cover
Contact Name
Anwar Ilmar Ramadhan
Contact Email
anwar.ilmar@ftumj.ac.id
Phone
+62818906231
Journal Mail Official
margono.mitrohardjono@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. KH Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25029398     EISSN : 25035126     DOI : 10.24853/tahdzibi
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta sejak 2016 (versi cetak dan online). Fokus dari Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam adalah Pengembangan kelimuan yang berwawasan Islam global, Manajemen pendidikan Islam, Pendidikan Islam, dan Manajemen Pendidikan. Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam terbit setiap bulan Mei dan November.
Articles 43 Documents
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR ISLAM PADA SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN: TINJAUAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR SARANA DAN PRASARANA UNTUK SD/MI, SMP/MTs, DAN SMA/MA Akhmad Akromusyuhada
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.4.1.41-48

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang penerapan konsep arsitektur Islam terutama pada sarana dan prasarana di lembaga pendidikan Islam tinjauan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana Dan Prasarana Untuk SD/MI, SMP/MTS, DAN SMA/MA. Wacana ini sangat penting untuk diuraikan sebab pada sarana dan prasarana pada lembaga pendidkan islam tidak menerapkan konsep arsitektur islam yang bercirikan rahmatal lil ‘alamin. Kajian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan analisis-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep arsitektur islam dapat diterapkan karena tidak melanaggar kaidah kaidah persayartan pada sarana dan prasarana yang meliputi komponen yaitu 1. Fungsi (Function), 2. Bentuk (Form), 3. Teknik (Technics), 4. Keamanan (Safety),5. Kenyamanan (Comfort). Keimpulan dari penelitian ini adalah sangatlah penting lembaga pendidikan islam dalam pemenuhan sasrana dan prasaran haruslah sebisa mungkin dapat menerapkan konsep arsitektur islam dalam perencanaan sebuah sarana dan prasarana asalkan jangan bertentangan dengan kaidahn pokok yang telah digariskan oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana Dan Prasarana Untuk SD/MI, SMP/MTS, DAN SMA/MA, sehinnga menjadikan lembaga pendidikan islam mempunyai ciri 6tersendiri yang menunjukan jati diri islam itu sendiri.
EFEKTIFITAS PENERAPAN KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM (KMS) BERBASIS WEBSITE TERHADAP PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMK Al-Fattah Tangerang) Abdul Hamid Arribathi
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.5.1.1-8

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui dan menguji tingkat efektiftas aplikasi Knowledge Management System (KMS) berbasis website terhadap  pembelajaran Agama Islam dengan studi kasus di SMK Al-Fattah Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan eksperimen, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes. Penelitian ini mengambil sampel 74 respoden, terdiri atas 37 kelompok control yaitu kelompok yang tidak diberikan perlakukan, atau kelompok yang tidak menggunakan Knowledge Management System Berbasis Website, dan 37 siswa  sebagai kelas eksperimen, atau kelompok yang diberi perlakukan yaitu kelompok yang menggunakan aplikasi KMS. Untuk menguji apakah aplikasi  Knowledge Management berbasis website dalam pembelajaran mata pelajaran  Agama Islam efektif, digunakan uji Analisis of Varians satu jalur (ANOVA), namun terlebih dahulu kelompok data sebarannya harus berdistribusi normal dan berasal dari kelompok data yang homogeny. Dari table uji normalitas dan table uji homogenitas  diperoleh  nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,318 > 0,05 dan sig  0,958 > 0,05 hal ini menunjukan bahwa data berdistribusi normal, dan berasal dari kelompok data yang homogen hal ini memenuhi syarat untuk dilanjutkan pada uji Analisis of Varians (ANOVA) guna menguji apakah terdapat efektifitas penggunaan aplikasi KMS dalam pembelajaran pelajaran agama Islam di SMK Al-Fattah Tangerang. Dari hasil uji  ANOVA diperoleh bahwa harga F hitung 196,236 dan nilai sig 0,000 < 0,05 hal ini menunjukan bahwa penggunaan Knowledge Management System (KMS) sangat efektif dalam pembelajaran pelajaran agama Islam di SMK Al-Fattah Tangerang.
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU MADRASAH (Studi Komparasi Lembaga Pendidikan Di Indonesia Madrasah Pembangunan UIN Jakarta) dan Thailand (Ma’had Al-Ulum Adiniyah Pohontanjong Ruso Narathiwat) Anan Nisoh
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.4.2.85-94

