cover
Contact Name
Enza Resdiana
Contact Email
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Phone
+6282331740805
Journal Mail Official
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja Sumenep Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451 Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Public Corner
ISSN : 24430714     EISSN : 2621475X     DOI : https://doi.org/10.24929/fisip.v14i2.888
Jurnal Public Corner (p-ISSN: 2443-0714, e-ISSN: 2621-475X) merupakan media publikasi artikel ilmiah penelitian dan pengembangan ilmu di bidang ilmu Politik dan ilmu Sosial yang terbit dua kali dalam satu tahun (Bulan Juni dan Desember). Jurnal Public Corner menerbitkan artikel dari hasil penelitian, pengembangan dan ulasan di bidang sosial dan politik dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Administrasi Publik dan Bisnis 2. Komunikasi dan Politik 3. Ilmu pemerintahan 4. Hubungan Internasional Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian dan ulasan artikel (non- penelitian), namun kami lebih menekankan pada naskah artikel dari hasil penelitian. Public Corner sebagai jurnal publikasi bidang ilmu politik dan sosial ini telah menggunakan sistem OJS (open jurnal system) dan terindeks oleh Google Cendikia.
Articles 159 Documents
PENGEMBANGAN MASYARAKAT MELALUI POTENSI LOKAL DALAM MEWUJUDKAN DESA MANDIRI Hidayat, Imam; Ayu, Putri; Puspaningrum, Irma Irawati
PUBLIC CORNER Vol 18 No 2 (2023): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v18i2.3091

Abstract

Abstrak Setiap desa memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan baik dari sumber daya alam, manusia maupun sosial. Umumnya Permasalahan yang ada di desa adalah rendahnya pendidikan menjadikan potensi tidak mampu termanfaatkan dengan baik, oleh karena itu perlu adanya Pengembangan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat sehingga masyarakat dapat mandiri dalam membangun usaha dan mencari peluang. Pengembangan masyarakat sebagai salah satu upaya pemerintah desa dalam mewujudkan desa mandiri. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan masyarakat melalui potensi lokal dalam mewujudkan desa mandiri di desa Lobuk kecamatan Bluto kabupaten Sumenep. Pengembangan masyarakat sebagai suatu proses terorganisir untuk memperbaiki kehidupan masyarakat desa kearah yang lebih baik, dengan menggunakan 4 indikator, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan masyarakat mampu meningkatkan keterampilan masyarakat, pengembangan dilakukan oleh pemerintah desa melalui pemanfaatan 3 potensi besar desa yaitu potensi laut dengan cara menghasilkan beberapa produk olahan masyarakat, potensi kelompok masyarakat yaitu dengan memanfaatkan kelompok masyarakat melalui kegiatan pengembangan masyarakat dalam memberi pelatihan ataupun menerima pelatihan, memberikan edukasi maupun sosialisasi serta memanfaatkan kesenian sebagai daya tarik dan ciri khas desa melalui beberapa pertunjukan. Beberapa produk dari hasil pengembangan masyarakat Lobuk meliputi teri crispy, co’o crispy kerupuk ikan, petis ikan, stik udang, nuget rumput laut, cendol rumput laut dan stik rumput laut. Kata Kunci: Pengembangan masyarakat, potensi lokal, desa mandiri
PERAN KEPALA DESA DALAM PENGEMBANGAN BUMDES MAKMUR JAYA DESA TALANGO KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP Syafriyani, Ida; Rafika, Lailatur
PUBLIC CORNER Vol 18 No 2 (2023): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v18i2.3126

Abstract

AbstrakDalam penyelenggaraan pemerintahan desa kepala desa menjadi seseorang yang palingberperan sebagai pemimpin desa. Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkanperekonomian masyarakat ialah adanya badan usaha milik desa yang dicanangkan olehpemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat melalui unit usaha yangmengacu kepada potensi desa. Salah satu desa yang memiliki BUMDes ialah Desa Talango.Desa Talango memiliki BUMDes sejak tahun 2017 dengan 3 unit usaha yaitu sablon,pengemasan kerupuk dan penjualan tabung gas dan simpan pinjam. Namun, sela kurun waktu3 tahun lebih BUMDes tidak berdampak positif. sejatinya, Kepala Desa memiliki wewenangdan tanggung jawab dalam menggerakkan dan mengembangkan BUMDes. Dalam penelitianini bertujuan untuk mengetahui peran kepala desa dalam pengembangan badan usaha milikdesa di Desa Talango. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodepenelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa belum terlalu banyakberperan dalam pengembangan badan usaha milik desa. Artinya kepala desa hanyamelaksanakan peran pada saat awal pendirian badan usaha milik desa makmur jaya..Kata Kunci : Peran Kepala Desa, Bumdes, Desa Talango
Efektivitas Aplikasi Payment Point Online Bank (PPOB) Berbasis Mobile dalam Meningkatkan Kemudahan Akses Pembayaran Masyarakat di Desa Curahdringu Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo Puspitarini, Renny Candradewi; Rosyidah, Safitri; Septiandika, Verto
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3519

