cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2025)" : 21 Documents clear
Strategi Public Relations Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara Membangun Citra Positif dan Kepercayaan Publik Harahap, Andre Genesa; Humaizi; Zulkarnain, Iskandar
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2375

Abstract

This study aims to determine how the public relations strategy of the North Sumatra Ministry of Law and Human Rights Regional Office is implemented in building a positive image and public trust, the obstacles faced in implementing the public relations strategy and the relationship model created between public relations and the public. This study uses a constructivism paradigm with a qualitative descriptive approach. Data collection techniques are carried out through in-depth interviews, participatory observation and document collection/literature studies. The important findings of this study are that the public relations of the North Sumatra Ministry of Law and Human Rights Regional Office has implemented a public relations strategy, namely managing relations, developing strategies and developing networks as an effort to build a positive image and public trust. However, the public relations strategy implemented by the Public Relations of the North Sumatra Ministry of Law and Human Rights Regional Office is still less effective in improving a positive image and public trust. Some of the problems faced are budget limitations, low human resources, the function of the Public Relations section as a one-stop information center that is not yet optimal, the competence of Public Relations in providing Public Relations materials is not good, and the lack of coordination and synergy between the Public Relations Section and other work units in terms of providing accurate and valid information. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi public relations Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara yang diterapkan dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik, hambatan-hambatan yang dihadapi dalam menjalankan strategi public relations tersebut maupun model hubungan yang tercipta antara public relations dengan public menggunakan teori Sugiyono. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivisme dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan pengumpulan dokumen/studi kepustakaan. Temuan penting penelitian ini adalah bahwa public relations Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara telah melakukan strategi public relations yakni mengelola relasi, mengembangkan strategi dan mengembangkan jaringan sebagai Upaya untuk membangun citra positif dan kepercayaan publik. Namun strategi public relations yang diimplementasikan oleh Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara masih kurang efektif dalam meningkatkan citra positif dan kepercayaan publik. Beberapa permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran, sumber daya manusia masih rendah, fungsi bagian Humas sebagai pusat informasi satu pintu yang belum optimal, kompetensi Humas dalam menyediakan materi Humas belum baik, serta kurangnya koordinasi dan sinergitas antara Bagian Humas dengan unit kerja lainnya dalam hal menyediakan informasi yang akurat dan valid.
Analisis Komunikasi Intrapersonal dalam Membentuk Kepercayaan Diri pada Perempuan Korban Body Shaming di Kota Medan Ariftha, Annisa; Zulkarnain, Iskandar; Kurniawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2408

Abstract

This study focuses on the role of intrapersonal communication in rebuilding the self-confidence of women who have experienced body shaming in Medan City. Body shaming is understood as a form of verbal abuse that can cause serious psychological consequences, including decreased self-esteem, body image disturbances, and feelings of worthlessness. The primary aim of this research is to explore how intrapersonal communication processes, particularly self-talk and self-reflection, contribute to the psychological recovery of the victims. This study employs a descriptive qualitative approach using in-depth interviews with five female informants who have experienced body shaming, supported by data triangulation through an interview with a clinical psychologist. The findings indicate that positive intrapersonal communication helps victims recognize, accept, and value themselves, thereby gradually restoring their lost self-confidence. In addition, support from family and the surrounding social environment plays a significant role in strengthening the mental recovery process. This research contributes to the fields of communication studies and mental health, and may serve as a reference for developing educational programs that are sensitive to gender issues in society and educational institutions. Abstrak Penelitian ini berfokus pada peran komunikasi intrapersonal dalam proses pemulihan kepercayaan diri perempuan korban body shaming di Kota Medan. Body shaming dipahami sebagai bentuk kekerasan verbal yang menimbulkan dampak psikologis signifikan, seperti penurunan rasa percaya diri, gangguan citra tubuh, hingga munculnya perasaan rendah diri. Studi ini bertujuan untuk menggali bagaimana mekanisme komunikasi intrapersonal, khususnya melalui self-talk dan refleksi diri, berkontribusi dalam mendukung pemulihan kondisi psikologis korban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terhadap lima informan perempuan yang memiliki pengalaman sebagai korban body shaming, serta diperkuat dengan triangulasi data melalui wawancara bersama seorang psikolog klinis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi intrapersonal yang bersifat positif mampu membantu korban dalam mengenali, menerima, dan menghargai diri, sehingga secara bertahap membangun kembali kepercayaan diri yang sempat menurun. Selain itu, keterlibatan keluarga dan lingkungan sosial turut berperan penting dalam memperkuat proses pemulihan mental. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi dan kesehatan mental, serta dapat menjadi rujukan dalam perancangan program edukatif yang sensitif terhadap isu gender di masyarakat dan lingkungan pendidikan.
Analisis Resepsi Gen Z Terhadap Komentar Stigma Curanmor di Surabaya Muhamad, Gunawan; Arimbi, Diah Ariani; Meyrasyawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2425

