cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
lppm@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Biro Rektorat Lt. 1, Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur Telp. (0653) 7825201, Fax (0653) 78225202 Kode Pos 24171
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agroristek
ISSN : 2615417X     EISSN : 27210782     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroristek (JAR) p-ISSN 2615-417X, e-ISSN 2721-0782 adalah media ilmiah primer penyebaran hasil-hasil penelitian pertanian, peternakan dan pengembangan budidaya pertanian berkelanjutan dengan misi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional para ahli pertanian, peternakan serta informasi bagi pengambil kebijakan, pelaku, dan pemerhati pembangunan pertanian dan perdesaan. JAR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan dua nomor dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Agustus.
Articles 72 Documents
ARAHAN PENGEMBANGAN TANAMAN PORANG DI KECAMATAN PULAU BESAR KABUPATEN BANGKA SELATAN Fahri Setiawan; Ratna Santi; Shintya Aprilianita; Hadi Fitriansyah
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1784

Abstract

Sektor Pertanian merupakan salah satu penyumbang PDB dan PDRB tertinggi selama masa pandemi Covid-19 dan memiliki pertumbuhan yang positif. Porang memiliki nilai ekspor yang tinggi sehingga memiliki potensi dikembangkan di Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan yang memiliki wilayah dengan syarat tumbuh yang cocok bagi tanaman Porang sebagai penopang perekonomian untuk Kota Terpadu Mandiri di Kecamatan Pulau Besar. Budidaya Porang harus dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pulau Besar yang memiliki kesesuaian lahan yang tinggi sehingga berproduksi secara optimal dan juga harus memiliki arahan pemanfaatan lahan sehingga sesuai dengan rencana tata ruang yang ada. Untuk memperoleh hal tersebut penelitian dilaksanakan dengan metode tumpangtindih (overlay) dan pencocokan (matching). Hasil yang diperoleh, seluruh wilayah Kecamatan Pulau Besar di 12 SPL adalah Sesuai (S) pada tingkat Ordo, Sesuai Marginal (S3) pada tingkat kelas, dan Sesuai Marginal dengan faktor penghambat retensi hara (S3-nr) pada tingkat subkelas.  Lahan yang boleh dilakukan kegiatan budidaya di Kecamatan Pulau Besar seluas 9.128,9 ha dan boleh bersyarat seluas 13.947,7 ha berdasarkan RTRW Kabupaten Bangka Selatan dan sesuai dengan tipologi lahan.Kata kunci : Evaluasi Lahan; Satuan Peta Lahan; Rencana Tata Ruang Wilayah; Pemanfaatan Lahan; Mencocokkan; Tumpang tindih
UJI C/N DAN BAHAN ORGANIK PADA BEBERAPA JENIS LIMBAH DAN LAMA FERMENTASI KOMPOS Rizal Rinaldi; Cut Mulia Sari; Jamilah Jamilah
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis limbah dan lama fermentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Sigli. Penelitian dilaksanakan pada juli tahun 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor jenis limbah dan lama fermentasi, diperoleh 6 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. Secara keseluruhan diperoleh 18 satuan percobaan. Faktor jenis limbah (L) terdiri dari limbah ampas kelapa (L1), limbah ampas tebu (L2), limbah kulit ubi (L3). Faktor lama fermentasi (F) terdiri dari 1 bulan (F1), dan 3 bulan (F2). Parameter yang diamati yaitu C/N dan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor jenis limbah dan lama fermentasi sangat berpengaruh nyata terhadap bahan organik dan tidak berpengaruh nyata pada C/N. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara jenis limbah dan lama fermentasi terhadap C/N dan bahan organik.
EFEK PEMAKAIAN LARUTAN DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L) SEBAGAI BIOPESTISIDA TERHADAP TINGKAT SERANGAN HAMA ULAT PLUTELLA XYLOSTELLA DAN BIOMASSA KOL BUNGA Bukhari, Bukhari; Handayani, Sri
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2518

