cover
Contact Name
Hamim Jazuli
Contact Email
Hamimjazuli99@gmail.com
Phone
+6285736964063
Journal Mail Official
Hamimjazuli99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Selomangleng Nomor 1 Kota Kediri Jawa Timur Kode Pos : 64115
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 2579342X     EISSN : 26205149     DOI : 10.30737/mediasosian
Core Subject : Social,
JURNAL MEDIASOSIAN (Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara), dengan nomor P-ISSN 2579-342X (cetak) dan E-ISSN 2620-5149 (online) adalah jurnal ilmiah di lingkungan ilmu sosial dan ilmu politik yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadiri, meliputi bidang kebijakan publik, layanan publik, bidang sosial kemasyarakatan, budaya dan perubahan sosial serta berbagai fenomena yang terkait atau menjadi dampak dari implementasi politik praktis misalnya kasus-kasus pilkada, pemilu, konflik sosial akibat-akibat dari kebijakan publik atau politik. Mediasosian juga memuat berbagai karya ilmiah dari sudut kajian kearifan lokal. Jurnal Mediasosian memuat karya tulis ilmiah dari berbagai peneliti yang merupakan luaran atau hasil penelitian dari dosen-dosen, mahasiswa hingga para ahli sesuai dengan lingkup ilmiah sebagaimana tersebut diatas.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2025): September 2025" : 16 Documents clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN TATA KELOLA PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Mustapa, Rasdiana; Dema, Herman; Mustanir, Ahmad; Lubis, Sandi
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan dan Tata Kelola Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kabupaten Sidenreng Rappang. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan dipengaruhi oleh faktor komunikasi yang berjalan efektif. Dari sisi sumber daya, meskipun dari segi anggaran memadai keterbatasan jumlah dan distribusi petugas teknis menjadi kendala utama. Sikap pelaksana menunjukkan komitmen dan profesionalisme, dengan petugas yang proaktif dalam mendampingi masyarakat, serta menjaga komunikasi terbuka. Struktur birokrasi dinilai adaptif dan kolaboratif, Dalam aspek tata kelola, prinsip transparansi diterapkan melalui beragam saluran informasi, meski belum secara spesifik menjangkau informasi program PTSL. Responsivitas pelaksana tergolong tinggi di lapangan, tetapi belum dibarengi evaluasi kinerja berbasis umpan balik masyarakat. Akuntabilitas dilaksanakan melalui sistem pelaporan, dokumentasi, dan mekanisme sanggahan, walaupun aspek evaluatif layanan belum optimal. Partisipasi masyarakat tergolong aktif dalam pemberkasan, difasilitasi oleh pendekatan lokal berbasis budaya dan sosial.
Analisis Tantangan Dan Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Di Indonesia Timur Amalia, Virdha Melinda; Warsito, Lazuwardy ‘Alam Qalby; Aziz, Haidar
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6416

Abstract

Tantangan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Indonesia Timur dan dampaknya terhadap layanan publik masih menjadi masalah signifikan. Meskipun e-government menjadi prioritas nasional, data menunjukkan indeks SPBE di Indonesia Timur lebih rendah (2.14) dibandingkan dengan Indonesia Barat (4.02) dan Tengah (3.53). Dengan pendekatan interpretatif, faktor penghambat seperti kesenjangan digital, keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan rendahnya kesadaran publik teridentifikasi sebagai tantangan utama. Akses internet terbatas, biaya tinggi, dan hambatan budaya menjadi kendala di daerah terpencil. Namun, beberapa inisiatif lokal menunjukkan potensi perbaikan dalam tata kelola pemerintahan, meskipun dihadapkan pada masalah komunikasi dan alokasi sumber daya. Rekomendasi mencakup peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan digital yang intensif, pemanfaatan program peningkatan infrastruktur digital, serta melaksanakan evaluasi internal mandiri secara berkala.
Evaluasi Governansi Digital pada Layanan Perpanjangan SIM melalui Aplikasi SINAR Yustiari, Shinta Happy; Rorrong, Jenny Rahelia
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6516

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) pada aplikasi SINAR dalam perspektif governansi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Temuan dari penelitian ini mendorong pemanfaatan aplikasi ”Digital Korlantas” sebagai alat yang mudah, cepat, efisien serta ekonomis untuk mengakses layanan perpanjangan SIM namun tidak harus mengunjungi kantor pelayanan. Hasil dalam penelitian ini dapat berkontribusi dalam pengembangan serta peningkatan kemajuan ilmu pengetahuan, dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dalam mengembangkan inovasi pada persepektif governansi digital dalam aplikasi mobile.
KONSERVASI KAWASAN HERITAGE MELALUI URBAN TOURISM: TANTANGAN DAN PELUANG KEBERLANJUTAN Putri Sakina, Fadhila; Pratama, Andhika Yudha; Wijaya, Daya Negri; Larasati, Adinda Dwi; Meritasari, Dini Putri Ratna
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6520

