cover
Contact Name
Mukhamad Faeshol Umam
Contact Email
mukhamad.umam@esdm.go.id
Phone
+62817327432
Journal Mail Official
mukhamad.umam@esdm.go.id
Editorial Address
Jl Sorogo No.1 Cepu, Blora, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
ISSN : 26851342     EISSN : 26851350     DOI : 10.37525/ath
Jurnal nasional pengelolaan energi MigasZoom mempunyai visi untuk menjadi media komunikasi ilmiah antar instansi di kementerian ESDM, perguruan tinggi, pengajar, peneliti dan stakeholder untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki wawasan berpikir dan pengetahuan tentang pengelolaan energi pada umumnya dan minyak dan gas bumi pada khususnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 89 Documents
Analisa aliran sistem distribusi listrik Power Plant ke Kilang PPSDM MIGAS menggunnakan software ETAP Pribadi, Muhammad Hasyim
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2024-2/619

Abstract

PPSDM MIGAS memiliki sarana Kilang beserta Utilitas Pendukung, yaitu Boiler Plant sebagai penyedia uap bertekanan, Water Treatment Plant sebagai penyedia air pendingin, dan Power Plant sebagai penyedia sumber daya listrik. Keberlangsungan proses di Kilang salah satunya bergantung dari operasional Power Plant. Dengan kebutuhan beban puncak sekitar 450 kW, kehandalan Power Plant yang saat ini single operation, 1 (satu) Genset 1000 kVA setiap harinya tentunya juga tergantung dari sistem distribusinya. Gangguan internal dan eksternal yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya black out di Power Plant, dan terganggunya operasional Kilang PPSDM MIGAS. Kualitas daya yang terjaga sangat dibutuhkan untuk sumber tegangan bagi operasional peralatan peralatan listrik. Nilai tegangan yang nominal, tercukupinya kebutuhan daya serta frekuensi yang konstan perlu dipastikan untuk menjaga operasi normal. Adanya tegangan jatuh yang terjadi sepanjang sistem distribusi radial ini perlu dipastikan masih sesuai dengan nilai standar, salah satunya standar Perusahaan Listrik Negara (PLN) yaitu SPLN no 72 Tahun 1987 maksimal sebesar 5 %. Mengingat usia peralatan, analisa aliran daya sistem distribusi listrik Power Plant ke Area Kilang diperlukan untuk melihat kehandalan sistem distribusi tersebut.
Studi Simulasi Peningkatan Glycol Recovery Pada Proses Dehidrasi Gas Alam Novandy, Arluky
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2024-2/626

Abstract

Gas alam saat ini merupakan komoditi migas yang menjadi tulang punggung industri di Indonesia saat ini. Beberapa industri yang memanfaatkan komoditi gas alam antara lain PLTU dan insutri kecil rumah tangga. Dalam penggunaannya, gas alam harus memenuhi beberapa kriteria agar pemanfaatannya dapat optimal. Beberapa persyaratan dari gas alam yang harus dipenuhi agar memiliki nilai ekonomis adalah keberadaan kandungan air di gas. Keberadaan air di gas sangat berdampak terhadap nilai kalori gas alam yang digunakan sebagai bahan bakar. Penurunan kadar air di gas alam umumnya di lapangan gas menggunakan proses Dehidrasi dengan menggunakan pelarut Glikol. Dalam penggunaannya, kebutuhan pelarut glikol sangatlah besar dalam usaha penurunan kadar air di gas alam. Oleh sebab itu, diperlukan proses glycol recovery agar glikol dapat disirkulasi untuk digunakan kembali di proses absorbsi gas. Dengan menggunakan simulator Hysys V12.1 memberikan analisis bahwa pada proses glycol recovery, perolehan glikol kembali di proses regenerasi akan lebih dengan mengurangi tekanan glikol yang masuk ke kolom regenerasi. Efektifitas perolehan kembali glikol dapat dilakukan dengan mengurangi tekanan bottom kolom regenerator atau dengan meningkatkan temperatur reboiler. Dalam studi ini, temperatur reboiler hasil simulasi berkisar 350 oC dan tekanan bottom kolom regenerator 4000 kPa.
Harvesting Energy Saving Through Energy Audit : A Case Study of Local Government Building in Jakarta Fahlevi, Oktasio; Simarmata, Todo Hotma T; Hadiyanto, Didik
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2024-2/701

