cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 55 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 55 Documents clear
Pelatihan Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Makanan Tambahan Balita Malnutrisi Putriatri Krimasusini Senudin; Reineldis E Trisnawati; Jayanthi P Janggu; Catrine C. Y Mbohong
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5230

Abstract

Masalah gizi masih menjadi masalah terbesar pada bayi dan balita di Indonesia. Berbagai upaya untuk mengatasi masalah gizi pada balita dengan intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Kegiatan pelatihan ini dilakukan sebagai intervensi gizi sensitif dengan memberikan pendidikan melalui pemberdayaan keluarga dalam memanfaatkan daun kelor sebagai makanan tambahan dalam bentuk teh daun kelor. Peserta pelatihan adalah ibu–ibu yang mempunyai bayi dan balita yang mengalami malnutrisi sebanyak 28 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16-17 April 2021 posyandu di wilayah kerja Puskemas Pembantu Tenda secara berkelompok dikarenakan adanya pandemic covid 19. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan. Kegiatan pengabdian ini dapat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai cara pengolahan daun kelor menjadi teh yang dapat dikonsumsi oleh bayi dan balita. Hal tersebut berperan penting dalam penanggulangan serta pencegahan terhadap masalah malnutrisi pada bayi dan balita sehingga meningkatkan derajat kehidupan masyarakat. Nutritional problems are still the biggest problem in infants and toddlers in Indonesia. Various efforts to overcome nutritional problems in toddlers with specific nutrition interventions and sensitive nutrition interventions. This training activity was carried out as a sensitive nutrition intervention by providing education through empowering families in utilizing Moringa leaves as additional food in the form of Moringa leaf tea. The training participants were 28 mothers with infants and toddlers who were malnourished. This activity was carried out on 16 -17 April 2021 at the Posyandu in the Tent Auxiliary Health Center working area in groups due to the COVID-19 pandemic. The results showed an increase in the knowledge of the training participants before and after the counselling. This service activity can be useful in increasing knowledge and understanding of how to process Moringa leaves into a tea that infants and toddlers can consume. This has an important role in overcoming and preventing the problem of malnutrition in infants and toddlers to improve the community's standard of living.  
Pelatihan Penggunaan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Geogebra Muhammad Hifdzi Adini; R Ati Sukmawati; Harja Santana Purba
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.4776

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, menyebabkan pemerintah menerapkan aturan belajar di rumah. Banyak kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Untuk itu diperlukan media pembelajaran yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Multimedia interaktif merupakan salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan guru. Program Studi Pendidikan Komputer FKIP ULM telah mengembangkan multimedia interaktif berbasis Geogebra yang layak digunakan dalam pembelajaran matematika, yaitu multimedia interaktif pada materi Sistem Koordinat untuk siswa kelas VIII dan multimedia interaktif pada materi Fungsi Kuadrat untuk siswa kelas IX. Untuk itu akan dilakukan sosialisasi dan pelatihan khususnya kepada guru-guru matematika di SMP/MTS Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang berjumlah 33 orang. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan multimedia interaktif pada materi Sistem Koordinat untuk siswa kelas VIII dan multimedia interaktif pada materi Fungsi Kuadrat untuk siswa kelas IX. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para guru dalam menggunakan Geogebra sebagai media pembelajaran interaktif untuk pembelajaran. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tangal 4 Agustus 2021 secara daring. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa 81.8% peserta menyatakan bahwa materi yang disampaikan pada pelatihan ini akan digunakan dalam mengembangkan bahan ajar di kelas dan dapat disimpulkan bahwa peserta pelatihan antusias dalam mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis geogebra. The Covid-19 pandemic that has hit the world has caused the government to implement study rules at home. There are many obstacles faced in the implementation of distance learning. For this reason, learning media are needed that can assist teachers in delivering learning materials. Interactive multimedia is an alternative learning media that teachers can use. The Computer Education Study Program FKIP ULM has developed interactive multimedia based on Geogebra that is suitable for learning mathematics, namely interactive multimedia on the Coordinate System material for class VIII students and interactive multimedia on the material of Quadratic Functions for class IX students. For this reason, socialization and training will be carried out, especially for mathematics teachers at SMP/MTs in Banjarmasin City, South Kalimantan, totalling 33 people. This activity aims to introduce interactive multimedia on Coordinate System material for class VIII students and interactive multimedia on Quadratic Function material for class IX students. This activity is expected to improve the skills of teachers in using Geogebra as an interactive learning medium for learning. This training activity will be held online on August 4, 2021. Based on the results of the activity evaluation, it was found that 81.8% of participants stated that the material presented in this training would be used in developing teaching materials in the classroom, and it can be concluded that the trainees were enthusiastic about developing GeoGebra-based interactive multimedia learning. 
Pelatihan Aplikasi Manajemen Aset Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarbaru Muhammad Rais Wathani; M Edya Rosadi; Zaenuddin Zaenuddin; Aulia Rizky Muhammad Hendrik Noor Asegaff; Fauzi Yusa Rahman; Muhammad Hasbi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5249

