Jurnal Sintaksis : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, IPA, IPS dan Bahasa Inggris
Jurnal Sintaksis adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STKIP Al Maksum Langkat. Jurnal Sintaksis terdiri dari empat rumpun ilmu yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, dan Pendidikan Bahasa Inggris
Articles
134 Documents
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID PADA MATERI MEMPROSES ENTRI JURNAL KELAS X AKL
Trysanti Kisria Darsih
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk melihat keefektifan penggunaan media pembelajaran berbasis android pada materi Memproses Entri Jurnal kelas X AKL di SMK Dharma Patra Pangkalan Susu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AKL SMK Dharma Patra Pangkalan Susu, dan sampel dipilih secara acak sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuisioner yang diisi oleh siswa melalui Google Form yang dikirimkan melalui whatsapp group kelas. Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa media pembelajaran berbasis android efektif digunakan dalam Pembelajaran pada materi Memproses Entri Jurnal di SMK Dharma Patra Pangkalan Susu.
PERANAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA SISWA SEKOLAH DASAR
Fahlila Mutia;
Yakobus Ndona;
Deny Setiawan
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam menanamkan nilai – nilai ideologi pancasila yang didalamnya terdapat nilai – nilai dasar berperikemanusiaan dan berkepribadian yang tentu menjadi dasar konsep warga global, hal tersebut tentu sebagaimana yang tercantum dalam tujuan Pendidikan Kewarganegaraan. Secara teori penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mencari tahu sejauh mana peranan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam pengimplementasia nilai-nilai pancasila pada anak Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif Teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan dokumentasi, artikel, jurnal, buku, berita maupun pernyataan resmi organisasi. Analisis data menggunakan Triangulasi. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan itu memiliki peranan penting terhadap anak Sekolah Dasar dalam menanamkan nilai-nilai pancasila untuk diaplikasikan kedalam proses pembelajaran.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DENGAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) MUATAN PELAJARAN PKN DISEKOLAH DASAR
Nora Rahayu;
Yakobus Ndona;
Deny Setiawan
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyelenggaraan pendidikan tidak akan terlepas dari adanya pendidikan formal yaitu sekolah. Sekolah merupakan tempat mendapatkan ilmu pengetahuan dengan dibimbing oleh guru atau tenaga pendidik. Masalah utama dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan ialah peranan dan cara guru secara tepat dalam meningkatkan keaktifan siswa pada saat penyampaian materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Pada proses pelaksaan kegiatan belajar mengajar Pendidikan Kewarganegaraan masih terkesan sangat kaku, kurang fleksibel, kurang demokratis, dan guru lebih dominan daripada siswa. Masalah yang dialami setiap pembelajaran memang amat kompleks. Atas hal tersebut penulis tertarik untuk meneliti tentang peranan dan cara-cara yang dilakukan guru dalam pembelajaran PKn. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktirptif. penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan teknik yaitu secara Non Probability Sampling (Purposive sampling), Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu angket/kuisioner dan wawancara. hasil yang didapat pada penelitian ini diantaranya (1) Peranan guru sebagai pengajar meliputi peranan guru sebagai fasilitator dan mediator. Sedangkan peranan guru sebagai pendidik berperan sebagai motivator dan pengarah. (2) Dalam proses pembelajarannya guru menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching Learning
FUNGSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANAMKAN KONSEP MULTIKULTURALISME
Rina Rahayu;
Yakobus Ndona;
Deny Setiawan
