cover
Contact Name
Sudarmadji
Contact Email
jrl@ity.ac.id
Phone
+6282127738443
Journal Mail Official
jrl@ity.ac.id
Editorial Address
Institut Teknologi Yogyakarta Jalan Gedong Kuning No.2, Jomblangan, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Lingkungan
ISSN : 14113244     EISSN : 27164470     DOI : 10.37412
Core Subject : Social, Engineering,
Journal Rekayasa Lingkungan provides immediate open access that publishes updates in environmental engineering sciences.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2018)" : 8 Documents clear
DEGRADASI LIMBAH KHROM DAN DAUR ULANG UNTUK BAHAN PROSES PENYAMAKAN KULIT DENGAN MENGGUNAKAN KOAGULAN KAPUR TOHOR Yuniyarti, Sri; Isbandi, Toni
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.388 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.18

Abstract

Industri penyamakan kulit adalah industri yang mengolah kulit mentah (hides atau skin) menjadi kulit tersamak (leather) dengan bahan penyamak. Prosesnya adalah dengan memasukkan bahan penyamak tertentu ke dalam jaringan serat kulit sehingga terjadi ikatan kimia antara bahan penyamak dengan serat kulit. Hasil dari proses penyamakan kulit tersebut diperoleh hasil samping yang berupa krom (Cr6+ yang bersifat karsinogenik).Kandungan khromium sebagai kromium total (Cr) dalam air bekas penyamakan krom berkisar 500-1500 mg/l. Konsentrasi kromium air buangan campuran dari proses penyamakan kulit akan menjadi sekitar 100-300 mg/l.Untuk menanggulangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah cair proses penyamakan kulit yang mengandung krom perlu dilakukan penanganan secara tepat, efektif dan efisien dengan teknologi ramah lingkungan dengan cara mendaur ulang sehingga limbah krom tersebut bisa dipakai kembali. Metode perlakuan Ph, prosentase penambahan kapur tohor, kecepatan pengadukan (rpm) dan waktu pengadukan menjadi variable yang sangat menentukan dalam mendaur ulang limbah krom tersebut sehingga didapat prosentase pemisahan kromium yang dapat terjadi pada keadaan optimal adalah sebesar 99,9850%
PEMANFAATAN LIMBAH PADAT SLAG NIKEL, ABU SEKAM PADI, DAN FLY ASH MENJADI PAVING BLOCK Aprianto, Yusril; Triastianti, Rita Dewi
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.443 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.24