Abstract

The criminal cases of motorcycle theft in Surabaya in 2024 are becoming increasingly rampant and worrying. Throughout 2024, 444 cases of motorcycle theft were recorded in Surabaya. The increasing cases of motorcycle theft in Surabaya have an impact on the many news reports about motorcycle theft cases in Surabaya, one of which is on Instagram. One of the Instagram accounts that always reports on motorcycle theft cases is Suara Surabaya, recorded in 2024, the Suara Surabaya Instagram account reported 94 motorcycle theft cases. In the uploads of these motorcycle theft cases, they are always followed by various comments from netizens. One of the comment patterns that is often found in the motorcycle theft news uploads is the stigma of the perpetrators of motorcycle theft which is directed at the Madurese ethnic group. This study tries to analyze the impact of comments on the stigma of motorcycle theft on Gen Z's reception. This study uses Stuart Hall's reception theory as a basis with a random sampling method on Gen Z in Surabaya who actively use Instagram social media with observation and interview data collection techniques. This study states that educational background and audience experience factors play an important role in the process of decoding a text. The higher the level of education of the audience, the more rationality is shown in interpreting a text. Good and bad experiences of a phenomenon also play an important role in the audience's perspective in interpreting a text. Abstrak Kasus kriminal curanmor di Surabaya tahun 2024 menjadi semakin marak dan mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2024 tercatat 444 kasus curanmor di Surabaya. Meningkatnya kasus curanmor di Surabaya berdampak pada banyaknya pemberitaan tentang pemberitaan kasus curanmor di Surabaya, salah satunya di Instagram. Salah satu akun instagram yang selalu memberitakan tentang kasus curanmor adalah Suara Surabaya, tercatat pada tahun 2024, akun instagram Suara Surabaya memberitakan kasus curanmor sebanyak 94 unggahan. Pada unggahan kasus curanmor tersebut, selalu diikuti dengan berbagai komentar dari warganet. Salah satunya pola komentar yang sering dijumpai pada unggahan berita curanmor tersebut adalah adanya stigma pelaku curanmor yang tertuju pada etnis Madura. Penelitian ini mencoba menganalisis dampak dari komentar stigma curanmor terhadap resepsi Gen Z. Penelitian ini menggunakan landasan teori resepsi karya Stuart Hall dengan metode random sampling terhadap gen Z di Surabaya yang aktif menggunakan sosial media Instagram dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Pada penelitian ini mengemukakan bahwa faktor latar belakang pendidikan dan pengalaman audiens berperan penting terhadap proses decoding sebuah teks. Semakin tinggi latar belakang pendidikan audiens, maka semakin menunjukkan rasionalitas dalam memaknai sebuah teks. Pengalaman baik dan buruk terhadap sebuah fenomena juga berperan penting terhadap sudut pandang audiens dalam memaknai sebuah teks.
Komunikasi Kesehatan dan Pelanggaran Harapan Pasien Medan yang Berobat di Penang Malaysia Putri, Sri Nurhafmi Widia Hermawan; Nurbani; Kurniawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2429