Abstract

Abstract Indonesia is a developing country whose society is starting to open up to information technology. The number of internet users in Indonesia in 2020 will reach around 175 million, in 2022-2023 it will be 215.63 million. One form of use of information technology that is highly developed, most influential and has the widest scope is e-commerce (Electronic Commerce). Electronic trading is a form of conversion from conventional trading activities into a form of trading using data. This trading involves electronic funds transfers, electronic data exchange, automated inventory management systems, and automated data collection systems. The rapid development of information technology has encouraged various sectors to create community service systems. One of the payment system service innovations currently being utilized is PPOB. PPOB (Payment Point Online Bank) is an online payment system utilizing a facility called multi payment. These various multi payment facilities include PLN, BPJS, telephone, credit, internet, data packages, insurance, PGN, electronic electricity credit, game vouchers, and many others. PPOB allows people to make bill payments more easily and practically. Both parties, both the service provider and the community, feel the benefits, the community finds it easy to pay bills and the service provider can develop its business. Keywords: PPOB mobile for public payment access Abstrak Indonesia merupakan negara berkembang yang masyarakatnya mulai terbuka dengan teknologi informasi. Jumlah pemakai internet di Indonesia di tahun 2020 mencapai sekitar 175 juta, di tahun 2022-2023 sebanyak 215,63 juta. Salah satu bentuk dari penggunaan teknologi informasi yang sangat berkembang, paling berpengaruh dan paling luas cakupannya adalah e-commerce (Perdagangan Elektronik). Perdagangan elektronik ini adalah suatu bentuk konversi dari kegiatan perdagangan konvensional menjadi bentuk perdagangan menggunakan data. Perdagangan ini melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Perkembangan teknologi informasi yang pesat mendorong berbagai sektor untuk mewujudkan sistem pelayanan masyarakat. Salah satu inovasi layanan sistem pembayaran yang saat ini dimanfaatkan yakni PPOB. PPOB (Payment Point Online Bank) adalah sistem pembayaran secara online dengan memanfaatkan fasilitas yang disebut dengan multipayment. Berbagai fasilitas multipayment tersebut meliputi PLN, BPJS, telepon, pulsa, internet, paket data, asuransi, PGN, pulsa listrik elektronik, voucher game, dan banyak lainnya. PPOB memungkinkan masyarakat dalam melakukan pembayaran tagihan yang lebih mudah dan praktis. Kedua pihak baik penyedia layanan maupun masyarakat sama-sama merasakan keuntungan, masyarakat mendapatkan kemudahan membayar tagihan dan penyedia layanan dapat mengembangkan bisnisnya. Kata Kunci: PPOB mobile untuk akses pembayaran masyarakat
Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Al-Barokah Desa Patean Dani, Rovi; Resdiana, Enza; Rika Tini, Dwi Listia
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3520