Abstract

PT. Aneka Tambang Pomalaa Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara menghasilkan limbah buangan hasil pada pengolahan bijih nikel berupa slag, selama ini slag hanya digunakan sebagai bahan timbunan yang kurang memiliki nilai ekonomis. Jumlah slag nikel kian hari kian menumpuk, karena setiap proses pemurnian satu ton produk nikel menghasilkan limbah padat 50 kalinya, setara 50 ton. Slag nikel dapat dijadikan sebagai pengganti pasir pada paving block dengan penambahan abu sekam padi dan fly ash yang berasal dari PLTU PT.    Paving block yang telah di keringkan selama 24 jam kemudian diberikan perlakuan (perendaman) selama 17 hari dan selanjutnya dikeringkan kembali dan siap untuk dilakukan uji kuat tekan paving dengan menggunakan alat uji tekan beton merek ENERPAC. Paving block terdiri dari lima (5) sampel dengan kode sampel menggunakan abjad A,B,C,D,dan E, dengan komposisi yang berbeda tiapsampel. Komposisi sampel A semen 25%, Slag 25%, abu sekam padi 25% dan Fly ash 25%. Komposisi sampel B semen 25%, Slag 45%, Abu sekam padi 15%, dan Fly ash 15%. Komposisi sampel C semen 25%, Slag 15%, Abu sekam padi 45%, dan Fly ash 15%. Komposisi sampel D semen 25%, Slag 15%, Abu sekam padi 15%, dan Fly ash 45%. Komposisi sampel E semen 25%, Slag 35%, Abu sekam padi 25%, dan Fly ash 15%            Paving block dengan kode sampel C campuran 45%  abu sekam padi, 25%  semen, 15 % slag nikel dan 15% ply ash dengan waktu perendaman selama 17 hari menghasilkan kuat tekan paving block sebesar 15731 kg/𝑐𝑚2, begitu pula pada persentase paving block dengan kode sampel B campuran 25% semen, 45% slag, dan 15% fly ash dengan waktu perendaman yang sama selama 17 hari mengahasilkan kuat tekan paving block sebesar 15731 kg/cm2, tetapi dua sampel ini menunjukan berat yang berbeda. Paving block dengan penambahan beberapa persentase abu sekam padi, slag nikel, dan ply ash menunjukkan hasil kuat tekan yang berbeda-beda. Kuat tekan terbaik ditunjukan pada kodesampel A  dengan penambahan 25% abu sekam padi, 25% slag nikel, dan 25% ply ash menunjukkan perilaku kuat tekan yang cukup baik dimana nilainya kuat tekannya22238 kg/cm2.
UPAYA PENINGKATAN FITOREMEDIASI TANAHTERCEMAR MERKURI DI KOKAP KULONPROGO YOGYAKARTA MENGGUNAKAN AKASIA (Acacia sieberiana DC) DENGAN PEMANGKASAN AKAR DAN INOKULASI MIKORIZA Zulkoni, Akhsin
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.944 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya peningkatan fitoremediasi tanah tercemar merkuri di Kokap Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan Akasia dengan pemangkasan akar (under ground root pruning/URP) dan inokulasi mikoriza.Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan tiga ulangan.Faktor pertama adalah URP, yaitu dengan dan tanpa URP (pemangkasan akar). Faktor kedua ialah takaran Jamur Mikoriza Arbuskula (JMA) , meliputi 0 ; 50; 100, dan 150 g/pot. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa pemangkasan akar serta inokulasi JMA ke dalam tanah sisa olahan penambangan emas telah berhasil memacu proses fitoremediasi melalui perluasan rizosfer. Serapan merkuri oleh tanaman Akasia (Acacia sieberiana DC) yang menjalani pemangkasan akar serta inokulasi JMA sebanyak 100 g paling tinggi dibanding perlakuan lain maupun kontrol. Pada perlakuan ini, efisiensi penurunan merkuri di dalam tanah oleh tanaman Akasia sebesar 71,83 %, sedangka kontrol hanya mencapai 35,33%.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK BEKAS UNTUK BAHAN UTAMA PEMBUATAN PAVING BLOCK Burhanuddin, Burhanuddin; Basuki, Basuki; Darmanijati, MRS
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.534 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.20

Abstract

Pembangunan  dapat membawa  dampak  positif  bagi masyarakat, tetapi  pembangunan  juga  dapat  membawa  resiko  terjadinya eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) dan terjadinya pencemaran lingkungan  sehingga  struktur  dan  fungsi  dasar  ekosistem  sebagai penunjang kehidupan dapat mengalami kerusakan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk : Mengetahui nilai kuat tekan  pada produk paving block berbahan limbah plastik yang memenuhi atau mendekati nilai SNI 03 – 0691 – 1996.Telah dibuat paving block berbahan utama limbah plastik yang berjenis botol mineral, kantong plastik dan tutup botol. Limbah plastik dicuci dan dikeringkan terlebih dahulu kemudian dilelehkan didalam tungku, setelah semua limbah plastik meleleh kemudian dimasukkan dalam cetakan berukuran 11cm x 6sisi x 6cm. Dalam waktu 17 hari kemudian di uji ke Laboratorium Penelitian Uji Bahan. Data hasil laboratorium akan dianalisis secara deskriptif dan analitik dengan menggunakan uji statistik Regresi Linier. Hasil pengujian menunjukan bahwa pada umur 17 hari paving block variasi 1 dengan rata-rata kuat tekan 7,92 MPa, variasi 2 = 7,92 MPa, variasi 3 = 9,43 MPa, variasi 4 = 4,66 MPa, variasi 5 = 8,37 MPa, variasi 6 = 9,79 MPa, variasi 7 = 6,68 MPa. Paving block dengan variasi 1BM:1KP:4TB merupakan paving block yang memiliki nilai rata – rata kuat tekan terbaik dalam penelitian ini, termasuk dalam mutu D untuk nilai rata – rata kuat tekannya. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa produk paving block berbahan limbah plastik hanya dapat digunakan dihalaman rumah berdasarkan SNI 03-0691-1996.
ANALISIS KUALITAS BAKTERIOLOGIS ESBATU DI LINGKUNGAN PASAR KOTA GEDE YOGYAKARTA Warsiyah, Warsiyah; Warniningsih, Warniningsih
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.267 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.21