Abstract

The phenomenon of increasing numbers of Indonesian patients, particularly from Medan, choosing to seek medical treatment in Penang, Malaysia, is the focus of this study. Departing from unmet expectations regarding domestic healthcare services, this study aims to understand the communication between patients and medical personnel, as well as the factors that drive patients to choose overseas services. A qualitative method with a phenomenological approach was used to gain an in-depth understanding of the patients' experiences. Data was collected through in-depth interviews with five patients from Medan selected through purposive sampling based on the criterion of having undergone at least three independent medical treatments in Penang. Data triangulation involved a doctor to enrich perspectives and enhance the validity of findings. The study revealed that ineffective communication and lack of empathy in local hospitals led to patient dissatisfaction, prompting them to seek more patient-friendly, transparent, and professional services in Penang. Cost, ease of access, and cultural similarities further reinforce this decision. This study underscores the importance of improving communication and medical professionalism in Indonesia to reduce unmet expectations and decrease the number of patients seeking treatment abroad. Abstrak Fenomena peningkatan pasien asal Indonesia, terutama dari Medan, yang memilih berobat ke Penang, Malaysia, menjadi fokus penelitian ini. Berangkat dari pelanggaran harapan terhadap layanan kesehatan domestik, penelitian ini bertujuan memahami komunikasi antara pasien dan tenaga medis serta faktor yang mendorong pasien memilih layanan luar negeri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, memungkinkan pemahaman mendalam pengalaman pasien. Data dikumpulkan lewat wawancara mendalam dengan lima pasien Medan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria pengalaman minimal tigakali berobat ke Penang secara mandiri. Triangulasi data melibatkan seorang dokter untuk memperkaya perspektif dan meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian mengungkap bahwa komunikasi yang kurang efektif dan empati di rumah sakit lokal menyebabkan ketidakpuasan pasien, sehingga mereka mencari layanan yang lebih ramah, transparan, dan profesional di Penang. Faktor biaya, akses mudah, dan kesamaan budaya turut memperkuat keputusan tersebut. Studi ini menegaskan pentingnya peningkatan komunikasi dan profesionalisme medis di Indonesia guna menekan pelanggaran harapan dan mengurangi pasien yang berobat ke luar negeri.
Pengaruh Efektivitas Komunikasi Organisasi dan Kepemimpinan Religius Terhadap Loyalitas Anggota pada Organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sinaga, Hari Fana Riki Ulfakh; Zulkarnain, Iskandar; Ramadhani, Emilia
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2450

Abstract

This study aims to examine the extent to which organizational communication effectiveness and religious leadership influence member loyalty within the Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). The research adopts a quantitative correlational approach to empirically analyze the relationships among variables. The population consists of KAMMI central board members, with a sample of 154 respondents determined using the Yamane formula. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using partial and simultaneous statistical tests. The findings reveal that organizational communication has a significant effect on member loyalty, indicated by a significance value of 0.000 and a partial t-value of 26.975. This result suggests that effective communication enhances trust, involvement, and members’ commitment to the organization. Furthermore, religious leadership also shows a significant influence on member loyalty, with a significance value of 0.000 and a partial t-value of 36.895, demonstrating that leadership grounded in religious values such as integrity, honesty, and concern for members plays a crucial role in strengthening emotional bonds and organizational commitment. Simultaneously, organizational communication and religious leadership significantly affect member loyalty, as evidenced by an F-value of 99.274 with a significance level of 0.000. These findings confirm that the synergy between effective organizational communication and religious leadership is a key determinant in fostering strong member loyalty within KAMMI. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas komunikasi organisasi dan kepemimpinan religius terhadap loyalitas anggota dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional guna melihat hubungan dan pengaruh antarvariabel secara empiris. Populasi penelitian adalah pengurus pusat KAMMI, dengan jumlah sampel sebanyak 154 responden yang ditentukan menggunakan rumus Yamane. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai t hitung sebesar 26,975, yang mengindikasikan bahwa komunikasi yang efektif mampu meningkatkan kepercayaan, keterlibatan, dan komitmen anggota terhadap organisasi. Selain itu, kepemimpinan religius juga terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota dengan nilai signifikansi 0,000 dan nilai t hitung sebesar 36,895, menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai religius dalam kepemimpinan berperan penting dalam membangun ikatan emosional dan komitmen organisasi. Secara simultan, komunikasi organisasi dan kepemimpinan religius berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota, yang dibuktikan dengan nilai F sebesar 99,274 dan signifikansi 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara komunikasi yang efektif dan kepemimpinan religius menjadi faktor kunci dalam membentuk loyalitas anggota KAMMI.
Komersialisasi Anak di Media Sosial: Analisis Konten Akun TikTok Kidfluencer @shabiraalulaadnan Nugroho, Restu Agung; Amali, Muhammad Thoyib
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2500

