cover
Contact Name
Arief Hidayatullah
Contact Email
arief.stisipbima@gmail.com
Phone
+6281334936780
Journal Mail Official
arief.stisipbima@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pierre Tandean Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kombud
ISSN : 24433519     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan sebagai media publikasi karya ilmiah yang dihasilkan oleh akademisi, peneliti dan mahasiswa.
Articles 97 Documents
PENANGANAN KONFLIK SOSIAL DI KELURAHAN DARA KECAMATAN RASANAE BARAT KOTA BIMA Hendra Hendra
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dengan judul: Penanganan Konflik Sosial Di Kelurahan  Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yakni: 1) Untuk mengetahui penerapan pendekatan akomodasi lurah sebagai upaya penyelesaian konflik antar warga di Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. 2) Untuk mengetahui penerapan pendekatan kompromi lurah sebagai upaya penyelesaian konflik antar warga di Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Untuk membahas penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan adalah semua staf Kelurahan Dara, masyarakat yang pernah berkonflik, tokoh-tokoh masyarakat Kelurahan Dara, dan pengurus lembaga-lembaga masyarakat di Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling atau pengambilan informan sengaja, dengan jumlah 14 orang. Kemudian teknik analisis yang digunakan yaitu analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: pertama, berdasarkan penerapan gaya akomodasi lurah dalam upaya menyelesaikan konflik di Kelurahan Dara Kota Bima, baik bersikap kerja sama, dapat menerima petunjuk  orang  lain atau mengikuti pandangan orang lain, membiarkan keinginan pihak lain menonjol, mempertahankan harmonisasi, maka hasilnya sangat berhasil. Kedua, berdasarkan penerapan gaya kompromi upaya menyelesaikan konflik di Kelurahan Dara Kota Bima, baik memisahkan perbedaan atau pernyataan: anda harus memberi  sedikit untuk mendapatkan sedikit, bila kedua belah pihak kira-kira sama kuatnya dan  sama-sama sangat tertarik kepada sasaran yang konflik, bila   kedua   belah  pihak  ingin   mencapai   penyelesaian sementara/paling praktis dalam keadaan mendesak, maupun bila  kedua belah pihak ingin mendapatkan  persetujuan  yang paling praktis karena desakan waktu, maka hasilnya sangat berhasil. Adapun saran diajukan adalah walaupun berdasarkan penerapan gaya akomodasi dalam upaya menyelesaikan konflik rata-rata sangat berhasil, baik bersikap kerja sama, dapat menerima petunjuk  orang  lain atau mengikuti pandangan orang lain, membiarkan keinginan pihak lain menonjol, mempertahankan harmonisasi, maka disarankan tetap dipertahankan.
DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOSIAL PENGGALIAN PASIR SEPANJANG ALIRAN SUNGAI DI KOTA BIMA (STUDI DI KELURAHAN RABADOMPU TIMUR KOTA BIMA) Firdaus Firdaus
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 6, No 1 (2019): KOMUNIKASI DAN KEBUDAYAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.806 KB)

