cover
Contact Name
Moh. Shofan
Contact Email
jurnal@maarifinstitute.org
Phone
+6281316538753
Journal Mail Official
jurnal@maarifinstitute.org
Editorial Address
Jalan Tebet Barat Dalam 2 No 6, Tebet, Jakarta Selatan, 12810
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Maarif
Published by MAARIF Institute
ISSN : 19078161     EISSN : 27155781     DOI : https://doi.org/10.47651/mrf
Jurnal MAARIF diarahkan untuk menjadi corong bagi pelembagaan pemikiranpemikiran kritis Buya Ahmad Syafii Maarif dalam konteks keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Beberapa isu yang menjadi konsen jurnal ini adalah tentang kompatibilitas Islam dan demokrasi, hak asasi manusia, dan pluralisme. Isu-isu lain yang juga menjadi perhatian jurnal ini adalah soal kemiskinan, kekerasan atas nama agama, terorisme dan berbagai persoalan kebangsaan dan kemanusiaan yang mengemuka dalam kehidupan Indonesia kontemporer.
Articles 273 Documents
Islam dan Negosiasi Gender: Studi Pemikiran Ahmad Syafii Maarif Tentang Hak Perempuan Aminah
MAARIF Vol 16 No 2 (2021): Islam, Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v16i2.150

Abstract

Ahmad Syafii Maarif bayak berkontribusi dalam dunia pendidikan dan organisasi sosial, cara pandang keseteraan manusia ini terus menerus diserukan oleh beliau yang menjadi gagasan utamanya di tengah-tengah menguatnya arogansi manusia berbasis pengakuan keunggulan gender, keunggulan ras, keunggulan agama, keunggulan organisasi dan kelompok. Perbedaan peran dan fungsi antara laki-laki dan perempuan atau yang lebih tinggi dikenal dengan perbedaan gender yang terjadi di masyarakat tidak menjadi suatu permasalahan sepanjang perbedaan tersebut tidak mengakibatkan diskriminasi atau ketidakadilan. Ahmad Syafii Maarif tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan dalam kepemimpinan karena Islam tidak mengenal perbedaan kepemimpinan berdasarkan gendernya, tetapi berdasarkan ketakwaan yang merupakan prasyarat mendasar dari seorang pemimpin serta mempunyai kemampuan yang prima dan bermoral.
Jimpitan: Filantropi Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia Syihaabul Hudaa; Royan Nur Fahmi
MAARIF Vol 16 No 2 (2021): Islam, Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v16i2.151

Abstract

Pandemi membuat keadaan ekonomi masyarakat Indonesia kian terpuruk. Hal ini diperparah dengan pengurangan pekerja yang terjadi di beberapa perusahaan. Namun, dalam Islam wabah bukanlah suatu hal yang baru ada belakangan ini. Islam memberikan solusi atas wabah yang terjadi dan lokalitas masyarakat pun mengaplikasikannya dalam pelbagai macam budaya yang ada. Tujuan penulisan artikel ini untuk membahas tradisi masyarakat Jawa yaitu jimpitan sebagai bentuk filantropi kearifan lokal masyarakat Jawa. Tradisi ini berkaitan erat dengan konsep filantropi yang ada secara aksiologi. Masyarakat Jawa telah melestarikan budaya kedermawanan, keramahan hati, dan sumbangan sosial. Artikel ini merupakan studi kepustakaan yang termasuk ke dalam kajian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini merupakan riset terkait filantropi dan tradisi jimpitan yang ada di masyarakat Jawa. Sumber data yang diperoleh kemudian dicatat, dikelompokkan, dan dianalisis oleh peneliti. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, tradisi jimpitan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, hasil yang didapatkan digunakan untuk perbaikan fasilitas desa.
Fatwa Zakat MUI dalam Menjawab Isu-Isu Kontemporer Erni Juliana Al Hasanah Nasution
MAARIF Vol 16 No 2 (2021): Islam, Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v16i2.152