Abstract

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kota Banjarbaru merupakan salah satu Dinas yang berada di bawah lingkup pemerintahan Walikota Banjarbaru. Program pekerjaan dan kegiatan yang rutin dilakukan tiap tahunnya cukup banyak dan bervariasi. Tetapi hampir semua bidang menjalankannya secara mandiri dan terpisah. Pada Unit Bidang tertentu, ada yang masih menggunakan aplikasi spreadsheet dan aplikasi pengolah kata, sebagian sudah dalam bentuk aplikasi berbasis desktop, tetapi hanya terpusat pada anggaran belanja tertentu. Sehingga dibuatlah aplikasi yang mampu menggabungkan semua bidang dalam satu aplikasi yang memuat semua program, kegiatan, pekerjaan, honorarium, klasifikasi KIB, nilai pagu, nilai kontrak, nama paket, dan semua jenis pekerjaan fisik konstruksi, mulai dari merencanakan, mengawasi, mengelola serta melakukan manajemen seluruh pekerjaan fisik konstruksi dan membuat komponen biaya beserta laporannya, kemudian dalam rangka untuk memberikan pemahaman terhadap konsep dan penggunaan dari aplikasi tersebut serta bagaimana melakukan proses instalasi, pengaturan dan troubleshooting di lapangan saat terjadi gagal sistem, maka perlu diadakan pelatihan atau sosialisasi terhadap sistem yang telah dibangun, yaitu Pelatihan Aplikasi Manajemen Aset (ASEP). Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari 18 hingga 20 Oktober 2021. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah para staf/pegawai dari semua Bidang, mampu memahami bagaimana menggunakan aplikasi dan menerapkannya pada masing-masing bidang, sehingga Dinas PUPR Banjarbaru dapat memanajemen seluruh data pekerjaan fisik konstruksi dan mencetak semua komponen biaya beserta laporan-laporannya. Metode yang digunakan dalam pencapaian tujuan tersebut adalah metode tutorial, praktik mandiri, dan tanya jawab secara langsung. The Office of Public Works and Spatial Planning of Banjarbaru City is one of the services under the government of the Mayor of Banjarbaru. Work programs and activities routinely carried out each year are pretty numerous and varied. But almost all fields run it independently and separately. Some are still using the spreadsheet application and word processing application in specific Field Units. Some are already in the form of desktop-based applications but only focused on a certain budget. So that an application is made that can combine all fields in one application that contains all programs for all types of physical construction work, starting from planning, supervising, managing all physical construction works and making cost components and reports. Then to provide an understanding of the concept and use of the application as well as how to carry out the installation process, settings and troubleshooting in the field in the event of a system failure, it is necessary to hold training or socialization of the system that has been built, namely Asset Management Application. This activity was carried out for three days, from 18 to 20 October 2021. This service activity showed that staff/employees from all fields understood how to use the application and apply it to each field. The Office of Public Works and Spatial Planning Banjarbaru could manage all work data physical construction and print all cost components and their reports. The methods used in achieving these goals are the tutorial method, practice, and discussion.
Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam Inovasi Pengembangan Budidaya dan Produk Olahan Kunyit Di Desa Ibru Kabupaten Muaro Jambi Ardiyaningsih Puji Lestari; Dede Martino; Buhaira Buhaira; Yulia Alia; Agus Kurniawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.4848

