cover
Contact Name
M. Hasan Ma'ruf
Contact Email
hasan.stie.aas@gmail.com
Phone
+6281802579955
Journal Mail Official
budimas.aas@gmail.com
Editorial Address
Jln Slamet Riyadi No. 361 Windan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by STIE AAS Surakarta
ISSN : -     EISSN : 27158926     DOI : https:/doi.org/10.29040/budimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS diterbitkan 2 (dua) kali setahun (April dan Oktober) oleh LPPM STIE AAS. Terbit pertama pada bulan Oktober 2019. BUDIMAS memuat hasil pengabdian kepada masyarakat dalam segala bidang. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS" : 35 Documents clear
MEMBANGUN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI LEMBAGA BANTUAN HUKUM DI DESA SEMPAJAYA KABUPATEN KARO Bahri, Fajar; Andhara; Gultom, Sabina Saeca; Br Sitepu, Sinvani Dinda; Dina Miftahul Jannah; Ritonga, Larasati; Ritonga, Isnaina Rizkia; Tantri Rizky Alviani; Nasution, Rasina Padeni
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18112

Abstract

This study addresses the issue of low legal awareness among rural communities in Indonesia, particularly in Desa Sempajaya, Karo Regency, where residents have limited knowledge of their legal rights and access to free legal aid. The research aims to enhance community understanding of the role and function of Legal Aid Institutions (Lembaga Bantuan Hukum/LBH) as guaranteed by Law No. 16 of 2011 on Legal Aid. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program was implemented through preparation, socialization, and evaluation stages. Activities included collaboration with local government and legal aid posts, interactive presentations, discussions, and dissemination of procedures for obtaining legal assistance. The findings reveal that prior to the intervention, most residents lacked awareness of legal aid mechanisms and perceived legal processes as costly and complex. After the socialization, participants demonstrated improved knowledge of their legal rights, the existence of LBH, and the steps required to access free legal services. The program also highlighted challenges such as limited literacy, time constraints, and skepticism toward legal institutions. Overall, the socialization effectively strengthened community legal awareness and provided a foundation for developing a legally conscious village
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK MUDA MELALUI PELATIHAN USAHA BUKET KREATIF DI DUSUN GANDARI pradana, alung
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) individu di Dusun Gandari bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda melalui pelatihan pembuatan buket kreatif. Program ini dilatarbelakangi tingginya pengangguran dan minimnya keterampilan kewirausahaan di kalangan pemuda desa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan dua tahap pelaksanaan: pemberian materi tentang konsep ekonomi kreatif dan praktik pembuatan buket. Peserta diperkenalkan pada dasar-dasar kewirausahaan, kreativitas, dan strategi meningkatkan nilai jual produk dari bahan sederhana seperti snack, bunga, dan hiasan. Pada tahap praktik, peserta memproduksi buket sesuai konsep yang dipelajari. Hasilnya, keterampilan, kepercayaan diri, dan motivasi berwirausaha meningkat, bahkan sebagian berencana membuka usaha kecil secara langsung maupun daring. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemuda pedesaan memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif, serta dapat menciptakan peluang usaha berkelanjutan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal. Kata Kunci : Ekonomi kreatif, pemberdayaan pemuda, Kewirausahaan
Peningkatan Daya Saing Petani Melalui Pelatihan Pengelolaan Manajemen Usahatani di Desa Air Mesu Timur Kabupaten Bangka Tengah Sekar Tanjung, Garist; Reni Humairah; Dareen Nadya Rema
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18486

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan manajemen keuangan dan usahatani bagi petani cabai merah di Desa Air Mesu Timur Kabupaten Bangka Tengah. Sebagaimana yang diketahui bahwa mayoritas penduduk di Desa Air Mesu Timur menggantungkan hidup pada budidaya tanaman hortikultura. Meski demikian, sebagian besar petaninya belum mengimplementasikan manajemen usahatani yang efektif dalam pengelolaannya. Melalui pelatihan pengelolaan manajemen usahatani dan keuangan ini, petani memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengatur keuangan usaha tani, menyusun laporan keuangan, serta melakukan analisis kelayakan usaha secara sederhana. Hasil evaluasi program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang cukup besar, di mana tingkat pemahaman peserta pelatihan meningkat dari 8,3% sebelum pelatihan menjadi 75% setelah pelatihan. Dengan demikian, program ini dinilai berhasil mencapai tujuannya dalam memberikan pemahaman manajemen keuangan dan usahatani bagi peserta pelatihan. Kedepan, disarankan agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan dengan fokus pada aspek pemasaran, kemitraan, dan pengembangan jaringan usaha tani agar keberlanjutan program dapat terjaga dengan lebih optimal.
E-Pallet: Transformasi Digital Peningkatan Budidaya Lele Berbasis IoT dan Panel Suya Bagi Ketahanan Pangan Dedi Ary Prasetyo; Farid Adi Prasetya; Amin Sulistyanto; Suranto; Agus Marimin
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18490