Abstract

The research was conducted at the experimental farm of Agricultural Faculty of the University of Jabal Ghafur Indrajaya Pidie district which lasted from August to November 2023 with the aim to determine the effect of soursop leaf extract against Plutella xylostella intensity of pest attacks and heavy wet/ cauliflower crop production. The design used in this study is Randomized Design Group (RAK) with six treatments and four replications (blocks), such treatment is the 0 (control or without application), soursop leaf extraxt concentration of 5.0 ; 10.0  ; 15.0 ;  20.0 and 25.0 % solution. The parame ters observed intensity of the attacks the caterpillar larvae of Plutella xylostella, and the  Kol Flower Biomass production. These results indicate that the application of sour sop leaf extract is very significantly on the intensity of the attack Plutella xylostella and biomass of cauliflower production. Plutella xylostella larvae attack intensity is found at the highest concentration of 25.0 % solution is 4.11%, while the intensity of the attack Plutella xylostella larvae found at the lowest concentration of 5.0  % solution is 8.27%, on the other hand, the heaviest cauliflower biomass was found at a concentration of 25.0 % soursop leaf extract solution, namely 970 g/plot, while the lowest biomass was found at a control treatment (without aplication sour sop leaf extract solution or 0 % solution),  with biomass produktion is 620 g/plot.
PARTISIPASI PETANI TERHADAP PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI DI KOTA BANDA ACEH Dianti, Nika; Mardhiah, Ainal; Fadhla, Teuku
Jurnal Agroristek Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i1.2018

Abstract

Program Pekarangan Pangan Lestari (disingkat P2L) merupakan salah satu program unggulan Pemerintah melalui Dinas Pangan Pertanian Aceh yang telah dilaksanakan di Kota Banda Aceh sejak tahun 2013. Program P2L ini awalnya dilakukan dengan pembentukan kelompok tani, selanjutnya melakukan penanaman berbagai jenis tanaman sayuran. Prinsip utama pengembangan P2L adalah mendukung upaya empat komponen, ketahanan dan kemandirian pangan keluarga, diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, konservasi tanaman pangan untuk masa depan, peningkatan kesejahteraan keluarga. Berdasarkan hasil pra survei terdapat permasalahan mengenai tingkat keaktifan dalam melaksanakan program tersebut yang berdampak pada ketidaksesuaian program P2L, sehingga berpengaruh terhadap partisipasi petani terhadap program P2L. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi petani terhadap Program P2L di Kota Banda Aceh. Model Analisis data yang digunakan adalah analisis skala likert. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling yang dilakukan secara acak yang berjumlah 175 petani di tujuh desa berbeda di Kota Banda Aceh. Hasil Penelitian menunjukkan  bahwa: Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan program partisipatif. Kegiatan ini, petani dilibatkan dalam setiap tahapan kegiatan mulai dari persiapan (perencanaan), pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi serta pemanfaatan hasil. Kedua, Tingkat partisipasi petani terhadap program P2L di Kota Banda Aceh sebesar 69% yang artinya berada pada kategori sangat aktif.Kata kunci: Partisipasi, Petani, Perkarangan Pangan Lestari
EFEK PENAMBAHAN TEPUNG SKELETONEMA DALAM PAKAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIK IKAN NILA HITAM (Oreochromis niloticus Bleeker) Zamzami, T. M; Nurfuadi, Nurfuadi; Thaib, Azwar; Sahidir, Ibnu; Nurhayati, Nurhayati; Maulidya, Rulita; Handayani, Lia; Syahputra, Faisal
Jurnal Agroristek Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i1.2265

Abstract

Pemanfaatan tepung Skeletonema sebagai alternatif pakan untuk meningkatkan kelangsungan hidup larva ikan nila merupakan topik utama dalam penelitian ini. Skeletonema, jenis fitoplankton yang kaya akan asam lemak esensial dan zat antimikroba, memiliki potensi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kelangsungan hidup larva ikan nila. Penelitian dilakukan di BPBAP Ujung Batee, Aceh Besar. Metode penelitian melibatkan penggunaan alat seperti thermometer, refraktometer, DO meter, timbangan digital, serok, dan napa. Bahan yang digunakan meliputi benih ikan nila hitam, tepung Skeletonema, dan tepung kepala ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan berupa tepung Skeletonema tidak berbeda signifikan dalam pertumbuhan mutlak larva ikan nila. Analisis data dilakukan dengan uji sidik ragam (ANOVA) dan uji duncan. Penelitian ini memberikan wawasan baru terkait potensi pemanfaatan Skeletonema sebagai bahan pakan alternatif untuk budidaya larva ikan nila.Kata kunci: kelangsungan hidup, larva ikan nila, pakan alternatif,  pertumbuhan mutlak, Skeletonema
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN DAUN KELOR PADA KUALITAS FISIK DAN KIMIA SILASE LIMBAH PERTANIAN Wijaya, Andi Ikhsan; Tullah, Nurhidayah; Lena, Mirza; Aditama, Ryzal Satria; Prasetia, Muhammad Andika; Anggriani, Rini; Risfani, Risfani
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2626

