cover
Contact Name
Yudha Eka Nugraha
Contact Email
yudhaekanugraha@gmail.com
Phone
+6281236395938
Journal Mail Official
yudhaekanugraha@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Negeri Kupang Kampus Penfui : Jalan Adisucipto P.O. BOX 139 Kupang Telp. (0380) 881246, 881245 Fax.(0380) 881245
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
ISSN : 26222876     EISSN : 26854511     DOI : https://doi.org/10.32511/tourism.v2i2.620
Jurnal Tourism adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang yang mempublikasikan hasil penelitian yang berhubungan dengan tema Perjalanan Wisata, Perhotelan, Budaya, Destinasi, dan Event. Jurnal ini akan diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
PENGARUH JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN DI GRAND BASKO HOTEL PADANG Donna Selviana; Feri Ferdian
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 6 No 2 (2023): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v6i2.1097

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ditemukan permasalahan terkait turnover intention dan job insecurity yang dialami oleh karyawan dilingkungan kerja. Maka penelitian bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh job insecurity terhadap turnover intention karyawan di Grand Basko Hotel Padang. Jenis dari penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal, jenis penelitian digunakan untuk mengetahui pengaruh job insecurity terhadap turnover intention karyawan yang bekerja di Grand Basko Hotel Padang. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan yang berkerja di Grand Basko Hotel Padang dengan total sampel 76 .Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu teknik sampel jenuh. Pengumpulan dapat dilakukan melalui data primer dan sekunder dengan cara penyebaran angket kepada karyawan hotel. Pengujian hipotesisdari penelitian penulis menggunakan uji regresi linear sederhana yang dikelola dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26.00. Hasil penelitian: 1) Job Insecurity termasuk dalam kategori cukup tinggi (67.93%), 2) Turnover intention dengan kategori tinggi (66.60%). Dapat dilihat pengaruh dari variabel independenjob insecurity dengan variabel dependen turnover intention sehingga didapatkan hasil nilai R squareyaitu 0.085 sehingga dapat diterjemahkan pengaruh antara variabel independen job insecurity terhadap variabel dependenturnover intention yaitu 8,5%. Hasil yang diperoleh dari Uji hipotesis regresi linear sederhana mendapatkan nilai F hitung sebesar 6.898 dengan sign 0.010 dengan taraf signifikansi ˂ 0.05 dan didapatkan nilai t 3.311 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dimana variabel job insecurity atau variabel X memiliki pengaruh signifikansi terhadap turnover intention sehingga penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan atau pedoman untuk peneliti lainnya tentang pengaruh job insecurity terhadap turnover intention di sebuah Hotel.
GAYA HIDUP MASYARAKAT LOKAL SESUDAH HADIRNYA CAI ASEM (CAS) WATER PARK Rani Muhardiana
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 6 No 2 (2023): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v6i2.1135

Abstract

The title of research is “Lifestyle on Local Community After the Present Cai Asem (CAS) Water Park”. The background of the research because of the social interaction between local communities and tourist to lead changes in the pattern or the values of community life. Aripin (2005:2) in Manahati Zebua (2016: 316). The sources of Lifestyle from Wheels and Tiger (1971: 27-35) in Solomon “Consumer Behavior” (2011:264) and in Wayan Weda Asmara Dewi (2022: 93). Purpose of this research is to know the lifestyle on local community. Determine whether or not changes or diffeences before and after the presence of Cai Asem (CAS) Water Park. The research has four variable, the first variable is (X1) “ Activities Variable” with Work Indicator (X1.1), Social Event Indicator (X1.2), Entertainment Indicator (X1.3). The second variable or (X2) “Interest Variable” with Home Indicator (X2.1), Fashion Indicator (X2.2), Food Indicator (X2.3). Third variable is (X3) “Opinions Variable” with Business Indicator (X3.1), Education Indicator (X3.2), Culture Indicator (X3.3). The last variable (X4) ‘’Demographics Variable” with Income Indicator (X4.1), Occupation Indicator (X4.2), Stage in Life Cycle Indicator (X4.3). Methods of research is descriptive and t-test, te scale of research is Interval and Accidental Sampling with screening process. Sources of data primer and secunder. The processing data use SPSS 16.0 program. To the biggest and changes in Demographics variables on Income Indicator, and the smallest changes in Opinions Variable on Culture Indicator. Overall the local community have a significant changes. For the next research please other dimention lifestyle.
PERAN ASOSIASI IFBEC BALI DALAM KEGIATAN GALA DINNER PADA RANGKAIAN KTT G20 DI LOTUS POND GARUDA WISNU KENCANA BALI I Ketut Wibawa
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 6 No 2 (2023): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v6i2.1098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Asosiasi IFBEC Bali dalam penyelenggaraan kegiatan Gala Dinner dalam rangkaian G20 yang diselenggarakan di Lotus Pond Garuda Wisnu Kencana Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penta helix pariwisata yang melibatkan asosiasi atau organisasi tidak terlibat langsung dalam kegiatan G20 dimana IFBEC Bali tidak menerima surat resmi yang masuk dalam kegiatan G20 khususnya untuk gala dinner di GWK Bali . Namun, ada beberapa peran yang dilakukan oleh anggota dan panitia dalam kegiatan gala dinner seperti bertindak sebagai leader atau pemimpin dengan menjalankan fungsi utamanya antara lain memimpin, memotivasi, mengembangkan, mengendalikan, dan mengarahkan untuk melakukan sesuatu sesuai standar yang telah ditentukan.
PENGARUH KEBERAGAMAN MENU TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA HOTEL ASTON KUPANG Friend Zakharia
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 6 No 2 (2023): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v6i2.1134

