cover
Contact Name
Iin Maulina
Contact Email
jurnal.edukasi.paud@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6282154724037
Journal Mail Official
jurnal.edukasi.paud@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No.111 Pontianak - 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23380535     EISSN : 25409913     DOI : 10.29406/jepaud
Core Subject : Education,
Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini merupakan terbitan berkala untuk memfasilitasi tulisan dan hasil karya dari mahasiswa, pendidik, akademisi (guru dan dosen) dan peneliti yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini.
Articles 95 Documents
PENERAPAN PEMBERIAN REWARD DALAM KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE BERCAKAP-CAKAP DI PAUD LAB MODEL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH Rahayu Rahayu; Sutrisno Sutrisno; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i2.3822

Abstract

Siswa sangat tertarik dengan reward dan mau mendengarkan perintah guru namun reward yang sering diberikan adalah berupa bintang, dengan demikian peneliti mengembangkan reward berdasarkan tema sehingga membuat anak semakin antusias, guru bisa mengembangkan keterampilan berbicara mealalui reward. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penerapan pemberian reward terhadap keterampilan berbicara melalui metode bercakap-cakap di PAUD Lab Model Universitas Muhammadiyah Pontianak. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Perencanaan, guru mengembangkan keterampilan berbicara anak pada saat diberitahu seperti itu maka anak akan aktif bertanya dan menjawab. Sehingga bisa dikembangkan keterampilan berbicara. Metode praktik langsung dan bercakap-cakap pada anak ketika anak bisa menjawab maka guru akan memberikan tos atau pun jempol dan kalimat pujian pada anak sehingga merangsang anak-anak untuk menjadi aktif ketika proses pembelajaran. Pelaksanaan, fasilitas saran dan prasaran disiapkan secara baik dan kepala sekolah juga melakukan pengawasan, reward tidak boleh berupa barang atau benda yang diberikan kepada anak contoh ketika anak bisa melakukan perintah guru dengan benar maka akan diberikan permen itu tidak boleh dilakukan. Evaluasi, dilakukan diakhir dengan menanyakan kepada anak perasaannya ketika melakukan kegiatan hari ini dan melakukan tanya jawab apa yang telah dipelajari. Melakukan penilain nanti diakhir semester akan terlihat anak yang mendapatkan reward terbanyak di papan reward yang ditempelkan mereka ketika mendapatkan bintang.
PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN SEJAK USIA DINI DALAM LINGKUNGAN KELUARGA Yuyun Indah Sari
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i2.3533

Abstract

Dewasa ini banyak terjadi pengangguran yang diakibatkan dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya kurang rasa percaya diri, perasaan cemas, bingung modal, tidak semangat, mudah menyerah. Sedangkan faktor eksternal ialah lingkungan tempat tinggal yang ada di sekitar. Hal ini berdampak terjadinya lonjakan tingkat pengangguran dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian untuk mengkaji pembelajaran kewirausahaan sejak usia dini dalam lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Observasi dilakukan di lingkungan keluarga, sedangkan wawancara dilakukan oleh peneliti pada orangtua anak sebanyak enam orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan terbagi menjadi empat tahap yaitu perpanjangan pengamatan, ketekukan pengamat, triangulasi, dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman pembelajaran kewirausahaan dalam lingkungkungan keluarga dilakukan melalui pembiasaan sederhana seperti penerapan  kedisiplinan, sikap mandiri, sikap jujur dan sabar, kerja keras, berani mengambil resiko, dan sikap tekun. Hal tersebut ditanamkan oleh orangtua kepada anak agar anak mampu membentuk jiwa kewirausahaan dengan menunjukkan ide atau gagasan untuk menunjang kekreatifitasan.
PERAN ORANGTUA DALAM MENDUKUNG PROSES BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN LUAR JARINGAN DI TAMAN KANAK-KANAK AL MUKADDIMAH Wirsita Wirsita; Iin Maulina; Herawati Herawati; Sudarti . Sudarti
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i2.3849

