cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
lppm@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Biro Rektorat Lt. 1, Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur Telp. (0653) 7825201, Fax (0653) 78225202 Kode Pos 24171
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agroristek
ISSN : 2615417X     EISSN : 27210782     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroristek (JAR) p-ISSN 2615-417X, e-ISSN 2721-0782 adalah media ilmiah primer penyebaran hasil-hasil penelitian pertanian, peternakan dan pengembangan budidaya pertanian berkelanjutan dengan misi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional para ahli pertanian, peternakan serta informasi bagi pengambil kebijakan, pelaku, dan pemerhati pembangunan pertanian dan perdesaan. JAR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan dua nomor dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Agustus.
Articles 72 Documents
Kontribusi dan Trend Produksi Padi di Kabupaten Banyumas Wahyu Adhi Saputro; Kunandar Prasetyo
Jurnal Agroristek Vol 5, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v5i2.1392

Abstract

Beras masih menjadi primadona sebagai pangan pokok masyarakat di Indonesia dengan begitu produksi padi menjadi kunci dalam penyediaan pangan. Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu lokasi yang memiliki produksi padi cukup baik terutama di Kabupaten Banyumas. Kontribusi produksi diperlukan untuk melihat seberapa besar sumbangsih wilayah terutama dalam menghasilkan padi. Prediksi produksi juga menjadi penting untuk melihat peluang produksi padi di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi dan trend produksi padi di Kabupaten Banyumas. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kontribusi dan analisis forecasting trend. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa kontribusi produksi padi Kabupaten Banyumas dari tahun 2010 hingga tahun 2021 memiliki nilai positif. Arti dari penilaian tersebut menandakan bahwa produksi padi di Kabupaten Banyumas memiliki sumbangsih terhadap Jawa Tengah. Catatan kontribusi tertinggi berada pada tahun 2020 mencapai 4,11%. Berdasarkan trend produksi memiliki nilai positif yang mengindikasikan bahwa dalam beberapa tahun mendatang produksi padi di Kabupaten Banyumas akan meningkat. Berdasarkan kedua hasil tersebut harus didukung oleh pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas produksi dengan berbagai langkah strategis seperti penyediaan bantuan sarana alat produksi dan paket teknologi.
PENGARUH PEMBERIAN FORMULA PUN (PERIKANAN UNAYA) DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI CACING SUTRA (Tubifex sp.) Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Agroristek Vol 6, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i1.1419

Abstract

Cacing sutra atau dikenal dengan cacing rambut merupakan salah satu pakan alami yang sering digunakan pada stadia larva ikan air tawar. Budidaya Tubifex sp membutuhkan jenis makanan yang sesuai agar pertumbuhan populasi dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian formula PUN dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan populasi cacing sutra. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan menerapkan 3 perlakuan dan 4 kali ulangan. Sebagai perlakuan yang digunakan antara lain T1 (dosis PUN 400 g); T2 (dosis PUN 1000 g) dan T3 (dosis PUN 1600 g). Pemeliharaan cacing sutra dilakukan selama 60 hari. Parameter yang diamati antara lain pertumbuhan populasi cacing sutra, ammonia, total bahan organik, fosfat, nitrat, nitrit, suhu dan pH. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian formula PUN dengan dosis berbeda berpengaruh terhadap pertumbuhan populasi cacing sutra. Pertumbuhan populasi tertinggi ditemukan pada perlakuan T3 dengan jumlah populasi cacing sutra 17,295 ind.Kata kunci: Cacing Sutra; Pakan; Populasi; 
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SISTEM BUSMETIK DI SERANG, BANTEN Angkasa Putra; Deni Aulia; Dwi Hertanto
Jurnal Agroristek Vol 6, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i1.1473