Abstract

Electrical energy is a very important requirement to support regional government office activities. Excessive energy use can certainly cause energy waste, so to prevent excessive energy use it is necessary to take energy efficiency measurement. Energy Audit is the one method to measure how efficient the energy usage. Based on SNI ISO 50002 : 2018 regarding energy audit guidance, We conduct the energy audit at the one of local government building in Jakarta City. In doing so, the scope and objective of this energy audit project are to review and evaluate the energy consumption 3 years ago particular for electric, cooling and lighting system saving opportunities. The result from this project are the Enpi's value are 184 kWh/m2 per year. it can be indicated that the building inefficient in energy usage. The Power Quality Analyzer showing inefficient from electrical system because the cosh phi value is 0,75 and automatically get the penalty from PLN. The lighting system still in non LED technology. The Cooling system need improvement to make the energy consumption more efficient. There is a Solar pV rooftop potential installation  that could give the contribution in energy saving around 134.963 kWh/Year. All of summary and recommendation that can be proposed in energy saving potential is 244.169 kWh/Year or 53% cost energy saving from existing cost energy consumption.
Evaluasi Kinerja Heat Exchanger 1 (HE-1) dan Heat Exchanger 2 (HE-2) Pada Unit Kilang PPSDM MIGAS Cepu Linda Septiana; Andini, Angger; Siva Ananda, Alvin; Ramadana, Ifan
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2025-1/644

Abstract

Heat exchanger merupakan salah satu alat utama yang digunakan dalam proses pengolahan crude oil distillatioin (CDU) di kilang PPSDM MIGAS. Heat exchanger berfungsi sebagai pemanasan awal (preheater) crude oil sebelum dipanaskan lebih lanjut pada furnace. Kinerja HE seiring waktu dapat menurun akibat fouling dan kondisi yang berubah, sehingga diperlukan adanya evaluasi kinerja secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Heat Exchanger 1 dan Heat Exchanger 2 yang didasarkan pada fouling factor dan pressure drop. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu pengamatan dan pengambilan data selama 5 hari terhadap kondisi operasi HE-01 dan HE-02 yang meliputi laju alir, densitas fluida, suhu inlet dan outlet. Efisiensi pada HE-1 adalah 65,64% dan pada HE-2 adalah 66,18%. Efisiensi kinerja heat exchanger relatif rendah karena usianya yang tua, telah dioperasikan dalam waktu lama, dan belum dilakukan pemeliharaan selama sekitar 3 tahun. Untuk menjaga dan meningkatkan kinerja HE-01 dan HE-02, perlu dilakukan pemeliharaan sesuai prosedur kerja serta evaluasi berkala untuk memantau kondisi heat exchanger.
Pengaruh Penambahan Polyacrylamide (PAM) Terhadap pH, Total Dissolved Solid, dan Kekeruhan dengan Metode Jar Test pada Water Treatment Plant di PPSDM Migas Cepu Kuswanto, Shabira Hanindya; Fuady, Aziz Ridho; Siswanto, Abrila Delita Putri; Yulianingsih, Irine
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2025-1/646

Abstract

Air berperan penting karena sifatnya yang fundamental sehingga sebagian besar makhluk hidup memerlukan air untuk memenuhi kebutuhan seperti kebersihan dan konsumsi. Pada industri minyak dan gas bumi yang memiliki kilang, air dimanfaatkan untuk sebagai makeup water. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan polyacrylamide (PAM) pada pH, Total Dissolved Solid (TDS), dan kekeruhan Water Treatment Plant di PPSDM Migas Cepu. Pada penelitian ini digunakan metode Jar Test dengan memiliki tiga tahapan dalam prosesnya, yang pertama proses koagulasi, tahap selanjutnya yaitu proses flokulasi dan tahap ketiga adalah proses sedimentasi. Hasil pH awal sebesar 6,57. Setelah penambahan PAM diperoleh hasil optimal yaitu 7,09 dengan konsentrasi 15 ml. Kemudian, hasil awal TDS sebesar 1040 µS/cm, setelah penambahan PAM diperoleh hasil optimal yaitu 1015 µS/cm dengan konsentrasi 15 ml. Dan nilai awal kekeruhan sebesar 0,76 NTU, setelah penambahan PAM diperoleh hasil optimal yaitu 2,48 NTU dengan konsentrasi 25 ml.
Gambaran Kondisi Risiko Psikososial Sektor Migas di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Husniyah, Ami; Putri, Sang Ayu Putu Ardya Pramesthi Reggina; Yulianingsih, Irine
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2025-1/647