Abstract

Madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang terintegrasi dalam Sistem Pendidikan Nasional baik di Indonesia dan Thailand. Sejarah madrasah pada masa silam telah mengingatkan kepada sebuah lembaga yang terdiskriminasikan. Namun keberadaan madrasah sangatlah dibutuhkan masyarakat. Pendidikan merupakan proses untuk meningkatkan, memperbaiki, mengubah pengetahuan, ketrampilan dan sikap, serta tata laku seseorang atau kelompok dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan manusia melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan pelatihan. Sekolah/madrasah adalah bagian penting dari sistem pendidikan nasional. Persoalan utama yang dihadapi sekolah/madrasah secara umum adalah terkait dengan manajemen mutu pendidikan yang meliputi Standar Nasional Pendidikan baik di Indonesia dan Thailand. Madrasah Pembangunan UIN Jakarta dan Ma’had Al-Ulum Addiniyah Pohontanjong Narathiwat merupakan lembaga pendidikan yang memiliki keunggulan dari berbagai aspek dan bisa dijadikan rujuk mutu bagi sekolah/madrasah yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengekaji: Manejemen Mutu Pada Madrasah Pembangunan UIN Jakarta dan Ma’had Al-Ulum Addiniyah Pohontanjong Narathiwat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-komparatif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kasus individu (individual cases) dan analisis data lintas kasus (cross-cases analysis). Adapun hasil yang telah ditemukan kedua-dua lembaga pendidikan ini adalah Standar Program yang berkaitan dengan program mengacu kepada kurikulum nasioanal yang ditetpakan oleh pemerintah masing-masing tetapi menambah atau memperkayakan cirikhas dan penguatan kajian keislaman sebagai penguatan lokal. Secara keseluruhan kesimpulan akhirnya adalah melalui pengembangan mutu pembelajaran dan kelembagaan bermutu itu dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang beruniversal.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: KONSEPSI, URGENSI, DAN RELEVANSINYA DALAM DOKTRIN ISLAM Tarmizi Tarmizi
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.5.1.57-68

Abstract

Studi ini menunjukan bahwa pendidikan multikultural merupakan konsep, ide, atau falsafah sebagai suatu rangkaian kepercayaan  (set of believe) dan penjelasan yang mengakui serta menilai pentingnya keragaman budaya dan etnis dalam membentuk gaya hidup, pengalaman sosial, identitas pribadi, kesempatan-kesempatan pendidikan dari individu, kelompok, maupun negara. Pendidikan multikultural sebagaimana tersebut adalah sangat urgen untuk diimplementasikan dalam praksis pendidikan. Hal ini karena pendidikan berperspektif multikultural diyakini mampu menumbuh-kembangkan peserta didik menjadi pribadi yang bukan hanya bangga atas dirinya (budaya, bahasa, dan kekhususan lain yang dimilikinya), namun ia juga mampu mengakui, menerima, menghormati kekhususan yang berbeda yang dimiliki orang lain sehingga mereka hidup dalam kesejajaran. Konklusi ini menolak pendapat J. Hector dengan teori melting pot yang menekankan penyatuan budaya dan melelehkan budaya asal. Juga menolak teori salad bowl yang diprakarsai oleh Horrace. Sebagai yang terakhir, pendidikan multikultural memiliki relasi konseptual dan relevansinya dengan perspektif agama Islam. Hal itu dapat dipahami dari Al-Qur’an yang menyebut bahwa Tuhan benar-benar telah memuliakan umat manusia (17:70). Selain itu, Tuhan juga secara jelas menegaskan bahwa Ia “sengaja” menciptakan manusia dalam keadaan berbeda-beda, dengan maksud agar manusia saling mengenal, saling mengakui eksistensinya, dan saling menghormati (49:13).
MANAJEMEN LAYANAN KONSELING ISLAMI DAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DI SMP MUHAMMADIYAH X DAN Y (STUDI KASUS DI SMP MUHAMMADIYAH X DAN Y DI TANGERANG SELATAN) Anwar Sholahuddin
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.4.1.49-54

