Berbasis Digital untuk Mewujudkan Smart School Society 5.0 Rizqi Fajar Pradipta; Dimas Arif Dewantoro; Ence Surahman; Herlina Ike Oktaviani
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Dharma Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v1i2.284

Abstract

Dapodik adalah salah satu alat yang dibuat untuk pengelolaan manajemen sekolah berbasis ICT. Oleh karenanya penting sekali pada era saat ini untuk mendigitalisasi pengelolaan sekolah agar lebih mudah dalam pengawasan dan pengontrolan. Solusi yang diberikan pada dasarnya adalah pemberian pelatihan dalam meningkatkan sumber daya manusia di Sekolah Luar Biasa Dharma Wanita Sidoarjo terkait dengan Teknologi Informasi Komputer serta membantu merancang Blue Print Smart School Society 5.0. untuk SLB – B Dharma Wanita Kabupaten Sidoarjo. Tahapan pelatihan dijabarkan pada bagian Metode Pelaksanaan. Hasil Pengabdian ini berupa pemanfaatan Teknologi Informasi Komputer dimanfaatkan oleh guru dengan melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi pembelajaran, serta hasil atau report Progres siswa dapat dilakukan secara digital, pada tenaga kependidikan (Staff/Tendik) dapat melakukan seluruh proses administrasi seperti pendaftaran siswa, surat menyurat, dan segala bentuk administrasi lainya kedalam bentuk digital, pada kepala sekolah dapat melakukan kontrol presensi, aktifitas pembelajaran guru, serta agenda kegiatan sekolah dalam bentuk digital
Grand Design Rafting dan Tubing di Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang Sebagai Desa Wisata Air Rizqi Fajar Pradipta; Dimas Arif Dewantoro; Herlina Ike Oktaviani
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2 No 3 (2021)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v2i3.670

Abstract

Desa Sukorejo merupakan salah satu desa dari 14 desa yang berada di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Desa Sukorejo memiliki 3 dukuh yaitu Dukuh Mbedali, Dukuh Jengglong, dan Dukuh Diyeng. Batas-batas Desa Sukorejo yaitu sebelah utara dan timur Desa Bulupitu Kecamatan Gondanglegi, sebelah selatan Desa Brongkal Kecamatan Pagelaran dan sebelah barat Desa Kedungpendaringan Kecamatan Kepanjen. Salah satu bentuk wisata yang ingin dibangun oleh pihak Desa Sukorejo adalah wisata rafting dan tubing. Ide ini timbul karena adanya sungai Brantas yang mengalir disepanjang pinggir Desa Sukorejo. Berdasarkan hasil survey dan koordinasi dengan pihak desa, akan mendesain wisata rafting dan tubing Arsa Sewu yang nantinya akan memiliki 4 pos dengan total panjang keseluruhan kurang lebih mencapai 2 km
Peningkatan Mutu Pengelolaan Data Administrasi Pembelajaran melalui Sistem Administrasi Sekolah Inklusi (SIADSI) Berbasis Website bagi Guru Pendamping Khusus Rizqi Fajar Pradipta; Herlina Ike Oktaviani; Dimas Arif Dewantoro; Riza
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i3.1033

Abstract

Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk menjawab permasalahan yang menjadi focus kegiatan yaitu 1) tidak adanya suatu sistem infentarisir administratif yang baik; 2) guru pendamping khusus belum memiliki kemampuan dalam mengelola administrasi pembelajaran yang baik). Dengan menggunakan SIADSI berbasis website yang berguna untuk membantu dalam Menyusun dan mengelola arsip data pembelajaran siswa berkebutuhan khusus oleh Guru Pendamping Khusus. Hasil dari kegiatan ini didapati adanya peningkatan komptensi peserta khususnya dalam pengelolaan arsip data pembelajaran siswa berkebutuhan khusus.
Peningkatan Digital Skills dan Produktifitas Guru Pamong PPL Program PPG UM Melalui Pendampingan Sistem Pembelajaran MOOCS Berbasis Hybrid Learning Makbul Muksar; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Prihanto Trihutomo; Herlina Ike Oktaviani; Dedi Tiarno
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i3.280