Abstract

Kelompok Tani Lele Agro Farm didesa Karanganyar RT 13 Plupuh Sragen, memiliki potensi bidang perikanan, khususnya budidaya lele. Terdapat 20 anggota petani lele memanfaatkan pekarangan seluas 1000 meter, saat ini terdapat budidaya lele dan gurami. Kelompok tani lele bertujuan; (a) memenuhi kebutuhan protein hewani dengan pemanfaatan lahan warga. (b) usaha budidaya lele saat ini secara konvensional, beralih ke transformasi teknologi tepat guna melalui IoT (internet o things) dengan hemat ramah lingkungan panel surya. Permasalahan: (1) Aspek produksi meliputi: (a) jumlah budidaya masih sedikit, dibutuhkan jumlah budidaya lele yang lebih meningkat; (b) pemanfaatan lahan bagi peningkatan kapasitas produksi, (c) budidaya lele konvensional menuju transformasi IoT, panel surya. (2) Aspek manajemen dan pemasaran, meliputi: (a) manajemen tata kelola usaha, (b) penguatan semangat usaha bersama, (c) strategi pemasaran hasil panen. Pendekatan kegiatan dengan metode partisipatif interaktif, alih dan transfer teknologi, pengetahuan, ketrampilan, difusi Ipteks dan entrepreneurship capacity building di bingkai dalam e-pallet peningkatan produksi, kuantitas dan kualitas hasil panen bagi ketahanan pangan. Tahapan kegiatan, melalui: persiapan, pelaksanaan, monev, laporan hasil dan laporan luaran. Hasil pengabdian: (a) terwujud peningkatan kapasitas produksi, peningkatan pendapatan, dan kualitas produksi, (b) penguatan mental wirausaha, motivasi manajemen usaha, tata kelola, dan pemasaran. Keywords: e-pallet, peningkatan, kuantitas, kualitas, ketahanan, pangan
PENGUATAN BRAND IDENTITY DAN DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING USAHA ANEKA KERIPIK DAN PEYEK LAS YAYANG Hassandi, Irfan; Yossinomita; Mardiana R.; Eni Rohaini; Saifan Ali Fazila; Amilia Difa S. Putri
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18495

Abstract

This community service activity aims to strengthen brand identity and enhance digital marketing skills for the MSME Aneka Keripik and Peyek Las Yayang in Jambi City. The main issues faced by the partner are the weak brand identity and the limited use of digital media for promotion. The program was conducted using a participatory approach through counseling, training, and direct mentoring on brand management concepts, visual identity design, and social media–based digital marketing strategies. Evaluation through pre- and post-tests revealed a significant improvement in participants’ understanding of brand identity, digital marketing strategies, and the use of social media for online sales. This activity had a positive impact on raising awareness among MSME actors about the importance of branding and digital technology utilization to expand markets and strengthen business competitiveness.
sosialisasi prosedur dan manfaat pembiayaan emas bagi Nasabah di Bank Syariah Indonesia KCP Pandaan Pasuruan Prastira, Hirda; Wirda Isti'anatuz Zulfa; Lailatul Maslakhah; Afidatu Aininnisa; Sukamto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18664

Abstract

Public literacy regarding Sharia-compliant gold financing products is stillrelatively low, leading to misperceptions regarding the application procedures andbenefits of halal investments at Bank Syariah Indonesia (BSI) Pandaan Branch Office,Pasuruan. This community service activity aims to improve customer and prospectivecustomer understanding of the procedures, contracts, and economic and shariacompliant benefits of gold financing through a participatory and educational approach.The outreach program was conducted in November 2025 in the Pandaan area with thecoordination center at BSI Pandaan Branch Office, involving four implementers: Hirda,Wirda, Fida, and Lail. The implementation method included identifying needs throughinitial interviews, developing simple materials, educational presentations, two-waydiscussions, simulating the application process, distributing brochures, and evaluatingthrough a quick survey. The results of the activity showed a significant increase inparticipant understanding, including an increase in understanding of financingprocedures from 45% to 85%, understanding of benefits from 50% to 88%, and anincrease in interest in applying in the next three months from 35% to 72%. Thesefindings indicate that interactive educational methods based on simulations anddiscussions are effective in increasing literacy, reducing perceived process complexity,and increasing trust in financing products. However, this activity has severallimitations: participants can only be present in the bank area and the evaluation canonly be conducted within a short time. Overall, this program is a strategic effort toincrease knowledge about Islamic finance and halal investment culture in the Pandaancommunity.Keywords: Gold financing, Islamic financial literacy, educational socialization,Bank Syariah Indonesia, halal investment, Pandaan
DIGITAL LITERACY & ENGLISH FOR YOUNG DISPORA: PENGABDIAN UNTUK ANAK- ANAK INDONESIA DIMALAYSIA Nursyah Handayani; Sipahutar, Lahmudin; Adinda
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18684

