cover
Contact Name
Baharuddin
Contact Email
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Phone
+6281339859730
Journal Mail Official
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Editorial Address
Jendral Sudirman No.17 Enrekang Sulawesi Selatan
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL EDUKASI NONFORMAL
ISSN : -     EISSN : 27152634     DOI : 10.33487
Core Subject : Social,
Jurnal Edukasi Pendidikan Non Formal mempublikasikan hasil penelitian dan artikel dalam kajian pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan dalam setting pendidikan nonformal dan informal di Indonesia.
Articles 331 Documents
MINIMALISASI MISKONSEPSI FISIKA UNIT OPTIK GEOMETRI MELALUI PROGRAM INTERVENSI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MA’RANG Nurhikmah Hasan
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Edukasi NonFormal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitan adalah untuk mengetahui seberapa besar miskonsepsi fisika unit optik geometri pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Ma’rang sebelum program intervensi dan untuk mengetahui seberapa besar miskonsepsi fisika unit optik geometri pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Ma’rang sesudah program intervensi. Penelitian ini merupakan penelitian pre-Experimental (One group Pretest-Postest Design) dan melibatkan dua variabel yaitu variabel bebas yakni program intervensi dan variabel terikat yakni miskonsepsi fisika. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode random kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes sebelum dan sesudah program intervensi. Instrumen yang digunakan adalah tes identifikasi miskonsepsi sebanyak 20 item tes. Untuk menganalisis data hasil penelitian digunakan teknik statistik deskriptif yaitu dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi persentase dari tiap item tes.Hasil penelitian mengungkapkan persentase miskonsepsi fisika unit optik geometri yang dialami siswa sebelum program intervensi adalah rata-rata 43,10% sementara sesudah program intervensi miskonsepsi fisika unit optik geometri yang dialami siswa adalah rata-rata 15,34%. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa siswa masuk ke dalam kelas tidak dengan kepala kosong (blank mind). Hal ini disebabkan sebelum anak memperoleh pelajaran sains, mereka telah memiliki gagasan-gagasan tentang peristiwa-peristiwa ilmiah dan setiap siswa tersebut memiliki ide-ide dan keyakinan serta sikap tentang dunia mereka yang dibangun secara personal. Disimpulkan bahwa miskonsepsi fisika unit optik geometri sebelum diterapkan program intervensi pada pembelajaran fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Ma’rang yakni rata-rata 43,10% dengan konsepsi awal siswa yang sangat bervariasi. Sementara miskonsepsi fisika unit optik geometri setelah diterapkan program intervensi pada pembelajaran fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Ma’rang adalah rata-rata 15,34%.
Karakteristik Guru Profesional dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah Saw Cecep Anwar; Ayu Qurrota ‘Ayun
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks pendidikan, guru yang profesional sangat dibutuhkan untuk mengembangkan mutu pendidikan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik guru profesional dalam perspektif Al-Qur'an dan Hadist Nabi Muhammad SAW. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Dengan menggunakan pendekatan tekstual yang dimaksudkan untuk mengkaji dan mengungkap ayat-ayat al-Qur'an dan hadits secara mendalam tentang karakteristik dan ciri-ciri guru profesional. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini adalah buku atau karya ilmiah yang isinya dapat melengkapi data yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai pendidik mempunyai pengaruh yang besar terhadap kemajuan dan perkembangan peserta didik, sehingga guru harus memiliki sifat-sifat yang baik dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadist, yaitu: ikhlas dalam perkataan dan perbuatan, bertakwa kepada Allah SWT. Allah SWT dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya, Selamat menuntut ilmu, Sabra menghadapi segala rintangan dan tantangan, serta bertanggung jawab terhadap murid-muridnya.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Reflektif Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas VII SMP Negeri 20 Medan Tahun Ajaran 2021/2022 Arfah Arfah
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adaalah rendahnya hail belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Haisl Belajar Siswa dalam menggunakan model pembelajaran reflektif pada mata pelajaran Matematika di kelas VII SMP Negeri 20 Medan T.A 2021/2022.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus yang terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan,pelaksanaan,pengamatan dan refleksi.Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII. Sedangkan objek penelitian ini adalah hail belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan dengan penerapan model dan pembelajaran Reflektif .Alat pengumpulan data menggunakan observasi dan tes.Pada pre test awal diperoleh tes hasil belajar siswa pada materi pokok pecahan yaitu dengan nilai rata-rata 46 dan presentase 17% (4 siswa ).Setelah diterapkan model pembelajaarn reflrktif pada siklus II diperoleh tingkat pencapaian hail belajar mencapai nilai rata-rata 83 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 92% (22 siswa ).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Reflektif pada proses pembelajaran dapat meningkatkan hail belajar siswa bila diterapkan paad pelajaarn matematika dengan materi pecahan di Kelas VII SMP Negeri 20 Medan Tahun Ajaran 2021/2022.