Abstract

The kidfluencer phenomenon on social media has become part of a growing digital marketing strategy, including on the TikTok platform. This study aims to analyze the content commercialization process on @shabiraalulaadnan's TikTok account based on the three-stage commercialization model, namely pre-commercialization, commercialization, and post-commercialization. The method used is qualitative content analysis with a descriptive approach, through observation of eight selected videos that display consistent communication patterns. The results show that the commercialization process in this account is carried out systematically. The pre-commercialization stage is marked by the preparation of the script, the use of standard Indonesian language style by children, the storytelling format, and the insertion of light humor that builds closeness with the audience. The commercialization stage can be seen from the contextual integration of products in the narrative, while the post-commercialization stage is marked by a call to action and the use of shopping features on the platform. The novelty of this research lies in the discovery of a distinctive communication style displayed through standard children's language, storytelling consistency, and the use of catchphrases as affective elements that strengthen audience recall and engagement. These findings contribute to the development of digital marketing communication strategy studies through kidfluencer content on social media. Abstrak Fenomena kidfluencer di media sosial telah menjadi bagian dari strategi pemasaran digital yang terus berkembang, termasuk dalam platform TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komersialisasi konten pada akun TikTok @shabiraalulaadnan berdasarkan model tiga tahap komersialisasi, yaitu pre-commercialization, commercialization, dan post-commercialization. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi terhadap tigavideo terpilih yang menampilkan pola komunikasi yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komersialisasi dalam akun ini dilakukan secara sistematis. Tahap pre-commercialization ditandai oleh penyusunan naskah, penggunaan gaya bahasa Indonesia baku oleh anak, format storytelling, serta penyisipan humor ringan yang membangun kedekatan dengan audiens. Tahap commercialization terlihat dari integrasi produk secara kontekstual dalam narasi, sementara tahap post-commercialization ditandai oleh adanya ajakan bertindak dan pemanfaatan fitur belanja dalam platform. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penemuan gaya komunikasi khas yang ditampilkan melalui bahasa baku anak, konsistensi storytelling, serta penggunaan catchphrase sebagai elemen afektif yang memperkuat daya ingat dan keterlibatan audiens. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian strategi komunikasi pemasaran digital melalui konten kidfluencer di media sosial.
Analisis Makna Simbolik Tari Domba Garut Pada Sanggar Galura Kencana Julianti, Syifa; Salamah, Ummu; Hadiati
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2527