Abstract

Kawasan heritage memiliki keunikan dan karakter yang dapat membentuk identitas kota. Bagian dari ruang publik yang bernilai sejarah ini, perlu dilestarikan keberadaannya. Pembangunan perkotaan harus memperhitungkan keberadaan kawasan heritage, supaya tidak merusak dan mengurangi nilai sejarah dan budayanya. Pembangunan urban tourism, dapat menjadi strategi untuk menyinergikan kawasan heritage ke dalam arah pembangunan perkotaan. Peluang ekonomi baru dapat tercipta melalui aktivitas wisata yang berpusat di kawasan heritage. Namun, resiko seperti komodifikasi, perubahan nilai dan identitas kawasan heritage perlu diperhitungkan dalam pembangunan urban tourism. Penelitian ini mengkaji dinamika peluang dan tantangan konservasi kawasan heritage melalui urban tourism. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada Komunitas Historia Van Madioen sebagai komunitas pecinta sejarah Kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peluang dari sisi dukungan kebijakan dan keberadaan komunitas masyarakat yang mendukung konservasi kawasan heritage. Namun, tantangan berupa potensi komersialisasi kawasan heritage yang berlebih dapat merusak prinsip konservasi. Keberhasilan konservasi kawasan heritage di berbagai kota di dunia dapat menjadi contoh bagaimana pengelolaan yang bijaksana dapat menjaga sekaligus memanfaatkan kawasan heritage.
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN INTERVENSI PENURUNAN STUNTING TERINTEGRASI DI KECAMATAN LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH Umar Osi, Syafrin; Ode Asrun Azis R, La; Firdaus
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6540

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, berdasarkan kebijakan Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2020. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan kebijakan menurunkan angka stunting dari 23,5% (2021) menjadi 14,4% (2024). Analisis efektivitas kebijakan mengidentifikasi tiga faktor kunci penentu keberhasilan: (1) koordinasi lintas sektor yang terstruktur antara dinas kesehatan, pendidikan, dan sosial sebagai faktor dominan; (2) sistem monitoring dan evaluasi berbasis data real-time yang memungkinkan penyesuaian program secara responsif; dan (3) pemberdayaan kader posyandu sebagai ujung tombak implementasi di tingkat grassroots. Program penyuluhan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan pemberian makanan tambahan kepada kelompok rentan menjadi instrumen utama kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan stunting tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi lebih pada kualitas sinergi kelembagaan dan kapasitas implementasi di level operasional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model implementasi kebijakan stunting terintegrasi yang dapat direplikasi di daerah lain.
Effect of Service Quality and Ease of Use Perception on Public Satisfaction of GoBis (Golek Bis) Suroboyo Application Users Millensyah, Erwing Wahyu
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6624

Abstract

Effect of service quality and ease of use perception on public satisfaction with the GoBis (Golek Bis) application in Surabaya. This study employs a quantitative approach by distributing questionnaires to 400 respondents who are active users of the application. The results of multiple linear regression analysis indicate that both independent variables significantly affect user satisfaction. However, ease of use perception shows a stronger impact than service quality. This study addresses the gap in previous research, which has largely focused on technical usability and interface design of the GoBis application, by examining the direct effects of service quality and ease of use perception on public satisfaction. The findings provide practical insights for the Surabaya City Government to enhance GoBis through improved usability, integrated payment systems, accurate real-time information, and responsive services, thereby strengthening public satisfaction and loyalty toward smart transportation services.
Smart City dan Tata Kelola Adaptif: Analisis Dampak Lintas Regional Rintaka, Muhammad Ilham Nur Ikhsan
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6788

Abstract

Kota pintar berkembang sebagai respons terhadap urbanisasi dan tantangan perkotaan seperti kemacetan, polusi, dan pengelolaan sumber daya. Namun, literatur masih terfragmentasi dan kurang membahas dampak lintas wilayah. Penelitian ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan menganalisis dampak lintas regional dari implementasi kota pintar. Metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan terhadap 45 artikel terindeks Scopus (2020–2025) yang mencakup Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Hasil menunjukkan variasi multidimensional: Asia menonjol pada transformasi digital dan ekonomi hijau; Eropa pada transparansi, partisipasi publik, dan efisiensi energi; Amerika pada kolaborasi lintas sektor dan tata kelola inklusif; sementara Afrika menjadikan kota pintar sebagai strategi pencapaian SDGs meskipun menghadapi kesenjangan digital. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas kota pintar tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh interaksi kompleks antara tata kelola adaptif, keterlibatan warga, dan kesiapan infrastruktur. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan kontekstual per wilayah, penguatan kemitraan publik–swasta, serta strategi peningkatan literasi digital masyarakat. Untuk agenda riset ke depan, studi ini merekomendasikan desain longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang smart city, penguatan pendekatan interdisipliner, serta penerapan metodologi komparatif kuantitatif–kualitatif guna meningkatkan validitas lintas konteks.
MODEL PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN KAMPUNG PENELEH BERBASIS URBAN HERITAGE TOURISM SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN IDENTITAS KOTA SURABAYA Nurany, Fierda; Curtinawati, Rizki Fillya; Khoir, Fatihul; Bachtiar, Rizky Nur Aini; Yusufi, Arinda Devira
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6800

