cover
Contact Name
Rendika Vhalery / RDJE
Contact Email
rdje@unindra.ac.id
Phone
+6281271777755
Journal Mail Official
rdje@unindra.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No.80, RT.6/RW.1, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13760
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE)
ISSN : 24069744     EISSN : 26571056     DOI : http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v6i1
Core Subject : Education,
RDJE: Research and Development Journal of Education (ISSN 2657-1056 for the electronic version and ISSN 2406-9744 for the print version) first published in Oct 2014 is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, instructional methods, instructional strategy, instructional materials development, experiment, survey, and teacher development in Education Field. The journal is published by Universitas Indraprasta PGRI.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 60 Documents clear
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MASYARKAT AIR RAYA KABUPATEN NATUNA KEPULAUAN RIAU Mustaqim Mustaqim
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.16306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pendidikan agama Islam masyarakat Air Raya kabupaten Natuna Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian yang peneeliti lakukan ini menunjukan bahwa persepsi orang tua yang masih beragam terhadap pentingnya pendidikan agama Islam masyarakat Air Raya Kabupaten Natuna Kepulauan Riau. Persepsi terbagi menjadi dua yaitu persepsi positif dan persepsi negative. Persepsi positif ialah persepsi yang menganggap pendidikan agama Islam itu penting bagi kehidupan setiap orang dan persepsi negatif ialah persepsi yang menganggap bahwa pendidikan agama Islam itu tidak penting dalam kehidupan sehari-hari. Pesepsi yang masih beragam tersebut memiliki beberapa alasan yaitu: 1) Lemahnya tingkatan pemahaman yang dimiliki orang tua terhadap pendidikan agama Islam. 2) Lemahnya pemahaman anak-anak untuk termotivasi belajar pendidikan agama Islam. 3) Lemahnya dalam bidang perekonomian membuat terbatasnya orang tua dalam mendukung dan memberikan kesempatan kepada anak-anaknya agar mendapatkan Pendidikan yang baik dan semakin meningkatnya pemahaman terhadap pendidikan agama Islam yang lebih baik 
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH STATISTIK Adi Permana; Ani Interdiana Candra Sari; Suhendra Suhendra
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.14905

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu pengaruh penerapan media pembelajaran e-learning sebagai upaya peningkatan hasil belajar mata kuliah statistik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan model Completely Randomized Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 mahasiswa yang dibagi kedalam dua kelas penelitian. Kelas penelitian pertama melakukan akktifitas kuliah statistik menggunakan media youtube. Kelas penelitian kedua melakukan akktifitas kuliah statistik menggunakan media zoom. Analisis data menggunakan nilai rata-rata hasil belajar pretest dan posttest pada setiap kelas penelitian dan membandingkan rata-rata hasil belajar menggunaan media yotube dan zoom. Data diperoleh dari responden dengan cara memberikan soal tes tulis (essay) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya baik pembelajaran sebelum menggunakan media e-learning (pretest) maupun pembelajaran setelah menggunakan e-learning (posttest). Hasil penelitian menunjukan 1) rata-rata hasil belajar mahasiswa yang menggunakan media pembelajaran e-learning youtube menunjukan perbedaan yang signifikan; 2) rata-rata hasil belajar mahasiswa yang menggunakan media pembelajaran e-learning zoom menunjukan perbedaan yang signifikan; 3) rata-rata hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah statistik baik yang menggunakan media youtube maupun yang menggunakan media zoom tidak menunjukan perbedaan yang signifikan
PENGARUH METODE RESITASI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMAS YAPEMRI DEPOK Siti Suaedah
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.17064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Resitasi Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMAS YAPEMRI Depok. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 12 SMAS YAPEMRI Depok yang berjumlah 85 siswa. Jumlah sampel sebanyak 46 siswa yang di ambil menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data diambil menggunakan dokumentasi dan kuesioner (angket). Hasil penelitian koefisien korelasi sebesar 0,78 menunjukkan ada hubungan yang sangat kuat antara Metode Resitasi Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa. Koefisien Determinasi sebesar 60,84% yang artinya Metode Resitasi berkontribusi sebesar 60,83% dan sedangkan sisanya 13,16% adanya kontribusi dari faktor-faktor lain, seperti kerjasama kelompok, disiplin, mandiri, kreatif, dan lain-lain yang mendukung Metode Resitasi. Hasil yang diperoleh pengujian hipotesis yang menunjukkan t hitung > t tabel dimana 8,209 > 0,291 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang sangat kuat dan signifikan antara Metode Resitasi terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMAS YAPEMRI Depok 
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN FIKIH MODEL BLENDED LEARNING BERBASIS ADDIE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Abd. Rohman; Asep Saepul Hamdani; Irma Soraya
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.13943