Abstract

The establishment of bumdes Al-Barokah in Patean is an effort to improve the welfare of the village community. So that the programs launched have been considered according to their potential. The management of the Al-Barokah BUMDes program that has been carried out today is able to move in 4 different program areas with the aim of serving and meeting the basic needs of the Patean village community. This type of research is descriptive qualitative. The data sources used are primary and secondary data sources, the number of informants in this study is 8 informants, then draw the final conclusion of the interview results. Based on the results of the study, it is shown that the Management of Business Entities Owned by Al- Barokah Village, Batuan District, there are 4 aspects that affect management, namely the planning aspect of BUMDes Al-Barokah implementing a long-term program in the Al- Barokah BUMDes program, the second organizing, namely the availability of human resources / HR sets the duties and responsibilities on. Keyword : BUMDes, Management Abstrak BUMDes Al-Barokah didesa Patean merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program yang dicanangkan telah dipertimbangkan sesuai potensi yang dimilikinya. Pengelolaan program BUMDes Al-Barokah yang telah dijalankan saat ini mampu bergerak pada 4 bidang program yang berbeda dengan tujuan melayani serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa Patean. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder, jumlah informan dalam penelitian ini adalah 8 informan, kemudian menarik kesimpulan akhir hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Al-Barokah Kecamatan Batuan, terdapat 4 aspek yang mempengaruhi pengelolaan, yaitu Aspek planning BUMDes Al-Barokah melaksanakan program jangka Panjang pada program BUMDes Al-Barokah, Kedua organizing yaitu tersedianya sumber daya manusia/SDM menetapkan tugas dan tanggung jawab pada program BUMDes Al- Barokah dan non sumber daya manusia/SDM yang berupa dari alam maupun sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan program BUMDes Al-Barokah. Ketiga actuating menambah kerja sama serta menigkatkan jumlah penjualan pada program BUMDes Al- Barokah. Keempat controlling Koreksi pembukuan setiap satu sekali per 31 Desember yang dihadiri ketua, bendahara, sekretaris serta pelaksana unit-unit program BUMDes Al-Barokah. Kata Kunci : Badan Usaha Milik Desa, Manajemen
ARAH BARU PEMBANGUNAN PARIWISATA MADURA Anugerah, Ahmed David; Arifin, Syamsul; Putra, Deny Fardiansyah
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3534

Abstract

Pembangunan pariwisata Madura menghadapi tantangan dan peluang signifikan dalam mengembangkan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing. Dalam konteks ini, peran pemerintah, swasta, masyarakat lokal, media massa, dan akademisi menjadi krusial dalam menentukan arah baru yang diambil dalam pembangunan pariwisata Madura. Pemerintah daerah Madura memiliki tanggung jawab utama dalam merumuskan kebijakan dan regulasi yang mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan, sambil memastikan pelestarian budaya dan lingkungan. Di sisi lain, sektor swasta berperan dalam investasi infrastruktur pariwisata dan pengelolaan destinasi, yang penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya saing Madura sebagai tujuan wisata. Masyarakat lokal, dengan pengetahuan mendalam tentang budaya dan sumber daya alam Madura, berperan dalam pelestarian warisan budaya, menyediakan layanan hospitality, dan mengembangkan produk wisata berbasis lokal yang autentik. Media massa memegang peran sebagai penghubung antara Madura dan audiens global, dengan menyampaikan informasi tentang atraksi pariwisata, kekayaan budaya, dan inisiatif pembangunan yang sedang berlangsung. Sementara itu, akademisi memberikan kontribusi krusial melalui riset, advokasi keberlanjutan, dan pendidikan untuk meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan industri pariwisata Madura. Komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan antara semua stakeholders adalah kunci dalam merancang strategi pembangunan pariwisata yang holistik dan berkesinambungan di Madura, memastikan manfaat ekonomi yang adil, pelestarian lingkungan yang berkelanjutan, serta pengalaman wisata yang memuaskan bagi pengunjung.
REVIEW: MODEL KONSEPTUAL BUDAYA LAYANAN Rachmat, Basuki; ,, Indrayati; Sri Rahayu, Karisma
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3536

Abstract

Abstract This research is a review of literature related to the results of previous research. The research method used is a literature study of prior research to produce a conceptual model for research on civil service culture. Madani's Service Culture, which is developed within the internal environment of business entities, is expected to create employee satisfaction, which can have an impact on building quality service (qualified service) to realize quality service value (qualified service value) and have a positive effect on the formation of customer satisfaction (customer satisfaction) to customer loyalty (customer loyalty). Madani's Service Culture, which is developed within the internal environment of business entities, is expected to create employee satisfaction, which can have an impact on building quality service (qualified service) to realize quality service value (qualified service value) and have a positive effect on the formation of customer satisfaction (customer satisfaction) to customer loyalty (customer loyalty). Keyword: Qualified Service Value, Customer Satisfaction, Customer Loyalty, Madani's Service Culture. Abstrak Penelitian ini merupakan review literatur terkait hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan merupakan studi literatur tentang penelitian terdahulu untuk menghasilkan suatu model konseptual penelitian tentang budaya layanan madani. Budaya Layanan Madani (Madani’s Service Culture) yang dikembangkan di lingkungan internal entitas bisnis diharapkan dapat mewujudkan kepuasan karyawan (employee satisfaction) yang dapat berdampak pada terciptanya layanan yang berkualitas (qualified service) untuk mewujudkan nilai layanan yang berkualitas (qualified service value) serta berpengaruh positif terhadap bentukan kepuasan pelanggan (customer satisfaction) hingga loyalitas pelanggan (customer loyalty). Budaya Layanan Madani (Madani’s Service Culture) yang dikembangkan di lingkungan internal entitas bisnis diharapkan dapat mewujudkan kepuasan karyawan (employee satisfaction) yang dapat berdampak pada terciptanya layanan yang berkualitas (qualified service) untuk mewujudkan nilai layanan yang berkualitas (qualified service value) serta berpengaruh positif terhadap bentukan kepuasan pelanggan (customer satisfaction) hingga loyalitas pelanggan (customer loyalty). Kata Kunci : Nilai Layanan Berkualitas, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelanggan, Budaya Layanan Madani.
PERANCANGAN VISUAL BRAND IDENTITY PADA UMKM MIE HOKI UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI KABUPATEN PASURUAN Balqish, Nishofa; Widya Astuti, Eka Rini
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3573