Abstract

Hotel Aston Kupang is a four-star hotel with 179 rooms on 18 floors that is responsible for all the quality of services offered including menu diversity that makes guests satisfied. In this study using descriptive statistical research methods and inferential statistics with 80 respondents by determining the number of samples using simple random sampling techniques. Data collection techniques using questionnaires, observations, irregular interviews and literature studies. This research uses data analysis techniques including: validity test, reliability test, simple linear regression test and the coefficient of determination. Based on simple linear regression analysis, the t value of 4.189 is more than t table 1.679, indicating that menu diversity has an effect on consumer satisfaction. The coefficient results obtained r squared value of 0.34 which means the effect of menu diversity on customer satisfaction at the Aston Kupang hotel is 34%.
PENGARUH VISITOR EXPERIENCE TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI DENGAN KEPUASAN PENGUNJUNG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA PENGUNJUNG MUSEUM ADITYAWARMAN PADANG) Gebi Tamara Manurung; Feri Ferdian
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 6 No 2 (2023): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v6i2.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah visitor experience memiliki pengaruh secara signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap minat berkunjung kembali yang di mediasi oleh kepuasan pengunjung di Museum Adityawarman Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan memakai pendekatan asosiatif kausal yang bersifat menanyakan ikatan antara 2 ataupun lebih variabel yang bersifat sebab akibat. Sampel dari penelitian ini merupakan 120 responden, metode pengambilan sampel yang digunakan merupakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Prosedur analisis data pada penelitian ini memakai path analysis dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0 guna menguji ikatan variabel mediasi dalam hipotesis. Hasil riset menunjukkan jika visitor experience mempunyai pengaruh yang disignifikan baik secara langsung serta tidak langsung terhadap minat berkunjung kembali dengan kepuasan pengunjung sebagai variabel intervening pada pengunjung di Museum Adityawarman Padang.
WISATA EDUKASI BERBASIS BUDAYA (KAJIAN PELESTARIAN BUDAYA) Protasius Tiberius Jehane; Christina Welly Plaituka; I Wayan Adi Putra Ariawan
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 6 No 2 (2023): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v6i2.1109

Abstract

Globalisasi melahirkan media informasi yang beragam. Imbasnya beragam pula, mulai dari akses informasi secepat kilat, hingga potensi penyebaran paham atau tradisi baru di tengah-tengah masyarakat. Dampak yang beragam ini tak selamanya baik, misalnya penyalahgunaan media itu sendiri, serta degradasi tradisi lokal yang disebabkan adanya referensi gaya hidup yang beragam, yang kemudian mengancam keberadaan tradisi dan produk budaya lokal. Dengan demikian upaya pelestarian budaya perlu dimaksimalkan sejalan dengan gempuran infomasi yang tak terbatas ini. Penelitian ini berisi tentang diskusi serta penyajian gambaran seberapa besar peluang pariwisata dengan konsep eduwisata mampu diandalkan sebagai salah satu media belajar budaya pada pendidikan formal. Penelitian ini diadakan di Kota Kupang sebagai Ibu Kota provinsi NTT yang memiliki beragam tradisi sera produk budaya. Metode deskriptif, berupa observasi dan wawancara mendalam terhadap pelaku usaha wisata, pendidik dan pemerintah. Diikuti penelusuran literatur dan analisa data sekunder yang diperoleh dari artikel, serta media informasi lainnya yang berkaitan dengan kajian ini. Terdapat beberapa pandangan yang mengaperesiasi gagasan ini, namun perlu ada dukungan dan projek lanjutan mengenai pertimbangan lain tentang potensi penerapan pembelajaran budaya dengan konsep eduwisata.
Peranan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam Pengembangan Wisata Kuliner lokal di Desa Tuamese Kabupaten Timor Tengah Utara Martarida Bagaihing; Juan B. Beno; Yudha Eka Nugraha; Christina Mariana Mantolas
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 6 No 2 (2023): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v6i2.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten TTU dalam Pengembangan wisata kuliner di Desa Tuamese, Kabupaten TTU. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sedangkan sumber datanya adalah data primer dan data sekunder. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dan observasi berdasarkan 6 indiktor yaitu Regulator, Dinamisator, Fasilitator, katalisator, Wisata Kuliner dan Makanan Khas. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan uji kebahasaan data. Hasil dari penelitan menyimpulkan bahwa peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pengembangan wisata kuliner di Desa Tuamese Kabupaten TTU sangat penting karena berhubungan dengan pengembangan daya tarik wisata yang ada di Desa Tuamese. Namaun dalam penerapan peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata masih terbatas. Sebagai regulator sebatas pada perencanaan penyusunan peraturan desa untuk penyelengaraan kegiatan pariwisata. Sebagai dinamisator, peran Dinas Pariwisata dengan memberikan sosialisasi dan bimbingan terkait pengolahan kuliner. Sebagai Fasilitator, Dinas Pariwisata melakukan sosialisasi dan pelatiham terkait pengembangan potensi pariwisata yakni sosialisasi pembuatan kuliner dan sofinier di Desa Tuamese. Sebagai katalisator, Dinas Pariwisata belum terlibat maksimal karena semuanya masih dalam tahap rencana dan belum ada kegiatan yang terealisasi.
PENGARUH DAYA TARIK WISATA DAN ACARA JAMUAN MAKAN MALAM G20 INDONESIA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KEMBALI KE GARUDA WISNU KENCANA, BALI Pramesti, Dinar Sukma; Febriana, Febriana; Halim, Deddy Kurniawan
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 7 No 1 (2024): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v7i1.1222