Abstract

Penelitian ini mengembangkan model blended learning berbasis ADDIE pada mata pelajaran fikih untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model blended learning berdasarkan ADDIE dan dibagi menjadi lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Pada tahap awal, peneliti melakukan studi literatur dan lapangan, mengembangkan desain dan rencana, serta mengembangkan melalui produksi model dan media pembelajaran, termasuk slideshow, flowchart, dan storyboard. Kemudian dilakukan pengujian terhadap siswa, dan terakhir dilakukan evaluasi, produk yang dihasilkan divalidasi oleh guru mata pelajaran sebagai ahli materi dan 3 ahli media dan presentasi untuk menilai kelayakan model pembelajaran dan laporan. Hasil penelitian dan pengembangan model blended learningpembelajaran fikih dikembangkan dengan pengembangan ADDIE dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan dan lapangan, dilanjutkan dengan angket untuk analisis deskriptif oleh validator yang menunjukkan bahwa produk pengembangan sangat persentase kelayakan 90% dan ahli material dinyatakan sangat layak digunakan 
ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB): A CASE STUDY OF KINDERGARTEN TEACHERS IN BEKASI CITY Griet Helena Laihad; Eka Suhardi
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.17042

Abstract

In childhood, when all of a child's functions and abilities are rapidly developing, it is the responsibility of adults to offer the proper stimulation so that their abilities can be optimally realized and developed. This emphasizes the significance of teaching staff/professional teachers in personality and social concerns, in addition to their pedagogy-related responsibilities. Thus, there is a demand for educators with organizational citizenship behavior (OCB). The purpose of this study is to investigate the factors that influence Organizational Citizenship Behavior (OCB) using a Case Study of 175 Kindergarten Teachers in Bekasi City. Organizational culture, leadership style, and decision making are the contributing elements. This study employs a quantitative methodology and path analysis techniques. (1) According to the study's findings, organizational culture has a direct influence on the organizational citizenship behavior of preschool teachers. (2) Leadership style influences directly the citizenship behavior of preschool teacher groups. (3) Decision-making has an immediate impact on the citizenship behavior of preschool teacher organizations. (4) The corporate culture has a direct impact on the decision-making process (5) The leadership style has a direct impact on the decision-making process. In order to improve the organizational citizenship behavior of preschool teachers, organizational culture, leadership style, and decision-making must be examined
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DI SMPN 20 BEKASI) Aulia Nurul Rosyidah; Ismeirita Ismeirita
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.13839

Abstract

Media sosial sebagai salah satu bentuk dari pesatnya perkembangan internet menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan saat ini. Peserta didik dikalangan remaja sebagai pengguna media sosial pasti sudah akrab sekali dengan teknologi internet, dimana mereka akan sangat mudah untuk mengakses apapun yang mereka ingin ketahui melalui fitur-fitur yang ditawarkan smartphone. Maka dari itu pengaruh media sosial terhadap perkembangan karakter remaja sangat memungkinkan, pembentukan karakter bagi peserta didik merupakan modal masa depan suatu negara. Penelitian ini dilakukan di SMPN 20 Bekasi dengan jumlah responden sebanyak 20 siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penggunaan media sosial dalam perkembangan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan bentuk kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah remaja memiliki fasilitas yang mendukung mereka dalam menggunakan media sosial sehingga dampak dan manfaat dari media sosial dapat mereka rasakan, baik yang positif maupun negatif. Peran sekolah maupun keluarga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter remaja. Meskipun begitu pengendalian diri yang dilakukan oleh para peserta didik juga harus ditingkatkan agar mereka mampu untuk mengelola media sosialnya agar berguna untuk perkembangan diri mereka sendiri
KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH ISTIQOMAH DESA SEI MENCIRIM KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Syubbanul Akhyaril Aliya; Rusydi Ananda; Yusuf Hadijaya
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.14081