Abstract

Kebutuhan akan bahan galian konstruksi dan industri seperti pasir tampak semakin meningkat seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan berbagai sarana maupun prasarana fisik di berbagai daerah di Indonesia Khususnya lagi di Kota Bima. Aktifitas penggalian pasir juga ada di Kota Bima tepatnya di sepanjang aliran sungai lingkup Kota Bima, namun yang paling banyak tingkat aktifitasnya adalah dikelurahan Rabadompu Timur, Kumbe, Kelurahan Oi,mbo, Kelurahan Dodu, Kelurahan Kodo dan Kelurahan Lampe. Akibat eksploitasi pasir secara berlebihan di aliran sungai memicu lahirnya banyak permasalahan seperti permasalahan lingkungan dan sosial. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan teknik pengumpulan data penelitian antara lain: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Kemudian teknik analisa data dengan menggunakan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan (verifikasi). Kesimpulan (1) Dampak Lingkungan Penggalian Pasir Di Sepanjang Aliran Sungai Kota Bima. Dari hasil Penelitian diatas sekurang-kurangnya ada lima dampak lingkungan dari penggalian pasir disekitar aliran sungai di kelurahan Rabadompu Kota Bima yaitu: Polusi udara, Matinya biota air, Turunya kualitas air, Rusaknya jalan, Pendangkalan air, Peningkatan debu. (2) Dampak Sosial Penggalian Pasir Di Sepanjang Aliran Sungai Kota Bima. Dari hasil wawancara diatas terhadap Dampak sosial terhadap penggalian pasir di sepanjang aliran sungai di kelurahan rabadompu timur yaitu: Meningkatkan pendapatan masyarakat, Dampak sosial terhadap penggalian pasir di sepanjang aliran sungai  di kelurahan rabadompu timur yaitu membuka lapangan pekerjaan, dan Dampak sosial terhadap penggalian pasir di sepanjang aliran sungai  di kelurahan rabadompu timur yaitu Meningkatkan daya kreativitas masyarakat.
STRATEGI KOMUNIKASI BPJS KESEHATAN BIMA DALAM MENYOSIALISASIKAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) Tasrif Tasrif
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 3 No 1 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.794 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi BPJS Kesehatan Bima dalam Menyosialisasikan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahuistrategi komunikasi BPJS Kesehatan Bima dalam Menyosialisasikan program JKN; (2) untukmengetahui faktor pendukung dan faktor peghambat yang dihadapi BPJS Kesehatan Bimadalam Menyosialisasikan program JKN. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 2 bulanyaitu bulan Maret­ Mei 2014, berlokasi di BPJS Kesehatan Bima. Tipe penelitian adalahdeskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam dengantiga orang informan yaitu Bapak Sakarias Rewa (Bagian Umum kantor BPJS Bima); Ibu LusiWardani (Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan); Siti Nuraini (masyarakatpengguna kartu JKN asal Penaraga); Abdullah (masyarakat pengguna kartu JKN asal Penaraga);Faqih (masyarakat pengguna kartu JKN asal Penaraga). Hasil penelitian menunjukkan bahwaBPJS Kesehatan Bima telah melaksanakan beberapa langkah dalam merumuskan strategikomunikasi sosialisasi, mulai dari mengenal khalayak, menyusun pesan, menetapkan metodehingga seleksi dan penggunaan media. Penelitian ini juga menemukan bahwa dalam sosialisasiprogram JKN ada beberapa hal yang menjadi faktor pendukung dan penghambat. Faktorpendukung tidak lain berasal dari pemerintah pusat, instansi pemerintah yang diikat bekerjasama, dukungan dari perusahaan peserta kolektif, dukungan dari sarana dan prasarana,serta SDM yang ada. Sementara dari segi penghambatnya ada beberapa faktor, yaitu penyusunan jadwal sosialisasi, jarak demografi, komplain dari peserta dan adanya disonansidari peserta eks PT Askes, eks Jamsostek, serta Jamkesmas.
INTERAKSI SOSIAL ETNIS BIMA, NTT, DAN ETNIS JAWA (Studi pada Masyarakat di BTN Tambana Kota Bima) FIRDAUS FIRDAUS
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.527 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini mengenai bagaimana proses Interaksi etnis Bima, NTT dengan etnis Jawa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan menggunakan teori  atribusi eksternal. Teori atribusi eksternal adalah teori yang membahas tentang prilaku seseorang. Apakah itu di sebabkan karena faktor internal, misalnya sifat, karakter, sikap, dan sebagainya. Atau karena faktor eksternal, misalnya tekanan situasi atau keadaan tertentu yang memaksa seseorang melakukan perbuatan tertentu. Penentuan informan dalam penelitian ini adalah dengan cara snow ball. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan dengan cara reduksi data, model data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa komunikasi antar budaya yang terjadi antara etnis Bima, NTT dengan etnis Jawa terjalin dengan baik. Namun interaksi yang terjadi pada awal perkenalan antara kedua budaya ini dapat dikatakan belum begitu baik, dimana antara keduanya hanya melakukan pengamatan tanpa diketahui oleh warga baru atau sebaliknya. Selanjutnya warga saling bertanya kepada warga lain yang mereka angga plebih banyak tahu informasi mengenai warga yang sedang mereka amati. Setelah beberapa kali bertemu antar warga dan saling menyapa, barulah antara satus ama lain saling mengungkapkan informasi diri mereka untuk mengetahui informasi antara satu sama lain. komunikasi yang berlangsungpun cukup efektif dan tidak memiliki hambatan yang begitu berarti. Pengaruh budaya Bima pun cukup dirasakan oleh pendatang Jawa. Bentuk interaksi yasng terjadi di BTN Tambana yang terjadi pada masyarakat Bima, NTT dan Jawa, berjalan dengan baik hal ini dikeranakan adanaya kesadaran antar mayarakat di BTN Tambana, bentuk interaksi yang terjadi seperti berbicara dengan mengguanakan Bahasa Indonesia hal ini dilakukan sebagai penghormatan pada pendatang yang belum memahami bahasa Bima, selain itu masyarakat disana sering saling tegur menegur jika berpapasan dijalan hal ini untuk mempererat kekeluargaan mereka, selain itu masyarakat tambana sering melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan itu untuk bersosialisasi maupun untuk sekedar silatuhrahim. Masyarakat Tambana sering melalukan perlombaan jika ada momen-momen seperti 17 Agustus mereka selalu berpartisipasi agar mempererat silatuhrahim dan kekeluargaan mereka.
Analisa Kemampuan Kerja Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima Megasuciati Wardani; Firman Firman; Muhammad Nur