Abstract

Desa Ibru adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan mestong Kabupaten Muaro Jambi. Sesungguhnya, desa tersebut memiliki banyak potensi dan ada banyak sumber daya manusia yang bisa dioptimalkan untuk mengembangkan potensi tersebut, namun ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.  Masyarakat khususnya petani desa Ibru belum dapat mengoptimalkan potensi hasil pertanian yang mereke miliki. Kegiatan pengabdian dilakukan selama 5 bulan yakni dari bulan Mei sampai November 2021. Metode yang akan digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah dengan membimbing petani dalam bercocok tanam kunyit selanjutnya menerapkan teknologi mesin Sanggai pada kunyit. Penerapan teknologi ini ditujukan supaya petani tidak hanya menjual kunyit dalam bentuk rimpang segar, namun dalam bentuk inovasi lain sehingga harganya bisa lebih tinggi. Metode tersebut akan diterapkan melalui beberapa kegiatan workshop, mulai dari workshop peningkatan produktivitas kunyit, penggunaan teknologi mesin Sanggai, hingga materi peningkatan jiwa kewirausahaan. Tim melakukan sosialisasi dan juga survei bahan baku kunyit langsung di kebun petani. Dari kasus tersebut, tim membuat rencana baik untuk perkembangbiakan kunyit ataupun pengolahan kunyit sehingga bisa meningkatkan nilai jual. Kegiatan kedua, tim mulai memperkenalkan teknologi untuk mengolah kunyit. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa produk bubuk kunyit murni tanpa pengawet dengan warna yang kuning cerah dan dikemas dengan variasi ukuran dan bernilai ekonomis tinggi. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam pengolahan kunyit agar bernilai ekonomis tinggi.  Ibru Village is one of the villages in the Mestong District, Muaro Jambi Regency. The village has a lot of potentials, and many human resources can be optimized to develop this potential, but the local community faces some problems. The problem farmers face is that they have the potential to increase turmeric productivity, but they cannot optimize this potential. The service activity is carried out for five months, from May to November 2021. The method used in this service activity is to guide farmers in turmeric cultivation and then apply Sanggai machine technology to turmeric. The application of this technology is intended so that farmers do not only sell turmeric in the form of fresh rhizomes but other forms of innovation so that the price can be higher. The method will be applied through several workshop activities, ranging from workshops on increasing turmeric productivity using Sanggai machine technology to materials for improving the entrepreneurial spirit. The team carried out socialization and surveyed turmeric raw materials directly in farmers' gardens. From this case, the team made a plan for either breeding turmeric or processing turmeric so that it could increase the selling value. In the second activity, the team introduced technology to process turmeric. The results of this service activity are pure turmeric powder products without preservatives with bright yellow colour and packaged in various sizes and with high economic value. It can be concluded that this service activity has succeeded in increasing the skills and knowledge of the community in processing turmeric so that it has high economic value. 
Penguatan Moderasi Beragama dan Toleransi Melalui ‘Quotes’ di Kampung Mrican, Gendongan, Tingkir, Salatiga Faizal Risdianto; Imam Mas Arum
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5152

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini ialah penguatan moderasi beragama dna toleransi melalui “Quotes” di kampung Mrican, Gendongan, Tingkir, Kota Salatiga. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan model Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) yang menyajikan nilai-nilai moderasi (wasathiyyah) dalam agama Islam sebagai upaya menghadapi keberagaman dalam konteks kehidupan kebangsaan dalam lingkup mikro di sebuah kampung di Kota Salatiga. Dalam Pengabdian Masyarakat berjudul “Penguatan Moderasi Beragama dan Toleransi Melalui ‘Quotes’ di Kampung Mrican, Gendongan, Tingkir, Salatiga ini telah dihasilkan dua poin simpulan: Pertama, Pengabdian Masyarakat “Penguatan Moderasi Beragama dan Toleransi Melalui ‘Quotes’ di Kampung Mrican, Salatiga telah melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan anggota karang taruna. Kerjasama telah terlaksana dengan sangat baik dan tidak ada Kendala yang berarti. Kedua, hasil atau dampak positif dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilihat dari hasil kuesioner yang secara umum ditemukan data sebagai berikut: 100 persen warga RW Mrican menyatakan setuju dengan konsep Moderasi dan Toleransi Beragama dan 97,7 % warga RW Mrican mengharapkan moderasi dan toleransi Beragama terus bertumbuh di lingkungan RW Mrican. 95,3 % warga RW Mrican menyatakan setuju dengan adanya literasi Quotes akan membantu banyak orang untuk memiliki kesadaran dalam moderasi dan toleransi beragama. This community service strengthens religious moderation and tolerance by utilizing “Quotes” in Mrican village, Gendongan, Tingkir, Salatiga City. This community service used the Participatory Action Research (PAR) model, which presents the values of moderation (wasathiyyah) in Islam as an effort to face diversity in the context of national life in a scope of a village in Salatiga City. In the devotional research entitled “Strengthening Religious Moderation and Tolerance Through 'Quotes' in Mrican Village, Gendongan, Tingkir, Salatiga, two conclusions have been drawn: First, the devotional research “Strengthening Religious Moderation and Tolerance through 'Quotes' in Mrican Village, Salatiga has involving religious leaders, community leaders and members of the youth organization. Cooperation has been carried out very well, and there are no significant obstacles. Second, the positive results or impacts of this community service activity can be seen from the results of the questionnaire, which generally found the following data: 100 % of RW Mrican residents agreed with the concept of Moderation and Religious Tolerance, and 97.7% of RW Mrican residents expected religious moderation and tolerance continues to grow in the Mrican RW environment. 95.3% of RW Mrican residents agree that the literacy of Quotes will help many people be aware of religious moderation and tolerance. 
Menggali Potensi Lokal Desa:Pelatihan Pengolahan Penyanitasi Tangan Aromaterapi dari Limbah Kulit Jeruk Siam Banjar Arif Sholahuddin; Rizki Nur Analita; Almubarak Almubarak; Noor Elfa
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5176