Abstract

Keberadaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) selalu identik dengan fatwa. Karena salah satu peran MUI adalah sebagai pemberi fatwa (mufti). Penelitian ini berupaya menganalisis fatwa-fatwa zakat Komisi Fatwa MUI untuk menjawab permasalahan-permasalahan kontemporer seputar zakat terkait pengembangan objek zakat, pendefinisian asnaf, dan pengelolaan zakat. Sumber data diambil dari diskusi, wawancara langsung, observasi dan kajian pustaka. Dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Komisi Fatwa MUI telah mengeluarkan 16 fatwa pada periode tahun 1982 – 2000 yang dihasilkan melalui forum regular Komisi Fatwa MUI, forum Ijtima Ulama Komisi Fatwa dan forum Musyawarah Nasional MUI. Melalui fatwa zakatnya MUI berperan memberikan arah, pedoman, panduan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah zakat terkait persoalan pengembangan ashnaf, objek zakat, dan pengelolaan zakat yang belum dibahas secara detail dalam Al-Qur’an dan Hadist. MUI juga ikut mengelola zakat, infaq, sedekah (ZIS) melalui Islamic Fund Development (IDF).
Kewarganegaraan Digital, Penguatan Wawasan Global Warga Negara, Dan Peran Pendidikan Kewarganegaraan Didalamnya Alif Lukmanul Hakim
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.153

Abstract

Artikel ini memuat gagasan tentang signifikansi dan penguatan kompetensi warga negara dalam aspek wawasan globalnya melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan artikel ini untuk mengupayakan penguatan wawasan global dalam menjalani kewarganegaraan digital yang terbentuk dari globalisasi dan perkembangan teknologi terutama dimasa pandemi covid-19. Metode artikel ini adalah metode kepustakaan. Artikel ini menghasilkan bahwa peran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi wawasan global yang mencakup pengetahuan kewargaan, ketrampilan kewargaan, dan sikap sebagai warga negara global sekaligus memiliki kemampuan untuk menjaga dan menguatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan yang tercermin dalam integritas kediriannya sebagai bagian integral tak terpisahkan sebagai warga negara.
PERILAKU KOMUNIKASI INTERPERSONAL PECANDU GAME ONLINE Nurprapti Wahyu Widyastuti
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.157

Abstract

Game online merupakan fenomena yang menarik namun kehadirannya menyebabkan kecanduan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi motivasi pemain kecanduan Dota 2, mengeksplorasi interaksi di dalam dan di luar dunia maya. Teori Motivasi dan teori Repeated Games digunakan sebagai referensi utama. Studi kualitatif, wawancara dengan lima pecandu game Dota 2, tiga anggota keluarga, staf caffe game, dan psikolog. Temuan menunjukkan bahwa motivasi memainkan game online untuk menaikkan peringkat, keuntungan finansial, relationship, dan menjadi profesional. Interaksi virtual pecandu Dota 2 aktif karana kesamaan minat. Grup media sosial digunakan untuk interaksi virtual. Interaksi nyata jarang dilakukan, temuan menarik lainnya adalah penggunaan Istilah-istilah dalam Dota 2 tetap dilakukan pada interaksi di luar dunia maya.
Kampanye Nilai-nilai Moderasi Islam Melalui Media Internet di Asrama Hasbullah Sa'id MAPK MAN 4 JOMBANG Muhammad Saiful Umam Ichwati
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.158

Abstract

Tulisan ini mencoba untuk mendeskripsikan kontribusi siswa-siswi MAPK MAN 4 Jombang dalam mengkampanyekan moderasi Islam. Nilai-nilai moderasi Islam tercermin dalam kehidupan sehari-hari siswa-siswi di asrama, yang diharapkan mampu mengemban amanah sebagai agen perubahan dalam menciptakan perdamaian dunia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari 8 orang yaitu 5 orang peserta didik, 2 tutor, dan 1 pengasuh asrama. Hasil penelitian ini adalah munculnya kehidupan santri yang menggambarkan nilai-nilai moderasi Islam, baik di bidang akidah (keyakinan), ibadah (pelaksanaan hukum dan ritual keagamaan), dakwah (syiar agama) dan akhlak (etika). Kemudian adanya transformasi dakwah di pesantren, yang tidak hanya sekadar budaya membaca dan mendengar, melainkan berkembang menuju budaya menulis. Para santri tidak hanya terbiasa menulis di majalah sekolah atau asrama melainkan aktif menuliskan opini di portal-portal keislaman nasional, semisal NU Online, Alif.id, Pesantren.id, Neswa.id dan sebagainya. Dengan aktifnya para siswa menulis di internet, asumsinya bahwa upaya siswa untuk mengkampanyekan Islam moderat semakin terbuka lebar karena internet merupakan media dakwah yang strategis, efektif dan efisien.
Tingkat Literasi Digital Pada Remaja di Timor Leste Sherley Siki
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.159