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2019): Komunikasi Kearifan Lokal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.269 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisa Kemampuan Kerja Pegawai Pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima.” Masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana kemampuan kerja pegawai dalam upaya peningkatan pelayanan masyarakat pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima? Dan 2) Bagaimana kemampuan kerja pegawai dalam upaya peningkatan pelayanan masyarakat pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima? Penelitian ini bertujuan : 1) Untuk mengetahui kemampuan kerja pegawai dalam upaya peningkatan pelayanan masyarakat pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima. Dan 2) Untuk mengetahui kemampuan kerja pegawai dalam upaya peningkatan pelayanan masyarakat pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima. Untuk membahas Penelitian ini penulis menggunakan Jenis Penelitian yaitu Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  wawancara, observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala BKD sebanyak 1 orang dan seluruh pegawai sebanyak 33 orang. Jadi total populasi sebanyak 44 orang.  Berdasarkan pada kondisi populasi penelitian yang ada  dan sebaran populasinya berada dalam keterjangkauan, maka peneliti dalam penentuan sampel dengan menggunakan  purposive sampling atau pengambilan sampel dilakukan dengan sengaja terhadap populasi yang ada.  Sehingga jumlah sampel yang diambil sebagai keterwakilan dalam analisis kualitatif deskriptif  sebanyak 12 orang dan  sekaligus sebagai responden. Kemudian teknik analisis yang digunakan yaitu analisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis terhadap sejumlah variabel penelitian, maka hasil penelitian yang diperoleh yaitu : pertama, Analisis kemapuan kerja pegawai dari segi tingkat pendidikan, pengetahuan dan pengalaman kerja Pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima pada dasarnya telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini sejalan dengan hasil wawancara dengan para  responden atau informan mengenai (1) hubungan tingkat pendidikan seorang pegawai dengan  kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan  belum berjalan dengan lancar dan  belum efektif sepenuhnya, (2) Rata-rata tingkat pendidikan pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima masih rendah (95%) tamatan SMA, (3)  beban kerja atau volume pekerjaan yang   diterima oleh pegawai berdasarkan tingkat pendidikan yang dimiliki masih rendah atau terbatas serta (4) pelatihan yang pernah diikuti oleh pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan kerja cukup baik dan mendukung kinerja pegawai, serta (5) masa kerja pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima yang berpengaruh terhadap pengalaman kerja masih muda atau baru berkisar (kurang dari 10 tahun).  Dan Kedua, Kemampuan kerja pegawai dalam upaya peningkatan pelayanan masyarakat pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima pada dasarnya dilaksanakan dengan baik. Hal ini berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan beberapa orang responden/informan diperoleh hasil ; (1) Pelayanan yang diberikan oleh pegawai kepada masyarakat berjalan dengan lancar, hal ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta (2)  Ketersediaan fasilitas pendukung aktivitas perkantoran pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima ini masih kurang tersedia, hal ini sangat mempengaruhi kegiatan perkantoran dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saran yang dapat diajukan : Pertama; Diharapkan kepada pimpinan dalam menganalisis kemampuan pegawai harus dilakukan secara obyektif sehingga hasilnya representative dan dapat dipercaya keabsahannya dan pimpinan harus berlaku adil dan tidak memandang bulu dalam memperlakukan para pegawai yang ada, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan lancar, dan kedua; Diharapkan kepada Pemerintah atasan dalam hal ini Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima untuk memperhatikan fasilitas pendukung aktivitas perkantoran di Badan Kepegawaian Daerah Kota Bima, sehingga akan memperlancar kegiatan administrasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) OLEH BKKBN KOTA BIMA DI KELURAHAN JATIWANGI Yani, Ahmad
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Persepsi Masyarakat Tentang Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (KB) oleh BKKBN Kota Bima Di Kelurahan Jatiwangi”. Tujuan penelitian ini: 1) untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan kegiatan program Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima. 2) Untuk Mengetahui persepsi Masyarakat Kelurahan Jatiwangi terhadap Program Keluarga Berencana di kelurahan jatiwangi kecamatan asakota Kabupaten Bima. 3) Untuk Mengetahui bentuk-bentuk partisipasi masyarakat terhadap program keluarga berencana di Kelurahan Jatiwangi. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh unsur-unsur Pegawai Kelurahan Jatiwangi, dan key informan dalam penelitian ini adalah seluruh unsur-unsur Masyarakat Jatiwangi. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan tahap analisa data yang ikut adalah uji keabsahan (validitas) dan keandalan (reliabilitas). Berdasarkan Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Pertama, berdasarkan hasil analisis terhadap 6 (enam) indikator dari sub variabel persepsi masyarakat terhadap program Keluarga Berencana (KB) oleh BKKBN di kelurahan Jatiwangi baik mengenai tanggapan positif akan menghasilkan program keluarga berencana yang Baik, Kerjasama yang baik akan menghasilkan kinerja yang maksimal baik, peningkatan keharmonisasian rumah tangga; mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga; meningkatkan kesetaraan dalam interaksi social; dan mencerminkan kerukunan dalam rumah tangga, rata-rata hasilnya dinilai informan sangat sesuai; Kedua, Berdasarkan hasil analisis terhadap tiga indikator yang akan dibahas terkait dengan bentuk partisipasi masyarakat pada program Keluarga Berencana (KB) oleh BKKBN; yaitu Sumbangsinya terhadap upaya pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB); penerimaan manfaat secara merata dari masyarakat; pengambilan keputusan yang menyangkut pelaksanaan program keluarga Berencana (KB), rata-rata hasilnya dinilai responden sangat sesuai.
Back Matters (petunjuk penulisan, cover belakang) editor jurnal komunikasi
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 3 No 1 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2602.786 KB)