Abstract

Jeruk Siam Banjar (Citrus nobilis Lour. Var. microcarpa Hassk) merupakan varietas unggul asli pulau Kalimantan. Salah satu daerah yang membudidayakan jeruk Siam Banjar adalah Desa Karang Bunga, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Salah satu produk hasil budidaya tersebut berupa penyanitasi tangan aromaterapi dari limbah kulit jeruk. Program pelatihan ini ditujukan kepada pengelola unit usaha Rumah Jeruk dalam memproduksi penyanitasi tangan aromaterapi dari ekstrak kulit jeruk Siam Banjar dan mengetahui efektivitas produk tersebut dalam membunuh kuman. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) tahap maserasi; (2) tahap pengolahan penyanitasi tangan aromaterapi; dan (3) tahap uji angka kuman produk penyanitasi tangan aromaterapi. Kegiatan tersebut menghasilkan produk penyanitasi tangan aromaterapi yang dapat diolah secara mandiri oleh pengelola unit usaha Rumah Jeruk. Produk penyanitasi tangan aromaterapi memiliki beberapa persentase efektivitas membunuh kuman, tergantung dari bahan dasar yang digunakan. Penyanitasi tangan tanpa kulit jeruk (blanko) memiliki efektivitas 33,3%. Sementara itu, penyanitasi tangan dengan ekstrak kulit jeruk kering memiliki efektivitas 69,5%, sedangkan penyanitasi tangan dengan ekstrak kulit jeruk segar memiliki efektivitas 95%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kulit jeruk Siam Banjar dalam keadaan segar paling efektif dalam membunuh kuman. Siam Banjar Orange (Citrus nobilis Lour. Var. microcarpa Hassk) is the prime variety originally from Kalimantan island. One region that cultivates the Siam Banjar Orange is Karang Bunga Village, Mandastana, Barito Kuala, South Kalimantan Province. One cultivated product is the aromatherapy hand sanitiser from orange peel waste. The training program addressed the Rumah Jeruk business unit employees in producing aromatherapy hand sanitizer from Siam Banjar orange peel extract and finding out the effectiveness in killing germs of the product. The methods used consisted of three stages, namely: (1) maceration; (2) processing aromatherapy hand sanitizer; and (3) germ number testing of aromatherapy hand sanitiser. The activity produced aromatherapy hand sanitizer that can be processed independently by the Rumah Jeruk business unit employees. The aromatherapy hand sanitizer had several percentages of effectiveness in killing germs, depending on the basic substance used. Hand sanitizer without orange peel (blanko) has 33.3% effectiveness. Meanwhile, hand sanitizer with dried orange peel extract had an effect in killing germs by 69.5%, while hand sanitizer with fresh orange peel extract had 95% effectiveness. These results indicated that the Siam Banjar orange peel in a fresh state is the most effective in killing germs.
Sosialisasi Upaya Konservasi Sumber Air Bersih di Tatanga Kota Palu Asrafil Asrafil; Muslimin Umar Botjing; Sri Mulyati; Sari Puji Lestari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5125