Abstract

Literasi digital di Timor-Leste belum menjadi kajian yang populer dalam dunia akademik. Penelitian Kuantitatif  dengan metode survei ini bertujuan untuk mengukur tingkat literasi digital pada remaja di Timor-Leste.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Timor-Leste yang berada pada rentang usia 17-24 tahun yang tengah melanjutkan pendidikan di Universitas-Universitas yang ada di Ibu kota Dili. Pengukuran tingkat literasi digital dalam penelitian ini mengadopsi 10 kompetensi literasi digital yang dipublikasikan oleh Jaringan Pegiat Literasi Digital (JAPELIDI). Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat Literasi Digital pada kaum remaja di Timor-Leste berada pada level empat atau di atas rata-rata
Literasi Digital pada Mahasiswa: Dampak Keberfungsian Keluarga dalam Mengatasi Penyalahgunaan Internet di Masa Pandemi Santi Yudhistira; Lussy Dwiutami Wahyuni; Deasyanti Deasyanti
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh fungsi keluarga, jenis kelamin, dan durasi penggunaan internet di luar kegiatan belajar terhadap problematic internet use (PIU) pada mahasiswa di masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengambil responden 1062 mahasiswa S1 dan Diploma di seluruh Indonesia yang aktif mengikuti perkuliahan dengan metode pembelajaran jarak jauh menggunakan teknik non-probability sampling, dengan convenience sampling. Instrumen yang digunakan, yaitu Generalised Problematic Internet Use-2 (GPIU-2; Caplan, 2010) dan Family Assessment Device (FAD) Survey (Eipstein, Baldwin, dan Bishop, 1983). bahwa hasil uji regresi linear berganda menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, dimana nilai ini lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan P<0,05 maka terdapat pengaruh signifikan antara keberfungsian keluarga, durasi penggunaan internet di luar aktivitas belajar, dan jenis kelamin terhadap PIU pada mahasiswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa keberfungsian keluarga, jenis kelamin, dan durasi penggunaan internet di luar aktivitas belajar merupakan faktor prediktor dan memberikan efek terhadap PIU pada mahasiswa di Indonesia.
Paham Berpikir Kritis, Perilaku Berbagi Informasi Baik Loina Lalolo Krina Perangin-Angin
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menemu-kenali korelasi antara tingkat pemahaman tentang berpikir kritis terhadap sikap dan perilaku berbagi informasi masyarakat serta (2) mengetahui efektivitas Program Tular Nalar dalam memberikan pemahaman tentang konsep berpikir kritis kepada masyarakat luas. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif, survei dilakukan di 23 propinsi, data dikumpulkan secara elektronik menggunakan convenience sampling technique dan dianalisis secara deskriptif dan bivariat untuk mengukur korelasi. Responden berjumlah 298 orang, sebagian besar perempuan, berusia 20 tahunan dan sedang menempuh pendidikan di sekolah menengah atau universitas. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang cukup kuat antara tingkat pemahaman tentang berpikir kritis dengan sikap dan perilaku berbagi informasi.
Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak Usia Dini dalam Pemanfaatan Youtube Channel selama Pandemik Covid-19 Trias Pyrenia Iskandar
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.171

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan YouTube pada anak usia dini di masa pandemi Covid-19. Bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga pada orang tua dan anak usia dini dalam menggunakan YouTube channel dengan menggunakan dimensi dari teori interaksi simbolik di antaranya mind, self, dan society. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian di antaranya pada aspek mind, di mana orang tua dan anak saling memahami simbol-simbol yang diberikan ketika orang tua mendampingi anak menggunakan YouTube channel seperti ekspresi senang, bosan, dan tidak senang. Pada aspek self, orang tua sadar benar bahwa refleksi mereka di depan anak-anak mereka seperti apa, sehingga anak bisa menilai diri orang tua dan juga sebaliknya, bagaimana orang tua menilai diri anak. Pada aspek society, tiap individu, baik orang tua maupun anak, dalam menggunakan YouTube channel melibatkan perilaku yang mereka pilih secara aktif dan sukarela. Hal ini membawa kedalam proses pengambilan peran dalam keluarga yang membentuk pola komunikasi orang tua dan anak dalam memanfaatkan YouTube channel. Kesimpulannya, pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam menggunakan YouTube channel terbentuk secara verbal dan nonverbal dengan pola persamaan (equality pattern) dan pola persamaan seimbang terpisah.