cover
Contact Name
Enza Resdiana
Contact Email
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Phone
+6282331740805
Journal Mail Official
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja Sumenep Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451 Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Public Corner
ISSN : 24430714     EISSN : 2621475X     DOI : https://doi.org/10.24929/fisip.v14i2.888
Jurnal Public Corner (p-ISSN: 2443-0714, e-ISSN: 2621-475X) merupakan media publikasi artikel ilmiah penelitian dan pengembangan ilmu di bidang ilmu Politik dan ilmu Sosial yang terbit dua kali dalam satu tahun (Bulan Juni dan Desember). Jurnal Public Corner menerbitkan artikel dari hasil penelitian, pengembangan dan ulasan di bidang sosial dan politik dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Administrasi Publik dan Bisnis 2. Komunikasi dan Politik 3. Ilmu pemerintahan 4. Hubungan Internasional Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian dan ulasan artikel (non- penelitian), namun kami lebih menekankan pada naskah artikel dari hasil penelitian. Public Corner sebagai jurnal publikasi bidang ilmu politik dan sosial ini telah menggunakan sistem OJS (open jurnal system) dan terindeks oleh Google Cendikia.
Articles 159 Documents
PEMBANGUNAN PARIWISATA MELALUI MODEL PENTAHELIX: STUDI KASUS PASIR PUTIH KEPULAUAN KANGEAN Auliyani, Alya; Haris, Rillia Aisyah
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.3882

Abstract

White sand beaches offer significant tourism potential, promising economic growth and development opportunities for local communities. This tourism development can improve community welfare through various sectors, such as tourism, hospitality and culinary. However, this large white sand tourism potential has not been utilized optimally due to lack of attention from stakeholders, including the government. The pentahelix model, which involves academics, government, business, community and media, is considered the right solution to optimize this tourism potential. This research aims to analyze the tourism potential of white sands and examine the role of the pentahelix model in its development. The research method used is literature study and direct field observation on white sand beaches. The results of the research show that tourism development is not yet optimal because there are no real shortages that have not been maximized by each stakeholder, they do not yet know the results of tourism development. Keywords: Pentahelix model, tourism development, Pasir Putih Beach
EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN DIPONEGORO MELALUI PERDA NOMOR 3 TAHUN 2002 KABUPATEN SUMENEP Rika Tini, Dwi Listia; Berliana Fahira, Risca; Resdiana, Enza; Hidayat, Imam
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.3883

Abstract

Kabupaten sumenep telah memiliki perda tentang ketertiban umum yaitu Perda Nomor 3 Tahun 2002, namun fenomena yang saat ini terjadi di lapangan PKL yang berada di Jalan Diponegoro dari tahun 2019 hingga saat ini masih menjamur di jalan tersebut, sehingga Satpol PP Kabupaten Sumenep terkesan tidak punya nyali dalam menegakkan Perda Tentang ketertiban umum Nomor 3 Tahun 2002. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana evaluasi Perda Nomor 3 Tahun 2002 terhadap penertiban PKL di Jalan Diponegoro dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan dari Samudra Wibawa (1998). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan kebijakan melibatkan berbagai pihak melalui PROLEGDA, namun terkendala kesenjangan institusional karena Satpol PP baru terbentuk pada 2006. Implementasi kebijakan berdampak positif pada ekonomi PKL tetapi mengalami kendala koordinasi antar instansi. Kebijakan ini mengurangi pengangguran, namun menghadapi tantangan seperti kurangnya fasilitas, masalah sampah, dan kemacetan. Efektivitas kebijakan belum optimal karena ketidaksesuaian regulasi dan keterbatasan anggaran, sehingga diperlukan revisi kebijakan dan peningkatan kerjasama lintas sektor. Peneliti menyarankan revisi rutin kebijakan oleh DPRD berdasarkan masukan pemangku kepentingan, dukungan Diskoperindag dalam pengembangan infrastruktur dan dana.
Crisis Resilience and the Role of Islamic Financial Institutions in Regional Development Hidayaturrahman, Mohammad; Hidayat, Imam; Syahril, Syahril; Syuhri, Saifuddin
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.3969