Abstract

Es batu sebagai bahan pendingin makan dan minuman yang langsung dikonsumsi oleh masyarakat dan digemari baik yang dijajakan di pasar tradisional, secara keliling, perumahan penduduk, di pinggir jalan raya hingga kesekolah-sekolah. tempat jualan yang tidak terkoordionir, berpindah-pindah, peralatan yang tidak bersih, tidak mencuci tangan sebelum berjualan, dan penjaja yang tidak memperhatikan kebersihan, menyebabkan dagangan yang dijual tidak memenuhi syarat kesehatan. dengan kondisi demikian kemungkinan besar es batu dapat tercemar coli tinja dalam es batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang kandungan colitinja pada es batu yang dijajakan.Metode penelitian yang digunakan dengan mengadakan survai yang didiskriptifkan dan analisa laboratorium  kandungan colitinja pada es batu.Hasil laboratorium menunjukkan bahwa es batu yang dijajakan di lingkungan pasar Kota Gede masih mengandung colitinja di atas 0  MPN/ ( Most Probable Number ) /100 ml.  Dengan demikian menunjukkan bahwa pada hasil survai dan analisa laboratorium es batu yang dijajakan pedagang baik pengepul es, pengecer es, dan industri rumah tangga tidak memenuhi syarat kesehatan sesuai dengan Kepmenkes RI.No. 942/Menkes/SK/II/2003 dan Kepmen RI. No.907/Menkes/SK/VII/2002. baik cara penyimpanan, tempat, alat penutup es batu yang digunakan. Berdasarkan  hasil  tersebut diharapkan pada pedagang dalam melakukan pengolahan, pengumpulan,  penyimpanan, penyajian es batu lebih ditingkatkan dan diperhatikan kebersihannya.
ANALISIS DATA KELAUTAN DAN PERIKANAN PEMETAAN LAHAN POTENSI BUDIDAYA PERIKANAN Masduqi, Edy; H.T., Alwi; Agung N, Abet
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.95 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.22

Abstract

Kelautan dan perikanan mempunyai potensi dalam mewujudkan salah satu tujuan pembangunan nasional yaitu memajukan kesejahteraan umum. Pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan harus dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.Salah satu subsektor bidang perikanan yang mempunyai angka subsektor bidang perikanan yang mempunyai angka peyumbang devisa untuk peningkatan perekonomian adalah perikanan budidaya. Dimana lahan merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan perikanan budidaya.Metode yang digunakan untuk analisis kesesuaian lahan budidaya perikan adalah melalui Sistem Informasi Geografis dan skoring.Berdasarkan penelitian ini, Luas kesesuaian lahan perikanan budidaya di DIY adalah Kolam permanen 18.049,73 hektar; tambak biocrete 1.169,51 hektar; dan kolam mina padi 12.578,29 hektar.
PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE NATA DE CASSAVA SEBAGAI BAHAN EDIBLE FILM RAMAH LINGKUNGAN Bernanetha, Prilly; Nasirudin, Nasirudin; Prihandoko, Diananto
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.67 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.17