Abstract

This research is motivated by concerns about the fading of the meaning of local culture due to the development of popular culture that tends to ignore traditional values. The Domba Garut Dance by Sanggar Galura Kencana was chosen as the object of study because it is believed to hold cultural symbols that represent the identity of the Garut people. By using a qualitative method and ethnographic approach, and based on the theory of symbolic interactionism, this research aims to reveal the symbolic meaning contained in dance movements, makeup, costumes, music, and dancers' roles. Data was obtained through observation and in-depth interviews with choreographers and dancers. The results showed that dance movements represent Garut sheep in the art of agility known as dashing, make-up and costumes symbolize strength, simplicity, and courage, while music and poetry strengthen the nuances of fighting. This dance can be performed by men and women as long as they are able to internalize the symbolic value in question. In conclusion, Domba Garut Dance is not just a performing art, but a symbolic communication medium that represents cultural identity and a means of local education that needs to be preserved. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kekhawatiran terhadap lunturnya makna budaya lokal akibat perkembangan budaya populer yang cenderung mengabaikan nilai Tradisional. Tari Domba Garut karya Sanggar Galura Kencana dipilih sebagai objek kajian karena diyakini menyimpan simbol-simbol budaya yang merepresentasikan identitas masyarakat Garut. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan etnografi, serta berlandaskan teori interaksionisme simbolik, penelitian ini bertujuan mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam gerak tari, tata rias, kostum, musik, dan peran penari. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan koreografer dan penari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tari merepresentasikan Domba Garut dalam seni ketangkasan yang dikenal dengan gagah. Make up atau tata rias dan kostum menjadi simbol kekuatan, kesederhanaan, dan keberanian, sedangkan musik dan syair memperkuat nuansa pertarungan. Tari ini dapat dibawakan oleh laki-laki maupun perempuan selama mampu menginternalisasi nilai simbolik yang dimaksud. Kesimpulannya, Tari Domba Garut bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan media komunikasi simbolik yang merepresentasikan identitas budaya dan sarana edukasi lokal yang perlu dilestarikan.
Sinergi Fandom K-POP Indonesia Pada Kegiatan Kemanusiaan BTS Army Indonesia Peduli Palestina Pramania, I Gusti Agung Ayu Rahma; Sekarpratiwi, Ruth Vidyadanu; Aswindaru, Widya Tri
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2530

Abstract

This study explores the synergy of the Indonesian BTS Army fandom in a humanitarian initiative titled BTS Army Indonesia Cares for Palestine. The main issue examined is how the solidarity and collective synergy of this fandom can be analyzed using Raymond B. Cattell’s Group-Syntality Theory. The study employs a qualitative descriptive method with a case study approach and document analysis of various social media posts and mass media reports. The findings reveal that the Indonesian Army is not merely a K-pop fan group but also functions as an effective solidarity community. Within just four days, they successfully raised over IDR 1 billion for humanitarian aid to Palestine, with tangible distributions in the form of medical supplies, basic foodstuffs, and clean water. These results demonstrate that fandoms can possess significant synergistic power when driven by shared values, common goals, and intensive communication among members. In conclusion, fandom synergy, when collectively managed, can generate significant social impact and reinforces the relevance of Group-Syntality Theory in the context of digital group communication. Abstrak Penelitian ini membahas sinergi fandom BTS Army Indonesia dalam aksi kemanusiaan bertajuk BTS Army Indonesia Peduli Palestina. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana solidaritas dan sinergi kolektif fandom ini dapat dianalisis menggunakan Group-Syntality Theory dari Raymond B. Cattell. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis dokumentasi dari berbagai unggahan media sosial serta laporan media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Army Indonesia tidak hanya sebagai kelompok penggemar K-pop, tetapi juga mampu bertindak sebagai komunitas solidaritas yang efektif. Dalam waktu empat hari, ARMY berhasil menggalang lebih dari Rp1 miliar untuk bantuan kemanusiaan di Palestina, dengan distribusi nyata berupa bantuan medis, sembako, dan air bersih. Temuan ini menunjukkan bahwa fandom dapat memiliki kekuatan sinergis yang besar ketika didorong oleh kesamaan nilai, tujuan, dan komunikasi intensif antaranggota. Kesimpulannya, sinergi dalam fandom, jika dikelola secara kolektif, mampu menghasilkan dampak sosial yang signifikan dan memperkuat relevansi teori Group-Syntality dalam konteks komunikasi kelompok digital.
Komunikasi Politik Bawaslu Kota Malang dalam Pendidikan Politik Masyarakat untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi Fattah, Zulfikar Waliyuddin; Wafa, Alfian Fawaidil; Aminulloh, Akhirul; Hanafi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2652