Abstract

This research was conducted to find out and analyze the role of Islamic financial services, Bank BPRS Bhakti Sumekar and Baitul Maal wat Tamwil (BMT) NU Jawa Timur in sustainable development in region with a majority Muslim population, Sumenep Regency, Madura, East Java. The research model is comparative-qualitative, comparing the two Islamic financial services of Bank BPRS Bhakti Sumekar and BMT NU Jawa Timur in developing structural and cultural-based Islamic financial services. Bank BPRS Bhakti Sumekar is structurally based as a Regional Owned Enterprise (BUMD) for the Sumenep Regency Government. BMT NU Jawa Timur is culturally based, founded, and run by the community. The data collection technique for this research was in-depth interviews, observing activities in the offices and branches of the two financial services. In addition, a search was carried out for relevant documents owned by the two financial institutions and online media and official websites related to the research topic. Focus group discussions were also conducted with Islamic finance experts. The research succeeded in uncovering the role of the two Islamic financial services in sustainable development in Sumenep Regency. Culturally-based Islamic financial services grow faster and are more resilient to economic crises.
FENOMENA LIVE STREAMING SEBAGAI TANTANGAN BARU DALAM ETIKA PENYIARAN MODERN Puspa Ningrum, Dwi Handayany Puspa; Junaidi, Fazzar; Dwi Julyanti, Athika; Amalia Tsalitsa, Firly; Monica Renasva, Sherra
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of live streaming on social media changes the broadcasting paradigm by offering freedom and interactivity, but raises new challenges regarding ethics and content control. This research aims to analyze the differences between conventional broadcasting which is strictly regulated by regulations and live streaming which is free and its impact on social norms and young audiences. Literature reviews are the main method for exploring these differences, including the influence of social media algorithms in driving sensational content. The results show that conventional broadcasting is more structured and able to maintain content quality, while live streaming often prioritizes engagement without strict controls, increasing the risk of spreading misinformation, inappropriate content, and the normalization of incompatible values. Young audiences are the most vulnerable group, affected by exposure to content that negatively impacts their self-image and behavior. The research conclusions highlight the importance of adaptive regulation, responsible algorithm development, and the role of parental and community education in mitigating negative impacts. This combination of approaches is necessary to maintain a balance between freedom of expression and social responsibility in modern broadcasting. Keywords: Live streaming, young audience, conventional, technology, social media.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMPROMOSIKAN PARIWISATA (STUDI PADA DINAS KEBUDAYAAN KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN SUMENEP) ,, Silvia; Yuliastina, Roos
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.4038

Abstract

Industri pariwisata sebagai salah satu industri yang keberadaannya kini berkembang sangat pesat, dimana pemasaran destinasi pariwisata memiliki peran penting dalam memenangkan persaingan global. Dampak yang ditimbulkan oleh media sosial sudah seharusnya dimanfaatkan oleh pemerintah Kabupaten Sumenep khususnya DISBUDPORAPAR dalam mempromosikan pariwisata untuk lebih menjangkau banyak wisatawan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan media sosial dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Sumenep. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan media sosial dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah urgensi dan upaya pemerintah Kabupaten Sumenep yang telah mendigitalisasi sistem pemerintahan yang awalnya melalui media konvensional menjadi menggunakan media sosial. Kata Kunci: Media Sosial, Pariwisata, DISBUDPORAPAR Kabupaten Sumenep
Role and Contribution of Political Parties in the Political Movement of 2006 Bahadur Bhandari, Arjun; Yuliastina, Roos
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.4042