Abstract

KEBEBASAN PERS DAN DEMOKRASI DI INDONESIA Rahmi Rahmi
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 6, No 1 (2019): KOMUNIKASI DAN KEBUDAYAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.902 KB)

Abstract

Kebebasan pers dan demokrasi merupakan dua sisi mata uang, tak bisa dipisahkan dan saling berkaitan satu sama lain, dimana sebuah sistem yang besar akan mempengaruhi sub sistem yang berada di dalamnya. Sejarah Pers Indonesia telah menunjukan bagaimana keterkaitan antara sistem politik, sistem pers. Sistem pers yang otoriter cenderung melahirkan pers yang otoriter juga, demikian juga sistem politik yang demokratis akan melahirkan pers yang bebas (kebebasan pers). Sebuah demokrasi tidak akan berjalan tanpa adanya pers yang bebas dan kebebasan pers tidak akan tercapai tanpa sistem yang demokratis. Di Indonesia kebebasan pers memiliki landasan hukum diantaranya,  UUD 1945, UU Pers 1999, UU Penyiaran 2002 dan lain-lain.
STRATEGI HUMAS PEMERINTAH KOTA BIMA DALAM MELAKUKAN MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS PASCA BANJIR BANDANG YAYU RAHMAWATI
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.083 KB)