Abstract

In 2022, Bali was chosen as the venue for the G20 Indonesia Summit. Several activities were carried out, one of which was a dinner entitled 'Welcoming Dinner and Cultural Performance G20 Indonesia.' This event took place at the Garuda Wisnu Kencana (GWK) tourist destination. The research aims to determine the influence of the tourist attraction components at GWK on tourists' decisions to revisit Garuda Wisnu Kencana in Bali. This research is a mixed-method study that employs statistical analysis techniques using SPSS. The respondents included 50 domestic tourists who had previously visited GWK. The research results indicate that the tourist attraction of G20 Indonesia has a significant and positive influence on the decision to return to GWK. However, the tourist attraction component does not have a significant and positive effect on the decision to revisit GWK. It is hoped that this research can provide insights for tourist destination managers to identify the factors that influence tourists decisions to revisit a tourist destination.
PEMANFAATAN DAUN DALUMAN MENJADI MINUMAN CAPCIN CAU SEBAGAI PRUDUK KULINER UMKM KABUPATEN BANYUWANGI Handoko, Rudi Tri; Hariani, Indah Kurnia; Mecha, I Putu Sudhyana
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 7 No 1 (2024): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v7i1.1223

Abstract

Capcin Cau (Capcin Cau) is a coffee variant drink with cincau filling made from daluman leaves. The processing of Capcin cau culinary products is very easy and the nutritional content of daluman leaves which are good for health has led to innovative ideas for beverage processing for UMKM in Banyuwangi. The purpose of this study is to utilize daluman leaves as a culinary product that can generate high selling points and create new product innovation ideas for UMKM in Banyuwangi.Seeing this potential, an experiment was carried out using daluman leaves to make cappuccino cincau drinks. This study used a non-factorial randomized block design with organoleptic tests including hedonic quality tests and hedonic tests. The best treatment from the results of the Hedonic Quality Test was T1 with a score of 4.20 and the best treatment in the Hedonic Test was T1 with a score of 4.46. After the organoleptic testing was carried out, it was followed by analyzing the selling prices of these UMKM culinary products so that they could be known and enjoyed by the public.
KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN CLEANLINESS, HEALTH, SAFETY, & ENVIRONMENTAL SUSTAINABLE (CHSE) DI LABUAN BAJO NUSA TENGGARA TIMUR Tandilino, Sari Bandaso
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 7 No 1 (2024): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v7i1.1299

Abstract

The tourism industry has been one of the sectors most affected by the Covid-19 pandemic, as it was impacted the earliest, faced the highest risk of losses, and is experiencing the slowest recovery. By 2020, only 13% of the tourism industry in Indonesia had achieved CHSE certification, compared to the government’s target of 44,670. This situation has caused many tourists to be hesitant and unwilling to visit tourist destinations in NTT, particularly Labuan Bajo on Flores Island. It has put millions of livelihoods at risk and threatens the progress made towards the Sustainable Development Goals (SDGs). The aim of this research is to assess international tourists' satisfaction with the implementation of CHSE protocols in Labuan Bajo. Data collection will be conducted through distributing questionnaires and analyzing them using both quantitative and qualitative data analysis techniques. The study's results show that the satisfaction score for the alignment of importance and expectations in Labuan Bajo, Flores, is 94%, which falls into the "Very Good" category for the implementation of Cleanliness, Health, Safety, & Environmental Sustainability (CHSE) protocols.