Abstract

Abstract Research proves that visual brand identity has a significant effect on increasing brand awareness (Fernadi Hutomo Aji; Prof. Dr. Hatane Semuel, n.d.). Meanwhile, brand awareness has a significant influence on consumer purchasing decisions (Cahyani & Sutrasmawati, 2016). In this research, visual brand identity was designed using the Research and Development (R&D) research method with a mix method approach (Prof. Dr. Sugiyono, 2023). Qualitative data is used as a brand identity visualization concept through observation, interviews, SWOT analysis and STP analysis. Quantitative data is used to assess the effectiveness of the visual brand identity produced through expert validity test questionnaires and trials on the people of Pasuruan Regency using a random sampling method using . The data analysis technique uses a product suitability validity category table using a 1-4 Likert Scale. The result of this research is the creation of a suitable visual brand identity for Mie Hoki. The validity test results were successfully obtained in the very good category with a score of 88.33% by media experts and 90.62% by material experts. The trial results showed that the designed visual brand identity was able to increase brand awareness of Mie Hoki in Pasuruan Regency with a score of 84% and in the very good category. Keywords : Design, Visual Brand Identity, MSMEs, Brand Awareness. Abstrak Penelitian membuktikan bahwa visual brand identity berpengaruh signifikan terhadap peningkatan brand awareness (Fernadi Hutomo Aji; Prof. Dr. Hatane Semuel, 2015). Sedangkan brand awareness berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen (Cahyani & Sutrasmawati, 2016). Dalam penelitian ini, visual brand identity dirancang menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan mix methode (Sugiyono, 2023). Data kualitatif digunakan sebagai konsep visualisasi brand identity melalui observasi, wawancara, analisis SWOT, dan analisis STP. Data kuantitatif digunakan untuk menilai efektivitas visual brand identity yang dihasilkan melalui angket uji validitas ahli dan uji coba terhadap masyarakat Kabupaten Pasuruan dengan metode random sampling menggunakan . Teknik analisis data menggunakan tabel kategori validitas kelayakan produk melalui Skala Likert 1-4. Hasil penelitian ini ialah terciptanya visual brand identity yang layak untuk Mie Hoki. Hasil uji validitas berhasil didapat pada kategori sangat baik dengan skor 88,33% oleh ahli media dan 90,62% oleh ahli materi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa visual brand identity yang dirancang mampu meningkatkan brand awareness Mie Hoki di Kabupaten Pasuruan dengan skor 84% dan dalam kategori sangat baik. Kata Kunci : Perancangan, Visual Brand Identity, UMKM, Brand Awareness.
Analisis Peran Badan Pengawas Pemilu dalam Mencegah Kecurangan Pada Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 Alfiyah, Nur Inna; Hidayat, Imam; Rika Tini, Dwi Listia; Resdiana, Enza
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3575