Abstract

Abstrak        Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembelajaran luring (luar jaringan) yang dilaksanakan, peran orangtua dalam mendukung proses belajar selama pembelajaran luring (luar jaringan) dan kesulitan yang dihadapi orangtua dalam mendukung proses belajar  selama pembelajaran luring (luar jaringan). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan pengumpulan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah orangtua siswa kempok B2 berjumlah 10 orang dan guru wali kelompok B2 berjumlah 1 orang. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Humberman yaitu data reduction, data display, dan conclusio verification. Hasil penelitian ini diperoleh bentuk pembelajaran luring (luar jaringan) yaitu pembelajaran yang dilaksankan adalah dengan bertatap muka dan pemberian tugas. Selanjutnya peran orangtua dalam mendukung proses belajar anak selama pembelajaran luring (luar jaringan) yaitu peran orangtua sebagai guru bagi anak, peran orangtua sebagai fasilitator bagi anak, peran orangtua sebagai motivator bagi anak dan orangtua sebagai pembimbing bagi anak. Kemudian kesulitan yang dihadapi orangtua dalam mendukung proses belajar anak selama pembelajaran luring (luar jaringan) yaitu orangtua kesulitan dalam membagi waktu berlajar anak, orangtua kesulitan dalam mengajak anak mengerjakan tugas. Kata Kunci: Peran orangtua, Pembelajaran luar jaringan.
Pelaksanaan Metode-Metode Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas B Taman Kanak-Kanak Santa Monika Kubu Raya Ermelinda Soo; Diana Diana; Elin B. Soemantri
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i2.3165

Abstract

AbstractDuring the Covid-19 pandemic, the learning process of Santa Monika kindergarten is conducted from home, which means that both teachers and students do not attend regular school. This study aims to investigate the implementation of learning methods conducted online (learning from home) during the Covid-19 pandemic, specifically the planning, implementation and evaluation of the technique. As many as two teachers of Santa Monika Kindergarten Kubu Raya, participated as the subject. This study used a descriptive method and a qualitative approach. It was conducted in March 2021. To collect the data, the researcher used some instruments, namely observation, interview, and documentation.The results show that teachers have implemented some learning methods during the Covid-19 pandemic at Santa Monika kindergarten. They were discussion, task-based learning, play-based, demonstration, storytelling,  and singing. However, the most frequently used method was task-based learning, as the teachers quickly implemented it. Students could access the task/assignment and the learning material sent by teachers via WhatsApp application.Keywords: Learning Methods, Learning from home during the Covid-19 pandemic, task-based learning                                                  AbstrakSelama pandemic Covid-19, pembelajaran di TK Santa Monika Kubu Raya dilakukan daring, tepatnya dilakukan dari rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada metode-metode pembelajaran pada masa pandemi covid-19 yang dilaksanakan secara daring dari rumah dengan objek penelitian dua orang guru kelas B TK Santa Monika Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan metode-metode pembelajaran pada masa pandemi covid-19 di kelas B TK Santa Monika Kubu Raya sudah dilaksanakan dengan “cukup baik”. Beberapa metode yang digunakan selama pembelajaran daring adalah: Metode diskusi, tanya jawab, pemberian tugas, demonstrasi, bercerita, menyanyi, dan bermain. Namun, metode yang sering digunakan adalah metode pemberian tugas karena metode tersebut sangat mudah dalam pengiriman hanya berupa pesan teks melalui aplikasi WhattsApp.Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Pembelajaran Masa  Covid-19, metode pemberian tugas
PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN PASIR KINETIK DI KELOMPOK BERMAIN AL-ITTIHAD TASIKMALAYA Faza Tsamrotul Apipah
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i2.3711