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) melakukan pelatihan para guru pamong PPL PPG membuat teknologi MOOC; (2) melakukan pendampingan para guru pamong PPL PPG dalam menggunakan teknologi MOOC; dan (3) melakukan evaluasi perbedaan pemahaman guru pamong PPL PPG sebelum dan setelah pelatihan pembuatan MOOC. Pada pelaksanaan pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu metode demonstrasi dengan pendekatan diskusi kelompok dan studi kasus. Berdasarka pelaksanaan kegiatan ini, maka disimpulkan beberapa hal. Pertama, kegaitan pengabdian yang dilaksanakan dilakukan melalui beberapa tahapan pelatihan dengan materi yang bertingkat, hal itu karena sebagai bentuk konsep pelatihan mendalam sesuai dengan tahapan pelatihan terstruktu. Kedua, setelah kegiatan ini behasil dilakukan, terdapat 40 orang guru (peserta kegiatan) mampu menggunakan sistem MOOC dengan mahir. Ketiga, para guru tersebut mampu membuat dan mengembangkan konten dengan sangat cermat sesuai dengan bidang dan kompetensi keahlian masing-masing. Keempat, tingkat pemahaman guru-guru SMP memiliki presentasi di atas 85% sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan keterampilan guru (peserta) mengalami peningkatan yang signifikan. Kelima, kegiatan diseminasi dan pendampingan sistem pembelajaran moocs berbasis hybrid learning terbukti efektif meningkatkan digital skills dan produktifitas guru pamong PPL program PPG UM.
Persepsi Mahasiswa dalam Pemilihan Media dan Metode Pembelajaran Online di Perguruan Tinggi Oktaviani, Herlina Ike
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p167

Abstract

Abstrak: Hasil survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) 92% peserta didik mengalami banyak masalah dalam pembelajaran daring selama pandemi. Hal ini disebabkan peserta didik tidak mendapatkan pembimbingan secara langsung dengan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi mahasiswa terhadap pemilihan media dan metode dalam pembelajaran online. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method menggunakan desain the explanatory sequential design. Persepsi mahasiswa yang terdiri dari 221 orang mengungkapkan  bahwasannya teleconference/tatap maya merupakan metode yang paling efektif dibandingkan video tutorial, diskusi/chat, studi kasus dan tugas mandiri. Pemanfaatan video juga menjadi pilihan mahasiswa untuk mempermudah dalam memahami pesan pembelajaran. Selain itu kesesuaian tujuan, isi, metode, media dan evaluasi juga sangat diperlukan. Pemilihan platform yang mudah diakses dan low cost menjadi pilihan paling tepat untuk pembelajaran daring mengingat kemampuan dan jangkauan di setiap daerah berbeda-beda. Diharapkan dari penelitian ini menjadi referensi bagi dosen dalam memilih dan memanfaatkan media dan metode pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran online.Abstract: The results of the SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) survey showed that 92% of students experienced many problems in brave learning during the pandemic. This is because students do not get direct guidance from educators. This study aims to investigate student perceptions of the selection of media and methods in online learning. The research method used is a mixed-method using The Convergent Parallel Design. The perception of students consisting of 221 people revealed that teleconference/virtual face-to-face is the most effective method compared to video tutorials, discussions/chats, case studies, and independent assignments. The use of video is also a choice for students to make it easier to understand the learning message. other than that in accordance with the objectives, content, methods, media, and evaluation are also very necessary. The choice of a platform that is easily accessible and low cost is the most appropriate choice for bold learning given the different capabilities and reach in each region. It is hoped that this research will become a reference for lecturers in choosing and utilizing appropriate media and learning methods in online learning.
Analysis Of Technological, Pedagogical, And Content Knowledge (TPACK) Competencies Of Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Teacher Education Students As A 21st Century Learning Framework Badruzzaman, Achmad; Ulfa, Saida; Oktaviani, Herlina Ike
Proceedings Series of Educational Studies 2024: The 3rd International Conference on Educational Management and Technology (ICEMT) 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technology plays an important role as a tool, process, and resource for learning and implementing learning. The use of technology apart from offering various opportunities for better and more interesting learning experiences, also poses big challenges. Religion-based educational institutions, in this case madrasas, are required to be able to adapt to modern scientific discourse. TPACK, which is a knowledge framework, exists to explain the three main components of teacher knowledge (content, pedagogy, and technology). This research aims to describe the TPACK competencies of madrasah ibtidaiyah teacher education students. The method used is descriptive quantitative research method. Data was obtained from students of the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program (PGMI) Ma'had Aly Al-Hikam Islamic College (STAI) Malang Academic Year 2023/2024 who had implemented the School Field Introduction (PLP) program. The results of the research show that the competency of madrasah ibtidaiyah teacher education students is in the good category with details Technological Knowledge (TK), Content Knowledge (CK) and Pedagogical Content Knowledge (PCK) is categorized as high value while aspect Pedagogical Knowledge (PK), Technological Content Knowledge (TCK), Technological Pedagogical Knowledge (TPK), and Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) is categorized as medium value. Keywords: 21st Century; TPACK; Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Students
The Effect of Using Podcast-Based Video on Student Learning Outcomes Kesuma, Dany Wijaya; Soepriyanto, Yerry; Oktaviani, Herlina Ike
Proceedings Series of Educational Studies 2024: The 3rd International Conference on Educational Management and Technology (ICEMT) 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Podcasts are media files distributed via the internet that can be accessed repeatedly by its users. This study aims to determine the effect of podcast-based video media on the learning outcomes of learners. The subjects of this study were educational technology students class of 2023. data collection was carried out using tests. This research includes quasi-experimental quantitative research. This research uses the Independent Sample T-Test Test. From the results of data processing, it was found that the Asymp.Sig (2-tailed) value was 0.000
Implementasi Model Pengelolaan PPL PPG Prajabatan Berbasis Website Di Universitas Negeri Sari, Zihan Novita; Darmawan, Arief; Oktaviani, Herlina Ike; Yafie, Evania; Pristiani, Riska; Fajar Kusuma, Paundra Wangsa
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2025): In Press
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i2.7993