Abstract

Perkembangan remaja saat ini mengalami perubahan kedalam tatanan masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Perubahan tersebut merubah norma, nilai dan gaya hidup. Remaja yang dahulu terjaga dalam sistem keluarga, adat budaya dan nilai tradisional, mulai mengalami pengikisan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang cepat. Hal tersebut didukung dengan perkembangan media massa yang terbuka dalam memberikan informasi keragaman gaya hidup. Fenomena permasalahan moral dikalangan pelajar dan remaja seperti tawuran, bullying, merokok, minum alcohol, penggunaan narkoba bahkan samapi perilaku seks bebas merupakan gambaran menurunya moral dan pemahaman remaja. Menurunnya moral pelajar dan remaja menjadi salah satu dampak yang terjadi dari perkembangan perubahan sosial remaja (Sanusi, 2015).Penelitian ini bertujuan mengetahui manajemen sekolah dalam layanan konseling kesehatan reproduksi dengan pendekatan islami yang dapat meningkatkan karakter religius siswa dan mutu sekolah. Jenis Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan dengan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah X dan Y di Tangerang Selatan. Integrasi proses pendidikan seringkali dikuatkan dengan proses bimbingan dan konseling sekolah. Bimbingan dan konseling modern memandang manusia sebagai objek sehingga aspek spriritual menjadi suatu hal yang terpisah dari keberadaan manusia (Rozikan, 2017).  Sehingga bimbingan konseling memerlukan adanya dasar agama sebagai pedoman dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Bimbingan dan Konseling Islam dasar utama dengan berlandaskan pada ketentuan al-Qur’an dan as-Sunnah, di mana keduanya merupakan sumber pedoman kehidupan umat Islam. (Rozikan, 2017).
MODEL DAN STRATEGI MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Asep Muljawan
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.5.1.9-18

Abstract

Lembaga Pendidikan Islam harus mampu membangun generasi Muslim yang tangguh, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan berkarakter mulia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka pendidikan Islam harus dikelola secara maksimal melalui Lembaga Pendidikan Islam. Tulisan ini berusaha mengkaji faktor-faktor keberhasilan Lembaga Pendidikan Islam. Kajian ini difokuskan pada manajemen lembaga pendidikan Islam untuk menghadapi tantangan globalisasi. Dan penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis studi pustaka. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa dalam pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam bermutu memerlukan model manajemen yaitu model manajemen LPI Bernuansa Entrepreneurship, model manajemen LPI Berbasis masyarakat dan model manajemen LPI berbasis masjid. Selain itu, LPI bermutu memerlukan strategi manajemen baik secara umum maupun khusus. Secara khusus dikenal dengan istilah manajemen stratejik.
PENGEMBANGAN PROGRAM PEDULI LINGKUNGAN HIDUP (GREEN SCHOOL) PADA SMP ISLAM PLUS BAITUL MAAL Maya Yunus; Margono Mitrohardjono
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.4.2.95-102

