cover
Contact Name
Didik Rilastiyo Budi
Contact Email
jurnalpaju@unsoed.ac.id
Phone
+6285293345992
Journal Mail Official
didik.rilastiyo.budi@unsoed.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman Street of Dr. soeparno Karangwangkal, Purwokerto, Banyumas Central Java, 53123 Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Physical Activity Journal (PAJU)
ISSN : 26865793     EISSN : 26865807     DOI : -
Focus and scope on the Physical Activity Journal (PAJU) includes: 1. Physical education 2. Sports coaching 3. Sports science 4. Sports Medicine 5. Talent Identification 6. Sports psychology 7. Massage and sports injuries 8. Sports tourism (traditional sports) 9. Outdoor Activities 10. Other relevant studies To be considered for publication, manuscripts must original and relevant to the mentioned topics.
Articles 182 Documents
Penerapan Metode Latihan Tabata Melalui Aplikasi Fitness & Bodybuilding Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Mochamad Zakky Mubarok
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 2 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.4.2.8423

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan metode latihan tabata melalui aplikasi fitness & bodybuilding terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada masa adaptasi kebiasaan baru (new normal). Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Eksperimen. Dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Partisipan dalam kegiatan ini adalah mahasiswa dari program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi yang berada di Kabupaten Indramayu Jawa Barat sebanyak 30 orang. Instrument tes yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengunakan Bleep Test. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang dilakukan kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan metode latihan tabata melalui aplikasi fitness & bodybuilding terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada masa adaptasi kebiasaan baru (new normal). Melalui penelitian ini dapat dijadikan acuan dan digunakan dalam upaya mengembangkan, meningkatkan, serta memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani.
Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar Ratna Desy Anggraeni; Sri Sumartiningsih; Said Junaidi; Satria Armanjaya
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 2 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.4.2.8326

Abstract

Kreativitas guru PJOK sangat dibutuhkan pada jenjang sekolah dasar yang minim akan media pembelajaran di sekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor orisinalitas kreativitas guru PJOK pada Sekolah Dasar, menganalisis faktor elaborasi kreativitas guru PJOK pada Sekolah Dasar, menganalisis faktor fleksibilitas kreativitas guru PJOK pada Sekolah Dasar di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data pada penelitian ini Kepala Sekolah, Guru PJOK, dan Siswa sekolah dasar di Kecamatan Gabus. Teknik validitas empiris meliputi pengujian kesulitan berbagai item tes dan analisis faktor. Reliabilitas dalam penelitian ini seberapa jauh pengukuran yang dilakukan berkali kali akan menghasilkan informasi yang sama. Analisis statistic meliputi analisis deskriptif untuk menghitung mean hipotetik, standard deviasi. Hasil penelitian ini Faktor orisinalitas hasil perhitungan angket berjumlah 19 butir, didapat mean 3,18, standar deviasi 0,15, r-tabel 0,361, Jumlah varian butir 9,16, varian total 41,27 dan realibilitas 0,833 sehingga faktor orisinalitas tergolong bagus. Faktor elaborasi sebanyak 9 butir soal didapat, mean 2,98, standar deviasi sebesar 0,18, r-tabel 0,361, Jumlah varian butir 5,72, varian total 12,92 dan realibilitas 0,682 sehingga faktor elaborasi tergolong cukup. Faktor fleksibilitas sebanyak 11 butir soal didapat, mean 3,16, standar deviasi sebesar 0,18 , r- tabel 0,361, Jumlah varian butir 6,02, varian total 17,06 dan realibilitas 0,746 sehingga faktor fleksibilitas tergolong cukup. Simpulkan hasil penelitian bahwa dari ketiga faktor kreativitas guru PJOK penerapan faktor orisinalitas tergolong bagus sedangkan faktor elaborasi dan fleksibilitas guru PJOK masih tergolong cukup
Koordinasi Mata-Tangan dengan Keterampilan Dribbling Bola Basket: Apakah Saling Berhubungan? Putra Sastaman B
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 2 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.4.2.6701