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan kewarganegaraan (PKn) menjadi bagian penting dalam suatu pembelajaran di sekolah baik formal maupun informa, Multikulturalisme masih sangat relevan untuk didiskusikan seiring dangan Era Reformasi yang sedang bergulir di Indonesia. sementara Kondisi di tengah masyarakat multikultural yang terjadi di dalam tersusun dari berbagai macam bentuk kehidupan dan orientasi nilai yang berbeda dan beragam kadang memunculkan konfil-konflik baik konflik agama ataupun konflik budaya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, Studi kepustakaan juga berarti teknik pengumpulan dat dengan melakukan penelaahan terhadap buku, literatur, catatan, serta berbagai laporan yang berkaitan dengan masalah yang ingin dipecahkan.dari hasil analisis didapat kesimpulan bahwa Pendidikan kewarganegaraan memeliki peranan dan fungsi yang penting dalam penanaman konsep nilai-nilai multikulturalisme. Penanaman multikulturalisme dapat dilakukan dengan cara pemilihan Materi yang diajarkan hendaknya bernilai kultural, media yang dipilih menggunakan contoh-contoh media yang berhubungan dengan keragaman terkait isu-isu multikultural.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK SISWA KELAS XI MA AL MA’ARIF PEKAN GEBANG
Indria Novita;
Usmaidar;
Diani Syahfitri
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Model pendidikan berkarakter dan tujuan pendiidkan nasioanal ini mendorong peneliti untuk membuat sebuh pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar Akidah Akhlak dalam diri peserta didik. Selain itu hal yang mendorong peneliti untuk melaksananakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah ingin menemukan pembelajaran yang meninggalkan kesan di hati peserta didik dalam setiap proses pembelajaran. Pada pembelajaran yang sudah dilakukan oleh Guru Akidah Akhlak kelas XI, dapat dikatakan belum berhasil jika siswa yang belum mencapai Kriteria ketuntasan maksimal mencapai 20 orang dari 30 siswa atau 67,5%. Siswa yang sudah mencapai ketuntasan maksimal ada 13 orang atau 32,5%. Hal ini memerlukan sebuah jalan yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan observasi ternyata masalah berada di penggunaan model pembelajaran yang belum cukup menarik perhatian siswa. Penelitian tindakan kelas ini (PTK) menggunakan dua siklus, satu siklus diisi dengan satu kali pertemuan. Peneliti menggunakan alat pengumpul data berupa tes dan observasi. Dari analisis data diketahui bahwa ketuntasan siswa pada siklus I mencapai 72, 5% dan siklus II mencapai 92, 5% dengan selisih kenaikan sebesar 20% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 27. Maka pada siklus ke II sudah mencapai kriteria keberhasilan jadi dalam penelitian ini, peneliti tidak merencanakan tindakan selanjutnya dan dikatakan berhasil.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATERI EKONOMI KREATIF DI SMP DHARMA PATRA PANGKALAN SUSU
Trysanti Kisria Darsih
Jurnal Sintaksis Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa saat menerapkan model pembelajaran blended learning dengan menggunakan aplikasi google classroom pada materi ekonomi kreatif mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Dharma Patra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Dharma Patra Pangkalan Susu. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah siswa kelas IX 1 sebanyak 32 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IX 2 sebanyak 30 orang sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang diterapkan yaitu: 1) pengujian prasyarat dengan uji normalistas dan uji homogenitas; dan 2) Uji hipotesis mengunakan uji beda Independent Sample t-Test dan Dependend Sample t-Test (Paired Sample t-Test). Berdasarkan data hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran blended learning dengan menggunakan google classroom dalam pembelajaran ekonomi kreatif mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 60,25 menjadi 82,88 dan masuk dalam kategori hasil belajar siswa baik. Ada perbedaan antara hasil belajar antara kelas yang menerapkan model pembelajaran blended learning dengan menggunakan google classroom dalam pembelajaran ekonomi kreatif lebih tinggi daripada kelas yang menerapkan model pemebelajaran konvensional.
HUBUNGAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS III SD NEGERI 040452 KABANJAHE TAHUN AJARAN 2021/2022
Nurlia Ginting, M.Pd
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Kreativitas terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas III 040452 Kabanjahe. Penelitian ini dilakukan uji coba di SD Negeri 040452 Kabanjahe kelas III sebelum melakukan uji coba peneliti melakukan konsultasi ke sekolah pada bulan Februari 2022 untuk meminta izin kepada kepala sekolah untuk diberikan izin melakukan uji coba instrument. Uji coba validitas dan reliabilitas mengambil sampel 30 orang dengan uji angket di kelas III SD Negeri 040452 Kabanjahe yang dilaksanakan 23 Januari 2022. Dari hasil coba validitas diperoleh nilai r hitung r tabel 0,3610 dengan n 30 siswa, sehingga dari 28 butir pernyataan angket tiap variabel yang diuji coba, diperoleh yang valid sebanyak 17 butir pernyataan. Suatu alat ukur, dan instrument selain harus valid juga harus reliable yang ada Untuk mengetahui kestabilan dan konsisten responden dalam menjawab butir-butir berkaitan dengan konstruk pertanyaan yang disusun dalam bentuk quesioner. Sesuai dengan hasil hipotesis dari pengolahan data spss diatas menunjukkan bahwa nilai signifikansi Hubungan Kreativitas Belajar (X) Terhadap Hasil Belajar (Y) adalah 0,316 (lebih besar) dari pada 0,05 dan nilai T hitung (8,890) T tabel (2,093). Ma ka Ho Diterima dan Ha ditolak artinya terdapat Hubungan Kreativitas Belajar (X) Terhadap Hasil Belajar (Y) secara signifikan.
LITERASI SISWA DAN TINDAKAN MEMBACA DI RUMAH
Elfi Lailan Syamita Lubis;
Khalida Mustika Selian;
Nurul Hasanah
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi situasi pandemi Covid-19 yang mewajibkan siswa SD belajar dari rumah. Pembiasaan kegiatan literasi yang biasanya dilakukan di sekolah mengalami kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi siswa sekolah dasar dalam Tindakan membaca di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 064034 Medan Cempa sedangkan Objek dari penelitian ini adalah lingkungan rumah siswa, tepatnya faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan Literasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan rumah dari siswa mendukung untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa tersebut terbukti dari kegiatan membaca yang dilakukan siswa di rumah juga dilakukan setiap hari. Hal ini terbukti menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa maka diperlukan pembelajaran yang berulang dan disiplin sehingga apabila hal ini terus dipertahankan dan ditingkatkan maka kemampuan berpikir siswa akan lebih kritis dan membaca akan menjadi suatu kebutuhan.
Pengaruh Model Pembelajaran Guided Discovery Terhadap Keterampilan Proses Sains (KPS) Siswa Pada Materi Sistem Respirasi Di Kelas XI SMA Bintang Langkat
Haryati;
Tedy Putra;
Bunga Widya Lestari
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keterampilan proses sains siswa pada materi sistem respirasi dengan menggunakan model pembelajaran guided discovery dan pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dan control group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Bintang Langkat. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Pengelompokan sampel terdiri dari dua kelas yaitu siswa kelas XI-2 sebagai kelas kontrol dan kelas XI-4 sebagai kelas eksperimen pada sekolah XI SMA Bintang Langkat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda sebanyak 33 soal pretes dan posttes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan kemampuan keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen. Kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajarn guided discovery mengalami peningkatan kemampuan keterampilan proses sains siswa.
IMPLEMENTASI METODE PROJECT ORIENTED PROBLEM BASED LEARNING (POPBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIKIH SISWA DI KELAS VIII MTs AL-HIDAYAH AIR HITAM GEBANG
Fitri Popyta Sari;
Abdul Halim;
Zaifatur Ridha
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The learning outcomes of class VIII MTs Al-Hidayah Air Hitam Gebang on Jurisprudence subjects, the material on Prostrate Sahwi, Prostration of Gratitude and Prostration of Recitation before applying the project-oriented problem-based learning model has not been completed. This can be seen from the average score of the students' pretest results. The process of implementing Fiqh learning in class VIII of MTs Al-Hidayah Air Hitam Gebang by applying the project oriented problem based learning method according to the plan that has been made, learning activities are carried out by no longer giving pretests to students, before starting learning the teacher motivates students to be more active than the previous meeting. The next step is still in the teacher's guidance in the form of class percentage actions and group work. The learning outcomes of class VIII MTs Al-Hidayah Air Hitam Gebang in the subject of project oriented problem based learnings material about Sujud Sahwi, Sujud Syukur and Sujud Tilawah, after the application of project oriented problem based learning methods have increased student learning outcomes.