Abstract

Anak usia dini sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Dalam hal ini perlu adanya rangsangan untuk mengembangkan aspek perkembangan anak. Salah satu perkembangan anak yang perlu diperhatikan adalah motorik halus. Pendidikan anak usia dini menjadi sarana untuk mengembangkan motorik halus anak melalui berbagai permainan yang menyenangkan. Bermain pasir kinetik adalah kegiatan yang dapat mengembangkan motorik halus anak. Pasir kinetik merupakan media pembelajaran berupa pasir yang lentur, mudah dibentuk dan disukai anak. Tujuan diadakannya penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas pengembangan motorik melalui bermain pasir kinetik di Kelompok Bermain Al-Ittihad Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk menjelaskan hasil penelitian secara deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu kegiatan pengembangan motorik halus anak usia dini di Kelompok Bermain Al-Ittihad melalui permainan pasir kinetik berdampak signtifikan terhadap perkembangan motorik halus anak. Dengan kegiatan meremas, menggenggam, menekan dan membentuk pasir kinetik dapat merangsang otot-otot lengan anak sehingga motorik halus dapat berkembang dengan baik.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA HIJAIYAH ANAK USIA 5-6 TAHUN Lilis Lisnawati
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i2.3691

Abstract

Desa pasir jaya merupakan salah satu dari banyaknya desa yang masih sulit mengakses sinyal dan ketebatasan guru dalam pemanfaatkan media. Hal ini menyebabkan kebosaan anak pada pembelajaran yang terbatas menghambat anak dalam menyerap ilmu pengetahuan dalam hal ini ialah kosakata hijaiyah. Anak sulit meninggat huruf hijaiyah dikarenakan stimulus yang diberikan pada anak merupakan hal yang sudah sering anak rasakan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif. Penelitian ini menempatkan anak usia 5-6 sebagai subjek penelitian. Sumber data pada penelitian berasal dari 9 anak  dan dokumen data dengan teknik pengumpulan data observasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif yang bersifat induktif, yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan pola hubugan tertentuHasil di lapangan menunjukan peningkatan signifikan terhadap ketertarikan anak dalam belajar, dari salah satu subjek penelitian menunjukan sifat keingintahuan yang tinggi, anak mulai berani untuk bertanya dan mengungkapkan pendapatnya.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK MUJAHIDIN 2 PONTIANAK TIMUR Marlina Marlina; Yuniarti Yuniarti; Iin Maulina
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v11i1.4555

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan kemandirian belajar melalui metode pemberian tugas pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Mujahidin 2 Pontianak Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kemandirian belajar anak melalui metode pemberian tugas dimulai dari perencanaan, pelaksanan, dan apakah terdapat peningkatan kemandirian belajar anak melalui metode pemberian tugas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Proses penelitian Tindakan kelas ini direncanakan berlangsung dalam dua siklus dan pada tiap siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Tiap siklus terdiri atas empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan, Tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menunjukkan bahwa kemampuan kemandirian belajar anak melalui metode pemberiaan tugas terdapat peningkatan dengan penilaian sangat baik (BSB) pada siklus II pertemuan 2 dalam kemandirian belajar anak dengan uraian sebagi berikut: Anak Tekun Menyelesaikan Tugas sebesar 86.7%, anak disiplin menyelesaikan tugas sebesar 93.3%, Anak dapat Bertanggung jawab atas Tugasnya sebesar 80%. Sedangkan pada siklus II pertemuan 3, Anak Tekun Menyelesaikan Tugas sebesar 93.3%, anak disiplin menyelesaikan tugas sebesar 93.3%, Anak dapat Bertanggung jawab atas Tugasnya sebesar 93.3%. Dengan demikian diperoleh kesimpulan bhwa perkembangan kemandirian belajar anak dalam penggunaan metode pemberian tugas sudah berada dalam kategori terlaksana dengan sangat baik karena memperoleh nilai rata-rata 90,27.Kata Kunci: Kemandirian, Belajar, Pemberian Tugas
Efektivitas Pemberian Reward Terhadap Kemandirian Anak Kelompok B2 Usia 5-6 Tahun di Raudhatul Athfal Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Prov Kalbar Nyemas Nur Hayati Jamilah; Sri Nugroho Jati; Herawati Herawati
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v11i1.3828