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, udang vaname (Litopenaeus vannamei) telah dikembangkan dengan sistem intensif menggunakan plastik HDPE (High-Density Polyethylene) termasuk di implementasikan pada sistem BUSMETIK (Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji analisis kelayakan usaha pada budidaya udang vaname (L. vannamei) dengan menggunakan sistem BUSMETIK.  Penelitian ini dilaksanakan di Tambak Wirausaha milik Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang terletak di Desa Karangantu, Kecamatan Kasemen,  Kota Serang, Provinsi Banten. Data dikumpulkan dari 3 KUB yang melakukan kegiatan usaha budidaya udang vaname (L. vannamei). Setiap KUB beranggotakan 10-20 orang dan  dalam pengelolaan operasional tambak dilakukan oleh 3-4 orang setiap KUB. Usaha budidaya udang yang dilakukan oleh masing-masing KUB terdiri dari 5 kolam. Jumlah kolam yang menjadi subyek penelitian ini yaitu 15 kolam.  Analisis kelayakan usaha pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data keuangan yang digunakan mulai dari tahap persiapan sampai dengan pemasaran hasil panen di masing-masing KUB pada 1 siklus usaha. Metode analisis yang digunakan meliputi Analisis Keuntungan, Rasio Penerimaan Atas Biaya (R/C Ratio), Payback Periode (PP), dan Break Event Point (BEP). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, usaha budidaya udang vaname (L. vannamei) dengan menggunakan sistem BUSMETIK layak untuk dilakukan di Desa Karangantu, Kecamatan Kasemen,  Kota Serang, Provinsi Banten. Usaha budidaya udang memenuhi beberapa kriteria analisis kelayakan usaha meliputi keuntungan Rp. 27.369.975/kolam/siklus (47,5% dari biaya operasional), R/C Ratio 1,48 (R/C1), Payback Period 1,84 (PP3 tahun) dan harga produksi serta jumlah produksi lebih tinggi dari BEP harga maupun BEP produksi.
ANALISIS RANTAI NILAI KOMODITAS BERAS PADA CV. KILANG PADI ISH DI KECAMATAN GLUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE Muhammad Isra; Julia Julia; Hamdani Hamdani
Jurnal Agroristek Vol 6, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i1.1310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem rantai nilai di CV. Kilang Padi ISH Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie, dari September 2022 sampai dengan Januari 2023. CV. Kilang Padi ISH bergerak di bidang pengolahan gabah padi menjadi beras. CV. Kilang Padi ISH berdiri sejak tahun 1965 sampai sekarang. Pada awalnya CV. Kialng padi ISH menggunakan sistem penggilingan padi secara manual, sekarang menggunakan sistem moderen dan otomatis. Ruang lingkup rantai nilai komuditas beras dalam penelitian ini meliputi produksi penggilingan padi menjadi beras skala besar dan distributor yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rantai nilai komoditas beras di CV. Kilang Padi ISH Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie. Data primer diambil dari perusahaan dengan menggunakan pedoman kuesioner. Rantai nilai komoditas melibatkan aliran produksi, informasi (biaya investasi, variabel dan rantai pemasaran), dan aliran pendapatan (beras, menir dan dedak). Gabah padi yang digunakan dalam satu kali produksi sebesar 30 tons dan beras yang dihasilkan sebesar 15 ton. Sedangkan menir yang dihasilkan sebesar 1.2 ton dan dedak sebesar 3 ton. Informasi harga gabah padi di jalur pemasok rata-rata Rp 5.000/kg. Harga beras yang di jual adalah Rp 170.000/15kg dengan kualitas standar. Aliran pendapatan memberikan informasi nilai pendapatan produksi beras sebesar 15 ton per sekali produksi dengan ditambahnya pendapatan menir dan dedak mencapai Rp 188.340.000 dengan keuntungan sebesar Rp 26.190.000. Proses penyaluran beras meliputi distributor yang ada di Kabupaten Simeuleu dan agen yang ada di Kabupaten Pidie.Kata Kunci: Keuntungan; Pemasaran; Produksi;
Identifikasi Cekaman Abiotik Varietas Jagung akibat Pemberian Bahan Organik Jerami padi dan Biochar pada Tanah Ultisol Bukhari Bukhari; Jamilah Jamilah
Jurnal Agroristek Vol 6, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i1.1608