Abstract

This research focuses on the role of political communication conducted by election supervision organizations in improving the quality of democracy at the local level. The Malang City Election Supervisory Agency (Bawaslu) not only regulates elections, but it also serves as a political education institution, raising public knowledge and participation. The goal of this research is to assess the political communication methods employed by Bawaslu Malang City to implement public political education and how they affect the quality of democracy. Data were collected using descriptive qualitative approaches, including observations, interviews, and documentation studies.The study demonstrates that Bawaslu Malang City employs participatory, collaborative, and adaptable political communication strategies in response to digital media developments, including political literacy campaigns, inter-agency collaboration, and community campaigns. Bawaslu improves public knowledge regarding election integrity, promotes active citizen involvement, and builds public faith in democratic institutions. The findings indicate that the political communication of Bawaslu Malang City is crucial for fostering an engaged political culture and reinforcing the foundations of local democracy to achieve an optimal democratic standard. Abstrak Studi ini didasarkan pada pentingnya komunikasi politik yang dilakukan oleh lembaga pengawas pemilu dalam meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat lokal. Bawaslu Kota Malang tidak hanya mengawasi pemilu tetapi juga bekerja sebagai lembaga pendidikan politik untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi metode komunikasi politik yang digunakan oleh Bawaslu Kota Malang untuk menerapkan pendidikan politik masyarakat dan bagaimana hal itu berdampak pada meningkatkan kualitas demokrasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu Kota Malang menggunakan strategi komunikasi politik yang berpartisipasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan media digital. melalui kampanye literasi politik, kerja sama antar lembaga, dan kampanye komunitas. Bawaslu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kemurnian pemilu, mendorong partisipasi aktif warga, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga demokrasi. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi politik Bawaslu Kota Malang sangat penting untuk membangun budaya politik yang terlibat dan memperkuat pondasi demokrasi lokal menuju kualitas demokrasi ideal.
Pengaruh Social Media Marketing Akun Instagram @revassutamamedika Terhadap Citra Perusahaan PT Revass Utama Medika Halim, Muthia Malihah Raniah; Nugroho, David Rizar; Yuliasari, Ika
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2693

Abstract

In the digital era, Instagram has become one of the most influential platforms in shaping public perceptions of a company. PT Revass Utama Medika uses Instagram as a digital communication medium to deliver corporate information and strengthen its positive image. This study aims to examine the influence of Social Media Marketing on the Instagram account @revassutamamedika on the corporate image of PT Revass Utama Medika. The research employed a quantitative approach involving 100 respondents who follow the account. The study applies Social Media Marketing indicators—entertainment, interaction, trendiness, customization, and forward information—along with corporate image indicators consisting of personality, reputation, value, and corporate identity. The results show that Social Media Marketing on the @revassutamamedika account has a positive and significant influence on the corporate image of PT Revass Utama Medika, contributing 78.1%. Regression analysis indicates a positive, unidirectional relationship between the two variables, meaning that better implementation of Social Media Marketing strategies leads to a stronger corporate image in the eyes of the public. These findings demonstrate that improving content quality, increasing interaction with followers, and maintaining consistent information delivery play important roles in strengthening the audience’s positive perception of PT Revass Utama Medika. Abstrak Di era digital, Instagram menjadi salah satu platform yang berpengaruh dalam membentuk persepsi publik terhadap perusahaan. PT Revass Utama Medika memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi digital untuk menyampaikan informasi perusahaan dan memperkuat citra positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Media Marketing pada akun Instagram @revassutamamedika terhadap citra perusahaan PT Revass Utama Medika. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pengikut aktif. Indikator Social Media Marketing meliputi entertainment, interaction, trendiness, customization, dan forward information, sedangkan citra perusahaan diukur melalui personality, reputation, value, dan corporate identity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra perusahaan dengan kontribusi sebesar 78,1%. Analisis regresi juga menunjukkan adanya hubungan yang positif dan searah antara kedua variabel, yang berarti semakin baik penerapan strategi pemasaran melalui Instagram, semakin kuat citra perusahaan terbentuk di mata publik. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas konten, interaksi dengan audiens, dan konsistensi penyampaian informasi berperan penting dalam memperkuat persepsi positif terhadap PT Revass Utama Medika.

Page 2 of 3 | Total Record : 21