Abstract

Permasalahan pakan di Indonesia adalah kekurangan pakan pada musim kemarau. Salah satu potensi lokal yang dapat dimanfaatkan adalah jerami padi yang merupakan salah satu sumber hijauan yang gampang diperoleh. Namun memiliki pembatas yaitu kurangnyanya kualitas nutrisi seperti rendah protein dan tingginya kandungan serat kasar. Silase merupakan metode pengolahan pakan untuk memperbaiki kualitas nutrisi pada jerami padi dengan menambahkan daun kelor sebagai sumber protein pada pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik dan kimia silase jerami padi dengan penambahan daun kelor. Dengan perlakuan penambahan daun kelor pada jerami padi dengan berbagai level yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15%. Metode penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam  ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun kelor pada silase jerami padi secara signifikan meningkatkan kualitas nutrisi, terutama kandungan protein kasar, dan menurunkan kandungan serat kasar. Serta, penambahan daun kelor juga memperbaiki kualitas fisik silase, seperti warna, aroma, dan tekstur. Hasil ini dapat menjadi salah satu cara memanfaatakan potensi limbah pertanian untuk menjadi bahan pakan ternak.Kata kunci: Bahan Lokal; Hijauan; Kualitas; Silase
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EKSTRAK LABU KUNING (Cucurbita moscheta Durch.) DALAM PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PIGMEN IKAN MAS KOKI LION HEAD (Carassius auratus) Alvandi, Defri; Y, Hariyati; thaib, Azwar; Nurhayati, Nurhayati; Muhazzir, Said; Maulidya, Rulita
Jurnal Agroristek Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i1.2309

Abstract

Ikan mas koki lion head (Carrasius auratus) merupakan salah satu ikan air tawar yang banyak digemari oleh masyarakat karena mudah dirawat dan dipelihara. Ikan mas koki memiliki nilai ekonomis yang ditentukan dari kualitas sel pigmen, sehingga sel pigmen ini harus dipertahankan atau diperhatikan. Upaya mempertahankan warna ikan agar tetap menarik dengan menambahkan karotenoid pada pakan buatan. Salah satu alternatif yang dapat dijadikan sebagai sumber karotenoid adalah labu kuning. Labu kuning dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan tambahan yang dapat diolah menjadi ekstrak, sehingga hasil olahan ekstrak dicampur dengan pakan. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan mengaplikasikan 4 perlakuan dan 3 ulangan, perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu A (tanpa penambahan ekstrak labu kuning), B (Ekstrak labu kuning 1%/100 g pakan), C (Ekstrak labu kuning 3%/100 g pakan) dan D (Ekstrak labu kuning 5%/100 g pakan). Berdasarkan hasil penelitian, ikan mas koki lion head yang diberi pakan ekstrak labu kuning menghasilkan warna yang lebih pekat dibandingkan dengan pakan tanpa penambahan ekstrak labu kuning. Penambahan ekstrak labu kuning sebanyak 5% (perlakuan D) meningkatkan pigmentasi warna pada ikan mas koki lion head, kelangsungan hidup 73,3% dan pertumbuhan bobot mutlak 5,8 g.
APLIKASI MIKORIZA DAN PUPUK KANDANG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TOMAT Mawardiana, Mawardiana; Karnilawati, Karnilawati; Hadi, Budi Al; Isnawati, Isnawati
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2641