Abstract

Potensi Air Tanah di Cekungan Air Tanah (CAT) Palu cukup melimpah, yang ditandai dengan adanya sumber mata air yang tersebar di berbagai tempat salah satunya di Kelurahan Tavanjuka. Untuk menjaga sumber air diperlukan aksi nyata kepedulian masyarakat untuk melaksanakan perlindungan pada sumber air (mata air), salah satunya dengan menginventarisasi sumber air (mata air). Pemahaman dan pengetahuan akan pentingnya melakukan konservasi sumber daya air yang ada umumnya dirasa tidak  begitu penting oleh elemen-elemen masyarakat, terutama dari anak-anak sampai dewasa (pemuda), sehingga dipandang penting untuk diberdayakan agar peduli terhadap konservasi sumber mata air yang ada di sekitarnya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi elemen masyarakat (pemuda) untuk peduli terhadap upaya pengelolaan sumber air untuk masa depan. Pendekatan yang dilakukan dengan memberikan pendidikan dalam bentuk penyuluhan/sosialisasi terhadap komunitas pemuda yang ada di lokasi mitra untuk memiliki pemahaman terkait upaya konservasi sumber air yang ada di sekitarnya melalui inventarisasi mata air. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2021 di Kelurahan Tavanjuka yang diikuti 15 peserta. Dari kegiatan ini diperoleh simpulan berupa peningkatan pemahaman dan pengatahuan warga masyarakat (khususnya pemuda) di lingkungan RT.001/RW.004 Tatanga Kelurahan Tavanjuka akan pentingnya konservasi sumber udara (mata air), serta diperolehnya Peta Inventarisasi Mata Air. Groundwater potential in the Palu Groundwater Basin is relatively abundant, which is indicated by springs scattered in various places, one of which is in Tatanga. To protect water resources, it is necessary to take real action from the community to protect water sources (springs), one of which is by taking an inventory of water sources (springs). Understanding and knowledge of the importance of conservation of existing water resources are generally considered so important by elements of society, especially from children to adults (youth), so it is considered important to be empowered to care about the conservation of water resources in the vicinity. This activity aims to provide understanding for community elements (youth) to care about water resource management efforts for the future. The approach is carried out by providing education in the form of counselling/socialization to the youth in partner locations to understand efforts to conserve water sources in the vicinity through an inventory of springs. This activity was held on 3 and 4 August 2021 in Tavanjuka, which 15 participants attended. From this activity, conclusions were obtained to increase the understanding and knowledge of community members (especially youth) in the RT.001/RW.004 Tavanjuka, Tatanga subdistrict about the importance of conserving water sources (springs) and obtaining the Springs Inventaritation map. 
Stress Management Health Education and Relaxation Therapy Training for Children and Adolescents in Saint Beatrix Orphanage Sidoarjo Anindya Arum Cempaka; Ira Ayu Maryuti; Abigael Grace Prasetiani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5126

Abstract

The Covid-19 pandemic has become a stressful situation for teenagers and children, thus affecting their health and immune system. Prolonged stress (chronic stress) impacts the body's immune system. Stress has an emotional, cognitive, physiological, and behavioural impact. Individuals with high-stress levels will have more difficulty manifesting positive thoughts, emotions, and behaviours. Good mental health is essential for a person to deal with stress in life and is vital in the physique health of adults and children.  Therefore, community service was carried out to help with stress management and relaxation therapy. This community service aims to reduce stress among children and adolescents in Saint Beatrix orphanage Sidoarjo. This program involved thirty female children and adolescents in Saint Beatrix orphanage Sidoarjo. They took a pre-test, which indicated a low knowledge of stress management.  The results showed that the participants had poor knowledge about stress management. Methods used for stress management education were lectures and discussions. Evaluation of the program successfully before and after the activity was measured after the participants filled out a questionnaire that measured their knowledge about stress management. Meanwhile, the evaluation of relaxation therapy training was carried out through demonstration. After conducting the program, it showed that the number of participants with a high level of knowledge went up to 77%.  Based on the Wilcoxon Sign Rank Test result, it's known that the p-value = 0,000 with (ɑ<0.05), which means this program may enhance participants’ knowledge.
Pelatihan Pemodelan Kebutuhan Perangkat Lunak dengan Menggunakan Usecase Diagram Denny Sagita Rusdianto; Achmad Arwan; Fajar Pradana; Tri Astoto Kurniawan; Faizatul Amalia
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5273