Abstract

Bola basket merupakan olahraga masyarakat atau kelompok yang membutuhkan keterampilan, kebugaran fisik dan kecepatan yang baik agar dapat melakukan teknik dribbling dengan maksimal. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan banyak faktor pendukung yang mempengaruhi kemampuan dribbling seorang pemain. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan dribbling bola basket. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian korelasional dan pendekatan kuantitatif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling mengikutsertakan semua siswa putra kelas VIII berjumlah 48 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu test pengukuran koordinasi mata dan tangan menggunakan test lempar tangkap dan kemampuan dribbling menggunakan bola basket. Kemudian analisis data melalui uji prasyarat normalitas dan uji linieritas dibantu menggunakan aplikasi SPSS 26. Berikutnya melakukan Uji korelasi product moment. Hasil perhitungan korelasi koordinasi mata-tangan dengan keterampilan dribbling bola basket rxy=0,895 > 0,228 yang menunjukan adanya hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian yaitu koordinasi mata-tangan dengan keterampilan dribbling bola basket pada siswa putra kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Santo Fransiskus Asisi Pontianak Utara memiliki hubungan yang signifikan. Hasil penelitian ini dapat memberikan referensi baru tentang faktor pendukung kemampuan dribbling dalam permainan bola basket. Rekomendasi penelitian selanjutnya mengungkap hubungan keseimbangan atau reaksi dengan kemampuan dribling bola basket
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Hasil Gerak Pencak Silat Seni Tunggal Maharani Fatima Gandasari; Ghana Firsta Yosika; Witri Suwanto; Edi Purnomo; Rahmat Putra Perdana; Ajeng Dian Purnamasari
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 2 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.4.2.7923

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak penggunaan media audio visual terhadap penguasaan gerak pencak silat seni tunggal. Peneliti memilih menggunakan desain two group pretest-posttest design yang merupakan jenis penelitian eksperimen kuasi. Peneliti memilih atlet muda pada padepokan PSHT Landak yang dianggap memiliki kemampuan dalam melakukan gerak seni tunggal. dengan teknik pengambilan sempelnya yaitu total sampling yang berjumlah 30 orang. Pada penelitian ini menggunakan instrument tes yaitu pre test dan post test dan diakhiri dengan menggunakan from penilaian juri pencak silat kategori tunggal. Analisi data yang dipilih peneliti yaitu dengan uji t-test. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu adanya dampak media audio visual terhadap hasil gerak pencak silat seni tunggal. Media audio visual dapat digunakan sebagai acuan/bahan materi diluar jam latihan, oleh karena itu disarankan kepada pelatih dan atlet pemula agar dapat penggunakan media audio visual sebagai bentuk variasi dan jam tambahan latihan
Pengaruh Latihan Circuit Training Terhadap Kecepatan Lari Jarak Pendek 100 Meter Yunda Anisa; Silvi Aryanti; Wahyu Indra Bayu
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 2 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.4.2.8399

Abstract

Kecepatan sangat dibutuhkan dalam cabang olahraga lari jarak penek 100 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode circuit training terhadap hasil lari jarak pendek 100m siswa putra peserta ekstrakurikuler olahraga di MAN 1 Ogan Ilir. Penelitian ini meliputi metodologi kuantitatif, pendekatan quasi-eksperimental, dan desain kelompok pretest-posttest. Tiga puluh siswa MAN 1 Ogan Ilir yang mengikuti ekstrakurikuler atletik menjadi sampel penelitian ini. Tes yang digunakan adalah tes sprint 100m. Setelah sesi pelatihan enam minggu, teknik pelatihan sirkuit digunakan sebagai pengobatan dalam penelitian ini. Temuan uji-t sampel berpasangan, yang dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 26, dan menghasilkan nilai signifikan 0,00 dengan nilai 0,05, menunjukkan hal ini. Dengan demikian, berdasarkan temuan sig. 0,00 0,05, ditentukan menolak Ho dan menerima Ha. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa circuit training mempengaruhi seberapa baik kinerja siswa putra yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di MAN 1 Ogan Ilir pada lari jarak pendek 100m
Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Derajat Stress Oksidatif Akibat Olahraga Ngadiman Ngadiman; Fuad Noor Heza; Bayu Suko Wahono
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 2 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.4.2.8477

Abstract

Olahraga mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak positif olahraga diantaranya adalah meningkatkan kebugaran dan kesehatan, meningkatkan prestasi dan mencegah berbagai penyakit. Salah satu dampak negatif olahraga adalah terbentuknya senyawa oksidan yang memicu peristiwa stres oksidatif. Stres oksidatif terjadi karena sistem pertahanan antioksidan tubuh tidak mampu mengimbangi produksi radikal bebas. Stress Oxidative (SOD) dan Malondialdehyde (MDA) merupakan penanda aktivitas biologis dalam organisme yang terpapar stres oksidatif dari radikal bebas. Vitamin E adalah contoh antioksidan eksogen yang memiliki kandungan berbagai komponen antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin E sebelum aktivitas fisik terhadap konsentrasi malondialdehida plasma dan derajat kerusakan SOD akibat stres oksidatif pada manusia setelah aktivitas fisik. Rancangan penelitian menggunakan desain kelompok kontrol uji coba pasca laboratorium dengan tiga kelompok yang masing-masing terdiri dari sembilan subjek. Pengukuran dilakukan dengan mengambil 3 cm3 darah sebelum dan sesudah aktivitas fisik submaksimal. Dari uji post hoc diketahui terdapat perbedaan yang bermakna (0,001) antara kelompok kontrol dan kelompok K1 (dosis vitamin E 250 mg). Terdapat perbedaan bermakna (0,000) antara kelompok kontrol dan kelompok K2 (vitamin E dosis 500mg). Terdapat perbedaan bermakna (0,006) antara kelompok perlakuan K1 (vitamin E dosis 250mg) dengan K2 (vitamin E dosis 500mg). Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian antioksidan eksogen (vitamin E dosis 250 mg dan dosis 500 mg) sebelum aktivitas fisik selama tujuh hari dapat menurunkan kadar SOD dan MDA plasma
Impact Of Oxygenated Water On The Acceleration Of Pulse Rate Reduction After Physical Activity Putri, Wahyu Setia Kuscahyaning; Aliriad, Hilmy
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 5 No 1 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.5.1.9082