Abstract

Tujuan penelitian ini bagaimana peran sekolah Islam memberikan perhatian besar terhadap program pengembangan lingkungan hidup dan bagaimana peran sekolah menjadikan sekolahnya sebagai Green School. SMP Islam Plus Baitul Maal menyusun model program peduli lingkungan. Program ini baik yang berkaitan dengan kurikulum, kesiswaan, dan lingkungannya, berencana menjadikan sekolahnya sebagai Green School. Diciptakannya bumi oleh Allah SWT adalah merupakan amanah yang harus dijaga dari satu generasi ke genersi berikutnya. Karena  bumi ini diciptakan bukan hanya  untuk satu masyarakat tertentu atau satu generasi tertentu saja, tetapi untuk seluruh masyarakat dan untuk generasi sepanjang masa sampai masanya tiba Allah menakdirkan kiamat terjadi, maka bumi pun akan hancur. Karena itu, bumi dan alam raya ini,  diciptakan tidak hanya untuk dimanfaatkan oleh setiap generasi manusia, juga sebagai titipan, sebagai amanh agar generasi berikutnya dapat pula menggunakan dan memanfaatkan dengan baik. Kewajiban menjaga bumi dan lingkungannya adalah merupakan tanggungjawab semua manusia yang menyadari bahwa dunia ini akan diwariskan ke anak cucu kita. Makin lama usia bumi kita makin tua dan kemampuan bumi untuk menanggung  beban tingkah laku manusia makin kecil. Begitu pula kerusakan yang terjadi dimuka bumi makin lama makin membuat bumi menjadi tempat yang tidak layak huni bagi manusia. Kewajiban itu juga ada dan melekat kepada lembaga pendidikan yang diberi kepercayaan oleh orangtua untuk mendidik, membentuk karakter, dan memberikan ilmu dan keterampilan kepada generasi muda penerus bangsa. Kesadaran sekolah untuk menyamakan visi dan membuat program akan menentukan keberhasilan menjaga lingkungan hidup.
DESAIN ORGANISASI DALAM PENGEMBANGAN STRUKTUR ORGANISASI PERGURUAN TINGGI DI ERA INDUSTRI 4.0 Tarmizi Tarmizi
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.4.1.1-14

Abstract

Saat ini revolusi industri 4.0 telah bejalan dan berkembang dengan pesat, penulis melihat hal ini terjadi begitu cepat dengan berbagai kemudahan-kemudahan pelayanan diberbagai aspek kehidupan manusia yang dapat diakses dengan begitu mudah seperti: kemudahan informasi, kemudahan layanan perbankan, kemudahan transaksi keuangan digital, kemudahan memperoleh pengetahuan dan termasuk pendidikan. Kecepatan dan ukuran perubahan yang terjadi oleh revolusi industri keempat (4.0) tidak bisa diabaikan. Perubahan ini akan membawa pergeseran kekuatan, pergeseran kekayaan, dan pengetahuan. hanya dengan memiliki pengetahuan tentang perubahan-perubahan ini dan kecepatan yang terjadi, kita dapat memastikan bahwa kemajuan dalam pengetahuan dan teknologi menjangkau  dan memberi manfaat bagi semua. Karenanya, dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan perkembangan industri 4.0 sudah seharusnya mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing, penyusunan kurikulum berbasis industri 4.0 dan melakukan refresh manajemen. Dalam penulisannya, penulis menggunakan metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif analitis yang bersifat normatif filosofis yang disesuaikan dengan sumber-sumber kepustakaan.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESSIONAL GURU PAI (Studi Penelitian Di MA Baabussalaam Kota Bandung) Taufik Maulana
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.4.1.55-66

