cover
Contact Name
Elfi Lailan Syamita Lubis
Contact Email
lppmalmaksum@gmail.com
Phone
+6281265566834
Journal Mail Official
lppmalmaksum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sei Batang Serangan, Kwala Bingai, Kec. Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara 20811
Location
Kab. langkat,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sintaksis : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, IPA, IPS dan Bahasa Inggris
ISSN : 27155536     EISSN : 27156176     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Sintaksis adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STKIP Al Maksum Langkat. Jurnal Sintaksis terdiri dari empat rumpun ilmu yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, dan Pendidikan Bahasa Inggris
Articles 134 Documents
Peran Pendidikan Sejarah Dalam Memperkuat Pendidikan Karakter Siswa Zulham Siregar; Sakura Alwina
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.409

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran pendidikan sejarah dalam meningkatkan pendidikan karakter di kalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pendidikan sejarah berkontribusi pada pengembangan karakter dan nilai-nilai moral siswa. Melalui pendekatan penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan mengungkapkan bahwa pendidikan sejarah memainkan peran penting dalam membentuk karakter siswa dengan mempromosikan pemahaman mereka tentang peristiwa sejarah, menumbuhkan empati, pemikiran kritis, dan pengambilan keputusan etis. Studi ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan pendidikan sejarah ke dalam kurikulum dengan fokus pada pengembangan karakter dapat secara efektif memperkuat nilai-nilai moral siswa, keterampilan sosial, dan kesadaran kewarganegaraan. Ini merekomendasikan penerapan strategi pengajaran yang interaktif dan menarik, program pengembangan profesional guru, dan pemanfaatan beragam sumber sejarah untuk meningkatkan dampak pendidikan sejarah pada pembentukan karakter. Dengan mengakui pentingnya pendidikan sejarah dalam pengembangan karakter, pendidik dan pembuat kebijakan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif yang memelihara pertumbuhan karakter siswa dan mempersiapkan mereka untuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab dan etis.
Lesson Study Sebagai Upaya Peningkatan Efektivitas Mahasiswa Dalam Praktek Pembelajaran Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah; Kiki Pratama Rajagukguk; Aisah
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.410