Abstract

Pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk kandang di Kabupaten Pidie belum maksimal. Sebagian besar pupuk kandang hanya dibuang begitu saja, padahal mengandung bahan organik yang kaya nutrisi bagi tanaman. Mikoriza merupakan fungi yang dapat bersimbiosis dengan tanaman pada sistem perakaran. Pemberian kombinasi mikoriza dan pupuk kandang belum banyak dilaporkan, padahal dapat meningkatkan produksi tanaman hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi jenis pupuk kandang dengan mikoriza yang tepat untuk meningkatkan produksi tomat. Penelitian dilaksanakan di Gampong Jiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu mikoriza (M) dan pupuk kandang (K). Faktor mikoriza terdiri dari dua taraf, yaitu M0= 0 g/polybag dan M1= 30 g/polybag. Faktor pupuk kandang terdiri dari tiga taraf, yaitu K1= pupuk kandang sapi, K2= pupuk kandang kambing, dan K3= pupuk kandang ayam. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per plot, hasil per hektar, panjang akar, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil per hektar tomat meningkat sebesar 2,87% pada dosis 30 g per polybag dibandingkan tanpa pemberian mikoriza. Selain itu, hasil per hektar meningkat sebesar 4,57% pada penggunaan pupuk kandang ayam dibandingkan pupuk kandang sapi. Kata kunci: mikoriza; pupuk kandang; tomat
EFEK PENAMBAHAN KOMBINASI ENZIM BROMELAIN DAN PAPAIN DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN GURAME (Osphronemus gouramy Lac.) Alvandi, Defri; Basri, Sultan; Thaib, Azwar; Nurhayati, Nurhayati; Muhazzir, Said; Maulidya, Rulita
Jurnal Agroristek Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i1.2310

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kombinasi enzim bromelain dan papain dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan gurame (Osphoronemus gouramy Lac.). Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A sebagai kontrol, Perlakuan B penambahan enzim bromelain 100%, perlakuan C penambahan enzim bromelain 75% dan papain 25%), perlakuan D penambahan enzim bromelain 50% dan 50% papain, perlakuan E penambahan enzim bromelain 25% dan papain 75%, dan perlakuan E penambahan enzim papain 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi enzim bromelain dan papain dalam pakan buatan dengan dosis yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan bobot, spesific growth rate (SGR), konversi pakan, efisiensi pakan, serta berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang dan tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan gurame (Osphoronemus gouramy Lac.). Dosis kombinasi enzim bromelain dan papain yang terbaik ditemukan pada perlakuan D yaitu penambahan enzim bromelain 50% dan 50% papain mampu menghasilkan pertumbuhan panjang mutlak 1,31 cm, laju pertumbuhan bobot mutlak 2,30 g, laju pertumbuhan spesifik 11,48%, konversi pakan 3,68 dan efisiensi pakan 27,60%.
PERANAN KIMIA LINGKUNGAN DALAM PENGEMBANGAN KEBIJAKAN GEOGRAFI BERKELANJUTAN Mazwan, Mazwan; Mauliza, Evi; Sakdiah, Halimatun; Minarni, Minarni; Amaluddin, Amaluddin; Wahidi, Jhon
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2635

Abstract

Artikel ini membahas peranan kimia lingkungan dalam pengembangan kebijakan geografi berkelanjutan dengan cara yang komprehensif dan mendalam. Fokus utama kajian ini adalah memahami bagaimana aktivitas manusia, terutama di sektor industri dan pertanian, berinteraksi dengan lingkungan dan menciptakan dampak yang signifikan. Melalui analisis literatur dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip kimia lingkungan dalam mendukung kebijakan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya integrasi ilmu kimia dalam proses pengambilan keputusan kebijakan lingkungan, dengan menekankan pada pengembangan teknologi ramah lingkungan, pemantauan kualitas lingkungan, dan penerapan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk mitigasi pencemaran. Studi kasus dari berbagai negara, seperti penerapan Sistem 3R di Jepang dan pendekatan holistik di negara-negara Nordik, memberikan contoh konkret bagaimana kebijakan yang efektif dapat diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan lingkungan yang berbasis ilmu pengetahuan tidak hanya dapat mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem tetapi juga meningkatkan efisiensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan kebijakan lingkungan yang lebih efektif, berbasis data, dan berkelanjutan, serta menginspirasi kolaborasi multisektor untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat dan harmonis bagi planet kita.