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut anak-anak untuk memiliki kemampuan literasi digital sejak dini, terutama bagi anak-anak diaspora Indonesia yang berada di luar negeri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dasar serta kemampuan bahasa Inggris anak-anak Indonesia di Malaysia melalui pelatihan berbasis praktik dan pendekatan pembelajaran interaktif. Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal, pelatihan literasi digital, pembelajaran bahasa Inggris komunikatif, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam menggunakan perangkat digital secara aman serta peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kemampuan digital dan linguistik bagi anak-anak diaspora. Kata kunci: Literasi Digital, Diaspora Indonesia, Anak-Anak, Bahasa Inggris, Pengabdian Masyarakat. Abstract The development of digital technology requires children to have digital literacy skills from an early age, especially for Indonesian diaspora children who are abroad. This community service activity aims to improve the basic digital literacy and English language skills of Indonesian children in Malaysia through practice-based training and interactive learning approaches. Implementation methods include initial assessment, digital literacy training, communicative English learning, and intensive mentoring. The results of the activity show an increase in children's ability to use digital devices safely as well as increased confidence in communicating in English. This program is expected to become a model for developing digital and linguistic skills for children in the diaspora. Keywords: Digital Literacy, Indonesian Diaspora, Children, English, Community Service.
PELATIHAN AL-BANJARI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS DAN KREATIVITAS SISWA DI SMA Al-ISLAM KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO Amir Bandar Abdul Majid; Mohammad Fajar Shodiq; Khoirun Niswatin
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18692

Abstract

Pelatihan Al-Banjari di SMA Al-Islam Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter religius sekaligus mengembangkan kreativitas peserta didik melalui seni Islami yang sarat nilai spiritual. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik tabuhan rebana dan lantunan shalawat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keikhlasan, disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini menekankan pada pengembangan masyarakat dengan menggali, mengenali, dan memanfaatkan aset serta potensi yang telah dimiliki oleh komunitas. Melalui metode ABCD, pelaksanaan pelatihan Al-Banjari difokuskan pada pemberdayaan potensi siswa, guru, dan lingkungan sekolah sebagai sumber daya utama. Pendekatan ini mendorong keterlibatan aktif seluruh pihak dalam mengembangkan kegiatan seni Islami sebagai aset sosial yang memperkuat identitas religius sekolah. Siswa diajak untuk mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui musik Islami yang menjadi media dakwah sekaligus sarana pembentukan akhlak mulia. Pelatihan ini menjadi wadah pengembangan diri yang mampu mengarahkan potensi siswa secara positif, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat hubungan sosial di antara peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan Al-Banjari berperan penting dalam membangun lingkungan sekolah yang religius, harmonis, dan kreatif, sekaligus memperkuat identitas budaya Islami di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.
Pemanfaatan dana desa dalam meningkatkan pelayanan publik di Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru Budi Wijayanti, Nisa; Ti'anatud diniati, Bintis; Putri Puji Rahayu, Anisa; Atika, Nur; Usulil Khikmah, Salsabila
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18718

Abstract

This study examines the utilization of Village Funds in improving public service quality in Pulerejo Village, Ngantru District, Tulungagung Regency. The research is grounded in the importance of regional autonomy and the need for adequate funding to support rural infrastructure and essential public services. The objektive is to describe the planning, implementation, and challenges related to the management of Village Funds. A descriptive qualitative method was applied through field observations, in-depth interviews, and document analysis. The results indicate that the use of Village Funds in Pulerejo Village has been carried out in a participatory, transparent, and accountable manner through Village Deliberation forums, financial disclosure, and active supervision by the Village Consultative Body. The funds are utilized for infrastructure development, improvement of public service facilities, capacity building of village officials, and local economic empowerment. Challenges mainly arise from low digital literacy among some residents, which hinders the optimal implementation of electronic-based services. Overall, public service quality in Pulerejo Village is categorized as fairly good, with further potential for improvement through digital innovation and enhanced service facilities. Keyword: Utilization of Village Funds, Public Services, Village development.
TRANFORMASI DIGITAL PEMUDA KARANG TARUNA MELALUI PELATIHAN DESAIN PRODUK DAN PENGENALAN MARKETPLACE SEBAGAI PELUANG EKONOMI Nur Fadhilah Rahim; Mijani Rahman; Dini Sofarini; Yunandar; Haryanti, Rinrin; Arisya Fitri Nugraha
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18743

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital Pemuda Karang Taruna Multimedia melalui pelatihan desain produk menggunakan Canva serta pengenalan strategi pemanfaatan platform e-commerce sebagai upaya memperluas peluang ekonomi digital. Program dilaksanakan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang dipadukan dengan Participatory Action Research (PAR) untuk memastikan keterlibatan aktif peserta dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip desain visual, penyusunan materi promosi, dan pembuatan konten yang relevan untuk pemasaran digital. Sesi pengenalan e-commerce memberikan gambaran menyeluruh mengenai alur pembuatan toko online, optimasi tampilan produk, serta strategi promosi melalui tips dan trik yang disampaikan narasumber. Meskipun peserta hanya mengikuti demonstrasi tanpa praktik langsung, kedua pelatihan ini efektif dalam memperkuat literasi digital, kreativitas, dan kesadaran peserta terhadap potensi ekonomi digital. Program ini berkontribusi pada pemberdayaan pemuda agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Page 1 of 4 | Total Record : 35


Filter by Year

2026 2026