Abstract

Perubahan kurikulum menuntut profesionalisme dari berbagai pihak yang berhubungan dengan proses belajar mengajar yang meliputi guru/dosen, mahasiswa, metode pembelajaran, media, bahan ajar dan lainnya. Semua komponen tersebut harus saling mendukung dan melengkapi agar proses belajar mengajar dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas mahasiswa dalam praktek pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada mahasiswa ketika kelak menjadi pendidik yaitu dengan menggunakan lesson study sebagai inovasi pembelajaran. Lesson study adalah model pembinaan profesi pendidik yang dilakukan dengan pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan dengan menerapkan berbagai metode/strategi pembelajaran yang sesuai dengan situasi, kondisi dan permasalahan yang dihadapi dan dilakukan oleh sejumlah pendidik dan pakar pembelajaran yang mencakup tiga tahapan yaitu melakukan perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi dan evaluasi (see). Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester empat. Data yang diperoleh dengan observasi dan wawancara dianalisa dengan menggunakan persentase dan nilai. Hasil observasi pada pelaksanaan lesson study menunjukkan hasil cukup baik sedangkan penerapan lesson study dapat meningkatkan efektivitas mahasiswa dalam praktek pembelajaran.
Kontribusi Materi Sejarah dalam Membangun Kesadaran Identitas dan Kewarganegaraan pada Pembelajaran IPS Siregar, Zulham
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v4i1.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kontribusi materi sejarah dalam membangun kesadaran identitas dan kewarganegaraan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Metode penelitian yang digunakan adalah observasi terhadap proses pembelajaran, analisis dokumen, dan analisis tugas dan produk karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi sejarah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran identitas dan kewarganegaraan siswa. Dalam pembelajaran sejarah, siswa dapat mempelajari peristiwa sejarah yang berpengaruh terhadap identitas mereka sebagai individu dan anggota masyarakat. Melalui pemahaman tentang asal-usul, budaya, dan nilai-nilai yang berasal dari sejarah, siswa dapat membangun kesadaran akan identitas mereka sendiri dan memperkuat rasa bangga terhadap warisan budaya mereka. Selain itu, materi sejarah juga membantu siswa mengenali nilai-nilai yang mendasari kehidupan sosial dan politik dalam masyarakat. Melalui pemahaman nilai-nilai tersebut, siswa dapat memahami esensi kewarganegaraan yang bertanggung jawab. Pembelajaran sejarah juga membantu siswa mengenali peran dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa materi sejarah memiliki kontribusi yang signifikan dalam membangun kesadaran identitas dan kewarganegaraan dalam pembelajaran IPS. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mendukung pengembangan kurikulum yang memperkuat pembelajaran sejarah dan penerapan strategi pengajaran yang relevan untuk memaksimalkan kontribusi materi sejarah dalam membangun kesadaran identitas dan kewarganegaraan siswa.
Penggunaan Sumber Sejarah dalam Pembelajaran Pendidikan IPS di Sekolah Menengah Pertama Zulham Siregar
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v4i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan sumber sejarah dalam pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama dan menginvestigasi tantangan dalam menyajikan materi sejarah dalam pembelajaran IPS yang menarik dan relevan bagi siswa. Dalam penelitian ini juga dievaluasi kesulitan siswa dalam memahami konsep sejarah yang abstrak dan kompleks, yang dapat menghambat pembelajaran dan mengurangi minat serta motivasi siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru IPS, dan analisis dokumen pengajaran seperti rencana pelajaran dan materi pembelajaran. Analisis tematik dari data ini memberikan wawasan tentang praktik pengajaran yang efektif dalam mengintegrasikan sumber sejarah dalam pembelajaran IPS, hambatan yang dihadapi guru dalam menggunakan sumber sejarah dalam pemebelajaran IPS, serta persepsi dan dampaknya terhadap pemahaman dan minat siswa. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kurikulum yang lebih baik dan memberikan rekomendasi kepada guru-guru dalam meningkatkan penggunaan sumber sejarah yang relevan dan menarik dalam pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama.
Peran Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Siswa di Sekolah Dasar Sakura Alwina
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan menginvestigasi peran bimbingan konseling dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa SD. Dalam masa perkembangan siswa di tingkat ini, tantangan emosional dan sosial dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari wawancara dengan guru bimbingan konseling, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan konseling memiliki dampak signifikan dalam mengembangkan keterampilan emosional, sosial, dan koping siswa. Siswa belajar strategi mengatasi masalah, mengelola emosi, serta berinteraksi positif dengan lingkungan sosial.Peran guru bimbingan konseling dan orang tua dalam mendukung kesejahteraan siswa juga ditekankan. Guru bimbingan konseling memiliki peran sentral dalam memberikan panduan, dukungan, dan strategi mengatasi tantangan psikologis. Orang tua berperan penting dalam memberikan dukungan emosional, komunikasi terbuka, dan pemahaman.Kesimpulannya, bimbingan konseling memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa SD. Program ini membantu siswa mengembangkan keterampilan menghadapi stres, mengatasi masalah, serta berinteraksi sosial sehat. Kolaborasi guru bimbingan konseling, siswa, dan orang tua menjadi kunci menciptakan lingkungan mendukung perkembangan kesejahteraan psikologis siswa secara optimal.
Pemahaman Geometri Pada Siswa Kelas X Jurusan IPA SMA Swasta Persiapan Melalui Pembelajaran Berbasis Eksplorasi Tedy Putra; Azrina Purba; Riskyka
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dari pendekatan pembelajaran berbasis eksplorasi terhadap pemahaman geometri siswa kelas X jurusan IPA di sebuah SMA Swasta Persiapan. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini, melibatkan observasi kelas, wawancara dengan siswa, dan analisis dokumen sebagai instrumen pengumpulan data. Data dianalisis melalui pendekatan induktif dan triangulasi untuk mendapatkan wawasan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan berbasis eksplorasi mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran geometri. Melalui interaksi berdiskusi, eksplorasi konsep, dan kolaborasi, siswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam pemecahan masalah geometri dan menerapkan konsep dalam konteks praktis. Wawancara dengan siswa mengungkapkan perasaan relevansi dan kemudahan memahami konsep-konsep geometri melalui pendekatan ini, yang juga memicu peningkatan minat terhadap matematika. Analisis dokumen menegaskan bahwa siswa mencapai kemajuan yang signifikan dalam pemahaman geometri setelah penerapan pendekatan eksplorasi. Temuan ini mendukung hipotesis bahwa pendekatan ini secara positif memengaruhi pemahaman siswa dan memiliki potensi untuk merancang strategi pembelajaran lebih interaktif dan kontekstual. Kesimpulannya, pendekatan pembelajaran berbasis eksplorasi dapat efektif dalam meningkatkan pemahaman geometri dan memotivasi siswa dalam mempelajari matematika di tingkat sekolah menengah.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Nilai-nilai Kearifan Lokal pada siswa-siswi SMA Al Ma’shum Kisaran Deni Hartanto
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran dan dampak penguatan profil pelajar Pancasila melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal Temu manten dalam upacara pernikahan adat Jawa di kalangan siswa-siswi SMA Al Ma'shum Kisaran. Kearifan lokal terhadap nilai-nilai Pancasila. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Peserta penelitian melibatkan siswa-siswi yang telah mengalami prosesi Temu manten dalam upacara pernikahan adat Jawa. Hasil penelitian ini diharapkan mampu untuk mengembangkan keenam dimensi profil pelajar pancasila yang diantaranya Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; kemandirian; kerjasama; keragaman global; penalaran kritis; dan kreativitas yang dihayati melalui Temu manten memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif terhadap penguatan profil pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa-siswi SMA Swasta Al Ma’shum memiliki jiwa dengan nilai-nilai seperti gotong royong, adab sopan santun, dan rasa tanggung jawab dalam konteks upacara pernikahan adat Jawa memberikan kesempatan bagi pelajar untuk meresapi nilai-nilai tersebut secara mendalam. Selanjutnya Perwujudan profil pelajar Pancasila terintegrasi nilai lokal dengan nilai-nilai nasional dapat berkontribusi pada pembentukan pelajar yang tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap Pancasila, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
Pengembangan Modul Pengantar Antropologi Dengan Pendekatan Critical thinking untuk Mahasiswa IPS Eka Darliana; Anisa Noverita; Tri Santy Kisria Darsih
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.458