Abstract

Abstract The 2006 Nepalese political movement marked a significant shift in the country's democratic history, with political parties playing a crucial role in garnering support and influencing public expectations. The democratic revolution in 2006 brought multiparty democracy back to Nepal, and this article explores the tactics, difficulties, and success of political parties in launching and maintaining the movement. Using historical narratives, primary materials, and academic examinations, the study explores how political parties evolved into catalysts for transformation, galvanized the populace, and engaged in negotiations with the king to initiate a new phase of democracy in Nepal. The movement's success was driven by complex dynamics influenced by social, political, and economic elements. The study uses historical research and political mobilization theories to investigate the role and contribution of political parties in the 2006 movement, examining their role as change agents, tactics, and influence on democratic transitions. The results provide insights into how political parties affect democratic processes, highlighting their role as uniting factors within movements. Keywords: Political parties, authoritarianism, totalitarian states, violent conflict, and democratic movement. Abstrak Gerakan politik Nepal tahun 2006 menandai pergeseran yang signifikan dalam sejarah demokrasi negara ini, dengan partai-partai politik memainkan peran penting dalam menggalang dukungan dan mempengaruhi ekspektasi publik. Revolusi demokrasi pada tahun 2006 membawa demokrasi multipartai kembali ke Nepal, dan artikel ini mengeksplorasi taktik, kesulitan, dan keberhasilan partai-partai politik dalam meluncurkan dan mempertahankan gerakan tersebut. Dengan menggunakan narasi sejarah, materi primer, dan kajian akademis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana partai-partai politik berevolusi menjadi katalisator transformasi, menggembleng rakyat, dan terlibat dalam negosiasi dengan raja untuk memulai fase baru demokrasi di Nepal. Keberhasilan gerakan ini didorong oleh dinamika yang kompleks yang dipengaruhi oleh elemen-elemen sosial, politik, dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan penelitian sejarah dan teori mobilisasi politik untuk menyelidiki peran dan kontribusi partai politik dalam gerakan 2006, mengkaji peran mereka sebagai agen perubahan, taktik, dan pengaruhnya terhadap transisi demokrasi. Hasilnya memberikan wawasan tentang bagaimana partai politik mempengaruhi proses demokrasi, dengan menyoroti peran mereka sebagai faktor pemersatu dalam gerakan. Kata Kunci: Partai politik, otoritarianisme, negara totaliter, konflik kekerasan, dan gerakan demokrasi
Community Engagement: Nepali Muslims in Social Initiatives Promoting Religious Understanding Ojha, Niranjan; Haris, Rilia Aisyah
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.4043

Abstract

Abstract This study explores the role of Nepali Muslims in community engagement efforts aimed at promoting religious understanding in Nepal. This study uses a qualitative research technique to investigate how members of the Muslim community in Nepal take part in social activities aimed at addressing misunderstandings about Islam, promoting interfaith dialogue, and creating bridges with other religious groups. The research reveals the tactics, difficulties, and achievements of these activities through in-depth interviews, participant observations, and thematic analysis. It draws attention to the value of inclusive community involvement, the influence of sociopolitical settings, and the special contributions made by Nepali Muslims to more general initiatives aimed at promoting religious harmony and reconciliation. The results add to a more nuanced understanding of how minority-led grassroots initiatives might promote religious understanding in heterogeneous nations such as Nepal. For individuals who hold misconceptions about Muslims, this study will mark a significant milestone. Nepal is a great example for how different religious groups may coexist peacefully and harmoniously to create a common national identity without prejudice or hostility against one another. Other nations should take note of this. Keywords: Social initiatives; Religious coexistence; Minority groups; Grassroots efforts and Multicultural society Perspective Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi peran Muslim Nepal dalam upaya pelibatan masyarakat yang bertujuan untuk mempromosikan pemahaman agama di Nepal. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif untuk menyelidiki bagaimana anggota komunitas Muslim di Nepal mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang bertujuan untuk mengatasi kesalahpahaman tentang Islam, mempromosikan dialog antaragama, dan menciptakan jembatan dengan kelompok-kelompok agama lain. Penelitian ini mengungkapkan taktik, kesulitan, dan pencapaian kegiatan-kegiatan tersebut melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis tematik. Penelitian ini menarik perhatian pada nilai keterlibatan masyarakat yang inklusif, pengaruh lingkungan sosial-politik, dan kontribusi khusus yang diberikan oleh Muslim Nepal pada inisiatif yang lebih umum yang bertujuan untuk mempromosikan kerukunan dan rekonsiliasi agama. Hasil penelitian ini menambah pemahaman yang lebih bernuansa tentang bagaimana inisiatif akar rumput yang dipimpin oleh kaum minoritas dapat mempromosikan pemahaman agama di negara-negara yang heterogen seperti Nepal. Bagi individu yang memiliki kesalahpahaman tentang Muslim, penelitian ini akan menandai tonggak sejarah yang signifikan. Nepal adalah contoh yang baik tentang bagaimana kelompok-kelompok agama yang berbeda dapat hidup berdampingan secara damai dan harmonis untuk menciptakan identitas nasional yang sama tanpa prasangka atau permusuhan satu sama lain. Negara-negara lain harus memperhatikan hal ini. Kata kunci: Inisiatif sosial; Hidup berdampingan secara religius; Kelompok minoritas; Upaya akar rumput; Perspektif masyarakat multikultural
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK MELALUI APLIKASI TRANSJATIM AJAIB PADA DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA TIMUR Putri, Ameilia Tariza; Prasetijowati, Tri; Ratnawati, Susi
PUBLIC CORNER Vol 20 No 01 (2025): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v20i01.3622