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kenyataan yang terjadi hari ini, guru Pendidikan Agama Islam  profesionalismenya sangat rendah, diantaranya dikarenakan rendahnya kualifikasi akademik dari Guru Pedidikan Agama Islam itu sendiri juga pengaruh dari kepala madrasah yang belum bisa menggugah dan menimbulkan optimalisasi Guru Penddikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mempeoleh gambaran tentang Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kopetensi profesional Guru Pendidikan Agama Islam di MA Baabussalaam Kota Bandung, memperoleh gambaran tentang Strategi kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesional Guru Pendidikan Agama Islam di MA Baabussalaam Kota Bandung, memperoleh gambaran tentang Kendala kepala sekolah dalam meningkatkan kopetensi profesional Guru Pendidikan Agama Islam di MA Baabussalaam Kota Bandung dan Dampak yang dihasilkan Strategi kepala madrasah dalam meningkatkan kopetensi profesional Guru Pendidikan Agama Islam di MA Baabussalaam Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau suatu fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gaya kepemimpinan kepala madrasah sangat efektif dalam mencapai salahsatu tujuannya, Kepala madrasah selalu menitikberatkan peningkatan kompetensi professional guru dalam setiap program pengembangan yang dibuat sekolah. hal ini dikarenakan, mengingat kompetensi professional memiliki memiliki indikator esensial yang akan berdampak pada hasil lulusan atau output peserta didik yang berkualitas yang sejalan dengan cita-cita visi misi sekolah, 2) Strategi kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesional Guru Pendidikan Agama Islam di S MA Baabussalaam Kota Bandung terealisasi dengan baik, 3) Kendala dalam meningkatkan kompetensi professional guru PAI yang dilakukan kepala madrasah, mampu diminimalisir dan diatasi dengan baik, terbukti dengan masifnya pembinaan, sosialosasi terkait penggunaan IT/ Aplikasi berbasis IT mampu diikuti dan diimplementasikan dengan baik oleh guru dan 4) Dampak yang terjadi setelah adanya treatment yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru PAI, guru PAI semakin professional dalam mengemban tugasnya sebagai guru dan mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan undang-undang serta semakin mampu menguasai materi yang akan disampaikan sepada peserta didik. Kompetensi leadership dan spiritual semakin terlihat, guru semakin bijak dalam mengambil keputusan, baik di dalam kelas ketika proses belajar mengajar berlangsung maupun keputusan yang menyangkut masalah tugas dan tanggungjawabnya sebagai tenaga pendidik sesuai amanat undang-undang, serta jiwa keberagamaannya semakin kuat, sisi senantiasa menjadi teladan yang baik bagi siswa, dan termasuk kompetensi personal/ kepribadian, social, pedagogic dan professionalnya juga terlihat meningkat.
PERANAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KONSEP MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Syawaifiyyah Jakarta Utara) Margono Mitrohardjono
Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/tahdzibi.5.1.19-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kepemimpinan kepala madrasah Madrasah Aliyah Syawaifiyyah Jakarta Utara dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dengan merencanakan, mengkomunikasikan, mengorganisi dan mengawasi program sekolah sesuai dengan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yaitu dalam aspek otonomi sekolah, akuntabilitas sekolah, jaminan mutu, transparansi dan partisipasi masyarakat.  Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif analitik. Tahapan penelitian terdiri atas tahapan orientasi, eksplorasi dan membercheck. Teknik pengumpulan data digunakan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik  analisis data dibuat dengan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan / verifikasi dan validitas data Hasil penelitian ini bahwa kepala sekolah telah mengimplementasikan MBS untuk menuju mutu pendidikan dengan kegiatan berikut: Pertama, kepala sekolah merencanakan program sekolah sesuai dengan MBS dengan membuat visi dan misi sekolah, membuat kebijakan dan menetapkan tujuan, merancang program sekolah, menentukan dan mengalokasikan sumber daya sekolah; Kedua, kepala sekolah mengkomunikasikan program sekolah sesuai dengan MBS dengan membangun komunikasi internal dengan guru dan karyawan secara demokratis dan otoriter dan eksternal dengan orang tua murid dan masyarakat; Ketiga, kepala madrasah mengorganisasi program sekolah sesuai dengan MBS yaitu dengan menyusun struktur organisasi sekolah, mendorong partisipasi untuk mencapai harapan memberikan tugas dan mendelegasikan otoritas serta memfungsikan komite sekolah; dan Keempat kepala madrasah mengawasi program sekolah sesuai dengan MBS dengan menetapkan standar sekolah, dan memonitor serta mengevaluasi program madrasah baik dari aspek akademik maupun non akademik. Dengan demikian peranan kepemimpinan kepala madrasah di Madrasah Aliyah Syawaifiyyah Jakarta Utara dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, telah cukup baik ditunjukkan dengan standar kelulusan yang meningkat setiap tahun, namun masih banyak kekurangan di dalamnya yang perlu terus diperbaiki sehingga tercapai Total Quality Management. Peneliti merekomendasi kepada kepala madrasah untuk mempertajam visi, misi dan tujuan madrasah, memperkuat komunikasi internal dan eksternal, memaksimalkan partisipasi berbagai kalangan, terus mengacu pada standar madrasah dalam melakukan pengawasan dan mengaktifkan komite sekolah. Peneliti lain dapat menyempurnakan temuan penelitian ini.