Abstract

Pengelolaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Negeri Malang (UM) masih menghadapi berbagai tantangan administratif dan koordinatif akibat sistem manual yang digunakan. Dengan optimalisasi melalui pelatihan pengguna, peningkatan infrastruktur, dan integrasi kebijakan akademik, sistem ini berpotensi menjadi model pengelolaan PPL yang lebih modern dan efektif penelitian ini melibatkan mahasiswa PPG, dosen pembimbing, dan guru pamong sebagai partisipan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis website mampu meningkatkan transparansi evaluasi, mempercepat monitoring mahasiswa, serta mempermudah komunikasi antara pemangku kepentingan. Namun, beberapa tantangan masih ditemukan, seperti kesiapan pengguna dalam beradaptasi dengan teknologi, kendala infrastruktur, serta resistensi terhadap perubahan sistem. Dengan optimalisasi melalui pelatihan pengguna, peningkatan infrastruktur, dan integrasi kebijakan akademik, sistem ini berpotensi menjadi model pengelolaan PPL yang lebih modern dan efektif
Arranging Solar Energy For Farming Life: Designing A Solar Power Generation System As A Solution For Rice Field Irrigation In Kemulan Village, Turen District, Malang Regency Prasetya, Luhur Adi; Rizaldy, Muhammad Ridha; Oktaviani, Herlina Ike; Ichwanto, Muhammad Aris; Wibowo, Satrio Adji; Rofiudin, Amir; Haq, Salsabila Thifal Nabil; Hendranawan, Rian Syahmulloh; Wibowo, Ary Agung; Widiyawati, Irva; Muttaqiyah, Khusnul; Permataningtyas, Anisa; Samodra, Joko
Journal of Sustainable Innovation Engineering Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/sustainable.v1i2.7

Abstract

This research aims to design and test a solar power generation system (PLTS) as an alternative energy solution for agricultural irrigation in Kemulan Village, Turen District, Malang Regency. The method used is Research and Development (R&D) with the 4D model: Define, Design, Develop, and Disseminate. The define stage shows that farmers experience limited access to energy and high irrigation costs, with an average daily energy requirement of 1,500 Wh and operational costs of Rp 300,000-500,000 per season. Based on this data, a solar PV system was designed using two 100 Wp solar panels, a 12V DC pump, and an MPPT controller. Simulation through PVsyst showed an energy output of 1,620 Wh/day, while field testing produced 1,560 Wh/day with a water discharge of 70 liters/minute. Expert validation results show the system has high efficiency (86-88%), is easy to operate, and has the potential to be replicated. End-user evaluations showed positive scores on the aspects of convenience, usefulness, and re-adoption intention. The findings prove that a local needs-based approach and active involvement of farmers in the design to evaluation process can produce renewable technology systems that are applicable, efficient, and socially acceptable in the rural agricultural sector.
Eksplorasi Video TikTok sebagai Sumber Belajar Konten Matematika Darmawan, Puguh; Rofiki, Imam; Oktaviani, Herlina Ike; Nugroho, Citra Maulidyah Rahmawati; Dewi, Vera Melinia; Pramudya, Stansa Senia; Alaiya, Syekha Vivi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik video TikTok sebagai sumber belajar konten matematika pada materi operasi hitung pembagian pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Video TikTok yang diteliti pada penelitian ini dikategorikan menjadi dua jenis yaitu, (1) Video 1 adalah video TikTok yang menyajikan pemecahan masalah dengan trik cepat, dan (2) Video 2 adalah video TikTok yang menyajikan pemecahan masalah secara mendetail. Teknik analisis data yang digunakan adalah interaktif, meliputi (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) kesimpulan/verifikasi. Satu video dipilih dari setiap kategori untuk dianalisis karakteristiknya sebagai sumber belajar matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Video 1 belum efektif digunakan sebagai sumber belajar karena menimbulkan paradigma yang kurang baik bagi viewers. Sementara itu, Video 2 cukup efektif digunakan sebagai sumber belajar karena dapat menumbuhkan kemampuan berpikir matematis melalui pemahaman konsep matematika bagi viewers. Penelitian ini menemukan bahwa, video TikTok dapat digunakan sebagai sumber belajar matematika dengan mempertimbangkan karakteristik dari penyajian pemecahan masalahnya. Pemahaman terhadap karakterisasi video TikTok ini dapat digunakan pendidik dan calon pendidik sebagai pertimbangan dalam pemilihan sumber belajar dan perbaikan pembelajaran.