Abstract

This study examines the effect of drinking water with oxygen levels to decrease the pulse rate after physical activity in students of Physical Education Health and Recreation. The research method used is experimental research with Pretest-Posttest Control Group Design. Two groups were formed: a control group and an experimental group of 20 UNUGIRI Health and Recreation Physical Education Study Program students. Sampling is done randomly (Random Sampling). The pulse rate is measured before and after running for 20 minutes. The results of the analysis showed a significant difference between the provision of oxygenated drinking water (experimental group) and ordinary drinking water (control group) on the acceleration of pulse rate reduction after running activities. The significance value obtained was 0.057, indicating a significant difference between the two groups. The average pulse of the experimental group was 89.44, while the average pulse of the control group was 98.33. The administration of drinking water with an oxygen content has a positive effect on the decrease in the pulse rate after physical exertion. Subjects who consumed oxygenated drinking water after a 20-minute run had a faster pulse rate decrease than those who consumed only plain water. The conclusion of this study shows that the provision of oxygenated drinking water positively affects the decrease in pulse rate after physical activity in health and Recreation physical education students. Oxygenated drinking water can be an effective alternative to accelerate pulse recovery after intense physical exertion. This research provides a better understanding of the benefits of oxygenated drinking water in maintaining health and accelerating physical recovery after sports activities
Examining The Leg Muscles' Explosive Powers Impact to Smash in Female Volleyball Athletes Insanistyo, Bayu; Kurniawan, Edi; Nopiyanto, Yahya Eko; Ibrahim, Ibrahim; Kardi, Ipa Sari
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 5 No 1 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.5.1.9269

Abstract

Leg muscle explosive power is important in someones success in doing smashes in volleyball games. This study reveals the leg muscles explosive power and smash ability level and determines the correlation between the two variables. The method used is descriptive quantitative with a correlation approach. The population in this study were all female volleyball extracurricular participants at SMK Negeri 4 Lubuklinggau City. Data collection techniques and instruments used vertical jump tests and volleyball smash tests. Data analysis using SPSS software showed that leg muscle explosive power was at a low level of as much as 56%, smash ability was at a moderate level of as much as 37%, and a good level of as much as 7%, and there was a significant positive relationship. From the results of this study, it is recommended that extracurricular coaches develop training programs that can increase muscle explosive power
Performance Measures in Evaluating the Effectiveness of Teaching Methods and Skills in Karate Mohammed Asim Ghazi
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 5 No 1 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.5.1.9384

Abstract

Performance measures are crucial in evaluating the effectiveness of teaching methods and skills in karate. Studies have shown that using a program based on multiple intelligences can improve basic skills and cognitive load. Special training can also affect physical skill requirements in offensive karate kumite players. Factors such as general motor efficiency, specific speed, specific agility, and technical efficiency can also be identified. The study sample is chosen from karate athletes in preparatory schools and practitioners, with a sample size representative of the population of interest. Data collection tools include surveys, assessments, and observations. The study sample was chosen from Karate athletes in preparatory schools and 50 students of karate practitioners. A research design that includes quantitative and qualitative data collection techniques is used to evaluate the effectiveness of teaching methods and skills in karate. The study can be conducted in karate training centers or schools, and data analysis can be conducted using statistical methods to examine the relationship between performance measures and teaching methods. These results suggest that all teaching methods significantly impact the participants performance compared to the control group. Training methods used in the experiment group successfully enhanced karate performance. Ethical considerations must be taken into account when analyzing performance measures
Development of Learning Applications e Mole B in Badminton Games Boby Agustan; Ramdhani Rahman
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 5 No 1 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.5.1.9664

Abstract

The absence of technology based learning media in badminton activities has motivated researchers to develop new technology based learning media, so that they are easy to use and practice anywhere. The purpose of this study was to develop an electronic based badminton learning application called e Mole B. The method used in this research is research and development or R&D. Product trials were carried out at SMPN 4 Ciawigebang. With a small sample size of 10 extracurricular student respondents and a large scale test of 35 grade 7 student respondents at SMPN 4 Ciawigebang. The results of this research are based on a small scale test of 85% in the feasible category and a large scale test of 87.50% in the feasible category