Abstract

Pemodelan perangkat lunak merupakan salah satu tahapan penting dalam membuat rancangan perangkat lunak. Pemodelan dapat menjadi jembatan informasi dari sistem analis kepada tim pengembangan perangkat lunak dan pemangku kepentingan. Dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini kami akan mengadakan pelatihan pemodelan untuk meningkatkan pemahaman terhadap pemodelan perangkat lunak. Pada kegiatan PkM ini, kami merangkul mitra Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berasal dari SMK Negeri 2 Singosari dan SMK Negeri 6 Malang khususnya keminatan Rekayasa Perangkat Lunak. Kami melihat bahwa SMK merupakan salah satu instansi pencetak profesi pengembang perangkat lunak(developer). Penanaman fondasi awal yang benar dalam pengembang perangkat tentu dapat merubah mindset atau perspektif siswa dalam hal memahami proses pengembangan perangkat lunak. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan kepada guru dengan keminatan Rekayasa Perangkat Lunak melalui kegiatan pengabdian ini. Fokus kami memberikan pelatihan adalah agar guru mampu memahami konsep pemodelan secara tepat dan meneruskan pemahaman tersebut kepada para siswa pada saat pembelajaran di kelas. Software modelling is one of the important stages in making software design. Modelling can be an information connector from systems analysts to the software development team and stakeholders. In this community service, we will implement modelling training to improve our understanding of software modelling. In this community service activity, we engage Vocational High School (SMK) as a partner from SMK Negeri 2 Singosari and SMK Negeri 6 Malang, especially those interested in Software Engineering. We see that SMK is one of the professional software development agencies (developers). Planting the right initial foundation in software development can certainly change the mindset or perspective of students in terms of understanding the software development process. Therefore, we provide training to teachers interested in Software Engineering through this service activity. Our focus in providing training so that teachers can understand the concept of modelling appropriately and pass that understanding on to students during classroom learning.
Sosialisasi Bahaya Anthrax Sebagai Penyakit Global Pada Ternak di Desa Katumbangan Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar Eni Susanti; Hendro Sukoco
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5237

Abstract

Anthrax merupakan salah satu penyakit yang mampu menyerang hewan dan manusia. Desa Katumbangan adalah salah satu wilayah yang terdapat di Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar. Sebagian besar masyarakat di desa tersebut berprofesi sebagai peternak sapi dan kambing sehingga meningkatkan resiko kejadian penyakit anthrax. Pada tahun 2016 di Kecamatan Campalagian terdapat beberapa ternak yang terkonfirmasi positif penyakit anthrax. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada para peternak di Desa Katumbangan, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar mengenai bahaya penyakit anthrax pada ternak sehingga  sebagai landasan pencegahan penyakit anthrax yang efektif dan efisien di lokasi tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2022 di Aula Kantor Desa Katumbangan. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah presentasi. Sasaran dari kegiatan ini adalah peternak yang ada di Desa Katumbangan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terlaksanya kegiatan sosialisasi mengenai “Bahaya Anthrax Sebagai Penyakit Global pada Ternak di Desa Katumbangan, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar”. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat mendapatkan pengetahuan baru mengenai penyakit anthrax sehingga dapat digunakan untuk pencegahan dan pengendalian terhadap penyakit tersebut.Anthrax is a disease that can attack animals and humans. Katumbangan Village is one of the areas in the Campalagian District, Polewali Mandar. Most of the people in the village work as cattle and goat breeders, thus increasing the risk of anthrax disease. In 2016 in Campalagian District, several cattle were confirmed positive for anthrax. This activity aims to provide insight to farmers in Katumbangan Village, Campalagian District, and Polewali Mandar regarding the dangers of anthrax on livestock. It becomes the basis for effective and efficient anthrax prevention in that location. On February 17, 2022, this activity was held in the Katummbangan Village Office Hall. The method used in this activity is presented. The target of this activity is the farmers in Katumbangan Village. The results obtained from this activity were the implementation of outreach activities regarding "The Danger of Anthrax as a Global Disease in Livestock in Katumbangan Village, Campalagian District, Polewali Mandar". With this activity, the community has new knowledge about anthrax so that it can be used for the prevention and control of the disease.