Abstract

The TransJatim Ajaib application has become an information platform and one of the payment methods for the Trans Jatim Bus service. The application contains several main features in real time such as route infographics, bus position information, bus stop information, and augmented reality (AR). This study aims to determine and analyze the improvement of the quality of public services, factors that influence the quality of service, and efforts made by the East Java Provincial Transportation Agency to improve the quality of service through the TransJatim Ajaib application. This research method uses a qualitative research method. Data collection techniques used in this study are participatory observation, interviews, and documentation. The results of this study, when viewed from the 5 dimensions of quality, have improved quality, namely showing that the quality of public services has increased as seen from the public's enthusiasm in using the Trans Jatim Bus service, especially with the TransJatim Ajaib application, it makes it easier for the public to obtain information about the Trans Jatim Bus. Researchers also found supporting factors in this study, namely supporting devices and adequate officer competence in the Trans Jatim Bus service process. However, there are inhibiting factors in this study, namely system disruptions and low public awareness. Keywords: Quality, Service, Public, TransJatim Ajaib ABSTRAK Aplikasi TransJatim Ajaib telah menjadi platform informasi dan salah satu metode pembayaran layanan Bus Trans Jatim. Aplikasi tersebut memuat beberapa fitur utama secara real time seperti infografis rute, informasi posisi bus, informasi halte, dan augmented reality (AR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang peningkatan kualitas pelayanan publik, faktor yang mempengaruhi kualiatas pelayanan, dan upaya yang dilalukan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui aplikasi TransJatim Ajaib. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini jika dilihat dari 5 dimensi kualitas ini sudah meningkatkan kualitas yaitu menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik terdapat peningkatan yang dapat dilihat dari animo masyarakat dalam menggunakan layanan Bus Trans Jatim, terlebih dengan adanya aplikasi TransJatim Ajaib ini memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi tentang Bus Trans Jatim. Peneliti juga menemukan faktor pendukung dalam penelitian ini yaitu perangkat penunjang dan kompetensi petugas yang memadai dalam proses pelayanan Bus Trans Jatim. Namun, adapun faktor penghambat dalam penelitian ini yaitu gangguan sistem dan kesadaran masyarakat yang masih rendah. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan, Publik, TransJatim Ajaib
Optimalisasi Penerapan Prinsip Good Governance dalam Pengelolaan Akutansi Publik pada UMKM Batik di Kelurahan Bendogerit Lailin, Ulva Roifatul; Maharani, Wydha Mustika
PUBLIC CORNER Vol 20 No 01 (2025): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v20i01.4242

Abstract

This study aims to examine how the principles of good governance can be optimally implemented in the management of public accounting in the batik industry in Bendogerit Village. Using a descriptive qualitative approach, data was collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation from batik business owners, village officials, and relevant stakeholders. Financial management practices, from production to marketing, were analyzed to identify the extent to which principles such as transparency, accountability, participation, efficiency and effectiveness have been applied. The results showed that most business actors still use manual records and have not implemented a conventional accounting system, so the application of Good Governance principles has not been running optimally. This research recommends an optimization strategy that includes training, counseling, and cross-sector collaboration between the village government, batik MSMEs, and universities to build a simple, participatory, and community-based public accounting system. The findings not only describe the current state of financial governance, but also provide practical solutions to strengthen the accountability and professionalism of MSMEs in the local creative industry.
Motivasi Analisis Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kota Medan Agatha Malau, Gracely; Kholik, Kholilul
PUBLIC CORNER Vol 20 No 01 (2025): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v20i01.4399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kota Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah semua pegawai Dinas Perhubungan Kota Medan yang berjumlah 220 pegawai dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin sehingga terpilih sebanyak 69 sampel. Analisis data dilakukan dengan Uji Regresi Linier Berganda, Uji Parsial dan Uji Simultan dengan bantuan SPSS Versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan korelasi 0,304 dan t-hitung 2,042 > t-tabel 1,668 dan signifikansi 0,045 < 0,05. Lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan korelasi 0,014 dan t-hitung 0,127 < t-tabel 1,668 dan signifikansi 0,899 > 0,05. Budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan korelasi 0,601 dan t-hitung 4,395 > t-tabel 1,668 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan F-hitung 43,094 > F-tabel 2,513 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Determinasi menunjukkan hasil sebesar 0,665 artinya motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya kerja berkontribusi terhadap kinerja pegawai 66,5% dari seluruh faktor yang dapat berkontribusi dan mempengaruhi kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kota Medan.