Abstract

 Abiotic stress is a limiting factor in maize production on Ultisols. One solution that can be done to overcome this problem is through the selection of resistant corn varieties and by using organic matter as an amendment. The experiment tested the effect of abiotic stress on the growth of maize in Ultisols. Abiotic stress consisted of 10 (ten) treatments, namely: C0 (without drought stress/75% FC ), C1 (drought stress/37.5% FC), C2 (without phosphorus stress), C3 (phosphorus stress/ without phosphorus), C4 (without potassium stress), C5 (potassium stress/without potassium), C6 (without magnesium stress), and C7 (magnesium stress/ without magnesium), C8 (given organic matter) and C9 (without organic matter). The observed variables were the number of stomata, total chlorophyll content, cob dry weight, root dry weight, shoot dry weight, and plant biomass weight. The results showed that maize varieties had different response abilities to deficiencies of the three macronutrients. This is proven by the fact that there is a difference in the ability of corn to be stressed by the three nutrients, namely P, K and Mg. Corn that has the best adaptability is the Anoman I variety, this variety has the highest number of stomata and total chlorophyll, and the heaviest biomass, while the variety that has the lowest adaptability to nutrient deficiencies because it shows low responses to all the agrophysological characters above is the Lamuru variety. This identification shows that the Anoman 1 variety is the most resistant to nutrient stress while Lamuru is the most sensitive variety. Organic materials can increase the adaptability of corn to water and nutrient deficiencies. This fact can be seen from the results of research where the Lamuru variety which is sensitive to water and nutrient shortages can increase its adaptability after obtaining organic amendments of rice straw and biochar. In general, it can be concluded that abiotic stress, both water stress and nutrient stress (P, K, and Mg) affected all observed variables and there was a significant interaction between varietal differences and abiotic stress in Ultisols.Key Woard : Corn Varieties, Organic Amendment, Nutrition Stress                  Ultisol Soil and Water Stress                       
Strategi Pengembangan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Tanaman Hortikultura Di Kota Sigli Junaidi Junaidi; Mahadi Bahtera; Halil Akmal; Maisarah Maisarah
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui besarnya pendapatan yang diperoleh dari petani tanaman hortikultura di Kota Sigli dan untuk mengetahui faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming), serta menentukan strategi pengembangan pertanian perkotaan tanaman hortikultura di Kota Sigli. Adapun metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Responden diambil dengan menggunakan  metode  sampling  jenuh (sensus)  yaitu  sebanyak  8  orang  yang meliputi 3 orang pengurus dari petani tanaman hortikulrura di Kota Sigli dan 5 orang petani tanaman hortikultura di Kota Sigli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi strategi pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) tanaman hortikultura di Kota Sigli berada pada kuadran I, yang berarti bahwa pertanian perkotaan (urban farming) tanaman hortikultura di Kota Sigli memiliki kekuatan dari segi internal dalam pengembangannya. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah strategi Agresif artinya memaksimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mendapatkan strategi pengembangan usaha yang dijalankan. Kata Kunci:  Pengembangan; Teknik Budidaya; Urban Farming; Perkotaan
EFEKTIFITAS PUPUK FOSFAT TERHADAP PRODUKTIVITAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) PADA ULTISOL GLEE GAPUI Yasier, Ibnu; Nasrullah, Nasrullah; Karnilawati, Karnilawati
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1807

Abstract

 Peanut is a food crop that has economic value and has high protein. This study aims to determine the effect of the effectiveness of phosphate fertilizers on the productivity of peanuts. This research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Universitas Jabal Ghafur, starting from February to June 2023. This study used a randomized block design with a non-factorial pattern, namely the dose of phosphate control, 5 g/plant, 10 g/plant, and 15 g/plant. The results showed that the best dose of phosphate fertilizer was found in the 5 g/plant treatment and had a very significant effect on the number of fruits per plant, the weight of the pods per plant and the number of fruits per plant. The best dose use was found in the 5 g/plant treatment. It is suspected that the 5 g/plant dose of phosphate fertilizer is more efficient than the use of other phosphate fertilizer doses.Keywords : Peanut, Phosphate Fertilizer, Ultisol. 
ANALISIS KELAYAKAN USAHA OLAHAN PISANG BERBASIS E-COMMERCE DI BEREUNUEN KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE (STUDI KASUS TOKO PISANG CEMONG) Al Asri Abubakar; Riska Nadila; Junaidi Junaidi
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1637