Abstract

Pembelajaran yang bersifat monoton harus mulai dihindari karena akan menciptakan proses belajar (bosan, mengantuk, emosi, kaku, menghafal) dan materi pembelajaran tidak tersajikan secara lebih lengkap dan komprehensif dalam menguraikan konsep-konsep antropologi budaya. Atas dasar itulah maka dipandang perlu untuk mengadakan pembaharuan terhadap proses perkuliahan, khususnya pada matakuliah pengantar antropologi guna meningkatkan kualitas proses dan output-nya. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah menghasilkan modul pembelajaran pengantar antropologi dengan pendekatan Critical Thinking untuk mahasiswa pendidikan ilmu pengetahuan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan model 4D yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Karena keterbatasan waktu, penelitian ini hanya sampai tahap pengembangan. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa hasil validasi ahli sebesar 85% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil respon dosen praktisi terhadap keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul pembelajaran antropologi budaya dengan pendekatan Critical Thinking sebesar 81% dengan kategori sangat baik dan hasil respon yang diberikan mahasiswa setelah dibelajarkan menggunakan modulpengantar antropologi dengan pendekatan Critical Thinking sebesar 85% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul pengantar antropologi dengan pendekatan Critical Thinking sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada matakuliah pengantar antropologi.
Penggunaan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X IPA di SMA Negeri 1 Stabat Hendrik; Irvan; Maradoly
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.459

Abstract

The low motivation of students to learn resulted in low KKM scores achieved. Field facts show that many students have not achieved the set KKM scores. Therefore, the use of demonstration methods is considered as a solution to increase student learning motivation, especially in mathematics subjects at SMA Negeri 1 Stabat.This study uses classroom action research methods. The observation results showed an increase from cycle I to cycle II, reaching the high category between 65% to 84%. In cycle I, student motivation was 65.52%, increasing to 86.25% in cycle II, in a very high score range. There was an increase in student learning motivation by 20.73% from cycle I to cycle II.In conclusion, the application of demonstration methods is effective in increasing student learning motivation, both individually and classically. This is evident from the increase in the percentage of student learning motivation from 65.52% (cycle I) to 86.25% (cycle II), which is in the very high score range. Thus, it can be concluded that the demonstration method is effective in increasing students' motivation to learn mathematics.
TINGKAT KOMPETENSI ECOLITERACY MAHASISWA PENDIDIKAN IPS STKIP AL MAKSUM Anisa Noverita
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v4i2.466

Abstract

Ecoliteracy dapat menuntun manusia hidup selaras dengan alam terlihat dari adanya pola gaya hidup yang dimiliki seseorang dalam mencintai alam semesta sehingga gaya hidup tersebut dapat berkembang menjadi sebuah budaya cinta terhadap alam semesta yang akan mempengaruhi pola hidup masyarakat dunia. Pentingnya penanaman ecoliteracy ini diharapkan agar manusia memiliki rasa peduli tanggung jawab terhadap lingkungan hidupnya terutama lingkungan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan mengetahui tingkat kompetensi ecoliteracy mahasiswa Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, metode penelitian dilakukan secara survei. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan tes. Responden dalam penelitian ini adalah 80 mahasiswa Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum semester V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 61 (76,25%) responden masuk dalam kategori sedang untuk kompetensi ecoliteracy. Selanjutnya 19 (23,75%) responden masuk kategori tinggi dan tidak ada responden yang masuk kategori rendah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kompetensi ecoliteracy mahasiswa Pendidikan IPS STKIP Al Maksum dikatakan baik karena masuk dalam kategori sedang.

Page 11 of 14 | Total Record : 134