PENERAPAN STRATEGI REKONSTRUKTIF DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIDATO SISWA KELAS VII SMPN 45 MAKASSAR Rosary Iriany
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pembelajaran berbicara dalam kemampuan berpidato siswa kelas VII SMPN 45Makassar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 45 Makassar yang berjumlah 46 orang. Pengambilan sampel ditetapkan dengan cara purposive sampling dan yang terpilih kelas VII A dengan jumlah sampel 26 orang siswa. Berdasarkan hasil perencanaan, evaluasi pratindakan menunjukkan bahwa kemampuan berpidato siswa kelas VII SMPN 45 Makassar rendah. Hal ini dinyatakan karena yang mampu memperoleh nilai diatas standar ketuntasan minimal (SKM) yaitu 68, haya 3 siswa (11,53%) dan yang belum mencapai standar sebanyak 23 siswa (88,46%). Sedangkan tahap pelaksanaan pembelajaran berbicara dalam kegiatan berpidato dalam penerapan strategi rekonstruktif tidak hanya berhasil meningkatkan minat dan kreativitas siswa melainkan juga pengetahuan dan keterampilan guru. Kemudian hasil evaluasi pembelajaran keterampilan berbicara meningkat, dapat dilihat dari hasil siklus I siswa yang mencapai KKM sebanyak 6 siswa (23,07%) dan siswa yang tidak mencapai KKM sebanyak 20 siswa (76,92%). Meningkat pada siklus II dengan hasil yang mencapai KKM sebanyak 24 siswa(92,30%) dan hanya 2 siswa (7,69%) yang tidak mencapai KKM. Adapun saran dalam penelitian ini yakni guru bidang studi khususnya pelajaran bahasa Indonesia agar menggunakan strategi pembelajaran yang inovatif dan bervariasi agar siswa tidak jenuh dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Biologi pada Siswa Kelas X IPA2-MAN Asahan Tahun Ajaran 2018/2019 Tuppal Pardomuan
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adaalah rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi pada siswa kelas X IPA-2 MAN Asahan Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA-2 MAN Asahan mata pelajaran Biologi yang berjumlah 36 siswa yang terdiri dari laki-laki 14 siswa dan perempuan 22 siswa dengan kemampuan siswa yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan Melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar Biologi pada siswa kelas X IPA-2 MAN Asahan. Melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa materi ruang lingkup biologi di kelas X IPA-2 MAN Asahan.
Teori dalam Penelitian Media Kartini Kartini; Imam Azhari Harahap; Nazmia Yusdi Arwana; Suci Wahyu Tami Br Rambe
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media can also be said to be network media that can strengthen social relationships between users. Social media is a medium on the internet where users can present, interact, collaborate, share, connect with others and create virtual social girlfriend connections. Social media is digital media where social reality occurs and users interact in space. Media exposure is more complicated than access. Because it depends not only on who the person is physically (certain level of media access), but also on whether the person is actually exposed to the message. Exposure is listening to, watching, reading, and generally experiencing multimedia news with little interest. Exposures can be individual or group.
Metode Analisis Framing dalam Media Sosial Kartini Kartini; Rizki Mahyani Br Hasibuan; Nur Syahadah Sinaga; Awaliyah Rahmadina
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis framing adalah versi terbaru dari pendekatan analisis wacana, terutama untuk menganalisis teks media. Analisis framing sebagai metode analisis isi media, tergolong versi baru. Ini berkembang bersamaan dengan pandangan para konstruktor. Paradigma ini memiliki posisi dan pandangan terhadap media. Berita dalam pandangan konstruksi sosial, bukanlah suatu peristiwa atau fakta dalam suatu arti sebenarnya. Di sini realitas tidak hanya diterima begitu saja sebagai berita. Ini adalah produk interaksi antara jurnalis dan fakta. Dalam proses internalisasi wartawan terbentur realitas. Realitas diamati oleh wartawan dan diserap dalam kesadaran wartawan. Dalam proses eksternalisasi, jurnalis menceburkan diri ke dalam realitas yang bermakna. Konsepsi fakta adalah diekspresikan untuk melihat kenyataan. Hasil dari berita tersebut adalah produk dari proses interaksi dan dialektika. Ada dua aspek untuk membingkai itu, Pertama; memilih fakta, kedua; menuliskan fakta.