Abstract

Abstract One of the absolute requirements for a country that adheres to democracy is the existence of a means to channel aspirations and elect the country's leader by holding general elections. General elections are a means of realizing people's sovereignty and upholding a democratic political order. However, the democratic elections that every country dreams of are sometimes marred by fraudulent practices in general elections. This can be seen from the strengthening issue of fraud in the 2019 election results which has had an impact on high political tension and hostility between supporters of each candidate. So this then leads the public to question the role of election supervisors in dealing with the issue of fraud. This issue also occurred during the 2024 presidential and legislative elections. The method used in this research is a qualitative-descriptive method to analyze the role of election supervisors in dealing with the issue of fraud in the implementation of simultaneous general elections. This research shows that Bawaslu has carried out its role well in accordance with Law number 7 of 2017, both through early detection of potential fraud and handling it that will occur in various regions. Bawaslu carries out early detection using warning, prevention and action strategies. So by applying this strategy it can be concluded that in dealing with the issue of fraud in the election, Bawaslu has taken several preventive measures to prevent fraud from occurring. Both through monitoring and supervision, handling complaints, investigations, inquiries, law enforcement, collaboration with related parties as well as education and outreach. Keywords: Role, Election, Election Fraud, BAWASLU Abstrak Salah satu syarat mutlak negara yang menganut paham demokrasi adalah adanya sarana untuk menyalurkan aspirasi dan memilih pemimpin negara dengan diadakannya pemilihan umum. Pemilihan umum merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dan menegakan suatu tatanan politik yang demokratis. Akan tetapi pemilu demokratis yang di idam-idamkan oleh tiap negara terkadang tercoreng dengan adanya praktek-praktek kecurangan dalam pemilihan umum. Hal ini dapat dilihat dari menguatnya isu kecurangan hasil pemilu 2019 yang memberikan dampak pada tingginya tensi politik hingga permusuhan antar pendukung masing-masing calon. Sehingga hal ini kemudian membawa masyarakat mempertanyakan bagaiman peran dari pengawas pemilu dalam menangani isu kecurangan tersebut. Isu ini juga terjadi pada saat pelaksanaan Pilpres dan Pileg tahun 2024. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif untuk menganalisi peran pengawas pemilu dalam menghadapi isu kecurangan dalam pelaksanaan pemilihan umum serentak. Penilitian ini menghasilkan bahwa Bawaslu telah melakukan perannya dengan baik sesuai dengan Undang-undang nomor 7 Tahun 2017, baik melalui deteksi dini terkait potensi kecurangan dan penanganannya yang akan terjadi diberbagai wilayah. Deteksi dini yang dilakukan Bawaslu menggunakan stategi imbauan, pencegahan dan penindakan. Sehingga dengan pengaplikasian startegi tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam menangani isu kecurangan dalam Pemilu, Bawaslu terlah melakukan beberapa Tindakan pencegahan untuk mencegah kecurangan terjadi. Baik melalui monitoring dan pengawasan, pengananan pengaduan, investigasi, penyelidikan, penegakan hukum, kerjasama dengan pihak terkait serta edukasi dan sosialisasi. Kata Kunci: Peran, Pemilu, Kecurangan Pemilu, BAWASLU
Village Aplication Perfomance Evaluation: Analysis of The Smart Kampung Application in Ketapang, Banyuwangi Putra, I Made Arie Widyasthana Wartana; Dinata, Chandra; Poespitohadi, Wibisono; Putri Nadila, Albareta Aulia
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.3757

Abstract

This article aims to highlight the performance of the Smart Kampung application and website in Ketapang Village, Banyuwangi Regency, as well as to understand the extent to which digital technology can improve the efficiency of public services and empower village communities. This evaluation of the Smart Kampung web application uses a qualitative content analysis approach, which involves collecting and analyzing textual and visual data from the Smart Kampung platform. Data sources include descriptive text, usage guides, user reviews, and visual content such as images and video tutorials. The findings in this article are that the Smart Village program has succeeded in integrating various public services into one digital platform that residents can access easily. This platform facilitates access to population administration, health, and education services and empowers the local economy through online marketing training and developing MSMEs. Analysis of user feedback shows that although the community generally receives the platform well, several areas still require improvement to increase user satisfaction. This article will help explain the use of technology at the village level and practical recommendations for optimizing the previous Smart Village platform. Apart from that, these findings can also guide other villages that want to adopt similar programs so that the benefits of digital technology can be felt more widely throughout rural areas in Indonesia. Keywords: Application, Digital Village, Evaluation, Smart Kampung
Efektivitas Program BPJS Dalam Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan Dan Kualitas Hidup Masyarakat di Surabaya: Tantangan dan Upaya Perbaikan Nurany, Fierda; Wulandari, Tri Anggarani; Safrina Alya, Azwa; Nasa Salsabila, Niqma; Septiana Putri, Rafika
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.3826

Abstract

The purpose of this study is to find out the meaning of online media audiences about Instagram. The role of mass media communication technology is developing rapidly and playing an important role for society in everyday life. The internet is very helpful in the field of marketing (online marketers). One form of online promotion that is currently developing is via Instagram, based on the photo sharing append commonly found on smartphones. As a start-up business company, the Instagram application has emerged, because of the internet phenomenon that has emerged recently, many new products have been marketed. For this reason, this paper can define how to share photos based on the Instagram application, especially for people who respond to start-up business promotions