Abstract

Sektor minyak dan gas memiliki kompleksitas dan risiko yang signifikan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor minyak dan gas memainkan peran penting dalam memastikan perlindungan pekerja, pelestarian lingkungan, dan peningkatan produktivitas di dalam industri. K3 tidak hanya mengenai kecelakaan fisik saja, tetapi memperhatikan segala hal yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan pekerja, termasuk psikososial pekerja di sektor Migas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kondisi risiko psikososial sektor Migas di PPSDM Migas. Penelitian ini menggunakan metodologi observasional kuantitatif. Populasi penelitian ini mencakup 386 pegawai ASN dan Non-ASN di PPSDM Migas, dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner online dengan menggunakan Google Forms, yang disusun berdasarkan Kuesioner Alat Indikator Standar Manajemen HSE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gambaran psikososial sektor Migas di PPSDM Migas berada pada tingkat 4 sebesar 37,74% dengan total responden 43 pekerja dari 5 bidang kerja.  Indikator pada tingkat 4 berdasarkan faktor risiko yaitu demand (22,97%), control (44,19%), support (Managers) (39,07%), support (peer) (53,49%), relationships (29,65%), role (34,88%), dan change (56,59%). Hal tersebut mengartikan bahwa pengelolaan risiko psikososial di tempat kerja sudah dikelola dengan baik dari sisi manajemen maupun pekerja.
Analisa Keselamatan Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification And Risk Assessment (HIRA) Pada Prarancang Pabrik Metanol Dari Gas Alam Fadhil, Muhammad Fadhil Ala Amir; Setioyono, Agus
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2025-1/766

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah segala macam kegiatan yang bertujuan untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Metanol merupakan bagian penting dalam roadmap Indonesia 4.0 karena perannya sebagai bahan baku utama dalam industri kimia dan energi. Dengan cadangan gas alam yang melimpah, Indonesia memiliki potensi untuk memproduksi metanol secara lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan dengan batu bara, sejalan dengan proyeksi surplus gas alam di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin terjadi selama proses produksi serta merancang langkah-langkah mitigasi risiko yang efektif dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lokasi kerja, analisis dokumen terkait standar keselamatan, serta studi literatur mengenai risiko di industri metanol. Data dianalisis menggunakan matriks risiko untuk menilai tingkat probabilitas dan konsekuensi dari setiap bahaya yang teridentifikasi, sehingga dapat ditentukan langkah pengendalian yang sesuai dengan hierarki pengendalian risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode HIRA secara efektif dapat mengidentifikasi potensi bahaya, mengurangi risiko kecelakaan kerja, serta meningkatkan keselamatan dan efisiensi dalam proses produksi metanol dari gas alam.
Analisis Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Unit Power Plant Dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Determining Control (HIRADC) Di PT. X Rahayu, Fitri Indah; Pratama, Ryo Duta; Yulianingsih, Irine
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2025-1/946