Abstract

Strategi Humas Pemerintah Kota Bima dalam melakukan manajemen komunikasi krisis pasca banjir bandang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) kronologis terjadinya krisis banjir bandang di Kota Bima; dan (2) strategi humas pemkot Bima dalam melakukan komunikasi krisis pasca banjir bandang. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara (1) deskriptif melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penaikan kesimpulan; (2) SWOT melalui proses penentuan kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kronologis banjir bandang berawal dari intensitas hujan yang cukup lebat hingga 129 mili per hari. Curah hujan yang ekstrim tersebut tidak didukung oleh lingkungan yang baik, seperti hutan di hulu yang gundul, sungai-sungai yang mengalami pendangkalan, drainase yang sempit bahkan tidak ada, sedimentasi air laut serta kebiasaan masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan. Adapun strategi humas pemkot Bima dalam melakukan manajemen komunikasi krisis pasca banjir bandang berupa pembentukan tim siaga bencana, mengumpulkan informasi, membuat pers rilis dan menyebarkannya melalui media facebook, melakukan negosiasi dengan pemprov dan pemerintah pusat, serta menjadi jembatan bagi pemerintah dan media massa dalam memberikan informasi mengenai banjir bandang.
PERANAN ORGANISASI PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN RUMAH TANGGA DI DESA TANAH PUTIH KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Gufran Gufran
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 3 No 1 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.322 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengembangan Industri Kerajinan Rumah Tangga (Studi Peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Tanah Putih Kecamatan Sape Kabupaten Bima).Rumusan masalahnya yakni bagaimana peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)dalam pengembangan strategi pemasaran sebagai bentuk manajemen usaha industri kerajinanrumah tangga di Desa Tanah Putih Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam pengembangan strategipemasaran sebagai bentuk manajemen usaha industri kerajinan rumah tangga di Desa TanahPutih Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Untuk membahas Penelitian ini penulis menggunakanjenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara,dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitin ini penulis menggunakan teknik purposivesampling. Kemudian teknik analisis yang digunakan yaitu analisis secara deskriptif kualitatif, yangdimulai dari reduksi data, display data, dan verifikasi dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitianyang diperoleh bahwa peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dalam pengembanganstrategi pemasaran sebagai bentuk manajemen usaha industri kerajinan rumah tangga, baikpersiapkan kualitas alat yang baik, fokus pada pelayanan terbaik ke konsumen dan bangun relasidengan mereka, pilih lokasi usaha yang strategis, dimana cukup banyak orang di daerah jualan:dekat kantor, kampus, mall, dan lain­lain, buatlah merek, jika kita sudah ada karyawan, maka beritraining untuk jualan dan motivasi agar maksimal ketika jualan, lakukan promosi yang masif, bisadengan spanduk, brosur, ataupun sosial media: facebook, twitter, youtube, blog, terapkan strategiharga, misalnya strategi potongan harga, catat data konsumen untuk database, maupun lakukanevaluasi penjualan secara berkala, maka hasilnya sudah cukup baik dan sesuai dengan manajemenkewirausahaan dan prinsip­prinsip pemberdayaan masyarakat. Saran penulis, dengan melihathasil analisis data yang diperoleh dari fokus kaitan dengan peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dalam pengembangan strategi pemasaran sebagai bentuk manajemen usaha industri kerajinan rumah tangga, dengan hasilnya sudah cukup baik dan sesuai dengan manajemenkewirausahaan dan prinsip­prinsip pemberdayaan masyarakat, dengan hasil yang dinilaiinforman sangat baik, akan tetapi disarankan untuk dipertahankan hasil yang telah dicapai danseyogyanya terus dikembangkan terus sehingga benar­benar mencapai hasil yang maksimal.

Page 3 of 10 | Total Record : 97