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui kelayakan usaha olahan pisang berbasis e commerce dibereunuen kecamatan mutiara kabupaten pidie (toko pisang cemong). Penelitian ini dilaksanakan di toko pisang cemong bereunuen kecamatan mutiara kabupaten pidie. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) di toko pisang cemong dan penelitian ini menggunakan metode studi kasus, waktu penelitian pada bulan maret sampai mei 2022, populasi dalam penelitian ini adalah pemilik usaha olahan pisang berbasis e-commerce dibereunuen kecamatan mutiara kabupaten pidie (toko pisang cemong). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus analisis pendapatan dan kelayakan usaha. Usaha olahn pisang usaha olahan pisang berbasis e-commerce dibereunuen kecamatan mutiara kabupaten pidie (toko pisang cemong) memperoleh pendapatan  total sebesar Rp 20.348.300 dalam per bulan  untuk 2.100 koak produk olahan pisang, Hal ini menunjukkan bahwa usaha olahan pisang di toko pisang cemong menguntungkan karena penerimaan yang di peroleh lebih besar dari pada biaya yang dikeluarkan. Berdasarkan  dari analisi kelayakan usaha, nilai R/C sebesar 1,9 (1) menunjukkan bahwa usaha olahan pisang di toko pisang cemong menguntungkan.Kata kunci : kelayakan usaha; olahan pisang
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS TERHADAP APLIKASI PUPUK ORGANIK SUPER AKTIF EKO FARMING DAN PENGATURAN POPULASI TANAMAN Irma Sumita; Bukhari Bukhari; Jamilah Jamilah; Sri Handayani; Asrafil Asrafil
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1845

Abstract

Suatu terobosan teknologi sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan produksijagung tanpa merusak lingkungan sehingga diperlukan aplikasi pupuk organik.    Seperti halnya pemupukan hasil jagung  juga dipengaruhi  oleh jumlah tanaman per satuan luas.  Penggunaan jarak tanam yang tepat untuk jenis tanaman ditujukan untuk menghindari persaingan antara tanaman dalam penyerapan air, unsur hara, penggunaan cahaya matahari dan persaingan dengan tumbuhan pengganggu.  Suatu peenelitian telah dilakukan untuk menjawab terobosan ini.  Penelitian tersebut adalah penggunaan pupuk organik ekofaming pada beberapa konsenterasi yang diberikan pada lahan dan tanaman yang dihubungkan dengan populasi tanaman. Pupuk organik yang diberikan dengan tiga taraf perlakuan yaitu   E1 (Diberikan  1,35 %  pada lahan + 0,15 %  pada  tanaman ) ; E2    (diberikan  2,70 %  pada lahan + 0,30 %  pa Mahasiswada  tanaman );  E3 (diberikan  4,05 %  pada lahan + 0,45 %  pada  tanaman ).  Dengan variasi jarak tanam byaitu  J1 = 40 x 40 cm (62500 tanaman/ha); J2   = 40 x 60 cm (41666 tanaman/ha) dan ; J3= 30 x 80 cm (55556 tanaman/ha).  Penelitian  faktoial ini menggunakan Rancangan dasar Acak Lengkap.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian pupuk Eko aming pada berbagai konsenterasi dan vatriasi jarak tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jagung.    Pertumbuhan terbaik dan hasil jagung terbanyak diperlihatkan oleh E3 (diberikan  4,05 %  pada lahan + 0,45 %  pada  tanaman ) dan J3= 30 x 80 cm (55556 tanaman/ha). Kata Kunci:  Hasil,  Pupuk  Organik, Jagung manis , Jarak tanam, dan Pertumbuhan 
PESTISIDA GADUNG RACUN DAN DAUN SENTANG ATASI SERANGAN KEONG MAS PADA PADI SAWAH Mawardiana Mawardiana; Karnilawati Karnilawati; Mardani Mardani
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1721

Abstract

Mengatasi serangan hama keong mas di tanaman padi sawah dengan gadung racun dan daun sentang merupakan tindakan petani untuk mendukung pertanian organik yang berkelanjutan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak gadung racun dan daun sentang dalam mengatasi serangan hama keong mas di  padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Lameue Baro Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, ada 2 faktor yang diteliti yaitu faktor ekstrak gadung racun (G) dan Ekstrak daun sentang (S) Faktor ekstrak gadung racun terdiri dari 3 taraf yaitu G0 =  0 %r. G1=  20%, G2 = 40% dan faktor ekstrak daun sentang terdiri dari 3 tarap yaitu S0= 0%,  S1 = 20%, S2= 40%. Parameter yang diamati : intensitas serangan hama dan  hasil per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gadung racun  dan ekstrak daun sentang  berpengaruh sangat nyata terhadap intensitas serangan hama umur 10, 15,20 HST dan hasil per hektar dan terjadi interaksi yang nyata antara keduanya.  Pemberian ekstrak gadung racun dan ekstrak daun sentang dapat menurunkan intensitas serangan hama keong mas   mencapai 37,78%  dan  peningkatan hasil panen mencapai 0,80 ton ha-1. Kata kunci: Pestisida nabati; hama keong mas; padi