Abstract

Salah satu elemen penting dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang berfokus pada pencegahan serta pengendalian risiko adalah proses Identifikasi Bhaaya, Penilaian Risiko, dan Penetapan Pengendalian (HIRADC). Melalui penerapan metode HIRADC secara terstruktur dan berkelanjutan, PT. X dapat menangani risiko dengan lebih efisien terhadap regulasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Dua kategori medium dan tiga kategori ektrim didapatkan setelah melalui beberapa tahapan dengan metode HIRADC di unit Power Plant. Kategori medium memiliki potensi risiko berupa tekanan panas yang disebabkan oleh suhu tinggi dan getaran serta pingsan hingga meninggal dunia akibat terpapar listrik statis. Kategori ekstrim memiliki potensi risiko yang disebabkan oleh kebisingan yang melebihi ambang batas, potensi kebakaran atau ledakan, dan gangguan pernapasan akibat terpapar bahan kimia (H2SO4). Sehingga, penggunaan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan yang dipersyaratkan, maka akan menimbulkan cedera yang signifikan baik sementara maupun permanen.
Analisis Sensitivitas Injeksi CO₂ Terhadap Perubahan Oil Swelling Lapangan XUS Rosiani, Diyah; Sly, Adriel Ibrahim; Yorda, Febry
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2025-1/1030

Abstract

Oil swelling adalah peningkatan volume minyak yang terjadi akibat kelarutan CO₂, yang disebabkan oleh solubilitas gas dalam kondisi reservoir. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui perubahan volume oil swelling dari sampel minyak ketika diinjeksikan CO2. Cara mengetahui pengembangan volume yang terjadi disebabkan oleh CO₂ diperlukan pengujian Constant Composition Expansion (CCE). Pengujian ini digunakan untuk menentukan tekanan bubble point, kompresibilitas minyak isotermal, serta perilaku volumetrik dua fase di bawah tekanan bubble point. Dalam analisis ini, CO₂ diinjeksikan ke dalam sel yang berisi sampel fluida dengan konsentrasi berbeda, yaitu 2 cc dan 5 cc. Setiap konsentrasi dianalisis menggunakan metode CCE untuk mengukur pengembangan volume, mengamati respons fluida terhadap berbagai tekanan, dan mempelajari perubahan fase yang terjadi. Perhitungan yang digunakan meliputi relative volume (RV), Y-Function, dan swelling factor (SF). Hasil percobaan menunjukkan bahwa sampel mengalami pengembangan volume sekitar 2% pada konsentrasi 2 cc dan 8% pada konsentrasi 5 cc.
STUDI EKSPERIMENTAL VARIASI NAOH DALAM PROSES DESULFURISASI PERTASOL DAN KAITANNYA DENGAN PERSPEKTIF FISIKA ATMOSFER Ramadhan, Yuansyah Dhaniar; Realita, Arie; Nurdin, Nurdin
Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/mz/2025-1/1050

Abstract

Kandungan sulfur dalam bahan bakar fosil seperti Pertasol, merupakan penyumbang utama emisi sulfur dioksida (SO₂) yang berdampak buruk kesehatan manusia, kualitas udara dan keseimbangan atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas desulfurisasi Pertasol jenis CA dan CB menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) dengan variasi konsentrasi 5–30%, serta mengkaji implikasinya terhadap emisi SO₂ dan nilai Radiative Forcing (RF). Proses desulfurisasi dilakukan secara eksperimental dengan volume bahan bakar tetap 50 mL pada setiap perlakuan, dan dianalisi kandungan sulfur sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan Oil Sulfur Analyzer. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi NaOH mampu menurunkan kandungan sulfur secara signifikan, dengan efisiensi optimum pada konsentrasi 20–25%. Estimasi emisi SO₂ menurun dari 0,02101 g menjadi 0,01766 g untuk Pertasol CA dan dari 0,04260 g menjadi 0,02075 g untuk Pertasol CB. Penurunan emisi ini diikuti dengan penurunan nilai RF, dari 0,0918 W/m² menjadi 0,0772 W/m² (CA) dan dari 0,1864 W/m² menjadi 0,0909 W/m² (CB), menunjukkan reduksi kontribusi sulfur terhadap ketidakseimbangan energi atmosfer. Proses kimia yang terjadi melibatkan konversi senyawa organosulfur menjadi bentuk garam larut seperti Na₂SO₃ dan Na₂SO₄. Dengan demikian, penggunaan NaOH pada proses desulfurisasi terbukti tidak hanya efektif menurunkan kadar sulfur, tetapi juga berkontribusi dalam upaya mitigasi dampak lingkungan dan perubahan iklim akibat bahan bakar fosil.