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan: 1) Merencanakan kebijakan peningkatan mutu pendidikan siswa oleh guru Madrasah Istiqomah Ibtidaiyah Swasta di Desa Sei Mencirim; 2) Madrasah Istiqomah Swasta Istiqomah Sei Mencirim Program kerja guru yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa 3) Madrasah Istiqomah Swasta Istiqomah Desa Sei Mencirim, supervisi yang dipimpin guru. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Deli Serdang, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Madrasah Swasta Istiqomah Ibtidaiyah, Madrasah Swasta Istiqomah Ibtidaiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kebijakan perencanaan peningkatan mutu pendidikan siswa yang dilakukan oleh guru Madrasah Istiqomah Swasta Desa Istiqomah Sei Mencirim memerlukan beberapa pendekatan desain yang menampilkan praktik desain, yaitu; a) menganalisis kebutuhan siswa di kelas; b) menerapkan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa; c) menggunakan alat; d) menentukan teknik, jenis dan strategi pengajaran; e) anggaran untuk fasilitas dan layanan untuk meningkatkan fasilitas (infrastruktur). 2) Peningkatan kualitas pendidikan siswa berdasarkan kegiatan semester mingguan dan kegiatan tahunan pada program kerja guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta Istiqomah Desa Sei Mencirim yang dilakukan. Kegiatan tahunan ini terdiri dari kegiatan jangka pendek, menengah dan panjang. 3) Madrasah Istiqomah Swasta Kabupaten Deli Serdang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang Guru Desa Istiqomah Sei Mencirim mengawal peningkatan kualitas pendidikan bagi siswa melalui kegiatan pelatihan atau pengembangan dalam bentuk workshop guru 
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN RELIGIOSITAS SISWA DI MAN 1 NATUNA Hasmiza Hasmiza
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.16021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah dan alasan penerapannya dalam meningkatkan religiositas siswa di MAN 1 Natuna. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala MAN 1 Natuna dalam meningkatkan religiusitas siswa adalah dengan; 1) Power strategy (kekuasaan), dimana kepala madrasah menerapkan kebijakan integrasi jam pelajaran sekolah dengan kegiatan asrama, menghadirkan suasana religius di madrasah serta menerapkan metode reward and punishment. 2) Persuasive strategy (ajakan), digunakan oleh kepala madrasah dengan cara melibatkan siswa dalam kegiatan keagamaan masyarakat dan menunjuk pembina kegiatan penunjang religiositas yang sesuai dengan kompetensi atau keahlian. 3) Normative re-educative (keteladanan), melalui kepribadiannya yang selalu melakukan pengawasan serta ikut serta dalam kegiatan siswa baik yang sudah terencana maupun kegiatan tambahan. Alasan kepala madrasah menerapkan strategi tersebut adalah sebagai upaya untuk: a) melahirkan perubahan madrasah yang lebih baik, b) membiasakan siswa dalam pengamalan agama, dan c) untuk memudahkan kepala madrasah berikutnya dalam menjalankan tugas dan pembinaan
IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT PADA PEMBELAJARAN ISMUBA DI SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG Muhammad Fajar Hidayat; Tobroni Tobroni; Achmad Tito Rusady
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.16047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi prinsip-prinsip Total Quality Management pada pembelajaran Al Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus sebagai jenis penelitian. Peneliti mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan model yang diajukan oleh Miles and Huberman yaitu  mereduksi data, menyajikan data, dan memberikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Lokasi penelitian di SMP Muhammadiyah 06 Dau Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TQM pada pembelajaran ISMUBA berjalan dengan baik. Sekolah menerapkan prinsip-prinsip TQM diantaranya; perbaikan terus menerus, perubahan kultur, kepuasan pelanggan, kolega sebagai pelanggan, organisasi terbalik, pemasaran internal, profesionalisme dan mutu pembelajaran. Dampak TQM diantaranya; 1) Peningkatan mutu pembelajaran ISMUBA, 2) Terciptanya kesempatan belajar bagi siswa yang kurang mampu, 3) Pembentukan karakter melalui keteladanan, 4) Strategi belajar yang bervariasi. Penerapan TQM dalam bidang pendidikan butuh usaha dan waktu yang tidak sebentar. Dalam penerapannya terdapat kendala dari berbagai factor seperti; 1) Kualitas input yang beragam, 2) Kurangnya pemahaman orang tua tentang ciri khas sekolah Muhammadiyah dalam pelajaran ISMUBA dan, 3) Kurangnya penerapan di kehidupan sehari-hari oleh peserta didik. Beberapa solusi yang diberikan oleh sekolah diantaranya; 1) Pemisahan kelas sesuai kemampuan peserta didik, 2) Pengadaan musyawarah dengan wali murid yang lebih intensif, dan 3) Kerjasama antara guru dan orang tua dalam mendidik peserta didik
ANALISIS PROFIL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK SEBAGAI DATA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI KELAS XII SMA NEGERI 1 PALEMBANG Rafiska Rafiska; Rahmi Susanti
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.17043

Abstract

Kurikulum terbaru yaitu kurikulum merdeka menuntut untuk diterapkannya pembelajaran paradigma baru yang memberikan keleluasaan bagi pendidik untuk merancang pembelajaran dan assessmen yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik yang mengarahkan pembelajaran berpusat pada siswa. Salah satu contoh perbedaan karakteristik siswa dapat dilihat dari gaya belajarnya, perbedaan pada gaya belajar siswa ini dapat diakomodasi dengan cara melakukan pembelajaran berdiferensiasi sehingga pembelajaran dapat memenuhi kebutuhan peserta didik sesuai dengan karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan gaya belajar siswa kelas XII SMAN 1 Palembang sebagai data awal untuk penerapam pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini deskripstif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan website dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan cara mengelompokkan data diverivikasi untuk ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan didominasi oleh gaya belajar visual yaitu sebanyak 49%, kemudian gaya belajar auditori sebanyak 15% serta gaya belajar kinestetik sebanyak 36% serta dari tiga pengelompokkan diatas terdapat siswa yang memiliki kecenderungan gabungan. Pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan tujuan untuk mengakomodir perbedaan karakteristik siswa khususnya pada profil gaya belajar