Penelitian tentang Facebook Kartini Kartini; Ineke Maili Ningrum; Juni Ervina Sari; Khoirunnisa Khoirunnisa
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facebook is a social networking website where users can join communities such as cities, workplaces, colleges, and regions to connect and interact with other people. Compared to similar websites, Facebook provides complete facilities such as profile pages, photo and video albums, chats, notes, page applications, business applications, games, networks. using the type/approach of research in the form of library research. Literature study is a study that is used to collect information and data with the help of various materials in the library such as documents, books, magazines, historical stories, etc. So it can be concluded that if it is associated with the department of library science, the library uses social media as a medium for promotion, either promoting the collection or the services offered. However, with the development of a digital society that can hardly be separated from the internet, it seems that social media can be used more than just a promotional medium. Facebook as a medium to meet information needs because of the features that allow Facebook users to interact directly (real time), such as chatting, tagging photos, blogs, games, and status updates which are considered more up-to-date than other media.
Upaya Pengawas Sekolah untuk Meningkatkan Kinerja Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Administrasi Sekolah Melalui Supervisi Manajerial di 3 SMA Binaan Kota Medan Tahun Pelajaran 2021/2022 Zutirta Lubis
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Realita di lapangan menunjukkan bahwa Kepala Sekolah “enggan” untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan administrasi sekolah karena ketidaktahuan dan kurangnya informasi tentang tata cara dan pengelolaan terhadap administrasi sekolah yang baik dan benar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka akan dilaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolah dengan melalui kegiatan supervisi manajerial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi dan tindak lanjut supervisi manajerial di 3 SMA Binaan sebagai upaya peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam pengelolaan administrasi sekolah. Subyek dalam penelitian 3 orang kepala sekolah di SMA Binaan peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi serta analisis dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari kondisi awal, siklus I hingga siklus II disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam pengelolaan administrasi sekolah di 3 SMA Binaan peneliti. Hasil observasi dan penilaian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kinerja kepala sekolah secara signifikan setelah dilaksanakan kegiatan pembinaan dengan kegiatan supervisi manajerial. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil yang diperoleh, yaitu dari dari kondisi awal sebanyak 3 kepala sekolah dinyatakan belum mampu mengelola administrasi dengan baik atau 0% dengan rata-rata penilaian 39,44, meningkat menjadi 33,33% pada siklus pertama dengan hasil rata-rata nilai sebesar 59,17 serta 100% pada siklus kedua dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 88,33. Penjelasan mengenai kriteria nilai dari kondisi awal adalah Kurang, meningkat menjadi Cukup dan Sangat Baik pada siklus terakhir. Kesimpulannya adalah supervisi manajerial yang dilakukan terhadap 3 orang kepala sekolah di SMA Binaan dinyatakan dapat meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam mengelola administrasi sekolah dengan baik.
Penelitian tentang Twitter Elsa Annisa Batu Bara; Kartika Amelia Nasution; Rafika Zahara Ginting; Kartini Kartini
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang terjadi belakang ini membuat perubahan komunikasi setiap orang berubah. Dahulu untuk berkomunikasi jarak jauh masih tergolong sulit dan lama, namun semenjak teknologi berkembangan dengan pesat maka untuk berkomunikasi dapat dilakukan dengan mudah apalagi dengan adanya media sosial. Twitter merupakan salah satu media sosial yang memiliki jumlah pengguna terbanyak. Dengan twitter, seorang pengguna dapat membagikan foto, video maupun berinteraksi dengan pengguna lainnya. Untuk itu, penulis ingin menjabarkan tentang twitter mulai dari pengertian, dampak-dampaknya, penggunaannya di perpustakaan, kelebihan serta kekurangannya, dan beberapa penjabaran lainnya. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi pustaka. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang bersumber dari jurnal-jurnal terdahulu.