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis urban heritage tourism di Kampung Peneleh sebagai bagian dari pelestarian identitas Kota Surabaya. Urgensi penelitian terletak pada ancaman hilangnya nilai sejarah kawasan heritage akibat modernisasi kota, sehingga dibutuhkan strategi pengelolaan yang mampu menjaga autentisitas sekaligus memberi manfaat ekonomi dan sosial. Kampung Peneleh memiliki potensi besar sebagai cagar budaya dengan aset sejarah fisik dan nonfisik, namun terkendala keterbatasan fasilitas, atraksi yang kurang variatif, dan agenda wisata yang belum konsisten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, FGD, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan dari pemerintah, pengelola, komunitas, UMKM, dan wisatawan. Hasil menunjukkan pengelolaan wisata heritage bertumpu pada empat pilar: pelestarian autentisitas, penguatan daya tarik, partisipasi masyarakat, serta peningkatan aksesibilitas dan keberlanjutan. Penelitian ini terbatas pada lingkup lokasi Kampung Peneleh dan belum mengkaji dampak kuantitatif. Ke depan, riset dapat diperluas pada kawasan heritage lain serta mengintegrasikan pendekatan kuantitatif guna memperkaya model yang ditawarkan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya kolaborasi multi-pihak, kalender wisata tahunan, dan integrasi UMKM untuk memperkuat dampak ekonomi, sosial, serta memperkaya kajian urban heritage tourism.
DINAMIKA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SOSIAL DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU (DBHCHT): STUDI LITERATUR DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA (D.I) YOGYAKARTA Haliim, Wimmy; Wicaksono, Moddie Alvianto
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6803

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika implementasi kebijakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di lima kabupaten/kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yaitu Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta. Sebagai sumber pendapatan daerah yang penting, DBHCHT diharapkan dapat mendukung sektor kesehatan, pengembangan industri tembakau, serta peningkatan kesejahteraan petani tembakau. Namun, muncul berbagai kendala seperti lemahnya pengawasan, alokasi anggaran yang tidak transparan, hingga bantuan sosial tidak tepat sasaran kepada petani tembakau. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan data primer didapatkan di Kabupaten Sleman sebagai kabupaten dengan penerimaan dana DBHCHT terbesar di Provinsi DIY. Sedangkan metode studi literatur dan analisis kebijakan untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan DBHCHT di lima kabupaten/kota di Provinsi DIY. Temuan penelitian ini menunjukkan ketidaksinkronan antara regulasi pusat dan daerah memperburuk efektivitas penggunaan dana tersebut. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Implementasi DBHCHT belum Meningkatkan kesejahteraan petani tembakau. Hal tersebut dikarenakan sinkronisasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan DBHCHT justru menjadi hambatan bagi petani tembakau. Perlu reformasi kebijakan yang mencakup peningkatan transparansi, penguatan pengawasan, dan penyesuaian kebijakan yang lebih tepat sasaran. Sehinga penelitian ini dapat memberikan pengetahuan bagi pemerintah daerah di wilayah Provinsi DIY dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan DBHCHT, terutama dampak positifnya terhadap petani tembakau.
Formulasi Kebijakan Efisiensi Anggaran Tahun 2025 Martarech, Muhammad Ikrar; Budiyanto, Muhammad Nur; Iriani, Atrika
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6810

Abstract

Efisiensi belanja dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan efektivitas anggaran dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka untuk menganalisis proses perumusan kebijakan melalui model proses kebijakan, meliputi identifikasi masalah, penetapan agenda, perumusan, adopsi, dan implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran didorong oleh defisit fiskal, beban utang, serta inefisiensi pengeluaran, dan kemudian ditetapkan sebagai prioritas nasional melalui Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025. Implementasi kebijakan menekankan pembatasan belanja non-prioritas, optimalisasi pendapatan, realokasi anggaran ke sektor produktif, serta digitalisasi tata kelola anggaran. Implikasinya menuntut penguatan transparansi, koordinasi antar-lembaga, dan percepatan administrasi digital. Jika dijalankan konsisten, kebijakan ini diharapkan mampu memperbaiki tata kelola keuangan negara, mengurangi defisit, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 16