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian anak sebelum pemberian reward melalui token berkarakter terhadap kemandirian anak, kemandirian anak setelah pemberian reward melalui token berkarakter terhadap kemandirian anak dan efektivitas pemberian reward terhadap kemandirian anak melalui token berkarakter. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode eksperimen model pre-experimental designs dengan bentuk One-group pre-test post-test design. Subjek penelitian yang dijadikan sebagai sampel penelitian ini merupakan anak usia 5-6 Tahun di Kelompok B2 Raudhatul Athfal Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenang Provinsi Kalbar yang berjumlah 4 orang anak yang berperilaku kemandirian rendah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara dan model checklist. Sedangkan jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive sampling. Adanya peningkatan keterampilan perilaku kemandirian anak sebelum dan setelah diberikan token yang ditunjukkan oleh hasil pre-test dan post-tes. Hal tersebut berdasarkan hasil dari perhitungan kuantitatif yang menggunakan rumus uji t paired sampel test antara pre-test dan post-test bahwa thitung adalah 22.045 sedangkan ttabel dengan signifikasi (2 tailed) df = N -1 = 4 – 1 = 3, sebesar 0,00. Nilai sig 0,00 < 0,05, maka thitung > ttabel (22.045 > -2,35) kemandirian anak setelah pemberian reward melalui token berkarakter dapat dikatakan efektivitas maka Ha diterima dan Ho ditolak, karena perilaku kemandirian anak mengalami peningkatan setelah diberikan treatment/perlakuan melalui pemberian reward berupa token berkarakter. Kata Kunci: Kemandirian Anak, Pemberian Reward, Token Berkarakter
PROSES SOSIALISASI DALAM TAMAN KANAK-KANAK BERBASIS ISLAM PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN ANAK Deta Septiana; Agung Fauzi
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v11i1.4167

Abstract

Penelitian ini ialah penelitian yang mengkaji mengenai proses sosialiasasi pada sekolah Taman Kanak-Kanak berbasis Islam. Fokus utama dalam penelitian ini adalah bagaimana proses sosialisasi yang dilakukan oleh taman kanak-kanak yang berbasis Islam, sehingga hal itu mampu menjawab mengenai penanaman nilai yang tidak bisa diberikan oleh orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses sosialisasi yang dilakukan oleh taman kanak-kanak yang berbasis Islam, mengetahui bagaimana nilai sosial ikut bersanding dengan nilai keagamaan dan mampu menjadikan peserta didik menjadi seorang yang toleran dan berakhlak mulia sebagai pendidikan karakter yang dilakukan oleh sekolah kepada siswa. Teori yang digunakan ialah teori sosialisasi atau pembentukan kepribadian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen kunci. Data penelitian didapat dengan cara wawancara dan observasi. Hasil penelitian didapat bahwa proses sosialisasi dilakukan dengan cara pembiasaaan atau kegiatan rutin yang dilakukan secara terus menerus, cara menyandingkan dengan nilai keagamaan dan sosial adalah dengan tipe sosialisasi formal yang mengikuti aturan kurikulum dan penilaian yayasan Perguruan Muhammadiyah, serta pola sosialisasi imbalan sebagai pembentukan karakter peserta didik yang lebih matang dan hal itu membantu meningkatkan kecerdasan sosial emosional pada anak usia dini.
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Widia Rosiana Putri; Iin Maulina; Sri Nugroho Jati; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v11i1.4289

Abstract

Berdasarkan latar belakang pada penelitian ini, peneliti mengidentifikasi masalah sebagai berikut, kurangnya kemampuan motorik kasar pada anak yang disebabkan dalam pembelajaran guru kurang berinovasi dalam memberikan pembelajaran yang melibatkan motorik kasar pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional engklek terhadap kemampuan motorik kasar anak, sebelum dan sesudah diberikan treatment. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Pengambilan sampel  menggunakan teknik Sampling Purpose. Sampel penelitian yaitu siswa usia 5-6 tahun PAUD Darul Ilmi Desa Tebang Kacang. Pengumpulan data menggunakan metode ceklis. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh modifikasi permainan tradisional terhadap kemampuan motorik kasar anak setelah diberikan treatment.Kata Kunci: Permainan Tradisional Engklek, Kemampuan Motorik Kasar

Page 9 of 10 | Total Record : 95