Abstract

Limbah cair tapioka berasal dari air perasan singkong.Limbah ini seringkali hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat.Penggunaan limbah cair tapioka ini dimanfaatkan sebagai alternatif untuk pembuatan bioplastik yang berasal dari nata de cassava.Penggunaan pemlastis yaitu sorbitol menjadikan perbandingan dan pengaruh terhadap pembuatan bioplastik.Dari segi pemanfaatan hal ini merupakan hal positif yang dapat dijadikan alternatif bagi masyarakat untuk lebih memanfaatkan limbah cair tapioca.Telah dibuat bioplastik dengan bahan dasar yaitu nata de cassava serta pemlastisnya yaitu sorbitol.Nata de cassava terlebih dahulu di fermentasi kemudian di proses dengan penambahan asam asetat, ZA dan gula pasir. Kemudian didiamkan selama 7 hari hingga masa panen tiba. Lalu pembuatan bioplastik bisa dilakukan setelah panen, dengan melakukan pemotongan, kemudian diblender dan disaring hingga mendapatkan bubur nya, setelah itu dilakukan penimbangan dengan variasi bubur nata de cassava 85 gram, 90 gram dan 100 gram. Penambahan sorbitol sebanyak 2%, 4% dan 6% dari bubur nata.Hasil pengujian menunjukan bahwa kuat tarik yang dihasilkan oleh bioplastik dengan variasi 85 gram bubur bioselulosa dan penambahan sorbitol 2% yaitu sebesar 7.123 MPa, untuk 4% sebesar 7.169 MPa, dan 6% 8.19 MPa. Untuk pemanjangan yang dihasilkan masing-masing sebesar 21.78 %, 41.87% dan 39.21%. Pada berat nata 90 gram didapatkan hasil kuat tarik dengan penambahan sorbitol 2% sebesar 7,31 MPa, 4% sebesar 19.50 MPa dan 6% sebesar 35,03 MPa. Dan pada 100 gram nata bioplastik dengan konsentrasi sorbitol sebesar 2%, 4% dan 6% hasil rata-rata utk tiga ulangannya adalah 11.19 MPa, 11.84 MPa dan 20.59 MPa. Kemudian unttuk pemanjangan (elongation) dengan sorbitol 47.47 %, 52.37% dan 19.48%. dan untuk berat nata 100 gram dengan penambahan sorbitol masing masing 2%, 4% dan 6% didapatkan hasil kuat tarik sebesar 11.19 MPa, 11.84 MPa, dan 20.59 MPa. Nilai pemanjangan atau elongasi pada 2% sorbitol 13.13%, pada 4% sorbitol sebesar 21.90% dan untuk 6% sorbitol adalah 17.47%.
PENGARUH LIMBAH CAIR PENGOLAHAN HASIL PRODUK TAMBANG (EMAS) TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI GAJAH WONG DI KECAMATAN KOTAGEDE DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Kiky Widyaputra, Primanda; Herniti, Dwi; Anafiati, Ika Arsi
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.966 KB) | DOI: 10.37412/jrl.v18i1.23

Abstract

Sungai  Gajah  Wong  adalah  salah  satu  sungai  yang  melintasi  Kota Yogyakarta, salah satunya melintasi Kecamatan Kotagede yang merupakan satu kawasan sentra kerajinan emas. Penurunan kualitas air Sungai Gajah Wong yang melintasi kecamatan tersebut dapat terjadi apabila terjadi pencemaran berupa limbah cair pengolahan emas. Pencemaran tersebut dapat mengakibatkan terjadinya perubahan kondisi fisik dan kimia yang terdapat pada air. Dengan kondisi tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh limbah cair pengolahan hasil produk tambang emas terhadap kualitas air Sungai Gajah Wong. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh limbah cair pengolahan produk hasil tambang emasterhadap kualitas air Sungai Gajah Wong di Kecamatan Kotagede, DIY. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Parameter yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah parameter fisika dan kimia. Parameter fisika untuk uji kualitas air sungai di daerah penelitian terdiri dari pH, suhu, bau, kekeruhan, warna, dan total solid suspended (TSS). Parameter kimia untuk uji kualitas daerah penelitian adalah Raksa (Hg). Pengujian terhadap parameter fisika dan kimia dilakukan di laboratorium. Pengambilan sampel air sungai mengacu pada SNI 06-2412-1991 tentang metode pengambilan contoh air.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari adanya pengolahan emas di sekitar Sungai Gajah Wong dijumpai parameter Hg pada hasil rata-rata 0,006 mg/L. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8